Bab 14 (ke Yogya)

"Ayahh!" Laura terbangun dengan keringat membasahi Dahinya

"Cuma mimpi?" ucap Laura "tapi apa maksud mimpi tadi?" Perasaan Laura semakin tak menentu sekarang, Firas nya mengatakan sesuatu hal telah terjadi dengan keluarganya

"Aku harus ke Yogyakarta, apapun nanti yang akan terjadi aku tidak peduli, yang terpenting aku tau bagaimana kabar Ayah" ucap Laura

Keesokan paginya Laura sudah rapih dengan pakiannya, kini dia sedang menata saranapan di meja makan

"Loh mommy kok rapih? hari ini kan weekend" ucap Yasha

"Iya mom, mommy mau pergi?" tanya Arsha

"Mommy akan ada urusan ke Yogyakarta sayang" jawab Laura

"Ke Yogyakarta? mau apa mom?" tanya Keysha

"Mommy mau menjenguk kakek kalian di Yogyakarta"

"Kita ikut mom?" tanya Arsha

"Maaf yaa, kali ini mommy belum bisa ajak kalian, tapi suatu saat mommy janji akan mengajak kalian kesana, selama mommy di Yogyakarta kalian akan menginap di rumah Daddy" ucap Laura, dia memang sudah mengabari Laura untuk menitipkan anak anaknya disana

"Kita ikut saja ya mom?" ucap Keysha sendu

"Lain kali ya sayang, mommy mohon kalian bisa mengerti kali ini" ucap Laura

"Baiklah mom, lagi pula kita akan menginap di rumah Daddy, jadi tidak masalah " ucap Yasha mencoba menghibur adik adiknya

"Benar juga, tapi mommy janji ya harus hati hati" ucap Keysha

"Iya sayang, ya sudah, habiskan makanan kalian" ucap Laura , mereka pun kembali melanjutkan sarapan

Kini Laura sudah berada dirumah Rey

"Mah ,pah maaf ya aku merepotkan kalian lagi" ucap Laura tak enak hati

"Jangan bilang begitu sayang, kami sangat senang ada mereka karena rumah akan menjadi ramai" ucap Farah

"Laura,kamu yakin akan pergi sendiri? biarkan Rey mengantar mu nak" ucap Rendi

"Aku yakin pah, biarkan Rey tetap disini untuk menjaga anak anak, aku bisa sendirian kok" tolak Laura halus

"Baiklah, tapi biarkan bodyguard perempuan ku menemani kamu ya? dan aku tidak menerima penolakan" ucap Rey

"Baiklah" ucap Laura

"Mommy tidak akan lama kan?" tanya Keysha

"Tidak sayang " jawab Laura halus "kalau begitu aku pamit ya mah ,pah" pamit Laura

"Biar kami antar Sampai kedepan" ucap Farah

Merekapun berjalan mengantar Laura sampai kedepan pintu , disana terlihat dua orang wanita berjas hitam sudah menunggu

"Laura mereka akan menemani kamu di Yogya nanti" ucap Rey

"Perkenalkan Nona Laura, saya Gita dan ini Dina" ucap Gita mewakilkan

"Saya Laura" ucap Laura dengan tersenyum manis

"Sayang mommy pamit ya" ucap Laura kepada anak anaknya

"Iya mom hati hati" merekapun memeluk Laura dengan erat, karena ini kali pertama mereka akan jauh dari Laura

Laura membalas pelukan anak anaknya " Mommy janji setelah semuanya selesai mommy akan langsung pulang" ucap Laura

"Mah , pah aku pamit ya" Laura berpamitan dengan Farah dan Rendi setelah melepas pelukan anak anaknya

"Iya Laura, fokuslah ke Ayahmu dulu, biar mereka kami yang jaga" ucap Farah

"Terimakasih mah, Rey aku pergi dulu, terimakasih untuk semuanya ya" ucap Laura tulus

"Iyaa , hati hati dan kabari jika sudah sampai" jawab Rey

"Iyaa " jawab Laura

"Biar saya yang mengemudi Nona" ucap Dina

"Baiklah" Laura pun memberikan kunci mobilnya

"Silahkan nona" Gita membukakan pintu mobil untuk Laura

"Daahhh mommy" ucap Sikembar ketika mobil mulai melaju

Laura pun membalas lambaian tangan anak anaknya sambil tersenyum "jangan nakal" teriak Laura

