NovelToon NovelToon
Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Bertani
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Aris adalah definisi pecundang di mata dunia. Dipecat dari pekerjaan kasarnya, dikhianati oleh kekasih yang paling ia cintai, dan dihina oleh teman-teman sekolahnya saat reuni karena hanya mengendarai motor butut.

Satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah sebidang tanah warisan kakeknya di pinggiran kota.

Namun, harapan Aris hancur saat ia kembali. Tanah yang ia impikan menjadi tempat tinggal yang tenang, telah berubah menjadi gunung sampah ilegal—sebuah "borok" kota yang dikuasai mafia dan oknum korup.

Di titik terendah hidupnya, sebuah suara dingin bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Petani Sultan Diaktifkan!]

[Misi Pemula : bersihkan 10 KG sampah]

[Hadiah : alat penyulingan esensi Cairan dewa]

[Mulai Proses Penyulingan... Menghasilkan: Cairan Dewa Tingkat 1!]

Satu tetes cairan itu mampu mengubah tanah beracun menjadi Lahan Surgawi.

. Satu tetes lagi mampu membuat tanaman mati tumbuh kembali dengan khasiat luar biasa, dengan cairan ini dia menjadi petani sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33--Tuan Putri Bertamu

 Aris tertawa lepas melihat reaksi jijik yang dibuat-buat oleh Aninda. Meskipun mulutnya bilang "najis", semburat merah di pipi mahasiswi pertanian itu tidak bisa berbohong. Gengsinya setinggi langit, tapi rasa penasarannya jauh melampaui atmosfer.

 Kelucuan gadis ini membuat Aris makin ingin menggodanya, namun dia urungkan. “Yaudah, mbak. Tunggu besok pagi saja, kuharap kakaknya mau balik lagi di kediaman ini.”

 Adinda berdiri wajah dia yang kemerahan berubah jadi ketus, ia memalingkan wajah dan menghentakkan kaki.

 “Najis! Amit-amit gue balik lagi. Gue pulang aja lah, bye.”

 ​Begitu bayangan mobil Aninda menghilang di tikungan jalan desa, senyum iseng di wajah Aris langsung luntur. Ia berubah mode menjadi serius. Ia tahu, cewek seperti Aninda itu tipe yang mulutnya bilang 'A' tapi otaknya mikir 'B'. Dia pasti balik, tapi Aris harus memastikan saat dia balik nanti, apa yang dia lihat harus lebih gila dari sebelumnya.

Aris mengeluarkan tiga bungkus benih dari toko sistem. Sawi Ungu Giok dan Brokoli Emas. Ia tidak menggunakan cangkul biasa, melainkan alat pelubang tanah yang sudah ia modifikasi dengan sedikit energi sistem.

​Satu per satu benih mahal itu ia masukkan ke dalam tanah. Setiap lubang ia beri tetesan Cairan Dewa Tingkat 2 murni tanpa diencerkan. Aris tahu risikonya; kalau cairannya terlalu pekat dan benihnya tidak kuat, tanaman itu bisa meledak atau layu seketika. Tapi benih varian sistem punya metabolisme yang berbeda.

​Sret... Sret…

​Tanah di bawah kakinya bergetar pelan. Aris bisa merasakan ada kehidupan yang tumbuh secara paksa dan masif di bawah sana.

​ "Kalo Pak Gubernur kaget sama sayur biasa yang kena cairan dewa, dia mungkin bakal sujud kalau makan brokoli emas ini," gumam Aris puas.

​[Ding!]

[Estimasi Pertumbuhan: 6 Jam (Efek Cairan Dewa Tingkat 2 Murni).]

[Peringatan: Aroma tanaman varian sistem akan sangat kuat. Disarankan untuk memperkuat pagar atau menambah pengharum ruangan di sekitar gudang.]

​Aris menyeka keringatnya. Ia tidak langsung tidur. Ia menghabiskan sisa malam dengan menyuling sampah organik yang masih tersisa di gudangnya. Cairan dewa adalah nyawa dari bisnisnya sekarang, dia tidak boleh kehabisan stok.

***

Pagi itu, Desa Sukacita seolah diselimuti oleh kabut yang tidak biasa. 

Bukan kabut dingin pegunungan, melainkan uap tipis beraroma musk dan kesegaran pegunungan yang sangat pekat. 

Aris melangkah keluar dari gudang dengan mata mengantuk, namun seketika ia tersentak bangun.

Lahan belakangnya bukan lagi sekadar kebun. Itu adalah perbendaharaan emas dan giok.

Sawi Ungu Giok tumbuh setinggi paha, daunnya tidak lagi hanya ungu metalik, melainkan memiliki urat-urat hijau transparan yang bercahaya seperti batu zamrud yang dialiri listrik. 

Di sebelahnya, Brokoli Emas berdiri angkuh; kuntumnya benar-benar berwarna kuning berkilau, memantulkan cahaya matahari pagi hingga menyilaukan mata.

"Gila... ini kalau dijual ke toko emas, mungkin bakal ditimbang pakai karat, bukan gram," gumam Aris sambil memetik satu kuntum brokoli. 

Teksturnya terasa hangat di tangan, pertanda aktivitas seluler di dalamnya masih sangat aktif.

Vroom... Ciiiitt!!!

Suara rem mobil yang dipaksa mendadak memecah keheningan.

