Masalah Jasa Keamanan

Dengan keterampilan nya mengemudi,Johan August dan yang lainnya dengan cepat sampai digedung apartemen yang akan dia beli.Sebuah gedung dengan kondisi baru.Semuanya kelihatan menarik.Dan juga kondisinya bagus.

Tapi yang membuat Johan August heran adalah banyaknya orang yang berkerumun dilokasi gedung.Mereka yang berkumpul memakai pakaian seragam.Dan dari tatapan mukanya kelihatan nya sangar.

Dan kendaraan Johan August sempat ditahan oleh mereka.Tapi oleh pihak sekuriti gedung segera membantu Kendaraan Johan August agar dapat memasuki gedung.Melihat situasi ini Johan August pun menghubungi pihak penjual gedung apartemen.Karena menurut Johan August banyaknya orang yang berkumpul ini sepertinya para preman yang meminta jasa pengamanan.

"Halo pak Andi,saya sudah dilokasi gedung ini.Kok banyak orang berkumpul disini?Ada apa ini pak Andi?"tanya Johan August langsung to the poin.

"Ya...maaf ini pak Johan,itu massa dari para pemuda sekitar daerah gedung.Mereka biasanya akan meminta jatah untuk pengamanan area dan sekitar gedung.Dan kita saat ini sedang menyelesaikan permasalahan tersebut...Dan bapak Johan silahkan langsung naek ke lantai 2.Karena kita sedang rapat disana"Kata Andi Wijaya sang agen penjual gedung apartemen.

"Jangan ambil keputusan apapun.Saya akan segera kesana"kata Johan August tegas.

"Ayo...bang..kita langsung naek ke lantai 2.pihak agen penjual sama ketua massa ini sedang rapat diaana"kata Johan August setelah memarkirkan mobil Roll-Royce nya.

Tanpa menjawab perkataan Johan August,Poltak Sidabutar dan istrinya pun ikut apa yang dikatakan Johan August.Mereka langsung menuju lantai 2 tempat berkumpul nya pihak agen penjual dan ketua massa.Johan August hanya memandang sekilas kepada massa yang berkumpul diarea parkir gedung apartemen.

Ketika berada dilantai satu,Johan August menghubungi seseorang.Seorang kenalan lama yang paling mengerti tentang dunia pengawalan dan pengamanan.Seorang pensiunan komandan pasukan elit angkatan laut.

Mereka berkenalan kita Johan August mendapat tugas untuk dari kantor untuk menagih pelunasan hutang sebuah perusahaan besar.Jadi pihak kantor menyarankan untuk menyewa pihak yang bisa membantu mereka.Atas saran abang iparnya,pihak kantor Johan August pun menyewa jasa sang pensiunan komandan angkatan laut tersebut.

Suasana terasa tegang ketika Johan August memasuki ruangan rapat tersebut.Kedua belah pihak sama-sama memegang teguh akan keputusannya masing-masing.Tidak ada kata mundur dalam pikiran mereka.

Sang agen penjual langsung berdiri menyambut kedatangan Johan August dan pengacara.Tanpa memperdulikan pihak perwakilan dari pihak massa yang heran melihat tingkah sang agen.pihak perwakilan dari massa yang berkumpul juga jadi memperhatikan Johan August.

Seorang pria muda dengan karisma yang tinggi,membuat semua yang ada didalam ruangan memberi rasa hormat kepada Johan August.Tanpa terkecuali satupun dari yang ada didalam ruangan.Aura karisma itu terpancar kuat.

"Silahkan duduk Pak Johan dan Pak Poltak.Seperti yang bapak lihat sekarang,ada pihak-pihak dari daerah sekitar gedung ingin mengajukan jasa pengamanan kepada gedung dan para penghuninya.Tentu saja ada biaya yang akan dibebankan untuk jasa itu.Bagaimana menurut bapak Johan Dan bapak Poltak."kata Andi wijaya langsung kepada Johan August.

Dalam perjanjian sebelumnya yang mereka bahas,persoalan tentang jasa pengamanan tidak ada tercantum.Jadi ini menjadi tanggungjawab Johan August.Oleh karena itu pihak penjual mengajukan hal pengamanan langsung kepada Johan August.

"Kita tidak membutuhkan jasa mereka.Mereka hanya akan merepotkan dikemudian hari.Saya sudah punya jasa pengamanan yang bisa dipercaya...sebentar lagi dia akan sampai"jawab Johan August langsung.

Bagi Johan August,para massa yang berkumpul digedung apartemen ini hanya akan membawa masalah dikemudian hari.Karena dia sudah tahu akan perilaku dan sifat-sifat orang seperti itu.Ibarat kata dikasih hati malah minta jantung.

Perwakilan dari massa itu tidak senang akan perkataan Johan August.Karena akan berkurang uang pemasukan yang akan mereka dapat.Mereka menghandalkan pembayaran uang jasa keamanan dan pengamanan untuk membiaya anggota mereka yang banyak.

