seorang gadis cantik bernama Rosalia Putri
harus kehilangan KEPERAWANAN nya karna ulah ayah tiri nya yang KEJAM
ia tega menjual rosa pada mamih pemilik klub malam ..
GIMANA KISAH HIDUP Rosa SELANJUTNYA...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka manga toon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CWM_PART 33
jam menunjukan pukul 17:00
Rosa lebih dulu terbangun dari tidur nya , ia Masih berada di pelukan Adrian , Rosa enggan melepaskan pelukan tersebut , pelukan adrian sangat nyaman menurut nya
Rosa mengangkat kepala nya seraya melihat wajah tampan adrian , bibir nya tersenyum senang melihat wajah adrian entah apa yang membuat nya tersenyum senang .
" kalo di lihat-lihat adrian memang ganteng juga , senyuman nya , mata nya bisa bikin aku jantungan , aku yakin kalo aku memang sudah jatuh cinta sama dia " ucap rosa dalam hati bibir nya terus tersenyum lembut
Rosa membaringkan lagi kepala nya di dada bidang adrian , seraya merasakan ke nyamanan tersebut , tiba tiba perut nya terasa sangat lapar , rosa pun bangun dari tidur nya untuk turun ke bawah dan menuju dapur
sesampai nya di bawah Rosa bertemu dengan Ella yang saat itu sedang mengerjakan pekerjaan nya ,
" Nona ada yang bisa saya bantu " tanya ella
" aku lapar ella , apa ada makanan yang bisa aku makan " ucap Rosa
" ada Nona , tapi makanan tadi siang , apa nona mau , jika mau biar saya hangat kan " ucap ella ramah
" tidak masalah Ella yang terpenting adalah aku bisa makan " sahut rosa dengan senyum senang
Ella pun menghangat kan makanan nya , sedangkan Rosa kini sudah duduk di meja makan untuk menunggu makanan nya datang .
tak butuh waktu lama kini semua makanan sudah di tata di atas meja , Rosa yang melihat nya merasa sangat tertarik , ia mengambil nasi dan lauk pauk secukup nya , Rosa memakannya dengan santai
tanpa Rosa sadari ada sepasang mata yang memperhatikan nya dari belakang dia adalah Adrian , sebenar nya sejak tadi ia sudah berada di belakang rosa , saat terbangun dari tidur nya adrian tidak melihat Rosa di ranjang , dan akhir nya ia mencari keberadaan Rosa sampai lah adrian di bawah , ia melihat rosa sedang duduk di meja makan , adrian tidak mendekati nya , ia hanya melihat dan tersenyum ke rosa dari belakang tanpa rosa ketahui
rosa masih memakan makanan nya , saat suapan ke empat tiba tiba perut nya menolak ia merasa sangat mual , Rosa langsung menghentikan makan nya dan berjalan cepat menuju wastafel , ia memuntahkan semua isi dalam perut nya , Adrian yang melihat nya pun langsung menghampiri Rosa
" Rosa apa kamu baik baik saja " tanya adrian khawatir , kini ia sudah berada di dekat rosa
" aku merasa mual " ucap nya lirih dengan wajah lesu
adrian pun yang melihat nya merasa tidak tega , ia mengelap lembut mulut rosa yang basah dengan tangan nya lalu menarik tubuh rosa kedalam pelukan nya , Rosa pun membalas pelukan adrian , tak lama mereka melonggarkan pelukan nya
" Istirahat lah , mungkin dengan istirahat mual nya akan hilang " ucap Adrian lembut
" Tapi aku sangat lapar adrian " ucap Rosa pelan
" kamu mau makan apa , biar aku buatkan " ucap adrian lembut di sertai dengan senyum tampan nya
" Benar kah , kamu akan membuat kan nya untuk ku " tanya Rosa dengan wajah girang nya
Adrian hanya mengangguk dan tersenyum tampan ke arah Rosa
" aku ingin makan Pasta " ucap rosa seraya menelan saliva nya karna sudah membayang kan makanan tersebut
" baik lah , kamu tunggu di sini , aku akan membuat kan nya khusus untuk mu " ucap adrian seraya mendudukan rosa di kursi dekat meja dapur
Adrian pun memulai dengan aksi masak nya , ia seperti sudah terbiasa berkutat dengan dapur , tangan adrian dengan lihai memainkan pisau nya , sesekali ia tersenyum tampan melihat ke arah rosa ,
Rosa yang sejak tadi memperhatikan adrian pun menjadi sangat terkesima dengan pesona adrian , rasa kagum dan senang kini yang ia rasakan , ia terus memandangi adrian dari sebrang meja nya , sesekali ia juga membalas senyuman dari adrian
Tak butuh waktu lama kini makanan yang di masak adrian pun sudah siap , ia menyajikan nya di piring dan memberikan nya untuk Rosa
" Makan lah " suruh adrian lembut , sambil meletakan Pasta tersebut di meja depan Rosa
" terimakasih " ucap Rosa tersenyum senang , seraya melihat ke arah piring tersebut
Rosa pun memakan Pasta tersebut Dengan sangat lahap , Adrian terus tersenyum dan memperhatikan rosa yang sedang makan dengan lahap nya
" makan lah dengan pelan , tidak ada yang meminta nya dari mu " ucap adrian lembut seraya mengaitkan rambut rosa ke kuping
Rosa pun melirik ke arah adrian yang sedang tersenyum ke arah nya , ia baru ingat bahwa adrian juga belum makan apa pun sejak pulang dari rumah sakit
" Apa kau mau ? " tanya Rosa pelan
" Tidak , aku tidak mau " ucap Adrian lembut
" Tapi kau belum makan sejak tadi , makan lah bersama ku " ucap Rosa seraya menyodor kan piring nya ke arah adrian
" tidak usah , kau habis kan saja " tolak adrian lembut seraya membalikan piring tersebut ke rosa
Rosa tidak tinggal diam ia mengambil pasta tersebut dengan garpu yang ada di piring nya dan menyuapi nya ke arah adrian
" nah buka lah mulut mu " pinta rosa seraya menyuapi adrian
adrian pun tersenyum bahagia , dengan senang hati ia membuka mulut nya dan menerima suapan demi suapan dari tangan rosa , mereka makan dalam satu piring dan garpu yang sama sesekali mereka berbincang bincang ringan , suasana di dapur tersebut sangatlah nyaman
mereka seperti sepasang sejoli yang sedang di mabuk cinta .
Ella yang melihat nya pun langsung tersenyum senang , lalu ia menghindar dan menjauh dari daerah dapur . karna ella tidak ingin mengganggu kedua majikan nya yang sedang berbahagia
.
.
.
.
👍👍👍👍