lagi".. sangat sesak ingin ku ambil pisau dan menggores di lengan. mata sembab, air mata yg terus mengalir.bayangan ingin mati Karen rasa tidak berdaya lagi dan lagi datang.
hai aku mariya ,aku seorang istri yang sangat di cintai suamiku aku bersyukur dengan segala kebahagiaan ini. kami menikah sudah memasuki 3thn. tidak ada masalah selama kita berumah tangga baik dari kami dan orang terdekat,tapi...
waktu terus berjalan aku terkikis ole obsesiku untuk memiliki seorang anak. buah hati yang tak kunjung datang,banyak cibiran menghampiri ku banyak pertanyaan. kami tidak menunda kami berusaha... "apakah aku salah jika belum hamil juga"... rasa tidak berdaya ini yang slalu menyiksaku.aku seperti orang yang mengalami depresi yg entah kapan ini akan berakhir....
suatu ketika, aku mendapati saudara yang baru menikah ±2thn dan mempunyai anak laki-laki Masi kecil. senangnya dalam pikirku ,kluarga kecil yang sempurna.
suatu hari saudara perempuan ku itu (Nayla) berbicara denganku bahwa suaminya tidak pulang dan tidak menafkahinya sudah 2bln., dalam otaku berfikir "kenapa?? ada apa ..?bukankah mereka sudah mempunyai keluarga kecil yang bahagia.
disitu Nayla bercerita bahwa semua terjadi Karena kluarga yang terlalu ikut campur dlm rumah tangga mereka. aku hanya bisa menenangkan nya .....
disinilah obsesiku itu mulai memudar , setelah aku berfikir keras teryata berumah tangga tidak semua akan bahagia karena adanya anak,..." bukanya aku bermaksud buruk".. rasa berharap Masi aku panjatkan dalam do'aku tapi aku sedikit belajar akan pengalam orang bahwa yang sempurna belum tentu membuat bahagia seperti yang terlihat . karena setiap orang mempunyai fase dan jalan hidup masing-masing. di sini aku mulai sadar dan mulai menerima kehidupanku. aku tidak buruk aku tidak menyedihkan karena belum mempunyai anak. mungkin Krn waktu saja yang belum mengizinkan disini aku merasa bersyukur karena suamiku slalu menyayangiku klurgaku... aku terlalu bodoh dengan pikiranku dan obsesiku.
di sini aku mulai membuka diri percaya diriku kembali tidak ada rasa sesak lagi .... trimakasi ya Allah 😊
intinya kita wanita yang masi berusaha untuk mendapatkan garis 2 jangan terlalu terobsesi bahagia lah dengan suami dan kluarga yang mencintaimu, jangan putus berdo'a... semua kluarga pasti mempunyai konflik dan masalah nya masing-masing ... semoga kita bahagia ....dan terus bersyukur ☺️