"Begini pak...tidak ada satupun jasa pengamanan yang diperbolehkan berada disekitaran kita ini selain kami.Karena setiap wilayah sudah mempunyai jatah nya masing-masing.Jadi untuk wilayah yang ada disini termasuk gedung ini masuk dalam wilayah kami"kata salah satu perwakilan dari massa.

Walaupun dia merasa tidak senang,dia masih menjaga nada suara nya.Dia berpikiran orang yang membeli gedung ini bukan biasa.Itu dia nilai dari penampilan yang terkesan berwibawa dan juga kelihatan mewah.Karena dia sudah sering melihat dan menghadapi orang-orang seperti Johan August dan tipe ini adalah orang-orang yang akan susah dihadapi dan akan merepotkan.

"Lagipula saat ini sudah wajar kalo setiap gedung akan memiliki jasa keamanan.Semua gedung diwilayah ini...kamilah yang menyediakan jasa keamanannya.Kami ini dapat dipercaya dan juga paling bisa dihandalkan"Kata seorang lelaki setengah baya yang duduk paling pinggir.

"Gini aja pak...biar nga bertele-tele arah pembicaraan kita...memang siapa yang akan mengamankan gedung bapak ini?Suruh pimpinannya menghadap ke saya.Biar dia tahu siapa kita....Enak aja dia maen ambil wilayah orang."Kata orang yang duduk paling tengah dari pihak massa.

Dialah ketua dari kumpulan massa itu.Seorang preman,mantan residivis yang berulang kali masuk penjara,dia dipanggil Bule Codet oleh orang sekitar.Orangnya tinggi dan mirip orang bule,dengan codet dibagian pipi kiri menambah kesan seram padanya.

"Jadi bapak mau ngomong sama pimpinannya...Bentar biar saya telepon"kata Johan August.

Johan August pun melakukan panggilan Vidio ke seseorang.Setelah terhubung Johan August mengatakan niatnya langsung kenapa dia menghubungi nya.

"Sudah dimana pak???Pimpinan dari kelompok yang menawarkan jasa keamanan gedung ini mau ngomong sama bapak.Dia nga terima bapak ambil jatah nya.Jadi dia mau ngomong sama bapak...Ini dia orangnya pak"kata Johan August kepada ketua massa itu si Bule Codet.

Dengan wajah yang sombong dan penuh intimidasi,dia menerima ponsel Johan August.Si Bule Codet berpikir dia harus bisa memberikan efek jera kepada orang yang telah menganggu jalur pemasukan kepada kelompoknya.Dan hal itu harus berhasil sehingga pihak pembeli akan mempercayai kelompoknya.

"Halo Bapak Bule Codet...Gimana kabarnya??Udah sehat ya..makanya pengen aku kunjungi lagi ..sampai-sampai mau ngomong sama aku."kata orang diseberang panggilan dengan wajah tersenyum.Kebetulan ponsel itu loudspeakernya diaktifkan.Jadi suaranya kedengeran oleh orang-orang disekitar nya.

"Ehh...Bang Stefanus rupanya...ma...maaf bang....ki....rain ntah siapa bang...ru....panya abang...ma...af bang....sa...ya....ngaku sa...lah bag..."kata Si Bule Codet tiba-tiba gagap.

Sikap yang penuh percaya diri dan mengintimidasi langsung hilang seketika.Digantikan dengan wajah pucat dan ketakutan.Langsung berganti hanya dalam hitungan detik.

"Katanya Bapak Bule Codet mau ngomong sama saya dan tidak senang dengan perbuatan saya karena telah mengambil jatah jasa keamanan gedung.Jadi Bapak Bule Codet tunggu aja disana,nga sampe 5 menit lagi saya udah sampe disana"kata orang disana dengan santai.

Lain halnya dengan Bule Codet,mendengar lawan bicaranya akan tiba membuat dirinya dan orang-orang disekitar nya menjadi ketakutan.Rasa percaya diri dan juga aura yang penuh intimidasi langsung hilang.Dan semua wajah dari perwakilan itu berubah pucat dan ketakutan.Bahkan ada seseorang yang langsung keluar dari ruangan ketika mendengar suara itu.

Bule Codet yang memegang ponsel Johan August langsung lemas tak berdaya dikursinya.Begitu juga yang lainnya,langsung lemas.

"Oke pak...kita tunggu dilantai 2 ya pak.Nanti Bapak naiknya langsung ke lantai 2 begitu bapak sampai..."kata Johan August santai dan mengakhiri panggilan vidio itu.

"Bapak-bapak bisa menunggu...Sebentar lagi mereka akan tiba.."kata Johan August tersenyum.

Senyuman Johan August memberikan efek yang sangat menyeramkan bagi pihak massa yang berkumpul.Senyuman itu seperti senyuman malaikat maut yang mencabut nyawa mereka.

Terpopuler

Comments

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Asyiek...

2021-11-09

1

Ewe

Ewe

👍👍

2021-10-19

1

hm...

hm...

Lanjut...

