Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35
Dua minggu kemudian Della dan Alvand sudah mulai membeli perlengkapan bayi.
Mereka membeli segala sesuatunya serba berwarna pink, karena menurut hasil USG calon bayi mereka berjenis kelamin perempuan .
Bahkan kamar untuk bayinya nanti juga di dekorasi bernuansa pink.
Kamar yang sudah disiapkan itu berada di lantai atas bersebelahan dengan kamar Alvand.
Mereka semakin tidak sabar menantikan kehadiran bayinya.
Setelah selesai mendekorasi kamar bayi, Sore harinya Della datang kerumah Mba Dina.
Dia juga sudah kangen banget sama Rafa, Karena semenjak Rafa sudah masuk PAUD, dia sudah jarang main kerumah Bu Ningsih.
"Asallamualaikum Mba..."
Della mengucap salam dari luar.
"Waalaikumsalam. " Dina menjawab salam sambil membukakan pintu.
"Eh kamu Dell, Mba kira tadi siapa.
Kenapa nggak langsung masuk aja..?
Pintunya nggak dikunci kok.
"Aku kira Mba Dina nggak dirumah.
Oh ya Rafa mana Mba..? Aku kangen.. "
"Ada, dia dikamar lagi tidur.. "
"Yaah padahal aku lagi kangen banget pengen main sama dia. "
"Dia kecapean kayaknya, tadi habis main sama anak tetangga kita yang baru disebelah.
"Oh gitu.. "
"Oh ya gimana hasil USG mu yang ke dua kemaren..? " tanya Dina.
"Alhamdulillah Dokter bilang bayiku sehat Mba, dan jenis kelaminnya perempuan.. " Jawab Della sambil tersenyum kegirangan.
"Haah perempuan.. ?
Syukurlah.."
Dina juga ikut tersenyum bahagia, kemudian memeluk Della.
" Terus Dokternya bilang apa lagi..?
"Dia bilang aku nggak boleh stress dan harus jaga pola makan.
Terus juga udah disuruh rajin-rajin jalan kaki ,dan banyak lagi yang lain Mba.
"Ooh gitu..."
Della saran Mba, supaya kamu tidak gampang stress lagi.
Cobalah melupakan kejadian yang sudah berlalu.
Jangan terlalu lama menyimpan kebencian di dalam hatimu.
Cobalah membuka hati untuk memaafkan Alvand.
Percayalah ini sudah takdir yang tuhan gariskan untukmu Dek..
Alvand memang melakukan kesalahan,tapi dia sudah berusaha menebus semuanya.
Hargailah usahanya itu."
"Entahlah Mba, kadang aku sudah mencobanya.
Tapi tiap kali aku mencoba untuk memafkan dia, ingatan tentang perbuatan bejatnya malam itu selalu terlintas di otakku.
Dalam hati aku hanya ingin memakinya."
"Mba sangat paham apa yang kamu rasakan Dell, tapi coba kamu lihat sisi baik nya Alvand.
Lihatlah tanggung jawabnya padamu, bagaimana perlakuannya padamu selama kamu hamil.
Mungkin dengan begitu segala keburukannya akan perlahan menghilang dari hati mu."
"Insyaallah ,akan aku coba Mba" ..jawab Della.
Lama mereka ngobrol, hingga hari sudah hampir senja.
Rafa yang Della rindukan,masih belum bangun juga.
Mau membangunkan rasanya Della juga tidak tega mengganggu tidur pulasnya.
Akhirnya Della memutuskan kembali kerumah Bu Ningsih setelah sebelumnya menciumi Rafa yang sedang tertidur pulas.
****
Sampai dirumah Bu Ningsih.
Della melihat Alvand sedang nonton tv di ruang tamu.
Alvand juga menoleh padanya.
Meski ada rasa penasaran Della dari mana, tapi Alvand tidak berani untuk bertanya.
Alvand memperhatikan Della sampai dia masuk kekamarnya.
Dikamar Della teringat ucapan Mba Dina tadi.
Dia mencoba mengingat-ingat tentang kebaikan Alvand padanya.
Tapi ternyata yang terbayang di otaknya hanyalah kejahatan Alvand padanya.
Hidupnya yang hancur karena Alvand, perpisahannya dengan Ronald.
Dan sekarang dia yang seharusnya sedang menikmati masa-masa kuliah, malah harus merasakan rasanya menjadi Ibu Hamil.
Semua hal buruk makin terlintas di otaknya.
Emosinya kembali meledak mengingat semua itu.
Dalam hatinya berucap.
"Saat ini aku masih belum bisa memaafkanmu, dan mungkin tidak akan pernah bisa.. "
Air matanya kembali menetes.
Dihirupnya nafas dalam-dalam kemudian dihembuskannya kembali.
Berharap semoga emosinya cepat mereda.
********
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