NovelToon NovelToon
CEO Ganteng Suamiku

CEO Ganteng Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Nikahmuda / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:541.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sela Fitriani

Hallo, Novel Ceo Ganteng Suamiku ini bercerita tentang seorang Ceo Muda bernama Randy yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang wanita cantik berhijab bernama Putri yang ternyata wanita tersebut adalah karyawan perusahaannya di Kota Bandung, karena Randy yakin Putri akan menjadi pendamping yang terbaik untuknya akhirnya Randy menikahi Putri dalam waktu tiga hari setelah mereka berkenalan.
Randy yang sangat mencintai Putri sangat over protektif setiap kali Putri dekat dengan pria, namun kecemburuan nya terkadang menjadi boomerang untuk rumah tangga nya.

Putri seorang gadis yang yang memiliki paras cantik menyejukkan mata setiap pria yang melihat nya, dia juga termasuk gadis yang sensitif dan mudah menangis jika hati nya tersakiti. Karena orang tua Putri meninggal yang disebabkan kecelakaan akhirnya Putri tinggal sebatang kara dan hanya memiki dua orang sahabat yang begitu menyayanginya.
Yuk simak ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sela Fitriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Hari sudah hampir menjelang malam namun Randy dan Putri belum kunjung pulang juga, bi Sumi baru saja membereskan kamar Randy dan Putri yang ternyata Putri meninggalkan ponselnya di kamar membuat bi Sumi sangat cemas apalagi ketika Putri pergi tidak meninggalkan pesan apapun pada bi Sumi. Bi Sumi segera turun ke bawah dan mencoba menghubungi Randy beberapa kali namun tidak kunjung mendapat jawaban, akhirnya bi Sumi meminta bantuan pak Amir untuk menghubungi Chiko dan memberitahunya kalau Putri masih belum kunjung pulang serta meninggalkan ponsel di kamarnya.

"Halo selamat sore pak Chiko," kata pak Amir.

"Halo iya pak Amir ada apa?" jawab Chiko.

"Begini pak saya diminta bi Sumi untuk menghubungi bapak karena pak Randy tidak bisa di hubungi apa pak Randy masih di kantor pak?" kata pak Amir.

"Oh iya pak Randy masih di meeting dengan client di luar ada pesan untuk Randy pak?" kata Chiko.

"Ini pak non Putri dari pagi masih belum pulang menurut informasi dari bi Sumi non Putri pergi sambil menangis tidak lama setelah pak Randy berangkat dan ini non Putri meninggalkan ponsel di kamarnya," jelas pak Amir.

"Apa mereka sedang bertengkar pak?" tanya Chiko.

"Saya kurang tau pak karena saya baru saja kembali dari rumah karena istri saya sedang sakit," kata pak Amir.

"Baiklah pak nanti saya tanyakan langsung pada Randy dan menyampaikan pesan dari pak Amir terimakasih ya pak," pungkas Chiko lalu menutup teleponnya.

Lama Chiko menunggu Randy di kantor sambil menyelesaikan pekerjaannya setelah hampir satu jam menunggu Chiko mendengar suara Randy sedang berbincang dengan sekretarisnya ia pun segera keluar dan memanggil Randy dan membawa nya ke ruangan Randy. Saat Randy hendak duduk ia tiba-tiba bertanya sesuatu halyang membuat mood nya kembali tidak baik.

"Ran lo berantem sama Putri?" tany Chiko tiba-tiba.

Randy pun berbalik menghadap Chiko, "Apa urusan lo?" jawab Randy ketus.

"Bukan gitu bro tadi pak Amir telepon gue katanya Putri masih belum pulang ke rumah dan meninggalkan ponselnya di kamar, lo ada masalah apa sama Putri?" tanya Chiko lagi.

"Sudahlah dia paling ke rumah sahabatnya nanti jug dia pulang sendiri, ada lagi yang lebih penting selalin bahas masalah Putri gak?" jawab Randy malas lalu duduk di kursi kebesarannya.

