NovelToon NovelToon
Dijual Teman Laknat, Dibeli Mantan Minus Akhlak

Dijual Teman Laknat, Dibeli Mantan Minus Akhlak

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Nikah Kontrak
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dfe

Nyangka nggak kalau temen mu sendiri bisa jadi setan yang sesungguhnya di dunia nyata?

Ini yang dialami Badai, lelaki 23 tahun ini dijual ke mantan pacarnya sendiri sama temennya, si Sajen!

Weh kok bisa? Ini sih temen laknatullah beneran ya kan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dfe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ditolong mantan

Lalinan merampas ponselnya kembali dengan wajah merah padam. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan amarah karena harga dirinya seolah diinjak oleh ketenangan Kilau yang mengerikan.

"Editan lo bilang?! Hei mantan gagal move on, gue kasih tau ya.. Selama lo ngilang ke negeri entah berantah selama bertahun-tahun, hanya gue cewek yang deket sama Dai! Atas dasar apa lo bilang kedekatan kami itu editan?! Gue punya saksi, gue rasain sakitnya pas milik kami bersatu, dan gue punya rekaman ini! Lo punya apa?!"

"Gila! Ngarang banget lo! Gue nggak ngapa-ngapain lo, La!" Kali ini Dai nggak terima difitnah udah ngelonin Lalin.

Kilau menyunggingkan senyum yang lebih mirip sebuah seringai predator. Daripada Badai yang tampak murka, gadis itu lebih tenang tapi memperlihatkan senyum mematikan. Dia melangkah maju ke arah Lalin, memperpendek jarak hingga aroma parfum mahogany miliknya yang mahal mendominasi udara, menyingkirkan aroma parfum Lalin yang terlalu manis dan menyengat. Di sekitar mereka, lampu taman kota yang berpendar kekuningan mulai berkedip-kedip, menciptakan bayangan panjang yang menari di atas rumput. Suara tawa anak-anak yang tadi bermain di kejauhan mulai meredup, digantikan oleh suara deru kendaraan di jalan raya yang membatasi taman, seolah dunia luar sedang melambat untuk menyaksikan eksekusi yang akan dilakukan Kilau.

"Lalinan, Lalinan... Lo lupa siapa yang lo hadapi, lo tahu nggak gue siapa sekarang?" Kilau merogoh ponsel lipatnya sendiri yang tipis dan elegan. "Gue pemilik MahaTech. Dan perusahaan itu bukan cuma jualan aplikasi ganti wajah. MahaTech punya algoritma deepfake detection yang paling akurat di Asia Tenggara. Lo mau gue bedah video sampah lo ini di sini, sekarang juga?"

Tanpa menunggu persetujuan Lalin, Kilau mengarahkan kamera ponselnya ke layar ponsel Lalinan yang masih menyala. Dengan beberapa gerakan jari yang lincah, seperti seorang maestro yang sedang memainkan simfoni, Kilau menjalankan sebuah program pemindai cepat.

Tik tik tik tik. Bunyi layar ponsel yang Kilau ketuk sana sini. Di sana masih ada Dai yang memperhatikan Kilau dengan perasaan takjub. Hilang kemana amarah yang tadi mengepung hatinya?

"Lihat ini," Kilau menunjukkan layar ponselnya yang kini menampilkan grafik frekuensi warna dan frame rate. "Di detik ke empat belas, saat adegan ciuman yang lo banggakan itu, ada pergeseran pixel di area rahang. Transisinya kasar. Pencahayaan di wajah Dai berasal dari sumber cahaya 45 derajat di kiri, sementara di tubuh lo, cahayanya tegak lurus dari atas. Itu dua video berbeda yang lo merge pakai aplikasi bajakan murah."

Dai tersenyum tipis, ada rasa hangat di hatinya melihat Kilau beraksi membeberkan fakta. Dia lalu ikut melihat layar ponsel Kilau yang menampilkan garis-garis digital hijau dan merah. Dia memang tidak mengerti istilah teknis itu, tapi melihat bagaimana grafis itu mendeteksi ketidakwajaran, dia merasa harga dirinya yang tadi jatuh mulai merangkak naik.

"Dan ini bagian yang paling lucu," Kilau memperbesar gambar di detik ke tiga puluh, saat adegan 'push up' yang diklaim Lalinan dilakukan oleh Dai.

"Laki-laki di video itu punya tato kecil di pergelangan tangan kiri. Dan apa kamu lupa kalau Dai nggak punya tato, Lin? Dia itu paling benci merusak kulitnya dengan tinta. Jadi, siapa cowok yang lo sewa buat akting jadi Dai di atas sofa ruang VIP itu?"

Skakmat.

Wajah Lalinan berubah pucat pasi, tangannya gemetar hingga ponselnya nyaris jatuh ke tanah. Kebohongan yang dia susun rapi, kini hancur berkeping-keping di tangan dingin Kilau Aura Maharani. Dia tidak menyangka Kilau akan bertindak secepat dan seakurat itu dalam hitungan menit.

"Lo... lo cuma mau lindungin dia, kan?!" suara Lalinan mencicit, kehilangan semua keberaniannya.

"Gue melindungi apa yang sudah jadi milik gue." kata Kilau tanpa basa-basi. Lalin mendelik tak suka.

"Heh, kalian kan udah putus lama! Gila ya lo asal main ngeklaim aja. Dai itu punya gue asal lo tau!" nggak terima dia kalau Dai dikatakan milik Kilau.

Sedangkan Dai, dia memilih duduk di bangku taman sambil melihat pemandangan kedua wanita di depannya pada adu mekanik. Dia hanya diam tanpa melakukan apa-apa.

