"Entah ini awal baik atau awal yang buruk, aku tak tau, tapi hati ini telah memilihnya menjadi pedampingku, baik atau buruknya adalah konsekuensi ku yang mencintainya."Rara
Menurut Rara pernikahan adalah awal yang baik, awal yang akan membuatnya bahagia, tak di sangka awal yang menurutnya bahagia berubah menjadi kehancuran, kesalahan di masa lalunya yang tidak bisa di maafkan membuat rumah tangganya hancur .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Septianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 10
" Akhirnya sampe juga " Ucap Rara
Rara pun membuka pintu rumahnya dan langsung masuk kedalam.
" Masak apa ya ? " Tanya Rara dalam hati " cape banget jadi males masak "
Dengan lelah Rara pun langsung memasuki kamarnya dang langsung mandi, Selesai mandi Rara pun memutuskan untuk masak makanan kesukaan Adam.
Setelah selesai masak Rara pun pergi Keruang Tamu untuk menunggu Adam pulang sambil menonton TV.
Jam menujukan Angka 01.00 Rara yang yang kecapen kini telah tertidur di sofa Ruang Tamu. Tak lama terdengar suara pintu terbuak terlihat Adam yang memasuki Rumah, Adam pun menatap istrinya yang sedang tertidur si sofa.
" Ra " ucap Adam membangunkan Rara
" Mas, baru pulang " tanya Rara
Rara pun menatap jam di diding
" pulangnya kok malem banget " ucap Rara menatap mata Adam
" tadi ketemu klien sayang "
" kamu udah makan ? apa mau aku angetin, aku masak makanan kesukaan kamu mas "
" aku udah makan Ra, di taroh kulkas aja makananya buat besok sarapan. Jadi kamu besok gak perlu masak" Adam
" Makan sama siapa ? "
" sama klien tadi "
" tapi kenapa sampe malem banget mas, udah jam 1 malem loh masa kamu baru pulang "
" kamu gak percaya sama aku ? " Adam menatap Rara
Rara terdiam menatap Adam " aku percaya koh sama kamu mas " Rara berbohong
" Iya udah Mas mau mandi dulu "
Rara pun membuka Jas Adam, Adam pun pergi ke kamar dan langsung mandi.
" Kok jas Mas adam wangi banget " Rara sambil mencium wangi di jas Adam " gak boleh curiga harus percaya sama Mas Adam " ucap Rara berusaha untuk menyakinkan dirinya sendiri
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
" Masssss bangunnn " ucap Rara yang membangunkan Adam
" Mas masih ngantuk Ra " ucap Adam dengan malas dan kembali menutup matanya
" mas udah jam 7 " ucap Rara teriak dengan sangat kecang
" Apa '' Adam terkejut " kenapa kamu gak bangunin aku dari tadi "
" aku udah bagunin kamu, tapi kamunya aja kaya kebo " Kesal Rara
Adam pun langsung menuju Kamar Mandi, mandi dengan cepat dan langsung bersiap siap untuk pergi ke kantor
" Mas berangkat dulu ya " ucap Adam mencium kening Rara dengan terburu buru dan langsung berlari menuju mobil
" kok makanya gak di bawa " ucap Rara menatap kotak makan yang masih tergeletak di meja makan " Pasti lupa "
Rara pun menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap siap untuk kerja
" ke kantor mas Adam dulu lah, kasian Mas Adam masa gak sarapan " ucap Rara dan langsung menuju Kantor Adam
Setelah sampai Rara pun menatap gedung yang tinggi tersebut dirinya merasa rindu berkerja di sana, semejak Rara memutuskan untuk menikah dengan Adam dia terpaksa berhenti dari kantor tersebut. Rara pun memasuki kantor itu
" Rara " ucap cewe berambut pendek sebahu menghampiri Rara dan langsung memeluknya
" Reni " Rara pun membalas pelukan wanita tersebut
" gua kangen banget sama lu, sepi kantor gak ada lu "
" bisa aja lu Ren " tawa Rara
" beneran suerr, lu ngapain kesini ? "
" ini tadi Mas Adam lupa bawa makan jadj gua nganterin makanya " ucap Rara sambil menujukan paper bag yang berisi makanan untuk Adam
" cie elah pengantin baru perhatian banget, kan bisa Pak Adam makan di kantin "
" sehatan masakan istri " ucap Rara sambil tertawa
" gimana nih pengantin baru udah ngisi belom ? " tanya reni sedikit meledek
" doain aja biar cepet, udah yak gua mau masuk ke Ruang Adam dulu "
Rara pun memasuki Ruangan Adam, terlihat wanita cantik dengan memakai rok yang sangat pendek sedang merapikan makanan di meja Adam.
