Wanita yang bernama Rembulan adalah anak dari keluarga miskin pasangan dari pasangan dari Cantik dan Angkasa namun Angkasa telah meninggal dunia sejak Rembulan kecil dirinya bekerja di rumah Ciko dan Cintya orang tuanya Crist sementara Arabela adiknya Crist mencintai Daniel sahabatnya Crist karena suatu kejadian membuat Arabela dan Daniel terpaksa menikah membuat Arabela senang namun Daniel belum mencintai Arabela
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Statusnya Masih Gebetan Gue
Arabela adiknya Crist masih tertidur di ranjang empuk miliknya namun tiba tiba kedua matanya Arabela menangkap sinar cahaya yang muncul dari gorden membuat kedua matanya Arabela terbuka lalu mengucek kedua matanya dan menoleh ke arah sumber cahaya tersebut Arabela lalu menoleh ke arah jam dinding yang tertempel di dinding betapa kagetnya dirinya saat melihat sekarang jam sudah menunjukkan pukul tujuh lebih membuat Arabela bergegas beringsut lalu turun berlari ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri karena menurutnya ini sudah kesiangan
"Gue koq baru terbangun jam segini harusnya gue sudah buka mata sejak tadi gue harus buru buru membersihkan diri soalnya gue mau berdandan cantik walaupun mukanya gue sudah cantik dari sebelum lahir tanpa memakai make up juga mukanya gue terlihat cantik lagian gue yang tidurnya nyenyak apa jamnya yang terlalu cepat berjalannya atau bahkan malah mataharinya yang kecepatan nongolnya karena tidak betah bersembunyi di tempat yang gelap sehingga mataharinya nongolnya cepat" batin Arabela berlari menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Rembulan sampai di almari pakaian tanpa ragu Rembulan langsung membuka pintu almari pakaian miliknya lalu kedua matanya Rembulan langsung berselancar dengan cepat mencari pakaian yang cocok untuk dirinya yang akan di pakai ke rumah Coki dan Cintya sambil kedua tangannya Rembulan sibuk memegang satu persatu pakaian yang terdapat di almari pakaian miliknya setelah dua menit mencari dirinya telah menemukan pakaian yang cocok karena memang pakaian Rembulan itu tidak sampai ratusan
"Aku sudah menemukan pakaian yang cocok buat di pakai ke rumahnya pak Ciko dan bu Cintya aku yakin ini sangat cocok di pakai ke sana karena ini pakaian paling mewah yang aku punya jadi lebih baik sekarang aku pakai ini semoga bu Cintya dan pak Ciko ngga menyesal telah memilih aku sebagai pembantu" batin Rembulan menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sambil memegang pakaian yang baru di ambil di tangannya
Rembulan langsung meletakkan pakaian tersebut ke pundaknya lalu kedua tangannya sibuk mencari sesuatu dan kedua tangannya sibuk menatap satu persatu semua isi di almari pakaian miliknya setelah berpikir dengan jernih dirinya juga akan memakai celana yang terbaik sehingga tugasnya Rembulan sekarang adalah sedang mencari celana terbaik yang dia miliki
"Aku harus pakai celana terkeren dan terbaik yang aku punya juga bukan cuma pakai pakaian yang terbaik doang sebaiknya aku cari celana terbaik sekarang supaya penampilannya aku menarik di matanya pak Ciko bu Cintya dan anak anaknya bu Cintya" batin Rembulan dengan kedua tangan dan kedua matanya yang sibuk menangkap salah satu celana yang terbaik yang dia miliki
Arabela sudah selesai membersihkan diri lalu dirinya mengambil handuk yang terdampar di sebelahnya lalu Arabela membuka pintu kamar mandi dan masuk ke dalam kamarnya sambil hanya memakai handuk setelah itu Arabela melangkahkan kakinya menuju ke almari pakaian miliknya untuk memilih pakaian yang akan di pakai oleh dirinya entah mengapa Arabela tersenyum lebar apakah dirinya habis melihat ada gajah terbang atau gajah bertelur hanya dirinya yang tahu
"Gue sudah membersihkan diri alias mandi sekarang gue mau memilih pakaian yang keren soalnya gue mau ketemu calon suami gue walaupun sekarang statusnya masih gebetan gue sebentar lagi naik pangkat menjadi calon suami gue senang banget rasanya gue harus bertanya banyak ke kak Crist tentang kesukaan gebetan gue dia kan sahabatnya pasti tahu" gumam Arabela tetap melajukan kakinya menuju ke tempat pakaian miliknya
Setelah Rembulan mencari sekitar beberapa menit Rembulan menemukan satu celana yang terbaik yang dia miliki tanpa ragu Rembulan langsung mengambil celana tersebut lalu Rembulan mengeluarkan senyuman lebar selebar yang dia miliki
