Makan direstoran mewah memang memiliki cita rasa yang berbeda.Semuanya serba tertata dan mempunyai urutan masing-masing.Johan Augustpun dengan terpaksa mengikuti itu semua.Dalam hatinya memantapkan niatnya menjadi seorang Shultan yang bonafid,elegan dan berwawasan.
Setelah melewati serangkaian tata cara makan direstoran mewah,diapun bergerak kehotel Grand Golden untuk mempersiapkan keberangkatannya ke ibukota mengikuti rapat pemegang saham.Dia juga butuh istirahat sejenak melepas penat sehabis mengikuti ujian memperoleh SIM.
Sekitar pukul 3 sore,Johan August dijemput oleh pihak perusahan penerbangan.Bersama dengan Pengacara dan sang istri mereka menuju bandara.Perjalanan itu berlangsung lancar tanpa ada kendala dijalanan.
Dengan menumpang pesawat khusus yang disewa secara pribadi oleh Johan August.Mereka terbang ke ibukota untuk mengikuti rapat pemegang saham.Sementara didalam pesawat Johan August sempat pulas tertidur,sang pengacara malah sibuk menambah wawasannya dengan membaca banyak hal dari buku dan internet.
Perjalanan itu sendiri memakan waktu hampir 2 jam.Sesampainya disana sudah jam 5 sore.Mereka bertiga langsung meluncur menuju hotel yang telah disediakan oleh pihak panita pembuat rapat.Mereka menuju hotel bintang 5 yang juga sekaligus tempat berlangsung.
"Hotel ini sangat mewah dan sangat-sangat keren...Dan juga lokasinya pas dipusat kota.Menginap disini sungguh sebuah keberuntungan..."Kata Poltak Sidabutar sesaat memasuki hotel bintang 5 tempat mereka menginap.
"Bener....Tapi biayanya pasti mahal.Lihat saja kemewahan yang ditawarkan...Cara pelayanan nya kepada para tamu.Semuanya cocok...dan mantap dipandang mata"Kata istri Poltak Sidabutar.
Johan August hanya tersenyum simpul saja.Walaupun ini pertama kali baginya untuk memasuki dan menginap dihotel bintang 5,tapi perasaannya biasa saja.Dia juga pertama kali melihat cukup antusias.Tapi setelah memasuki hotel,perasaan itu diganti perasaan biasa saja.
"Mari kita lansung melihat kamar yang telah siap dipesan buat kita.Dan juga biar bisa beristirahat sebentar sebelum mengikuti rapat nanti malam"Kata Johan August kepada pasangan suami istri itu.
Sesampainya dimeja resepsionis,Johan August menunjukkan bukti tanda mereka telah dipesankan 2 buah kamar mewah.
"Mohon maaf bapak-bapak dan ibu,Bisa ditunjukkan kartu identitasnya biar kami mencocokkan data yang ada pada kami.Sekalian juga untuk mengisi nama daftar tamu hotel"Kata resepsionis dengan ramah kepada mereka bertiga.
Proses pencocokan dan pengisian daftar tamu hotel cukup singkat.Kurang dari 15 menit,mereka kemudian diarahkan oleh 2 orang bellboy menuju kamar masing-masing.Ternyata kamar mereka bersebelahan dan mempunyai pintu penghubung satu sama lain.
Beres melihat kamar hotel yang akan ditempati,Johan August bersantai sejenak didalam kamar.Dia juga masih melakukan transaksi jual beli saham mempergunakan ponsel pintarnya.
"Hasil tradingnya nga mengecewakan...Sampai saat ini udah lebih dari 100% keuntungan."Katanya gembira.
"Tapi cukup merepotkan juga...Nga bisa lengah sedikitpun...Dan juga musti melihat data-data perdagangan setiap waktu."katanya kemudian dengan serius.
[Misi tersembunyi ]
[Beli sebuah Gedung Apartemen Mewah Dipusat IbuKota]
[Memperoleh Hadiah 5 Kotak Perak]
[Masa berlaku misi hanya 24 jam]
Suara itu tiba-tiba muncul.Misi tersembunyi,misi yang datang tiba-tiba.Dan juga selalu memberikan misi yang hampir mustahil diselesaikan.Tapi hadiahnya sangat memuaskan.
Setelah menenangkan diri,Johan August mulai mencari cara penyelesaian misi tersembunyi ini.Dan misi ini memang sangat merepotkan.Ditambah dia baru sampai diibukota.Sedikitpun dia belum tahu seluk beluk dan juga keadaan ibukota ini.
Setelah lama berpikir,dia akhirnya memutuskan menghubungi kakak angkatnya,Septi Febriani.Suami dari kakak angkatnya ini adalah orang yang sering ke ibukota untuk urusan bisnis.Jadi paling tidak mengetahui sedikit seluk beluk dan keadaan di ibukota.
"Halo mbak septi,lagi dimana mbak?"tanya Johan August melalui sambungan telepon.
"Hai adik mbak yang lagi jombloh.....ada apa ini nelepon sore-sore??...ini mbak lagi sama mas mu.Lagi nyantai dirumah aja..Kamu lagi dimana ini sekarang?"Tanya Septi Febriani.
"Lah gitu ya mbak sama adek sendiri...diledekin terus.....aku lagi di ibukota ini mbak..
ada kerjaan sedikit...eh mbak bisa ngomong sebentar sama mas Agung??..ada yang mau aku tanyakan sama mas Agung."kata Johan August langsung.
