Bab 15 ( Rahasia Besar)

"Bu, lalu dimana ibu dan adikku?" tanya Laura

"Selang 3 bulan kepergian kamu, Luna lulus dari sekolahnya, Luna bilang dia sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus di Jakarta, lalu ibu dan Adik kamu pergi meninggalkan Ayah kamu sendirian yang pada saat itu sudah sering sakit , padahal selama ini setelah kamu pergi Ayah kamu bekerja banting tulang menjual koran dijalanan" Bu Ami bercerita sambil terisak

"Beberapa tetangga juga sering membantu Ayah kamu, kami bergantian membawakan makanan kepada beliau, terkadang kami juga membantu membersihkan rumah, tapi setelah beberapa bulan kepergian Ibu dan adik kamu beliau meninggal" Bu Ami menjeda ucapannya,

"Pada saat itu, saya dan beberapa ibu ibu datang kerumah Ayah kamu untuk membersihkan rumah, tapi kami merasa heran karena Pak Burhan masih mengenakan pakaian yang dia kenakan kemarin dan duduk dimeja makan sambil menutup matanya, kami pikir beliau tertidur tapi saat kami membangunkan beliau tidak bergerak , saat kami cek denyut nadinya ternyata pak Burhan sudah meninggal" ucap Bu Ami semakin terisak

Laura semakin merasa bersalah, disaat terakhir Ayahnya dia tidak berada disamping Burhan, bahkan Ayahnya meninggal dalam kesepian

"Terimakasih banyak ya Bu, atas kebaikan ibu dan warga selama ini, kalian telah banyak membantu keluarga saya" ucap Laura

"Kami ikhlas membantu Laura, besok saya janji akan antar kamu ke makam Ayah kamu Laura" ucap Bu Ami

Bu Ami pun menyuruh Laura untuk beristirahat karena Laura tidak mau makan, sedangkan Gita dan Dina mereka makan malam terlebih dahulu setelah itu bersih bersih dan istirahat salah satu kamar yang sudah Bu Ami sediakan, Laura tidur di kamar anak perempuan Bu Ami yang tengah ikut study tour sekolah.

Keesokan harinya mereka pergi ke pemakaman Pak Burhan ,tapi sebelum itu Bu Ami memberikan sesuatu untuk Laura

"Apa ini Bu?" tanya Laura

"Ini sertifikat tanah dan surat yang Pak Burhan titipkan pada saya sehari sebelum Pak Burhan meninggal Laura" ucap Bu Ami

"Baiklah Bu, saya akan simpan dulu" ucap Laura

Saat mereka akan pergi tiba tiba suami Bu Ami datang tak lain Pak kepala desa Pak Hanto

"Assalammualaikum" salam Pak Hanto sebelum memasuki rumah

"Waalaikumsalam"

"Sudah pulang pak?" tanya Bu Ami kepada suaminya

"Iya Bu, semalem ronda sambil liat liat tanah, ada sih tapi mahal" ucap Pak Hanto "loh ini nak Laura ya?"

"Iya Pak" Laura pun menyalimi Pak Hanto

"Apa kabar nak, Ya Allah Kami satu kampung cari kamu, bahkan kami datang ke tempat kamu kerja dulu tapi tidak ada" ujar Pak Hanto

"Maaf pak sudah merepotkan, saya pergi dari desa lalu pergi ke luar Negeri" jawab Laura

"Kamu yang tabah ya nak" ujar Pak Hanto prihatin

"Iya pak" jawab Laura, dia mencoba tersenyum "oh iya pak, kalau boleh tahu Bapak cari tanah buat apa?" tanya Laura

"Mau buat musholah nak, maklum disini kalau mau sholat harus ke desa sebelah, kasihan terlalu jauh, Bapak dan warga berinisiatif untuk membeli tanah dan membangun musholah yang sederhana"

"ohh begitu pak" ucap Laura

"Ya sudah nak Laura ayo kita berangkat sekarang" ajak Bu Ami

"Iya bu,"

"Pak, Ibu pamit dulu ya" pamit Bu Ami, dan di ikuti oleh Keysha, mereka pun pergi dengan jalan kaki karna tempat pemakaman yang tidak terlalu jauh dari permukiman

"Ini Laura makam Ayah kamu" ucap Bu Ami

Laura terduduk lemas, dia menangis mengeluarkan apa yang sudah dia pendam, penyesalan yang kini hinggap direlung hati Laura

