NovelToon NovelToon
LIU FENG - BATTLE OF GODS

LIU FENG - BATTLE OF GODS

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Benua timur telah hancur.
Menyisakan sisa-sisa pertempuran yang memilukan.
Semua orang bergantung harapan kepada Liu Feng. Mereka semua mengakuinya sebagai penguasa alam manusia.

Liu Feng telah membulatkan tekadnya untuk naik ke alam dewa, demi menyelamatkan Dewi Yun Xian dan juga Dewi Ning Yudie.

Ini adalah kisah seorang penguasa alam manusia yang mengalahkan segala rintangan. Melawan dewa, melawan iblis surgawi kuno.

Ini adalah lanjutan karya Liu Feng - Penguasa Dunia.
Special Bab pertempuran para dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Battle of Gods - Chapter 9

Langit gelap membawa awan kelabu yang membentuk sebuah pusaran besar.

pusaran itu menyusut, mengecil dan semakin mengecil. Hingga sebuah energi keluar dari pusaran awan kelabu, energi yang sangat besar menghantam laut, membuat air laut berguncang hebat.

Burung-burung beterbangan melarikan diri memenuhi langit, binatang buas meraung, ikan-ikan di laut naik ke permukaan. Gunung-gunung berguncang memuntahkan laharnya yang sangat panas.

Liu Feng berdiri menantang langit, kedua tangannya terkepal kuat, kepalanya terangkat tinggi, pandangannya tak lepas melihat energi yang terus menerus turun dari langit menghantam air laut. Pantai seketika terlihat memilukan, bebatuan besar terpecah belah, beterbangan di udara.

Badai angin seketika meluluhlantakkan daratan, pasir pantai sirna, menyisakan bebatuan bebatuan yang memenuhi tepian pantai.

Entah apa yang akan terjadi saat itu. Namun, suasana benar-benar memilukan, seolah-olah dunia akan runtuh.

Sepuluh naga kuno terkuat muncul, mereka adalah para penghuni Pulau Naga.

Naga langit, naga bumi, raja naga, naga badai, naga tertua dengan sayap, ular naga, dan berbagai ras naga yang dimana mereka adalah para naga terkuat di era ini.

Kedatangan para leluhur naga membuat semua binatang buas menundukkan kepalanya, burung-burung berbaris di langit, mengeluarkan suara yang begitu memekik, binatang laut melompat-lompat, mereka sangat menyambut kedatangan para naga. Nampak para naga adalah pelindung utama di pulau Naga.

Namun, dari pusaran awan kelabu di langit, sosok yang kuat muncul begitu saja, membawa cahaya kuning keemasan yang sangat cemerlang. Cahayanya menerangi seluruh pulau, bahkan kegelapan malam pun terlihat seperti siang hari yang terik.

Di atas tebing, Liu Feng berdiri dengan satu tangan menghalangi kedua matanya. Cahaya itu sangat menyilaukan, namun cahaya itu kian meredup, bersamaan dengan perwujudan sosok kuat itu yang mulai terlihat jelas. Malam yang kelabu kembali menguasai Pulau Naga.

Sosok pria kekar melayang di udara, seutas kain emas menyilang di tubuhnya, celana putih, dan di dahinya, terdapat simbol matahari yang bersinar. Hingga, sosok kuat itu berkata: "Liu Feng!" suaranya begitu menggelegar, bahkan semua mahluk tunduk, suaranya terdengar di seluruh penjuru Pulau Naga.

Liu Feng membuka kedua matanya lebar-lebar, pandangannya tertuju tajam, menatap sosok kuat yang melayang di langit.

Kedua bola mata Liu Feng bergetar dan bergetar, hingga ia mengingat pada waktu tujuh tahun yang lalu!

Dimana saat itu, sosok dewa yang pernah menyerukan nama Liu Feng, dan membuat Liu Feng terhempas kembali ke alam manusia. Bahkan, dari hempasan itu membuat Liu Feng kehilangan sebagian kultivasinya dan membuat Liu Feng terluka sangat parah.

Saat ini, Liu Feng tidak bisa untuk tidak marah. Kepalan tangan yang kuat perlahan terbuka, bertepatan dengan pedang yang mengeluarkan cahaya keemasan yang cemerlang berada di tangan kanan Liu Feng. Tubuhnya mengeluarkan proyeksi ular naga yang sangat besar, ular naga yang terbuat dari esensi spiritual cahaya berwarna kuning keemasan.

Bahkan, para leluhur binatang primordial naga kuno itu seketika menundukkan kepalanya, disaat ia menyaksikan proyeksi ular naga emas yang agung. Nampaknya mereka mengenali leluhurnya, pulau ini masih mempunyai hubungan dengan sosok Pangeran Naga Xiao Xuan.

"Ho hoo... ternyata kau mendapatkan warisan sang pangeran naga Xiao Xuan, menarik!" ucap sosok kuat yang berbicara dari langit.