"Ini celana cocok banget buat aku dan aku yakin celana ini celana yang terbaik yang aku miliki di jamin kalau aku pakai pakaian dan celana ini aku bakalan lebih cantik dari biasanya aku jadi sudah ngga sabar pengin melihat ekspresi wajahnya pak Ciko sama bu Cintya kalau aku pakai celana dan pakaian ini di jamin mereka akan bahagia dan ngga kecewa sama aku karena penampilannya aku menarik ngga kumel dan dekil" gumam Rembulan tak henti hentinya mengeluarkan senyuman lebar
Rembulan meletakkan celana tersebut ke pundaknya lalu kedua tangannya Rembulan menutup pintu almari pakaian miliknya lalu Rembulan berjalan menuju ke ranjang miliknya dengan kedua kakinya yahh di ayunkan cepat setelah Rembulan sampai di sebelah ranjang miliknya Rembulan melemparkan pakaian dan celana yang ada di pundaknya lalu Rembulan mencopot pakaian dan celana yang menempel di tubuhnya satu persatu setelah itu Rembulan melemparkan pakaian dan celana tersebut ke ember kotor penampung pakaian kotor setelah itu Rembulan memakai pakaian yang terdampar di ranjangnya setelah pakaian itu menempel sempurna di tubuhnya Rembulan langsung memakai celana sampai celana itu menempel sempurna di kedua kakinya Rembulan setelah itu Rembulan melangkah menuju ke rak penyimpanan sepatu walaupun hanya ada tiga sepatu di rak tersebut dan dua sandal biasa
"Aku sudah selesai memakai pakaian dan celana yang cocok buat di bawa ke rumahnya pak Ciko dan bu Cintya sekarang aku tinggal memilih sepatu yang cocok untuk di bawa ke sana walaupun sepatunya ada tiga tapi aku harus memilih sepatu yang terbaik soalnya mau ke tempat kerja" gumam Rembulan berjalan ke arah rak sepatu miliknya
Setelah beberapa detik melangkah Arabela sampai di almari pakaian miliknya lalu kedua tangannya tanpa di komando langsung memegang pakaian satu persatu dengan kedua matanya yang sibuk menentukan pakaian yang cocok untuk dirinya namun setelah beberapa puluh menit Arabela belum juga menemukan pakaian yang cocok untuk dirinya antara pakaian Arabela yang sangat banyak atau Arabela yang bingung menentukan pakaian jawabannya adalah dua duanya Arabela mempunyai banyak pakaian di almarinya sehingga itu juga yang membuat dirinya bingung menentukan pakaian mana yang sangat cocok untuk dirinya
"Pakaian aku banyak banget kayak gunung aku pilih pakaian yang mana sekarang masa aku tanya ke tembok pasti temboknya ngga bakalan di jawab kalau aku tanya jendela juga dia ngga bakalan jawab aku nanya siapa dong supaya aku bisa mendapat jawaban yang tepat pakaian yang mana yang membuat wajahnya aku semakin cantik walau semua pakaian yang aku pakai aku akan tetap terlihat cantik karena di dukung oleh wajahnya aku yang sangat cantik dari sebelum lahir" gumam Arabela sambil membolak balikkan pakaian yang ada di ranjangnya ingin sekali dirinya melemparkan pakaian ke ranjangnya namun takut malah ranjangnya akan berantakan dan Arabela juga yang akhirnya membereskan pakaian yang berserakan itu biasanya Arabela kalau memilih pakaian pasti melemparkan dan meloncatkan pakaian ke ranjang lalu yang membereskan semua pakaian tersebut pembantu di rumah orang tuanya Arabela namun sekarang pembantu di rumah Arabela mengundurkan diri karena memang ingin tinggal di desa atau karena tidak betah harus setiap hari membereskan pakaian miliknya Arabela hanya pembantu tersebut yang tahu memang semenjak Arabela mempunyai perasaan cinta dengan lawan jenis lebih tepatnya setelah Arabela mengalami cinta pertama dengan lawan jenis Arabela selalu menjaga penampilannya termasuk selalu memilih pakaian yang cocok untuk dirinya bahkan tanpa tahu Arabela langsung meloncatkan semua pakaian di almari pakaian miliknya ke ranjang empuk miliknya dalam pikiran Arabela dirinya harus tampil selalu cantik di depan gebetan termasuk sekarang karena gebetan Arabela dari dulu sampai sekarang ngga berubah yaitu hanya satu nama di hatinya
"Gue harus memilih pakaian yang mana semua pakaiannya keren semua makanya gue beli kalau pakaiannya ngga keren dulu ngga bakalan gue beli biasanya gue selalu melemparkan semua pakaian yang ada di almari pakaian miliknya gue terus pembantu gue yang membereskan semua pakaian yang gue lemparkan ke ranjang sekarang pembantu gue sudah pulang kampung gimana dong gue harus kelihatan cantik jadi gue tetep harus memilih pakaian yang paling keren" batin Arabela sambil kedua matanya dan kedua tangannya tetap memilih pakaian yang akan di pakai
Dirinya pasti senang bisa kerja ditempatkan orang kaya di negaranya💃