"Ayah, kalau saja waktu itu aku tidak pergi,mungkin Ayah masih bersama ku kan? aku minta maaf yah" ucap Laura terisak

"Nak, jangan terus meratapi, sebaiknya kita doakan Ayah kamu agar tenang di sana" ucap Bu Ami menyarankan dan menenangkan Laur

Laura pun menghentikan tangisannya,iya sadar bukan air mata yang Ayahnya inginkan, melainkan lantunan doa dari nya, Laura lebih dulu membersihkan makam Ayahnya ,kemudian iya melantunkan doa doa untuk Ayahnya

Setelah lebih tenang Laura dan yang lain pergi kembali ke rumah Bu Ami,

"Bu aku langsung kembali ke Jakarta saja ya, ucap Laura

"loh kok cepat sekali nak" ucap Bu Ami

"Masih banyak urusan di sana Bu, aku juga ingin mencari Ibu dan Adikku" ucap Laura

"Baiklah, kamu hati hati yaa" ucap Bu Ami

"oh iya Bu, Pak Hanto mana?" tanya Laura

"Ada di dalam nak, ada apa?" tanya Bu Ami

"Ada yang ingin saya bicarakan dengan beliau" ucap Laura

"Nanti ya Ibu panggil," Bu Ami pun pergi ke kamarnya

"Ada apa nak Laura?" tanya Pak Hanto setelah keluar kamar

"Ini Pak, saya menghibahkan tanah milik Ayah saya untuk dibangun musholah" ucap Laura sambil menyerahkan akta tanah

"Nak Laura yakin?" tanya Pak Kela desa

"Saya yakin, semoga dengan ini menjadi ladang pahala untuk Ayah saya" jawab Laura

"Baiklah nak kalau begitu terimakasih banyak yaa" ucap Pak Kepala desa

"Sama sama pak, kalau begitu kami pamit Pak, Bu" pamit Laura

"Hati hati nak"

"Iya Pak, Bu" Laura pun melangkahkan kakinya menuju mobil

Diperjalanan, Laura membaca surat dari Ayahnya, yang sudah dititipkan kepada Bu Ami

Assalammualaikum *wr.wb

Laura anakku, jika kamu membaca surat ini tapi Ayah sudah tidak ada, Ayah mohon jangan bersedih dan menyalahkan diri sendiri. Laura Ayah merasa bersalah ketika kamu harus diusir oleh ibu nak, maafkan Ayahmu yang tidak berdaya ini Nak .

...Laura, bagaimana kabar kamu? Ayah harap kamu akan selalu dalam kondisi baik baik saj, Nak Ayahingin mengatakan sesuatu, sebuah rahasia yang selama ini Ayah tutupi....

...Ibu Mayang, bukanlah ibu kandung kamu nak, dia ibu tiri kamu ,ibu mu sudah meninggal tepat 1 jam setelah melahirkan kamu, Ayah menyembunyikan ini karna Ayah takut kamu akan sedih , Ayah memakamkan ibu kamu di Bandung yang beralamat di jalan xxxx...

...Ayah menikahi Bu Mayang karena beliau adalah sahabat ibu mu, Mayang juga yang membantu merawat kamu selama Ayah bekerja bahkan sampai kamu sangat dekat dengannya, oleh karena itu Ayah memutuskan untuk menikahinya...

...Ayah meninggalkan sertifikat tanah dan rumah untuk kamu nak, semoga semua ini bisa bermanfaat bagi kamu, Ayah menyayangi kamu Laura...

^^^Salam Rindu^^^

^^^Ayah^^^

Laura menutup mulutnya setelah membaca surat dari Ayahnya, dia tak percaya jadi selama ini ibu kandungnya sudah meninggal?

"Ibuu" ucap Laura terisak

Gita dan Dina khawatir dengan Laura,kenapa sekarang Laura memanggil Ibunya

"Nona anda tidak papa?" tanya Dina

"Ibu kandungku sudah meninggal," ucap Laura,punggungnya semakin bergetar karena menangis

Dina dan Gita sontak saling berpandangan, mereka menatap iba pada Laura yang sudah menjadi yatim piatu

"Nona ingin kemakam ibu nona?" tanya Dina, Laura langsung menatap kearah Dina dan Gita

"Jangan, kalian akan lelah nanti" ucap Laura

"Kami sudah terbiasa nona, lagi pula kita bisa istirahat sambil makan siang nanti" jawab Gita

"Benarkah?" tanya Laura memastikan

"Benar nona, bagaimana?" tanya Dina

"Baiklah" ucap Laura tersenyum senang "Terimakasih yaa"

"Sama sama nona"

Gita yang saat ini tidak mengemudi pun meberitahu kepada Rey tentang rencana mereka pergi ke Bandung

.