 SUV putih itu kembali lagi, bahkan lebih pagi dari yang Aris duga. Aninda keluar dari mobil dengan rambut sedikit berantakan, masih memakai kemeja yang sama dengan kemarin—sepertinya dia benar-benar tidak bisa tidur tenang di kota.

"Aris! Buka pagarnya! Aku tahu kamu sudah—"

Kalimat Aninda terputus. Ia mematung di ambang pintu pagar bambu yang baru saja dibuka Aris. Matanya melotot, koper perak di tangannya nyaris terlepas.

 Ia melihat hamparan vegetasi yang secara logika botani seharusnya membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk tumbuh, kini sudah siap panen hanya dalam satu malam.

EDAN!!?

"Mbak Anin, katanya 'najis' kemarin?" Aris menyapa sambil mengunyah selembar daun sawi mentah. "Ternyata benar ya, rindu itu berat, apalagi rindu sama sayur saya."

Aninda tidak membalas ejekan itu. Ia berjalan limbung mendekati tanaman Brokoli Emas. Tangannya gemetar saat menyentuh permukaan kuntum yang berkilau itu.

"Mas Aris ... ini... ini nggak masuk akal," bisik Aninda, suaranya parau. 

"Kandungan mineralnya... Gue bisa merasakannya hanya dari aromanya. Ini bukan sekadar sayur. Ini obat, mas. Ini nutrisi tingkat seluler yang bisa mengubah DNA manusia kalau dikonsumsi terus-menerus!"

Buset berlebihan banget analisis, namun dia gak salah. Semua tanaman dari sistem dicampur oleh cairan dewa masing masing bawa manfaat khasiat yang gak ada otak.

Aninda langsung berjongkok, membuka kopernya dan mengeluarkan alat pemindai digital. 

Begitu alat itu ditempelkan pada batang brokoli, layar digitalnya langsung berwarna merah menyala dengan tulisan: 

[ERROR: NUTRIENT OVERFLOW].

"Mesinnya nggak sanggup baca skalanya," Aninda menatap Aris dengan tatapan ngeri sekaligus kagum. 

"Mas Aris tahu apa yang baru saja mas lakukan? Mas baru saja mematahkan hukum alam agrikultur dunia."

Aris jongkok di sampingnya, bau stroberi dari parfum Aninda kini bercampur dengan aroma "emas" dari kebunnya. 

Ah, wangi sedap dan menggoda!

"Terus? Mbak mau laporin saya ke atau mau bantu saya panen?"

Aninda menoleh, jarak wajah mereka hanya beberapa senti. Ia bisa melihat pantulan dirinya di mata Aris yang tenang. 

Rasa penasaran ilmiahnya kini bercampur dengan sesuatu yang lain—sebuah rasa hormat kepada pria yang kemarin ia maniak sampah.

Gak diragukan lagi, dia memang Mas Aris yang difantasikan, semua hasil panennya lebih hebat dari yang dibayangkan. Sayang sikapnya rada minus.

"Papa harus lihat ini," ucap Aninda tegas. 

"Tapi sebelum itu... aku mau jadi orang pertama yang merasakannya. Secara ilmiah... aku harus tahu efeknya pada subjek manusia."

"Oh, jadi Mbak mau jadi kelinci percobaan saya?" Aris menyeringai nakal. 

"Boleh. Tapi syaratnya, Mbak harus masak sendiri di dapur tempat saya. Saya mau lihat, putri gubernur ini bisa pegang pisau dapur atau cuma bisa pegang tabung reaksi."

Aninda berdiri, menantang tatapan Aris dengan dagu terangkat.

 "Jangan remehkan aku. Aku bakal buktiin kalau sayur kamu ini bakal jadi sejarah baru di tanganku!"

Aris hanya tertawa. Di dalam kepalanya, Sistem memberikan notifikasi yang membuatnya makin bersemangat.

[Ding!]

[Hubungan dengan Tuan Putri memasuki fase: Kemitraan Strategis.]

[Tingkat ketertarikan Aninda naik

        67%]

Pagi pagi gini dimasakin cewe cantik terlebih tuan putri dari pusat kota. Lumayan, dia gak perlu capek capek masak.

“Yaudah mbak, silahkan masuk.”

1
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
🤣
Mamat Stone
tetap semangat dan Jaga kesehatan /Good/
Manusia Biasa: amin walau otaknya udah agak eror

terimakasih sudah membaca kak🤣
total 1 replies
Mamat Stone
sehat selalu Thor /Ok/
Hajir Pemburu
di tunggu kelanjutanya thor.
Manusia Biasa: baik tunggu besok ya ka. kemungkinan up 4-5 bab
total 1 replies
ラマSkuy
wah Thor masih banyak typo ya dan kadang ada juga penamaan karakter yang kebalik contohnya di bab ini di akhir
Manusia Biasa: waduh baik tak koreksi kak. garap dua novel sekaligus emang resikonya gini/Sob/🙏
total 1 replies
Mamat Stone
Jagoan Neon /Casual/💥💥
Mamat Stone
Pejantan Tangguh /CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
sang Dermawan 🤩
Mamat Stone
berbagi itu indah 😍
ラマSkuy
kembali jadi warga biasa, kaya pria so.....
ラマSkuy: maaf gak dilanjut kata katanya, ada tukang bakso bawa HT jadi ngeri 🤣🤣🤣
total 2 replies
Mamat Stone
/Chuckle/
Mamat Stone
/Smirk/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!