Di saat hari ulangtahun Hana yang ke-5 tahun, ia diperkenalkan dengan seorang anak laki-laki yang bernama Jin. Keluarga Jin berteman baik dengan keluarga Hana, jadi orang tua mereka memperkenalkan anaknya sendiri.
_____
Hana yang melihat orang tuanya sangat sayang kepada anak orang lain pun kecewa. Ia berlari dan menangis menuju taman yang ada di halaman rumahnya.
Duduk di ayunan "Hiks... Hiks... Mami dan Papi tidak sayang lagi dengan Hana," seru Hana sambil menangis.
Jin mengikuti Hana ke halaman karena ia melihat Hana yang berlari dan menangis, padahal tadi ia baik-baik saja.
"Hai, kamu Hana kan?" tanya Jin menghampiri Hana di ayunan.
"Jangan mendekat, kamu sudah merebut Mami dan Papi ku...ehhh," belum selesai Hana marah kepada Jin, Hana malah hampir jatuh karena tadi ia dengan cepat melompat dari ayunan yang ia duduki, membuat Hana kehilangan keseimbangan dan akan segera jatuh.
Jin dengan cepat menangkap Hana agar ia tidak jatuh dan terluka, "Happp... tertangkap."
"Te-terima kasih," ujar Hana berdiri tegak dan merasa malu, padahal tadi ia sedang memarahi Jin.
"Sama-sama, kamu marah saat orang tuamu memujiku ?" tanya Jin yang sudah mendengar apa yang tadi Hana katakan.
"Iya, aku takut Mami Papi tidak sayang padaku lagi," duduk kembali di ayunan.
Jin tersenyum, "Itu wajar jika Mami dan Papi Hana memujiku, mereka juga membicarakan mu tadi, mungkin tadi kamu tidak dengar."
"Benarkah? jadi Mami dan Papi masih tetap menyayangi ku?" mata Hana berbinar-binar mendengarnya.
Jin tertawa kecil mendengar apa yang ditanyakan Hana, "Tentu saja, Mami Papi Hana hanya mempunyai Hana seorang jadi mereka pasti akan selalu menyayangi mu."
"Sekarang apakah kita bisa berteman?" tanya Jin sambil mengeluarkan jari kelingking kecilnya.
Hana membalas jari kelingkingnya dan menyatukan jempol mereka yang sangat imut, "Jadi Teman."
"Ayo kita masuk, hari ini kan hari ulangtahun mu, tidak meriah jika tidak ada orang yang sedang ulangtahun," ujar Jin menarik tangan Hana untuk ikut masuk bersamanya.
Hana tersenyum, "Baiklah teman."
TAMAT😊