NovelToon NovelToon
The Invisible Girl

The Invisible Girl

Status: tamat
Genre:Obsesi / Romansa / Tamat
Popularitas:70.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di Universitas Negeri Moskow, kekuasaan tidak hanya diukur dari nilai, tapi dari sirkel pergaulan. Sky Remington adalah puncaknya, putra konglomerat Rusia yang sempurna, dingin, dan tak tersentuh. Selama empat bulan terakhir, ia menjalin hubungan yang tampak ideal dengan Anastasia Romanov, gadis tercantik di kampus yang sangat membanggakan statusnya sebagai kekasih Sky.
Di dalam sirkel elit yang sama, ada Ozora Bellvania. Meskipun ia adalah pewaris kekaisaran bisnis perkapalan yang legendaris, Ozora memilih menjadi bayangan. Di balik kasmir mahal dan sikap diamnya, ia menyimpan rasa tidak percaya diri yang dalam, merasa kecantikannya tak akan pernah menandingi aura tajam Anastasia, Stevani, atau Beatrix.
Selama ini, Sky dan Ozora hanyalah dua orang yang duduk di meja makan yang sama tanpa pernah bertukar kata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Momen di Kejauhan

Matahari sore yang berwarna jingga pekat menyiram lapangan basket Elite High School, menciptakan bayangan panjang yang dramatis di atas semen. Suara derit sepatu karet dan pantulan bola yang ritmis memenuhi udara.

Lucian berada di tengah lapangan, bertelanjang dada dengan keringat yang mengucur di otot-otot tubuhnya yang mulai terbentuk sempurna, warisan fisik dari Sky yang tangguh.

Ia baru saja melakukan slam dunk yang kuat ketika sudut matanya menangkap siluet yang sangat ia kenali. Di kejauhan, dekat gerbang utama, Seraphina sedang berjalan menuju mobil jemputannya bersama Ella, satu-satunya teman yang cukup sabar menghadapi keangkuhannya.

Lucian berhenti memantulkan bola. Dia berdiri tegak, membiarkan dadanya naik turun mengatur napas, sementara matanya terkunci pada sosok Seraphina yang berjalan dengan dagu terangkat dan ekspresi bosan yang khas.

Teman-teman setim Lucian, yang sudah sangat paham bahwa radar Lucian hanya berputar pada satu koordinat, mulai bersiul dan saling sikut.

"Oi, Captain! Fokusnya hilang ya? Bolanya di sini, tapi matanya sudah terbang ke gerbang," goda Marcus, sahabat Lucian, sambil tertawa lebar.

"Luar biasa memang Seraphina Charles itu," sahut Leo sambil menyeka keringat. "Hanya dia yang bisa membuat seorang Lucian Remington berhenti bergerak seperti patung. Kau sudah melihatnya seribu kali sejak kecil, Luc, apa tidak bosan?"

Lucian tidak langsung menjawab. Dia mengambil handuk putih, menyampirkan nya di bahu, lalu menatap teman-temannya dengan seringai tipis yang penuh rahasia, seringai yang sering diperlihatkan ayahnya saat membicarakan Ozora.

"Bosan?" Lucian mengulang kata itu dengan nada rendah. "Kalian tidak akan pernah mengerti. Setiap kali dia melangkah, dia seolah sedang berjalan di atas sarafku. Itu bukan rasa bosan, itu... candu."

"Gila! Remington dan obsesinya," seru Marcus sambil menggelengkan kepala. "Lihat itu, dia bahkan tidak menoleh padamu, Luc. Benar-benar ratu es."

Di kejauhan, Ella menyenggol lengan Seraphina. "Sera, jangan menoleh sekarang, tapi Lucian sedang memperhatikanmu dari lapangan basket. Dia tidak memakai baju, dan astaga... teman-temannya sedang menertawakan kalian."

Seraphina tidak menoleh, namun langkahnya sedikit melambat. Dia tahu betul tatapan itu. Dia bisa merasakan panasnya pandangan Lucian di punggungnya seolah-olah kulitnya sedang terbakar.

"Biarkan saja, Ella," ucap Seraphina dengan suara angkuh yang sengaja dikeraskan agar terbawa angin. "Dia hanya seorang Remington yang haus perhatian. Aku punya hal yang lebih penting daripada melihat pria-pria berkeringat berebut bola oranye."

Meskipun mulutnya berkata tajam, jemari Seraphina tanpa sadar meraba liontin kunci di lehernya, kalung dari Lucian yang selalu ia pakai di balik seragamnya.

