NovelToon NovelToon
Tergila-gila Duda

Tergila-gila Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Mary terpaksa pulang kampung setelah cita-citanya untuk menjadi desainer pakaian harus kandas.

Di kampung, ia dijodohkan dengan Jono, calon anggota dewan yang terobsesi pada Mary.

Demi terhindar dari perjodohan yang dilakukan orang tuanya dan pergi dari kampung halamannya, Mary nekat memaksa seorang duda galak dan dingin bernama Roseo untuk menikahinya.

Sandiwara tergila-gila duda itu akankah berhasil atau justru membuatnya tergila-gila duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

035

Roseo baru berusia tujuh belas tahun saat sang nenek menjodohkannya dengan seorang gadis bernama Gendis yang kala itu baru saja menamatkan pendidikan sekolah dasar.

Gendis adalah anak sulung dari Bu Pon seorang janda yang punya lima orang anak yang masih kecil-kecil.

Demi membantu meringankan perekonomian keluarga Bu Pon, Nenek Roseo bersedia menjodohkan sang cucu dengan Gendis.

Gendis merupakan gadis mungil berkulit sawo matang dan memiliki senyum manis. Kala itu Gendis digadang-gadang sebagai gadis tercantik di kampung setelah anak Pak Sumarto, yakni Mawary pindah ke kota.

Tiga hari setelah acara pesta pernikahan, Gendis kabur dari rumah Roseo dengan alasan ingin melanjutkan sekolah. Bu Pon yang tak kuasa menanggung malu atas perbuatan Gendis akhirnya pindah dari kampung.

Dan sekarang, Roseo menghampiri wanita yang sudah nampak sangat berumur, bertubuh gempal dan Roseo hampir tak mengenali wanita yang menunggunya di bale bale bersama seorang remaja bertubuh kurus ceking dan kecil.

“Mas Ros,” sapa Gendis seraya melemparkan senyum.

Roseo tak tahu harus bereaksi apa. Yang pasti ini bukan sebuah reuni yang patut dibanggakan. Wanita itu bahkan pergi tanpa pamit.

“Apa kabar Mas Ros, sudah lama kita tidak bertemu dan Mas Ros terlihat makin tampan,” puji Gendis.

Roseo merasa kurang nyaman dengan pujian yang dilontarkan oleh Gendis.

Tampan dari mana? Aku hanya bercukur dan potong rambut, batin Roseo.

“Galih, salim dengan Pak Ros,” Gendis menyuruh anaknya.

Galih menatap Roseo, mengambil tangan Roseo dan mencium punggung tangannya.

“Mas Ros, sebelumnya, saya mau meminta maaf atas kesalahan yang sudah saya perbuat di masa lalu,” kata Gendis.

“Dan saya sungguh baru tahu bahwa nenek Mas Ros, sudah meninggal, saya sungguh ikut bersedih. Nenek Mas Ros adalah orang yang sangat baik”, Gendis melanjutkan.

“Hmm, ya, kau benar,” sahut Roseo dingin.

“Ngomong-ngomong, sebenarnya apa tujuanmu datang kemari?” Tanya Roseo.

Gendis menatap Roseo dengan perasaan takut dan terintimidasi. 

“Mas Ros, dulu kita pernah menikah, meski saya tidak sempat menjalankan tugas sebagai istri, tapi, saya tetaplah istri Mas Ros yang tercatat kan?!”

“Hmm, benar,” sahut Roseo.

“Dan hingga sekarang, saya belum mendapat surat cerai, itu artinya, saya masih menjadi istri Mas Ros kan?!” Tanya Gendis.

Roseo terperangah dengan pertanyaan Gendis.

“Mas, apa kita  bisa kembali bersama? Lagipula saya ini masih istri Mas Ros,” kata Gendis.

“Hahaha!”

Mary tertawa sambil bertepuk tangan, sungguh kemunculan yang begitu dramatis.

Roseo melotot ke arah Leo, padahal Roseo sudah menyuruh Leo agar menjaga Mary di luar rumah.

Namun Mary terlalu ingin tahu dengan mantan istri Roseo dan juga anak yang konon katanya adalah anak Roseo.

Mary bisa lolos dari Leo dan mencuri dengar pembicaraan Roseo dan sang mantan berkat alasan Mary yang ingin ke toilet.

Mata Gendis yang lebar semakin lebar saat melihat wanita berparas luar biasa cantik dan bertubuh indah dalam balutan gaun merah yang membuat kulit putih mulus bak porselen itu berkilauan.

“Oh, jadi, ini mantan istri pertamamu, Ros,” kata Mary.

Mary memindai penampilan Gendis dari ujung rambut hingga ujung kaki. Baju terusan berwarna hijau kekuningan bercorak bunga bunga merah besar,  membuat wanita itu patut diberi gelar sebagai fashion terrorist.

“Dia sungguh terlihat seperti gentong air di dapurmu yang kumuh,” ceplos Mary.

Roseo hanya bisa menghela nafas berat, namun ia tidak bisa menghentikan Mary dan ucapannya yang selalu berusaha untuk jujur.

“Maaf, anda siapa ya? Ucapan anda sungguh tidak sopan,” kata Gendis.

“Lagipula, saya ini bukan mantan istri Mas Ros, saya ini masih istri Mas Ros”, lanjut Gendis.

Mary menyeringai sambil melemparkan tatapan mencemooh ke arah Roseo.

“Oh benarkah? Bagaimana bisa kau merasa masih menjadi istri Roseo?” Tanya Mary berpura-pura terkejut.