"Secara nggak langsung, Badai udah jadi milik gue. Tanya aja kalau nggak percaya, dan gue kasih tau buat lo.. Mulai sekarang jangan lo coba-coba ganggu dia lagi atau masalah video ini bakal gue sebar ke media sosial. Nama lo bakal langsung terkenal, keluarga lo bakal viral. Gimana? Lo mau coba, gue bisa bantu lo buat jadi selebriti dadakan sekarang juga?" ancam Kilau maju tak gentar.

Lalinan tidak menunggu ancaman itu menjadi nyata. Dengan rasa malu yang meluap hingga ke ubun-ubun, dia berbalik dan lari menuju mobilnya yang terparkir di ujung jalan. Bunyi sepatunya yang menghantam aspal terdengar kacau.

Keheningan kembali menyelimuti taman kota. Angin malam berhembus lebih kencang, menggoyang dahan pohon beringin besar yang berada tak jauh dari patung Doraemon. Daun-daun kering berguguran, tersapu angin dan mendarat di dekat sepatu bot kulit milik Dai.

Dai menghembuskan napas panjang, sebuah beban berat seolah terangkat dari pundaknya. Dia menatap punggung Lalinan yang sudah menghilang, lalu perlahan menoleh ke arah Kilau. Wanita itu kini sedang sibuk mengelap layar ponselnya dengan kain microfiber, seolah baru saja menyentuh sesuatu yang sangat kotor.

"Thanks." itu yang diucapkan Badai.

"Just it?" Kilau masih berdiri tak mau duduk di dekat si mantan.

"Mau lo apa? Jujur gue capek, lo nyuruh gue jadi polisi tidur sekarang juga bakal gue iyain."

Kilau berhenti mengelap ponselnya. Dia menatap Dai dengan tatapan yang tetap dingin, namun ada kilatan otoritas di sana yang membuat Dai merasa akan ditelan Kilau bulat-bulat. "Gue nggak butuh ucapan terimakasih atau rasa syukur lo. Gue mau lo bantuin gue. Sampai sini gue rasa kalimat yang gue pakai sangat jelas dan nggak perlu lagi gue ulang berkali-kali."

"Kenapa gue?" tanya Badai menghela nafas jengah terus ditodong seperti ini.

"Karena lo masa lalu gue." Jawab Kilau cepat.

"Karena gue mantan lo, gitu? Emang setelah pacaran sama gue lo nggak pernah lagi menjalin hubungan sama jenis garangan manapun, hmm?" Dai sampai tersenyum merasa bangga pada dirinya sendiri.

"Gue nggak punya waktu buat hal nggak penting kayak gitu. Dan ya, selamat lo jadi satu-satunya garangan yang pernah jadi pacar gue."

"Anjay. Lo ngomong kayak gitu seolah-olah pas kita pacaran dulu gue pernah nyakitin lo, sebentar.. Atau mungkin lo belum bisa move on dari gue? Kangen lo ciuman sama gue?" kali ini dibarengi senyum meledek.

Kilau diam beberapa saat, matanya melihat ke arah bibir Badai. "Lo nggak semenarik itu sampai gue nggak bisa move on dari lo, Dai."

Wanita nggak bercerita, tapi pandangan matanya nggak bisa bohong kalau masih menyimpan rasa. Tinggi sekali ego mu , Ki Ki.

1
Badai pasti berkilau
Waduhh sesek ini, kalo sampe ibunya Dai tau 🤔
Bulan-⁶
bagaimana perasaan sang ibu kalo badai masih berhubungan dengan ayahnya
Bulan-⁶
untung dai punya bekingan yang lebih kuat
Bulan-⁶
wawwwwww
Bulan-⁶
ngerti sekarang kamu dai?
Bulan-⁶
sajen nganan liat pasangan didepan mata
Bulan-⁶
kebanyakan laki gak tahan sakit, langsung manjanya kumat
Bulan-⁶
bakar aja arang biar jadi abu,, ehh nunggu besok lah bentar lagi idul adha buat bakar sate aja biar lebih berguna itu arang
p
luar biasa
𝐔 𝐏 𝐈 𝐋 𝐈 𝐍
skrg bisa seenaknya mengaggap Badai sampah yg tak layak bersanding dg keluargamu Dji..
tapi nanti, stlh kamu tau siapa dia sbnrnya, pasti kamu bakal gencar agar mreka cepet² meresmikan hubungannya kan?! 😏
𝐔 𝐏 𝐈 𝐋 𝐈 𝐍
Wijaya Saha Thor?
𝐔 𝐏 𝐈 𝐋 𝐈 𝐍
widih, Badai emg dabes lah Ki..
bisa diandelin buat jadi pasangan😚
𝐔 𝐏 𝐈 𝐋 𝐈 𝐍
Badai klo udah spaneng, bisa menerjang lawan sampe luluh lantak nih
📌♏♎®️𝕯µɱՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤ ̐
🤣🤣🤣🤣siap2 sujud2 noh bapaknya kilau kalo tau Badai anak sultan tajir melintir 🤭
Bulan-⁶
wkwkwk aman dai gak bakalan ditampar
Bulan-⁶
sajen beneran pasangannya dedemit
Bulan-⁶
wes lah mau pura2 atau beneran pacaran juga silahkan, udah kokopan juga tadi kan
Bulan-⁶
pake tossa aja thor
Bulan-⁶
perjalanan mu masih panjang dan berliku dai
📌♏♎®️𝕯µɱՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤ ̐
sombong dikit boleh kok Dai🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!