"Bukannya gue mau ikut campur masalah lo sama Putri tapi lo bisa liat jam berapa ini apa lo gak khawatir terjadi apa-apa sama istri lo? Mending kalau benar Putri ada di rumah sahabatnya kalau engga lo mau cari Putri kemana? Ponsel yang biasa lo lacak keberadaan Putri pun gak Putri bawa gue cuman ingetin lo jangan sampe lo nyesel karena keegoisan lo," jawab Chiko lalu keluar dari ruangan Randy.

Ucapan Chiko membuat Randy berpikir sejenak dan ia segera menelpon sahabat-sahabat Putri dan ternyat dari pagi Putri tidak datang ke rumah mereka membuat Randy kini cemas dan menelpon orang rumah untuk bertanya keberadaan Putri namun orang rumah pun berbicara bahwa Putri masih belum kunjung pulang Randy pun melihat jam di tangannya menunjukkan pukul tujuh malam segera Randy mengambil jasnya lalu keluar menuju parkiran dan membatalkn meeting selanjutnya karena ia hendak mencari Putri. Selama di perjalanan Randy berusaha mengingat tempat yang mungkin Putri akan kunjungi ketika ia ingin sendiri namun tidak mendapat jawabannya lalu Randy kembali menghubungi Thania dan bertanya kemungkinan Putri pergi dan Thania menjawab kalau Putri akan mendatangi makam orangtuanya di daerah kota B tak lupa Thania menceritakan kesedihan Putri saat Randy pergi tanpa memberitahunya membuat Randy merasa bersalah apalagi tadi pagi ia sama sekali tidak ingin berbicara dengan Putri karena keegoisannya. Segera Randy menancap gas ke tempat pemakaman kedua orangtua Putri selang tiga puluh menit Randy pun sampai disana dan bertanya kepada kakek yang menjag wilayah pemakaman tersebut mengenai Putri dan penjaga makam membenarkan bahwa tadi pagi Putri mendatangi makam kedua orangtuanya namun ia sudah kembali pulang saat menjelang malam. Di sana Randy kehilangan informasi kemana Putri pergi karena jika Putri pulang ke rumah seharusnya ia saat ini sudah sampai di rumah, Randy pun berpikir keras kemana Putri pergi dan kembali menghubungi Thania dan menceritakan informasi yang ia dapat barusan kepada Thania namun Thania juga tidak mengetahui informasi lain karena setau Thania Putri tidak memiliki kerabat yang masih hidup sehingga membuat pikiran Randy kembali buntu. Tidak pikir panjang lagi Randy segera menancap gas nya untuk mencari keberadaan Putri ia mengemudikan mobil nya dengan sangat pelan sambil mencari kesana kemari siapa tau Putri masih belum jauh dari sekitar sana namun hasilnya tetap nihil Randy kembali menelpon orang rumah dan Putri masih belum kunjung pulang mebuat Randy semakin gila dan meminta bantuan pak Sam untuk mencari istrinya di tempat lain.

Di sisi lain Putri yang sedang duduk di sebuah supermarket tertunduk lesu kemana ia harus pergi karena ia sama sekali tidak berniat untuk kembali ke rumah Randy karena Putri sudah terlalu sakit dengan perlakuan Randy terlebih Randy telah menghianati kepercayaan nya dan pergi bersama wanita lain di saat ia sangat mengkhawatirkannya di rumah hingga akhirnya Putri meminta petugas supermarket untuk ikut bermalam di sana karena supermarket hendak tutup. Setelah kepergian petugas supermarket Putri pun kembali terduduk di sana sambil meratapi nasibnya yang begitu menyedihkan bahkan ia tidak membawa uang lebih untuk menyewa kamar kos karena Putri meninggalkan kartu debit dan kartu kredit yang Randy berikan dan hanya membawa beberapa lembar uang lima puluh ribu. Putri hanya bisa menundukan kepalanya hingga ia tertidur dengan posisi duduk dan kaki menjadi tumpuan kepala nya, hingga akhirnya Putri di bangunkan oleh suara yang tidak asing baginya Putri pun segera mengangkat kepalanya yang ternyata seseorang itu adalah laki-laki yang membuat hatinya sakit dan tengah menatapnya sendu.

