"Aku ada di mana ini..?? "
Perasaan tadi aku lagi rebahan di depan televisi sambil nonton drakor favourit ku
Tiba - tiba aku ada di sini berlari dikejar kejar wartawan yang memotret ku tak henti hentinya
Didepan ku ada yang berlari sambil menarik tangan ku dan kucoba melihat siapa yang membawa ku lari itu
Dia berpostur tubuh tinggi tegap,memakai blazer warna hitam,berambut hitam kecoklatan
Lalu dia menengok ke arah ku
"Astagfirullah.. omo.. omo.. oppa..!! "
Dia ternyata adalah Lee min ho, aktor korea ganteng yang aku idolakan dan bias nomber one nya aku
Hingga terpasang banyak poster berwajah Lee min ho di kamar ku
Tapi emak ku tak pengertian malah mencopot copoti poster pangeran ganteng ku itu
Emak ku bilang
"Hanifah kalo begini caranye ,lu gabakalan dapet dapet jodoh, karena kerjaan lu ngehalu pengen dapet pacar mirip Lee min ho
Mustahil malahan lu bakal jadi jomblo seumur hidup "
Kata emak
Huuh!!..Tega sekali emak ngomong begitu sama anaknya sendiri
Tapi tunggu dulu ini kenapa aku disini sama oppa Lee min ho di kejar kejar wartawan pula, kaya di drama drama korea banget
Aku merasa kaya pemeran utama cewek nya seperti park min young sama park shin hye
sama yang terbaru kim go eun itu
Jantung ku berdetak cepat Aku baru pertama kali melihat langsung wajah oppa ke sayangan ku ini
" Masyaallah omo..omoo.. itu muka bukan kaya manusia biasa gantengnya kebangetan dan licin nya kaya porselen baru, sungguh ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa jika di bandingkan dengan ku yang hanya lah remahan rengginang " gumam ku sambil berlari
Akhirnya para wartawan itu kehilang jejak kami, karena oppa Lee min ho mengajak aku bersembunyi di gang sempit dan sepi
"Syukurlah mereka sudah pergi Suzy-ah,
Kamu tidak apa-apa kan..?? " kata Lee min ho sambil terengah engah mengambil nafas dalam
"Apa aku Suzy..?? " gumamku tak percaya dan mengapa aku menjadi Bae Suzy ??
"Aku cape oppa " kata ku yang sekarang menjadi Bae Suzy, Sambil mengambil kesempatan peluk peluk Lee min ho. Kapan lagi iya ngga.. hehehe.
"Maaf yah aku panik tidak tahu lagi harus bagaimana jadi aku ngajak lari kamu" kata Lee min ho mengelus rambut dan pipi ku
"Sun aja sekalian abang..!! Aku rela kalau yang ngambil ciuman pertamaku oppa Lee min ho " gumama ku
kok aku jadi kaya cewek kegatelan yah hehehe..
" Ga apa - apa oppa, untung para wartawan itu ngga lihat kita, kalau tidak bisa heboh jagat per artisan korea" kata ku pura pura menjadi Bae Suzy
" Iya Suzy-ah , yang ku takutkan adalah bila terjadi apa apa dengan kamu, karena banyak dari fans aku Ahjuma (ibu - ibu) yang kalau marah bisa bisa perang dunia persilatan " kata Lee min ho
Lah kok oppa Lee min ho ngomong kaya gitu..??
jadi agak aneh aku tuh .