"Ada apa ini yah??...Curiga nih mbak jadinya??...Ada apa memangnya Johan??Boleh donk kasih tahu sama mbak....?"tanya Septi Febriani.
"Ada deh....ntar mbak juga pasti tahulah....Masalah ini kayaknya hanya mas Agung yang tau jalan keluar nya....."kata Johan August.Memberikan kesan penuh rahasia.
"Ya udah..bentar ya aku kasihkan ke mas mu...."kata Septi Febriani seraya memberikan ponselnya kepada suaminya,Agung Pribadi.
"Halo dek....ada apa ini nyari mas...tumben-tumbenan ini."kata Agung Pribadi kepada Johan August.
"Halo mas...Gimana kabarnya?...Gini mas aku mau nanya sesuatu sama mas.."kata Johan August menjawab Agung Pribadi.
"Mas kan sering ke ibukota,kira-kira mas tahu nga daerah mana yang mempunyai gedung apartemen mewah yang dijual?"tanya Johan August kepada abang iparnya.
"Kalo gedung apartemen mewah biasanya dipusat kota.Tapi kalo yang untuk dijual mas kurang tahu.Tapi biasanya para pemilik gedung apartemen yang mau jual gedungnya memuatnya disitus grup mereka.Atau bisa juga melalui agen properti besar....Emang yang mau beli gedung siapa??Itu harga gedung bisa ampe triliunan loh..."kata Agung Pribadi penuh selidik.
"Si bos tempat kerja aku yang baru yang mau beli.Adekmu ini mana ada dana segitu....okelah mas..makasih ya atas infonya..aku tutup dulu..mau ngomong lagi sama si bos ini..makasih ya mas"kata Johan August kemudian menutup saluran telepon nya.
Berdasarkan informasi yang didapatnya,Jihan August mulai aktif mencari gedung apartemen yang dijual melalui internet.Cukup lama juga dia mencari gedung apartemen mewah yang cocok dihatinya.
Pilihannya akhir jatuh pada sebuah gedung apartemen yang baru dibangun dipusat kota.Gedung itu berlokasi didekat jalur umum.Stasiun kereta api,stasiun bus dan juga pool taksi sangat dekat dengan jalur ini.Ada juga pintu jalan tol menuju dan keluar dari kota didekat gedung tersebut.
Seakan tak peduli akan harga jual gedung itu,Johan August pun menghubungi pihak agen properti penjual gedung tersebut.Johan August menanyakan banyak hal tentang gedung apartemen mewah itu.
Mulai dari IMB,jaringan air,listrik dan lain sebagai nya.Fasilitas yang tersedia di apartemen.Juga jumlah lantai gedung tersebut.Total apartemen yang tersedia didalam nya.Soal perlengkapan nya seperti sofa,tempat tidur,meja,lemari dan lainnya.
Johan August cukup puas akan penjelasan dari pihak agen properti.Dan juga Johan August akan melakukan pembayaran atas gedung apartemen itu besok pagi.
Harga yang disepakati langsung tanpa ada tawar menawar adalah 1.2 triliun.Itu semua sudah termasuk biaya pengurusan dokumen.Dan Johan August hanya perlu tanda tangan.
Setelah selesai mengurus soal misi tersembunyi,Johan Augustpun kini kebingungan.Siapa yang akan mengelola apartemen ini nantinya.Johan August tidak memiliki sedikit pun minat tinggal diibukota.
Akhirnya pilihan nya jatuh kepada abang iparnya,Agung Pribadi.Karena abang iparnya cukup sering berkunjung ke ibukota untuk urusan bisnis.Dan juga dia ingin membalas budi kepada mbaknya dan suaminya.
Keluarga angkatnyalah yang mengurus dia dari kecil sampe saat ini.Dia diperlakukan seperti anak kandung oleh semua keluarga angkatnya.Setiap saat selalu menyayangi dan mendukungnya menjadi anak yang berhasil.
Diapun memberitahukan soal pembelian gedung apartemen mewah itu kepada Agung Pribadi dan Septi Febriani.Awalnya tak satupun ada yang percaya atas perkataan Johan August.Barulah dia menggunakan "Boss" hayalannya untuk memudahkan dia menjelaskan semuanya.
Johan August meminta Agung Pribadi agar datang ke ibukota secepatnya.Johan Augustpun juga mengajak mbak Septi Febriani dan keponakannya untuk datang le ibukota.Johan August akan menanggung semua biayanya.
Kebetulan mbaknya lagi libur mengajar karena kampus akan memulai penerimaan mahasiswa baru.Jadi mereka setuju atas ajakan Johan August.Dan mereka juga antusias karena selama ini mereka hanya menginap dihotel bila mereka pergi ke ibukota.
Setelah beres soal kepengurusan gedung apartemen,Johan August melirik jumlah dana system yang tersedia.Saat ini hanya ada sekitar 95 miliar.Dia telah menghabiskan dana system cukup besar jari iniyang berada hampir 300miliar.
Dan untuk menutupi kekurangan uang untuk membeli Gedung apartemen Johan August pun menggunakan kartu pengembalian dana system10 kali lipat.
[[ Berhasil Mengaktifkan 1 kartu pengembalian dana system 10kali ,memperoleh 2.520 triliun dana system.Telah ditransfer ke rekening karakter]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Senopati Pajang
belum terlihat konfliknya, masih lurus-lurus aja, cerita tanpa konflik, seperti sayur tanpa garam, hambar.
2022-02-23
1
Ancar
hahaha... depresi...
2022-01-24
0
Jimmy Avolution
Wow....
2021-11-09
0