"Janji" sebuah kata sederhana namun memiliki arti yang dalam.
"Janji", aku sudah muak mendengar kata kata itu, pria itu, pria yang kucintai dulunya itu sering berjanji padaku bahwa dia akan selalu bersama ku dan akan selalu mencintai ku, dulu aku percaya dengan kata kata manis nya itu, setiap kata katanya itu aku akan mempercayai nya, namun sekarang aku tidak lagi percaya dengan perkataan manis orang orang. Aku dulu tidak percaya dengan yang namanya "Janji", "Cinta" dan "kesetiaan pasangan" namun pria itu datang dan membuat ku percaya dengan tiga kata itu, Namaun sekarang??? aku kembali tidak percaya dengan tiga kata itu. Semuanya berawal dari kisah percintaan ku pertama kalinya,,, akankah aku bisa kembali percaya dengan tiga kata itu??? mungkin, mungkin aku akan percaya lagi dengan tiga kata itu.
Hi nama ku Sena, usia ku 18 tahun, aku baru duduk di bangku SMA. Aku ini gadis yang tidak pernah percaya dengan yang namanya "Janji", "Cinta" dan "kesetiaan pasangan" ini adalah kali keduanya aku tidak pernah percaya dengan tiga kata itu. semua berawal saat.... Setahun lalu atau tepatnya saat usiaku 17 tahun itu kali pertama aku percaya dengan tiga kata itu, pria itu semuanya berubah saat dia datang ke hidupku, dia merubah segalanya, salah satu yang ia ubah dari diriku adalah sifat ku yang cuek, cuek (?) iya cuek, dulu aku sangat cuek dan tidak peka, aku cuek terhadap orang orang di sekitar ku dan aku tidak peka terhadap perasaan orang orang padaku namun semuanya berubah karena dia. Pria itu namanya Aldi, Aldi saat itu adalah murid baru di kelas ku, saat dia pindah di sekolah ku banyak yang membicarakan tentang dia kenapa??? yah tentu saja karena dia itu sangat lah tampan, pesonanya itu sangatlah kuat sehingga banyak kaum hawa yang terpikat dengan nya tapi itu bukan satu satunya alasan kenapa dia memikat banyak kaum hawa, selain karena dia sangat tampan dia juga sangat baik, lembut dan hangat alasan itu lah kenapa banyak yang terpikat oleh nya, terkecuali diriku.
Aku tidak terpikat oleh murid baru itu ntah apa alasannya, ku akui dia sangat tampan, baik, lembut dan hangat tapi tetap saja aku tidak terpikat olehnya, semua orang menganggap ku aneh, kenapa mereka menganggap ku aneh apa salah ku jika aku tidak terpikat olehnya??? ah sudahlah masalah nya bukan itu, sekarang ini masalahnya aldi murid baru itu sering memperhatikan diriku setiap dia melihatku, itu membuat ku jadi risih. Hari ini aku pergi ke sekolah sangat pagi ntah apa yang membuat ku bangun sangat pagi, ayah dan ibuku sedang ada di luar kota sedangkan kakak laki-laki ku saat ini pasti masih tidur. Saat ini suasana sekolah sangat sepi tentu saja ini masih jam 06.05 AM, biasanya yang datang sepagi ini yah orang lagi piket dan satpam sekolah. Saat aku masuk ke kelas ku, di sana ku lihat sahabat ku yang lagi piket sera, Sera adalah sahabat ku sejak SD selain dia kulihat anak lain yang sedang piket tapi... tunggu kenapa dia datang sepagi ini, ia dia aldi aku agak terkejut dia datang sepagi ini saat aku melihatnya dia balik melihat ku oh tunggu mata kami bertatapan, mata kami bertatapan sekitar 5 detik dan perasaan apa ini saat aku menatap nya, saat mata kami bertatapan serasa dunia ini berhenti sejenak astaga pasti aku sudah gila, aku berhenti menatap nya saat sera menepuk pundak ku, "Hei sena apa aku sedang bermimpi kau datang sepagi ini?" ucap sahabat ku itu, lalu aku mencubit pipi nya yang seperti roti itu "AW sakit sena" Sera berteriak kecil karena aku mencubit pipinya kemudian aku berkata padanya "lihat pipi mu sakit saat ku cubit itu berarti ini bukan mimpi" ucap ku sambil menjitak kepala Sahab ku itu "iya iya ini bukan mimpi tapi apa kau harus menjitak ku_-" saat mengatakan itu aku tertawa karena ekspresi nya itu sangat lucu kalo sedang marah.
Sekarang suasana seluruh kelas sedang hening, tentu saja karena bell sudah bunyi yang menandakan bahwa kelas sudah di mulai. Pak rio saat ini sedang menjelaskan di depan, dia adalah guru musik dan guru paling populer, kenapa??? karena dia juga tampan