Liu Feng mengangkat tinggi pedangnya, tanpa rasa ragu, tanpa rasa takut, ia menunjuk sosok kuat itu dengan pedangnya, kemudian Liu Feng berbicara: "Saat itu, kau menendangku dari Pulau Naga ini, padahal ini adalah pulau leluhurku. Sungguh sombong! Saat ini, aku akan membalasnya!" ucap Liu Feng dengan nadanya yang sangat lantang.

"Ha! Ha! Ha! Kau ... belum memenuhi syarat untuk melakukan itu!" ucapnya dengan sangat sombong.

Namun, sosok kuat itu tiba-tiba terkejut, kedua matanya terbuka lebar, disaat Liu Feng mengeluarkan hempasan energi spiritual dari dalam tubuhnya.

Energi keemasan yang cemerlang, membawa tekanan udara yang sangat begitu dahsyat.

Sosok kuat itu tidak bisa untuk tidak menurunkan tubuhnya, namun ia berusaha untuk kembali mengangkat tegak tubuhnya, berusaha untuk melawan.

"Nir ... nirwana, bagaimana mungkin!" ucap sosok kuat itu dengan nadanya yang terbata-bata, disaat ia terus menerus melawan tekanan udara yang sangat terasa berat, seperti sebuah gunung yang tengah menindih tubuhnya.

Ombak dilautan pasang, para binatang buas meraung melarikan diri.

Liu Feng berjalan dengan tenang di udara, namun setiap langkahnya membuat udara mengalami retakan, seperti kaca yang tak sanggup menahan beban berat.

"Krek, krek." suara retakan yang terus menerus terjadi di setiap langkah Liu Feng.

"Dulu, aku sangat lemah, sehingga dengan mudahnya kau menindasku! Sekarang, aku ingin sangat ingin melihat, apa yang bisa kau lakukan terhadapku!" ucap Liu Feng dengan nada yang sangat dingin.

Lonceng emas muncul di langit, mengeluarkan cahayanya yang agung. Lonceng emas kembali berdentang, "Dong!" satu suara yang mampu menjungkirbalikkan dunia. Semua binatang melarikan diri kedalam hutan, Pulau Naga berguncang.

Namun, Liu Feng tetap tenang, tanpa sedikitpun merasa sebuah tekanan yang dirasakannya.

"Kau ... ingin menekanku dengan lonceng emas? Sungguh konyol!" ucap Liu Feng dengan nadanya yang sangat sinis.

Hingga Liu Feng pun seketika menghilang dari pandangan, ia benar-benar menghilang sekejap mata, dan kemudian ia tiba-tiba muncul tepat dihadapan sosok kuat itu.

Energi spiritual berkumpul di tinju Liu Feng, tinju yang dilapisi cahaya keemasan itu mendarat tepat di wajah sosok kuat itu.

Membuat dia terjatuh dengan dahsyat, menghantam pohon-pohon, menghancurkan tepian pantai. Sepuluh pohon raksasa tumbang terkena tubuh orang itu.

Saat itu, bisa saja Liu Feng untuk membunuhnya. Namun, entah apa yang direncanakan oleh Liu Feng, alih-alih menggunakan pedangnya, ia malah menggunakan tinju emas nya.

"Kau ... terlalu lemah!" ujar Liu Feng dengan suaranya yang bergema di Pulau Naga.

1
Dedek Sulaiman
/Smile//Smile//Smile//Smile/
HartOhar
jangan merusak tatanan bahasa kalau gak bisa bilang zet, kalimat yg tulsannya ada zet tetap pakai zet, jangan Zet jadi Jet
HartOhar
anak dari Liu Feng kali!?
vikkyazzaazza vikky
lanjuut
Andri Iswanto
mana lanjut karyamu Thor jangan ber henti di jalan dong
Eyang Kakung
gejala hiatus sudah mulahi timbul
Eyang Kakung
penuederhanan penamaan ranah kultivasi itu perlu untuk lebih memudahkan readernya memahami dan mengikuti setiap alur cerita dalam novel
APRILAH: Terimakasih kak sarannya 🙏
total 1 replies
Eyang Kakung
sebatas krak krak kraaak
Eyang Kakung
hadew....
Eyang Kakung
aneh saja thor, masak iya di alam dewa masih ada perampok 🤣🤭
Eyang Kakung
tidak ada strategi, tidak ada pola penyusunan kekuatan, yg ada hanya main hantam tanpa perhitungan sama sekali
Eyang Kakung
karena terlalu mengedepankan emosi dan kekuatan jadinya mudah terjadi kesalah pahaman, disinilah diperlukan adanya kemampuan komunikasi yg handal
Eyang Kakung
narasi dan diskripsi pertarungannya kurang menegangkan thor, coba diusahakan untuk ditingkatkan lagi agar semakin joz
Eyang Kakung
tidak ada diplomasi, main hantam saja 🤣
Eyang Kakung
perjalanan masih jauh
Eyang Kakung
plot berulang
Eyang Kakung
Pangeran naga Xhuan Xhian?
Eyang Kakung
Penguasa dunia?
Eyang Kakung
puncak episode dijadikan awal episode lanjutan 😄🤭
Andri Iswanto
Thor mna lanjut tanya
APRILAH: otw kak, kemarin sift malem/3hari, jadi gak bisa update
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!