"Siap mom" jawab Yasha

"Ayah aku datang" batin Laura

Akhirnya setelah menempuh perjalanan hampir 8 jam mereka sampai dikediaman Ayah Laura, saat mereka tiba waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore

"Maaf Nona, anda yakin ini alamatnya?" tanya Dina , pasalnya Dina melihat rumah yang benar benar tidak terawat, bahkan sepertinya sudah kosong lama

Laura turun dari mobil " Aku tidak mungkin lupa, ini benar rumah Ayah" ucap Laura, perasaan mulai tak tenang, melihat kondisi rumah yang kini banyak ditumbuhi rumput liar

Laura mencoba mendekat kearah rumah, dia melihat didepan pintu ada gantungan boneka kayu kecil yang terbuat dari bambu itu adalah yang dibuat Ayahnya sendiri

Laura mengambil gantungan tersebut yang sudah penuh debu,Gita bergegas ke mobil dan mengambil tissue lalu memberikan kepada Laura, Laura membersihkan gantungan tersebut

"Ini milikku" ucap Laura ,air matanya sudah tak tertahan lagi , saat Laura ingin membuka pintu tiba tiba ada yang datang

"Cari siapa nak?" Laura menengok kesumber suara

"La.. Laura?" tanya ibu ibu dengan ragu

"Bu Ami? ini Laura Bu" ucap Laura lalu memeluk tetangganya yang dulu sangat baik kepada keluarganya

"Ya Allah nak, akhirnya kamu datang" ucap Bu Ami memeluk Laura

"Bu, ayah mana?" tanya Laura setelah melepas pelukannya

Bu Ami berubah sendu "kamu yang tabah ya nak?"

Jantung Laura berdetak dengan cepat, firasat nya semakin tak enak "ada apa Bu?" tanya Laura

"Ayah kamu sudah meninggal Laura" ucap Bu Ami

"Nggak Bu, ibu pasti bohong nggak mungkin," ucap Laura histeris

"Nona sabar nona" ucap Gita dan Dina

"Laura kamu harus ikhlas nak" ucap Bu Ami,dia merasa iba dengan Laura yang merasa sangat kehilangan

"Ayah..." Laura langsung terkulai pingsan, sigap Gita dan Dina menangkap tubuh Laura

"Nak bawa kerumah ibu" ucap Bu Ami, mereka pun membawa Lauura kerumah Bu Ami yang tak lain istri kepala desa

Mereka membawa Laura dikamar perempuan Bu Ami,

"Laura bangun nak" ucap Bu Ami sambil mengoleskan minyak kayu putih sedikit dihidung Laura

Perlahan mata Laura mulai terbuka sedikit demi sedikit ,

"Laura, kamu sudah sadar nak" ucap Bu Ami

"Aayahh" ucap Laura

"Nakk.. " ucap Bu Ami

Laura kembali menangis setelah teringat bahwa ayahnya sudah meninggal "Bu dimana makam ayah" ucap Laura dengan tersedu

Bu Ami memberikan Laura minum terlebih dahulu "besok ibu akan antar kamu kesana ya, sekarang kamu istirahat dulu" ucap Bu Ami setelah Laura selesai meminum air

"Tapi.." belum selesai Laura berucap Dina sudah memberi nasihat

"Nona, apa yang dikatakan Bu Ami benar, besok saja ya, " ucap Dina

"Kapan ayah meninggal Bu?" tanya Laura

"7 tahun lalu nak" jawab Bu Ami

Sedangkan Gita kini tengah memberi kabar kepada Rey tentang kondisi Laura, dan tentang Pak Burhan Ayah Laura, karena sedari tadi Rey terus menghubungi Gita dan Dina karena Rey khawatir dengan kondisi Laura

.

.

siapa yang minta double up? hari ini aku turutin 😉 jangan lupa Like Vote dan komen nya yaaa🥰

Terimakasih

Terpopuler

Comments

Neng Alifa

Neng Alifa

gak naik pesawat?