"Sayang kenapa kamu tidur disini? Ayo kita pulang," ajak Randy memegang tangan Putri.

"Kenapa kamu ada disini?" tanya Putri melepaskan pegangan Randy.

"Aku mencarimu sayang kenapa kamu tidak pulang ke rumah? Semua orang rumah mengkhawatirkanmu termasuk aku, aku tadi mencarimu ke makam orangtua mu namun kamu sudah tidak di sana dan aku mendapatimu tertidur disini ayo kita pulang sayang," kata Randy.

"Aku tidak ingin pulang dan aku minta saat ini juga ceraikan aku," kata Putri menatap Randy dan menjatuhkan air matanya.

"Cerai? Apa salahku kenapa kamu minta aku menceraikanmu?" tanya Randy kaget.

Putri tersenyum dan menghapus air matanya, "Aku tidak ingin menjadi penghalang hubunganmu dengan wanita itu," jawab Putri mantap.

"Wanita mana maksudmu?" tanya Randy lagi.

"Kamu tidak perlu berpura-pura lagi aku sudah tau semuanya bahkan tadi pagi kamu lebih memilih sarapan bareng bersamanya dari pada memakan masakanku yang sudah susah payah aku masak lalu saat kamu pergi kerjapun kamu tidak memberitahuku, jadi jika selama ini aku menjadi penghalang hubunganmu dengan dia aku mundur aku tidak ingin hadir diantara kalian berdua," kata Putri menatap Randy.

"Maksud kamu Sefti?" kata Randy tanpa mendapat jawaban dari Putri.

"Sayang itu teman lamaku dia baru datang dari italy dan tadi pagi dia mengajakku untuk makan bersamanya karena ia akan pergi lagi ke Paris dan menetap disana jadi aku menyetujui nya namun karena aku masih tidak ingin berbicara denganmu tadi pagi jadi aku segera pergi tanpa memberitahumu lebih dulu," jelas Randy namun tetap tidak mendapatkan respon dari Putri.

"Sayang," kata Randy memegang pundak Putri.

Namun tiba-tiba Putri pingsan hendak terjatuh ke lantai namun Randy segera menangkap Putri dan membawa nya ke dalam pelukan Randy tanpa pikir panjang Randy segera menggendong Putri ke mobil dan membaringkannya di kursi penumpang.

1
phurii
Lumayan
bunda anakanak
nice
Thifani Nur
alur cerita menarik
Yati Nurnaeti
lanjut dan semangat semangat 💪💪💞💞💞
Kaneez Zayna
Putri bisa aja ngeles nya
Cawica
mampir nih Thor...jika berkenan mampir juga di novelku ya...semangat...
Kaneez Zayna
lanjut lagi thor makin seru
Kaneez Zayna
thnaia ganggu aja sih
Kaneez Zayna
lanjut thor
Kaneez Zayna
up nya yg banyakk ya thor
Kaneez Zayna
waah randy kuat banget ya put
Kaneez Zayna
yeay thania dan chiko
Kaneez Zayna
akhirnya rndy pulang
Kaneez Zayna
lanjut thor
Kaneez Zayna
lanjut
Kaneez Zayna
lanjut thor makin seru ceritanha
Kaneez Zayna
semangat sembuh Randy
Kaneez Zayna
sudah ya kalian jgm bertengkar lg
Kaneez Zayna
mantap chiko dan thania pdktnih
Kaneez Zayna
lanjut lg thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!