Tapi ga apa apa yang penting dia ganteng banget
sampai sampai aku hampir pingsan kalo lama lama mandang wajah oppa Lee min ho
"Ayo Suzy-ah kita pulang ke apartemen ku " ajak Lee min ho seraya menggenggam tangan ku dengan erat sepertinya dia sangat sayang sama aku.. ehh.. Bae Suzy maksud ku hehehe
" Iya oppa.. " kata ku mengikuti saja langkah oppa ganteng ke sayangan ku
Tiba lah kami di depan sebuah gedung tinggi menjulang dengan menggunakan mobil mewah punya oppa Lee min ho
" Woah mungkin ini yang nama nya kota Seoul" kata ku ternganga berdecak kagum melihat pemandangan gedung gedung tinggi tersebut
sedangkan Lee min ho menatap ku aneh
"Kenapa Suzy-ah..?? Ayo kita turun..!! "katanya sambil memegang tangan ku dengan erat dan membawa ku turun dari mobil
"Ngga apa apa oppa" kata ku menurut saja
Tibalah kami di lantai 20 di apartemen nya oppa Lee min ho yang begitu mewah dan luas
" Ayo masuk Suzy-ah " kata Lee min ho sambil tersenyum manis pada ku yang membuat aku seperti melayang layang hampir pingsan
"Iya oppa"
Dan sampai lah kami di ruang kamar Lee min ho
" Astaga mereka sekamar..?? " gumam ku dengan detak jantungku yang semakin tak beraturan seperti mau copot
"Suzy-ah aku mau mandi dulu, aku benar benar sudah gerah" katanya Sambil memegang kedua pipi ku
" Ehh.. si silahkan oppa." kata ku gugup
Lee min ho pun masuk ke kamar mandi dan terdengar suara air keran yang di nyalakan
Aku hanya celingak celinguk memandangi sudut sudut ruang kamar yang sangat bagus itu
Tak lama Lee min ho keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang di lilitkan di pingganya
Dan terlihat lah badan atletis Lee min ho dengan roti sobeknya yang menggoda iman para kaum hawa yang melihat nya
" Astagfirullah.. aurat bang tutupin napa..??
eh tapi sayang juga kalau ga di lihat hehheheh "
gumamku sambil menutup mata ku dengan tangan
" Kenapa Suzy-ah kamu menutup mata mu..??"
kata Lee min ho mendekatiku dan memegang pipiku
"Tidak oppa aku hanya belum terbiasa melihat mu seperti ini"
" Kamu akan terbiasa sayang karena sebentar lagi kita akan menikah "
kata Lee min ho seraya mendekat kan wajah nya mendekati wajah ku
semakin dekat dan semakin dekat
Lalu mendekat kan bibirnya ke bibir ku
"Astaga. emak.. aku pengen kawin sama Lee min ho" teriaku dalam hati sambil memejamkan mataku dan.......
"Brugggg.. "
" Loh kok muka ku di pukul bantal..?? yang bener aja bang Lee min ho ini..?? " gumamku yang masih memejamkan mata
" HANIFAHHHH... BANGUNN.. woy ngapain kamu tidur sambil manyun hahaha hihihi ngga karuan
kesambet lu..?? " Teriak suara yang tak asing lagi di telingaku yang selalu hampir memecahkan gendang telinga ku
Aku terbangun dan melihat sekelilingku ternyata ini kamarku
"Emak.. oppa Lee min ho kemana mak..?? "
tanya ku ke emak yang langsung memegang keningku
" Lu kesambet.. atau begimana..??
Kaga ada Lee min ho datang kerumah kita dan mustahil sampe kapan pun juga
Mangkanye lu kalo sore sore jangan tidur jadilah luh
halu kaya gini " kata emak dengan muka yang tidak bersahabat
" Engga mak... tadi aku hampir kawin sama Lee min ho " teriakku masih terbawa dalam mimpi ku yang seperti nyata
" Astagfirullah NYEBUT IFAAHHH.. nyebut
atau gue bawa luh ke pak ustadz biar lu di ruqiah..!! "
teriak emak sambil memukuli paha ku
" awwwhhh... sakit makkk ampunn... iya iya ini Ifah sadar.. " teriakku sambil menghindari pukulan emak
"Sana lu wudhu abis ntu sholat..!! " kata emak
" Iya mak.. " balas ku sembil menggeliat
Akhirnya aku bangun dan menyadari bahwa semua ini hanyalah mimpi
Tapi aku bahagia sekali karena bisa ber jumpa dengan Lee min ho dan Hampir cipokan juga walau pun hanya dalam mimpi hehehehe
semoga nantinya aku bisa bertemu langsung dengan idolaku Lee min ho
Tamaatttt...
( kisah ini hanyalah fiktif belaka jika ada kesalahan dan kesamaan nama tokoh atau tempat mohon di maafkan dan ingat jangan baperr.. Terimakasih)