.

.

Hallo readers 😉 hari ini mau double up lagi? kalau mau tulis dikomentar yaaa😉 aku juga tunggu Like Vote nyaa

Terimakasih

Terpopuler

Comments

Nita Kelung

Nita Kelung

Pantasan waktu iti Laura di usir, ternyata anak tiri

2025-03-28

0

ira

ira

kan benar dugaanku klo Bu Mayang itu ibu tirinya Laura, kasian ayahnya Laura d tinggal sendirian pas lagi sakit sampe meninggal jg dlm keadaan sendirian d rmh sabar ya laura

2024-04-19

3

Nurzaedah

Nurzaedah

aku GK bisa berkata kata sangat sedih dan terharu..

2023-06-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 (awal kehancuran)
2 Bab 2 (kehidupan baru)
3 Bab 3 (menemukan)
4 Bab 4(mendatangi dan minta maaf)
5 Bab 5 (Bingung)
6 bab 6 (memaafkan)
7 Bab 7 (kembali ke Indonesia)
8 Bab 8 (bertemu keluarga Rey)
9 Bab 9 ( Rumah baru )
10 Bab 10 ( Mendaftar Sekolah Baru )
11 Bab 11 ( melihat kesungguhan Rey)
12 Bab 12 ( Cinta tumbuh? )
13 Bab 13 ( Mimpi Ayah )
14 Bab 14 (ke Yogya)
15 Bab 15 ( Rahasia Besar)
16 Bab 16 (tak sengaja bertemu)
17 Bab 17 (Aku akan membalas kalian)
18 Bab 18 (Rencana Melamar)
19 Bab 19 ( Tragedi )
20 Bab 20 ( Pernikahan )
21 Bab 21 (Malam pertama gagal)
22 Bab 22 (Keadaan Keysha)
23 Bab 23 (Psikolog)
24 Bab 24 (Yasha dan Arsha bertindak)
25 Bab 25 (gara gara Rey)
26 bab 26 (kerjasama Leo dan tuan muda)
27 bab 27 (sholat berjamaah)
28 bab 28 (rencana Rey)
29 bab 29 (Vania yang malang)
30 Bab 30 (Kesempatan dalam kesempitan)
31 Permintaan Leo
32 Khitan
33 Perasaan Leo
34 Pengumuman (bukan up)
35 Manjanya Laura
36 Yasha keras kepala?
37 Tentang Leo
38 Rencana pernikahan (Revisi)
39 kabar bahagia
40 Ke rumah sakit
41 Kehamilan Laura
42 Adik lagi
43 Makan malam
44 pengumuman bukan up
45 Keluarga hangat
46 Tentang Yasha
47 Kerumah Ibu Vania
48 Trauma Keysha
49 Janji Leo
50 Dua kabar bahagia
51 Orang asing?
52 Bertemu
53 siapa dia?
54 Bertemu pelaku
55 amukan Vania
56 Mulai terlihat
57 Rencana Santi
58 Anak Genius bertindak
59 3 hero
60 Harus mengakui
61 Rumah sakit
62 surat terakhir
63 Rencana makan malam
64 Genitnya Arsha
65 Makan malam
66 Tidak tahu malu
67 Hari pernikahan
68 Malam pertama
69 Rencana bulan madu
70 Ke kantor
71 genius cekatan
72 Genius yang dewasa
73 Bulan madu Leo dan Vania
74 Hampir saja
75 pengganti Vania
76 ke rumah ibu
77 Mengetahui
78 Teringat masa sulit
79 Janji Leo
80 Sekretaris baru
81 Terbongkar
82 Kehangatan keluarga
83 Ami yang nekad
84 Kabar duka
85 Kabar baik dari Vania
86 Arsha Sedih
87 Vania pamit
88 Vania ngambek?
89 Kembalinya keceriaan Vania dan Arsha
90 Cemas
91 hanya mimpi
92 Baby boy
93 Vania kontraksi
94 Kejutan
95 Season 2 (Awal)
96 Season 2 (Pekerjaan si kembar)
97 Season 2 (Jangan jatuh cinta dengan nya)
98 Season 2 (Menolong Natalie)
99 season 2 (Natalie sakit)
100 Patah hati
101 Season 2 (Keras kepala)
102 Season 2 (Yasha ketahuan)
103 Season 2 (Keysha dan Kiara)
104 Season 2 (cerita Arya)
105 Season 2 (Peringatan Vanessa)