" Mas " ucap Rara terdiam menatap wanita cantik itu
" Rara " Adam kaget
wanita itu pun menatap Rara
" kenalin ini Alvi sayang seketaris baru aku " Adam dengan gugup
" Alvi, kaya perna denger nama itu " ucap Rara dalam hati
" tadi karena aku belom makan jadi dia nawarin makanan yang dia masak sendiri " ucap Adam
" oh " Rara singkat
" Pak saya ke meja saya dulu ya " ucap cewe itu lalu melakah pergi daru hadapan Rara dan Adam
" wangi ini " ucap Rara dalam hati saat wanita itu jalan di samping Rara
" Ra " ucap Adam mengagetkan lamunan Rara
" eh iya Mas "
" kamu udah sarapan? pasti belom kan ayo makan bareng " Ucap Adam
Rara pun medekati meja adam
" ueee " ucap Rara yang mual karena mecium wangi masakan Alvi
" kamu kenapa ? "
" aduh Mas aku enek banget cium makana ini " ucal Rara menutupi hidungnya karena bau dari masakan Alvi
" kok bisa "
" aku gak tau Mas enek banget aku " ucap Rara dan langsung ke kamar mandi dan muntah
Adam pun langsung menghampiri Rara dengan khawatir
" kamu gak papa kan sayang "
" gak papa sayang cuma eneg aja " Rara
" iya udah ayo " Adam sambil mununtun Rara
Rara pun langsunh duduk di sofa yang berada di pojok ruangan terlihat masakan Alvi yang telah tertutup rapi
" Alvi " ucap Adam dengan sangat keras
Alvi pun datang kembali keruangan Adam
" kamu bawa lagi masakan kamu, istri saya mual cium masakan kamu "
" kok bisa ? " Alvi bertanya
" gak tau mungkin lagi gak enak badan " ucap Adam
Alvin pun langsung mengambil masakanya sambil cemberut menatap Rara dengan sinis, setelah itu melangkah pergi dari ruangan Adam.
" kamu gak papa kan sayang " Adam sambil duduk di samping Rara
" gak Mas "
" beneran ya udah kamu makan gih " ucap Adam sambil memberikan kontak makanan yang di bawa oleh Rara
" kan itu buat kamu mas "
" gak usah aku beli aja "
" kamu gak suka masakan aku "
" bukan gak suka sayang tapi mending buat kamu, kamu kan belom makan "
" aku udah gak nafsu makan mas gara gara cium masakan seketaris kamu " ucap Rara dengan ketus
" padahal masakan lumayan enak lo Ra, tadi aku cicipin dikit "
" jadi masakan aku gak enak gitu " Rara melotot kepada Adam
" akuloh gak bilang begituh, kamu lagi kenapa sih koh sensi banget " ucap Adam bingung dengan kelakuan istrinya
" aku juga gak tau mas koh aku jadi sensi banget ya "
" iya udah mungkin kamu lagi gak enak badan kali , dah kamu duduk dulu di sini aku mau lanjutin kerja dulu " adam lalu pergi kembali ke meja kerjanya dan kembali sibuk di depan layar komputer
" Mas " ucap Rara tiba tiba " kamu masih lama ? "
" Ra aku loh baru aja kerja, kalo kamu mau pulang nanti aku pesenin gran mobil. Aku gak biaa nganterin kamu pulang soalnya kerjaan aku masih bayak banget "
" Mas, Rara laper "
" iya udah mau pesenin makan ? "
" aku makan sate yang di ruko sebelah itu yang dulu kita sering makan di situ " ucal Rara
" iya udah aku suruh OB untuk beli ya "
" gak mau aku pengen makan di sana sama kamu "
" Ra aku banyak kejan beneran "
" Mas " ucap Rara dengan muka yang memalas " aku mohon "
" kok tumben kamu manja banget ra " tanya Adam bingun dengan kelakuan Istri yang tiba tiba sangat manja
" Mas ih aku plis ya pliss "
" iya iyaa " Adam dengan sangat terpaksa
" Makasih sayang " ucap Rara lalu memeluk suaminya
♡
♡
♡
mama sma papa Adit yg anter seserahan
sehingga sering mmbuat aku salfok🤣🤣🤣
tapi aku suka bgt Thor SMA cerita kmu👍
siapa lgi ni
apa jgn2 mamanya Adit yaaaaa
sakit aku bacay thor
jahat Skali si Adam
koq Rara resain dari restoran koq gak ada kabar ya Thor .dan gimna cerita Adit yg bos restoran tpt Rara bekerja
gak lembut bilg lembur smpai pulg MLM segala katay
ngapain lagi dikasih kesempatan
tuk dimaafin
bodoh kmu Rara👎
rumh tangga pun hancur
siapa laki2 yg mmberikn Rara pekerjaan yaaa 🤔