2025-03-17

0

ira

ira

berarti gak lama setelah Laura pergi ayahnya jg pergi untuk selamanya

2024-04-19

1

Nurzaedah

Nurzaedah

aku sangat terharu...kasihan Laura ..sdh pasti sedih orang yg paling disayangi...ternyata sdh TDK ada...almarhum...

2023-06-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 (awal kehancuran)
2 Bab 2 (kehidupan baru)
3 Bab 3 (menemukan)
4 Bab 4(mendatangi dan minta maaf)
5 Bab 5 (Bingung)
6 bab 6 (memaafkan)
7 Bab 7 (kembali ke Indonesia)
8 Bab 8 (bertemu keluarga Rey)
9 Bab 9 ( Rumah baru )
10 Bab 10 ( Mendaftar Sekolah Baru )
11 Bab 11 ( melihat kesungguhan Rey)
12 Bab 12 ( Cinta tumbuh? )
13 Bab 13 ( Mimpi Ayah )
14 Bab 14 (ke Yogya)
15 Bab 15 ( Rahasia Besar)
16 Bab 16 (tak sengaja bertemu)
17 Bab 17 (Aku akan membalas kalian)
18 Bab 18 (Rencana Melamar)
19 Bab 19 ( Tragedi )
20 Bab 20 ( Pernikahan )
21 Bab 21 (Malam pertama gagal)
22 Bab 22 (Keadaan Keysha)
23 Bab 23 (Psikolog)
24 Bab 24 (Yasha dan Arsha bertindak)
25 Bab 25 (gara gara Rey)
26 bab 26 (kerjasama Leo dan tuan muda)
27 bab 27 (sholat berjamaah)
28 bab 28 (rencana Rey)
29 bab 29 (Vania yang malang)
30 Bab 30 (Kesempatan dalam kesempitan)
31 Permintaan Leo
32 Khitan
33 Perasaan Leo
34 Pengumuman (bukan up)
35 Manjanya Laura
36 Yasha keras kepala?
37 Tentang Leo
38 Rencana pernikahan (Revisi)
39 kabar bahagia
40 Ke rumah sakit
41 Kehamilan Laura
42 Adik lagi
43 Makan malam
44 pengumuman bukan up
45 Keluarga hangat
46 Tentang Yasha
47 Kerumah Ibu Vania
48 Trauma Keysha
49 Janji Leo
50 Dua kabar bahagia
51 Orang asing?
52 Bertemu
53 siapa dia?
54 Bertemu pelaku
55 amukan Vania
56 Mulai terlihat
57 Rencana Santi
58 Anak Genius bertindak
59 3 hero
60 Harus mengakui
61 Rumah sakit
62 surat terakhir
63 Rencana makan malam
64 Genitnya Arsha
65 Makan malam
66 Tidak tahu malu
67 Hari pernikahan
68 Malam pertama
69 Rencana bulan madu
70 Ke kantor
71 genius cekatan
72 Genius yang dewasa
73 Bulan madu Leo dan Vania
74 Hampir saja
75 pengganti Vania
76 ke rumah ibu
77 Mengetahui
78 Teringat masa sulit
79 Janji Leo
80 Sekretaris baru
81 Terbongkar
82 Kehangatan keluarga
83 Ami yang nekad
84 Kabar duka
85 Kabar baik dari Vania
86 Arsha Sedih
87 Vania pamit
88 Vania ngambek?
89 Kembalinya keceriaan Vania dan Arsha
90 Cemas
91 hanya mimpi
92 Baby boy
93 Vania kontraksi
94 Kejutan
95 Season 2 (Awal)
96 Season 2 (Pekerjaan si kembar)
97 Season 2 (Jangan jatuh cinta dengan nya)
98 Season 2 (Menolong Natalie)
99 season 2 (Natalie sakit)
100 Patah hati
101 Season 2 (Keras kepala)
102 Season 2 (Yasha ketahuan)
103 Season 2 (Keysha dan Kiara)
104 Season 2 (cerita Arya)
105 Season 2 (Peringatan Vanessa)
106 Season 2 (Patah hati)
107 Season 2 (gombalan maut Arsha)
108 Season 2 (Tak menyangka)
109 season 2 (Permintaan?)
110 season 2 (kabar baik)