106 Season 2 (Patah hati)
107 Season 2 (gombalan maut Arsha)
108 Season 2 (Tak menyangka)
109 season 2 (Permintaan?)
110 season 2 (kabar baik)
111 pengumuman group chat
112 Season 2 (Rencana kembali)
113 Season 2 (Patah hati di pagi hari)
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Bab 1 (awal kehancuran)
2
Bab 2 (kehidupan baru)
3
Bab 3 (menemukan)
4
Bab 4(mendatangi dan minta maaf)
5
Bab 5 (Bingung)
6
bab 6 (memaafkan)
7
Bab 7 (kembali ke Indonesia)
8
Bab 8 (bertemu keluarga Rey)
9
Bab 9 ( Rumah baru )
10
Bab 10 ( Mendaftar Sekolah Baru )
11
Bab 11 ( melihat kesungguhan Rey)
12
Bab 12 ( Cinta tumbuh? )
13
Bab 13 ( Mimpi Ayah )
14
Bab 14 (ke Yogya)
15
Bab 15 ( Rahasia Besar)
16
Bab 16 (tak sengaja bertemu)
17
Bab 17 (Aku akan membalas kalian)
18
Bab 18 (Rencana Melamar)
19
Bab 19 ( Tragedi )
20
Bab 20 ( Pernikahan )
21
Bab 21 (Malam pertama gagal)
22
Bab 22 (Keadaan Keysha)
23
Bab 23 (Psikolog)
24
Bab 24 (Yasha dan Arsha bertindak)
25
Bab 25 (gara gara Rey)
26
bab 26 (kerjasama Leo dan tuan muda)
27
bab 27 (sholat berjamaah)
28
bab 28 (rencana Rey)
29
bab 29 (Vania yang malang)
30
Bab 30 (Kesempatan dalam kesempitan)
31
Permintaan Leo
32
Khitan
33
Perasaan Leo
34
Pengumuman (bukan up)
35
Manjanya Laura
36
Yasha keras kepala?
37
Tentang Leo
38
Rencana pernikahan (Revisi)
39
kabar bahagia
40
Ke rumah sakit
41
Kehamilan Laura
42
Adik lagi
43
Makan malam
44
pengumuman bukan up
45
Keluarga hangat
46
Tentang Yasha
47
Kerumah Ibu Vania
48
Trauma Keysha
49
Janji Leo
50
Dua kabar bahagia
51
Orang asing?
52
Bertemu
53
siapa dia?
54
Bertemu pelaku
55
amukan Vania
56
Mulai terlihat
57
Rencana Santi
58
Anak Genius bertindak
59
3 hero
60
Harus mengakui
61
Rumah sakit
62
surat terakhir
63
Rencana makan malam
64
Genitnya Arsha
65
Makan malam
66
Tidak tahu malu
67
Hari pernikahan
68
Malam pertama
69
Rencana bulan madu
70
Ke kantor
71
genius cekatan
72
Genius yang dewasa
73
Bulan madu Leo dan Vania
74
Hampir saja
75
pengganti Vania
76
ke rumah ibu
77
Mengetahui
78
Teringat masa sulit
79
Janji Leo
80
Sekretaris baru
81
Terbongkar
82
Kehangatan keluarga
83
Ami yang nekad
84
Kabar duka
85
Kabar baik dari Vania
86
Arsha Sedih
87
Vania pamit
88
Vania ngambek?
89
Kembalinya keceriaan Vania dan Arsha
90
Cemas
91
hanya mimpi
92
Baby boy
93
Vania kontraksi
94
Kejutan
95
Season 2 (Awal)
96
Season 2 (Pekerjaan si kembar)
97
Season 2 (Jangan jatuh cinta dengan nya)
98
Season 2 (Menolong Natalie)
99
season 2 (Natalie sakit)
100
Patah hati
101
Season 2 (Keras kepala)
102
Season 2 (Yasha ketahuan)
103
Season 2 (Keysha dan Kiara)
104
Season 2 (cerita Arya)
105
Season 2 (Peringatan Vanessa)
106
Season 2 (Patah hati)
107
Season 2 (gombalan maut Arsha)
108
Season 2 (Tak menyangka)
109
season 2 (Permintaan?)
110
season 2 (kabar baik)
111
pengumuman group chat
112
Season 2 (Rencana kembali)
113
Season 2 (Patah hati di pagi hari)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!