Melihat Seraphina yang pura-pura tidak peduli, Lucian justru tertantang. Dia mengambil bola basket di lantai, lalu dengan satu lemparan akurat dari jarak jauh, bola itu melesat dan memantul tepat satu meter di depan langkah Seraphina, menghentikan jalan gadis itu seketika.

Seraphina terlonjak kaget. Ella memekik pelan.

Lucian berjalan mendekat melintasi lapangan, mengabaikan teriakan godaan dari teman-temannya yang semakin menjadi-jadi. "Luar biasa, ya?" teriak Marcus dari belakang. "Kejar terus, Captain!"

Lucian sampai di depan Seraphina yang kini menatapnya dengan api kemarahan di matanya yang indah. "Kau hampir mengenai kakiku, Lucian!"

"Aku tidak pernah meleset, Sera. Kau tahu itu," ucap Lucian sambil memungut bolanya. Dia berdiri sangat dekat, hingga uap panas dari tubuhnya yang berkeringat menyentuh kulit dingin Seraphina. "Aku hanya ingin memastikan kau tidak lupa mengucapkan selamat tinggal padaku sebelum pulang."

Seraphina mendengus, mencoba mempertahankan keangkuhannya di depan Ella yang sedang menahan senyum. "Selamat tinggal, Remington. Puas?"

"Belum," bisik Lucian, hanya untuk pendengaran Seraphina. "Sampai jumpa di mimpimu malam ini. Dan ingat, jangan dilepas kalungnya. Aku ingin tahu seberapa cepat jantungmu berdetak saat kau memikirkan ku nanti."

Lucian mengedipkan sebelah matanya, lalu berbalik pergi menuju teman-temannya yang menyambutnya dengan sorakan riuh. Seraphina berdiri terpaku, wajahnya yang pucat kini merona merah padam.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Yunie
kok ngeri jadinya 😳
Rosdianah 🌷: huhuhu
total 1 replies
Yunie
😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww komentar nya kak🫶
total 1 replies
Emi Sudiarni
bgus crita nya kak
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
happy ending, meskipun dari awal banyak misteri yang sulit di tebak dalam cerita.. 👍🤭
Rosdianah 🌷: Iya kak🥰🥰🥰🥰
total 3 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
G1l4 semua.🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Rosdianah 🌷: Author pengecualian 🤣🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ceritanya membingungkan Thor.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
diihh serem pembunuh berdarah dingin.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
weehh ternyata Celebek alias Clbk.😆😆😆
di kirain bakal jadi dengan Cassie ternyata cintanya Lucian kuat juga.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ada kemiripan sifat Cassie dengan Ozora dulu, mungkin kah dia yang akan jadi pendampingnya Lucian setelah melepas Seraphina... kalau bener berarti sejalan tapi tak cukup mengerikan seperti Ortunya dulu.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mending lepas saja Seraphina, Lucian biarkan kalian bernafas dengan jalan kalian masing² tanpa ada lagi komunikasi seperlunya.. cari kebahagiaan masing² dan moga Author pilihkan sosok perempuan yang bisa menghargai Lucian setelah dia berkorban malah di sakiti.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baguslah akhirnya Obsesi g1l4 dari dua keluarga putus di tangan Lucian setidaknya dia berpikir normal.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Biar ga takut dengan kegelapan pada Lucian coba kamu bawa senter aja biar terang Seraphina jadi kan ga serem lagi.😆😆😆
Rosdianah 🌷: kak, ngakak loh aku🤣🤣🤣
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkk Lucian lebih terang²an g1l4ny4 ini mah... serem tar salah dikit takutnya Sherapina di amookk tuh Lucian.😆😆
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
caranya hampir sama dengan ortunya tapi Lucian lebih sedikit berani ambil resiko sejak kecil ketimbang Ortunya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
emang Lain dari yang lain jalan pemikirannya di luar logika jadi ke menyeramkan.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkfk sulit di tebak alur ceritanya.👍😆😆😆
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pada g1l4² pemeran ceritanya sampe Aku yang baca bingung di buatnya..😆😆😆😆
Rosdianah 🌷: hihihi🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bener² saling punya rahasia dan maksud tujuan mereka sendiri,, entah siapa yang bakal menang .. cinta atau ego
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Waduuhh ternyata ke 2nya mempunyai alasan tersembunyi juga.. entah apa tar jadinya kalau semua terbongkar... apa akan saling memperbaiki atau hancur terpisah karna ego masing².
Rosdianah 🌷: makasih jejak nya kak😅
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkk... permainan berbalik arah Cristine yang menang tetap menang bukan sebaliknya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!