“Tentu saja, sampai detik ini saya belum pernah mendapatkan surat cerai, sehingga bukankah itu berarti saya ini masih istri sah Mas Ros?!” Sahut Gendis.

Mary rasanya ingin tertawa lagi, logika macam apa yang digunakan oleh wanita itu. Secara hukum yang berlaku, Roseo tidak mungkin bisa menikah sampai empat kali jika pernikahan pertamanya tidak diakhiri dengan akta cerai.

Wanita itu pasti punya motif tersembunyi dan Mary bisa menebaknya.

“Kalau begitu, kemana saja kau selama ini? Kenapa baru sekarang kau datang kemari?” Tanya Mary.

“Sejujurnya saya merasa sungkan untuk datang kemari, namun saya harus mempertemukan anak saya kepada ayah kandungnya,” jawab Gendis.

Mary mengarahkan pandangannya pada seorang remaja kurus ceking berkulit gelap yang sama sekali tidak mirip dengan Roseo kecuali gigi yang maju dan mulut yang tidak bisa tertutup rapat.

“Anak?!” Mary memasang ekspresi pura-pura terkejut.

“Ya, Galih adalah anak Mas Ros!” Kata Gendis.

Mary melemparkan pandangannya pada Roseo yang hanya diam.

“Selama tujuh belas tahun ini, saya membesarkan Galih sendirian, sudah waktunya bagi Galih untuk tahu siapa ayah kandungnya,” Gendis melanjutkan.

Kini Mary mengarahkan netranya pada Gendis, wanita itu pasti sudah melewati masa-masa yang begitu sulit karena harus membesarkan seorang anak sebagai ibu tunggal.

Mary tidak tahu harus percaya pada siapa. 

Kemungkinan Galih adalah anak Roseo pasti ada, mengingat Roseo adalah seorang pria yang terobsesi untuk memiliki anak sebagai generasi penerusnya.

Mary sudah membuktikannya sendiri karena Roseo langsung menidurinya setelah mereka resmi menikah. 

Lalu dengan sikap Roseo yang sangat tak terprediksi dan menguras emosi serta kesehatan mental, wajar jika seorang wanita yang mentalnya tak kuat memilih untuk kabur.

Mary yakin, ia pun pasti akan memilih kabur seandainya ia tak terikat kesepakatan dengan Roseo.

Roseo melihat Mary yang nampak terdiam, seketika ia merasa mengetahui apa yang ada dalam pikiran Mary karena seringnya mereka bersama.

Mary pasti sedang berasumsi sendiri, itulah yang ada dalam benak Roseo.

“Mary, apa kita bisa bicara nanti saja?” Tanya Roseo.

“Kenapa tidak sekarang saja?” Mary balik bertanya.

“Sekarang aku harus bicara dengan Gendis,” jawab Roseo.

Mary memasang ekspresi masam yang menunjukan ketidaksetujuannya.

Mary langsung bergelayut manja di lengan Roseo.

“Memangnya, apa yang mau kalian bicarakan? Kenapa aku tidak boleh mendengar juga?” Tanya Mary.

Ekspresi Gendis begitu terkejut melihat wanita cantik itu bergelayut manja di lengan Roseo.

Roseo mengusap kepala Mary dengan lembut.

“Aku tidak mau kau berasumsi sendiri lalu berujung salah paham,” jawab Roseo.

“Mas Ros? Siapa wanita ini?” Tanya Gendis.

“Mary, istriku,” jawab Roseo singkat.

“A-apa?!” Gendis berseru dengan suara tercekat.

Leo hanya bisa terdiam di dekat pintu gerbang, ia seakan sedang menyaksikan sebuah drama percintaan bosnya.

Leo sungguh tidak tahu menahu tentang kehidupan pribadi bosnya, ia hanya tahu bahwa status bosnya itu adalah seorang duda yang akhirnya menikahi seorang wanita yang luar biasa cantik.

Dan tiba-tiba, wanita dari masa lalu Roseo datang dengan membawa anak yang diklaim sebagai anak Roseo dari pernikahan sebelumnya.

Di sini, Mary terlihat seperti tokoh antagonis yang merebut kebahagiaan istri dan anak Roseo.

“Mawary!”

Mary menoleh saat mendengar seseorang berseru memanggilnya.

“Ayah?!” 

***

Bonus visual

Gendis

Galih

1
Mely L
jono asal klaim aja
VLav: namanya juga jono ka 😄
total 1 replies
La La
babi 🤣 haram
Milan Oh
tinggalin jejak 👍
oppa super
ciee dijemput
Syahdar Gazali
awalnya menarik 👍
Syahrin Arizki
ditolongin itu ya ucapkan terima kasih, kok malah shamming
Nancy Avika
estetika keindahan 👍
Lucynta Guo
plis yg paling butuh validasi minggir
Nancy Avika
kapoo poll 🤣
nay
wahh jadi ibu dewan ya
Sha Sha
kucing lapar🤭
Sha Sha
Jono, tunggu janda yaa
Lavia
hihh jono
Nancy Avika
hayoloohh gentong air kumuh
Dedew
Minta tolong kek ngajak gelut
Tinsley Carmichael
Lanjut thor
Tinsley Carmichael
Mmpz
Tinsley Carmichael
Salah bgt km gendis strateginya
Tinsley Carmichael
Awalnya simpati ma gendis klo jd ibu tunggal ternyata ad lakinya 🤣
Tinsley Carmichael
Berasa dracin wkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!