2021-08-08

1

lihat semua
Episodes
1 Bencana Jadi Berkah
2 Memulai Awalan Baru
3 Misi Tersembunyi Sukses Diselesaikan
4 Mengaktifkan Kartu
5 Menyelesaikan Misi Umum
6 Misi Umum Tambahan
7 Kaya Dalam 1 Malam
8 Memulai Misi Umum ke 2
9 Misi Membeli Apartemen
10 Mata Dewa Medis
11 Karena Diburu Waktu
12 Masalah Jasa Keamanan
13 Kisah Kelam Jasa Keamanan "Penjaga Hantu"
14 Kisah Lama Antara Bule Codet dan Stefanus Gebze
15 Hadiah Perkenalan
16 Hadiah Lain Lagi
17 Monyet Hitam
18 Bentrok Kembali Terjadi
19 Hadiah Sesuai Harapan
20 Rencana Memberikan Kejutan
21 Rencana Besar Johan August
22 Sang Shultan Menghamburkan Kekayaannya
23 Helikopter Dan Pesawat
24 Hadiah 5 Kotak Emas
25 Hadiah Yang Lebih Besar
26 Rencana Besar Menanti
27 Rencana Akan Dilaksanakan
28 Menambah Wawasan dan Pengetahuan
29 Dunia Gemerlap
30 Menjadi Guru
31 Seleksi
32 Pulang
33 Masakan Terbaik
34 Misi Khusus
35 Perkelahian
36 Perkelahian Berlanjut
37 Benih Konflik Baru
38 Mulai Bertarung
39 Bertarung
40 Kemenangan Total
41 Sehabis Tawuran
42 Menyelesaikan Misi
43 Melakukan Proses Penyembuhan Pertama Sekali
44 Keluarga 10 Harimau
45 Keluarga Sembilan Naga
46 Proses Pengobatan
47 Kepulangan Johan August
48 Bertemu kembali
49 Mereka Keluargaku
50 Mengenang kembali.
51 Bertemu Dalam Mimpi
52 Ubi Rebus
53 Perjalanan Menuju Kepasar
54 Sama-Sama Bingung
55 Membuat Syukuran
56 Misi Baru
57 Bertemu Keluarga Lagi
58 Mengundang
59 Keributan
60 Perkelahian
61 Di Alun-Alun
62 Berkelahi kembali
63 Kedatangan Anggota Jasa Keamanan Penjaga Hantu
64 Berkelahi Dirumah Makan
65 Memulai Pertarungan.
66 Mengalahkan lawan
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Bencana Jadi Berkah
2
Memulai Awalan Baru
3
Misi Tersembunyi Sukses Diselesaikan
4
Mengaktifkan Kartu
5
Menyelesaikan Misi Umum
6
Misi Umum Tambahan
7
Kaya Dalam 1 Malam
8
Memulai Misi Umum ke 2
9
Misi Membeli Apartemen
10
Mata Dewa Medis
11
Karena Diburu Waktu
12
Masalah Jasa Keamanan
13
Kisah Kelam Jasa Keamanan "Penjaga Hantu"
14
Kisah Lama Antara Bule Codet dan Stefanus Gebze
15
Hadiah Perkenalan
16
Hadiah Lain Lagi
17
Monyet Hitam
18
Bentrok Kembali Terjadi
19
Hadiah Sesuai Harapan
20
Rencana Memberikan Kejutan
21
Rencana Besar Johan August
22
Sang Shultan Menghamburkan Kekayaannya
23
Helikopter Dan Pesawat
24
Hadiah 5 Kotak Emas
25
Hadiah Yang Lebih Besar
26
Rencana Besar Menanti
27
Rencana Akan Dilaksanakan
28
Menambah Wawasan dan Pengetahuan
29
Dunia Gemerlap
30
Menjadi Guru
31
Seleksi
32
Pulang
33
Masakan Terbaik
34
Misi Khusus
35
Perkelahian
36
Perkelahian Berlanjut
37
Benih Konflik Baru
38
Mulai Bertarung
39
Bertarung
40
Kemenangan Total
41
Sehabis Tawuran
42
Menyelesaikan Misi
43
Melakukan Proses Penyembuhan Pertama Sekali
44
Keluarga 10 Harimau
45
Keluarga Sembilan Naga
46
Proses Pengobatan
47
Kepulangan Johan August
48
Bertemu kembali
49
Mereka Keluargaku
50
Mengenang kembali.
51
Bertemu Dalam Mimpi
52
Ubi Rebus
53
Perjalanan Menuju Kepasar
54
Sama-Sama Bingung
55
Membuat Syukuran
56
Misi Baru
57
Bertemu Keluarga Lagi
58
Mengundang
59
Keributan
60
Perkelahian
61
Di Alun-Alun
62
Berkelahi kembali
63
Kedatangan Anggota Jasa Keamanan Penjaga Hantu
64
Berkelahi Dirumah Makan
65
Memulai Pertarungan.
66
Mengalahkan lawan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!