Farel adalah bocah berusia 9 tahun. Tidak seperti bocah-bocah pada umumnya, Farel suka sekali usia dan sangat nakal sekali bahkan semua nasihat dan perintah dari Ibunya sendiri tidak digubris.
Dia tidak mau pergi ke sekolah, yang dia inginkan hanya bermain-main setiap hari. Ibunya sendiri sampai menyerah menghadapi kenakalannya.
Sang Ibu yang kerepotan menghadapi Farel dan tugas pekerjaan rumah tangga pun akhirnya menyewa seorang pembantu untuk membantunya.
Sang pembantu yang seharusnya bertugas untuk mengerjakan pekerjaan rumah pun tak luput jadi korban kenakalan Farel.
Suatu hari sang pembantu ditugaskan oleh majikannya untuk membuat sebuah sup kentang karena majikannya itu amat gemar dengan yang namanya kentang, Dia pun membuat sup kentang disebuah panci dapur yang sangat besar mengingat majikannya itu akan membagi-bagikan sup kentang itu kepada semua orang.
Bukan Farel namanya Jika tak membuat onar. Sang pembantu pergi, Farel pun diam-diam menuangkan bubuk cabe ke dalam sup.
Namun sialnya Farel yang tengah naik diatas kursi kehilangan keseimbangan, Dia terpeleset dan jatuh kedalam panci sup yang mendidih dan telah dipenuhi banyak kentang.
"Aaaaah" teriak Farel namun tak ada yang mendengarkannya.
Tidak ada yang mengetahui keberadaan Farel kedua orang tuanya beranggapan Farel masih pergi bermain diluar bersama para teman-temannya, sup kentang yang sudah matang pun siap disantap oleh mereka.
Saat akan mau menyantap sup kentang, sang Ayah dikagetkan oleh sebuah bola mata didalamnya. Itu adalah salah satu bagian tubuh Farel yang telah meninggal.
Cepat-cepat kedua orang tua itu mencari keberadaan tubuh Farel lainnya sebelum sup kentang itu dibagikan ke semua orang.
Setelah beberapa detik mencari seluruh keluarga berduka atas meninggalnya Farel, meskipun Farel anak yang nakal kedua orang tuanya tetap menyayangi Farel.
Setelah itu seluruh anggota keluarga pun memutuskan untuk tidak tinggal lagi dirumah itu, rumah itu jadi kosong dan tak terawat.
Meskipun rumah dalam keadaan tak dihuni, namun sering tercium aroma kentang dan suara anak kecil menangis.
Suatu malam salah seorang pengendara motor melintas didepan rumah itu pada jam 12 malam, tiba-tiba dia dikagetkan oleh penampakan hantu anak kecil.
pengendara motor yang kaget itu ketakutan, dia kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tewas menabrak pohon besar. Hingga kini banyak yang meyakini hantu anak kecil itu sering menampakkan diri dan suka usil mengganggu orang yang melintas didepan rumah yang dikenal dengan sebutan "rumah kentang"
Para warga sontak tak berani lagi melintas disana dan menutup jalan yang melewati rumah itu.