111 pengumuman group chat
112 Season 2 (Rencana kembali)
113 Season 2 (Patah hati di pagi hari)
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Bab 1 (awal kehancuran)
2
Bab 2 (kehidupan baru)
3
Bab 3 (menemukan)
4
Bab 4(mendatangi dan minta maaf)
5
Bab 5 (Bingung)
6
bab 6 (memaafkan)
7
Bab 7 (kembali ke Indonesia)
8
Bab 8 (bertemu keluarga Rey)
9
Bab 9 ( Rumah baru )
10
Bab 10 ( Mendaftar Sekolah Baru )
11
Bab 11 ( melihat kesungguhan Rey)
12
Bab 12 ( Cinta tumbuh? )
13
Bab 13 ( Mimpi Ayah )
14
Bab 14 (ke Yogya)
15
Bab 15 ( Rahasia Besar)
16
Bab 16 (tak sengaja bertemu)
17
Bab 17 (Aku akan membalas kalian)
18
Bab 18 (Rencana Melamar)
19
Bab 19 ( Tragedi )
20
Bab 20 ( Pernikahan )
21
Bab 21 (Malam pertama gagal)
22
Bab 22 (Keadaan Keysha)
23
Bab 23 (Psikolog)
24
Bab 24 (Yasha dan Arsha bertindak)
25
Bab 25 (gara gara Rey)
26
bab 26 (kerjasama Leo dan tuan muda)
27
bab 27 (sholat berjamaah)
28
bab 28 (rencana Rey)
29
bab 29 (Vania yang malang)
30
Bab 30 (Kesempatan dalam kesempitan)
31
Permintaan Leo
32
Khitan
33
Perasaan Leo
34
Pengumuman (bukan up)
35
Manjanya Laura
36
Yasha keras kepala?
37
Tentang Leo
38
Rencana pernikahan (Revisi)
39
kabar bahagia
40
Ke rumah sakit
41
Kehamilan Laura
42
Adik lagi
43
Makan malam
44
pengumuman bukan up
45
Keluarga hangat
46
Tentang Yasha
47
Kerumah Ibu Vania
48
Trauma Keysha
49
Janji Leo
50
Dua kabar bahagia
51
Orang asing?
52
Bertemu
53
siapa dia?
54
Bertemu pelaku
55
amukan Vania
56
Mulai terlihat
57
Rencana Santi
58
Anak Genius bertindak
59
3 hero
60
Harus mengakui
61
Rumah sakit
62
surat terakhir
63
Rencana makan malam
64
Genitnya Arsha
65
Makan malam
66
Tidak tahu malu
67
Hari pernikahan
68
Malam pertama
69
Rencana bulan madu
70
Ke kantor
71
genius cekatan
72
Genius yang dewasa
73
Bulan madu Leo dan Vania
74
Hampir saja
75
pengganti Vania
76
ke rumah ibu
77
Mengetahui
78
Teringat masa sulit
79
Janji Leo
80
Sekretaris baru
81
Terbongkar
82
Kehangatan keluarga
83
Ami yang nekad
84
Kabar duka
85
Kabar baik dari Vania
86
Arsha Sedih
87
Vania pamit
88
Vania ngambek?
89
Kembalinya keceriaan Vania dan Arsha
90
Cemas
91
hanya mimpi
92
Baby boy
93
Vania kontraksi
94
Kejutan
95
Season 2 (Awal)
96
Season 2 (Pekerjaan si kembar)
97
Season 2 (Jangan jatuh cinta dengan nya)
98
Season 2 (Menolong Natalie)
99
season 2 (Natalie sakit)
100
Patah hati
101
Season 2 (Keras kepala)
102
Season 2 (Yasha ketahuan)
103
Season 2 (Keysha dan Kiara)
104
Season 2 (cerita Arya)
105
Season 2 (Peringatan Vanessa)
106
Season 2 (Patah hati)
107
Season 2 (gombalan maut Arsha)
108
Season 2 (Tak menyangka)
109
season 2 (Permintaan?)
110
season 2 (kabar baik)
111
pengumuman group chat
112
Season 2 (Rencana kembali)
113
Season 2 (Patah hati di pagi hari)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!