NovelToon NovelToon
Asisten Magang TUAN MESUM

Asisten Magang TUAN MESUM

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Balas Dendam
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Elprasco

Di pesta 1 tahun pernikahan, Reta tewas dalam kecelakaan mobil yang diatur suami dan sahabatnya sendiri.

Beruntung Tuhan memberi Reta kesempatan kedua.

Kali ini, dia berjanji akan merebut semua yang pernah menjadi miliknya.

Berencana menghubungi satu-satunya keluarga yang dipercaya, malah berakhir dalam kesalahpahaman.

"Kubeli tubuhmu seharga 3M." tegas Max menatap gadis bersetelan bikini di depannya,


Bisakah Reta membalas dendam sembari mengatur takdir yang membelenggu tubuh keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elprasco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berita kampus

Pagi ini, Ana mengunjungi kampus untuk mengikuti seminar penting yang katanya wajib dihadiri.

Masih dengan setelan formal yang dipakai bekerja, sebab siang nanti dia harus kembali ke perusahaan.

Ana berjalan melewati koridor, mencoba menikmati suasana damai. Tapi perlahan dia mulai merasakan hal aneh,

Setelah berjalan melewati gerombolan mahasiswa. Hampir semua dari mereka menatap ke arahnya,

Dengan reaksi bermacam-macam, beberapa bahkan tertawa dan berbisik.

Ana mengernyit kebingungan, tak tahu apa yang terjadi. Langkahnya pun semakin cepat menghampiri Alfio yang sedang duduk di depan kelas.

"Alfio, apa ada sesuatu yang menempel di wajahku?" tanya Ana sedikit panik,

Pria itu hanya menggeleng singkat setelah menatap gugup Ana yang mendekatkan wajahnya.

"Terus, kenapa semua orang melihatku?"

Alfio bungkam, tampak ragu mengeluarkan ponselnya. "Hm, aku tidak tahu gimana cara ngomongnya---"

"Tapi...tadi pagi, ada foto-fotomu di mading kampus."

Ana tertegun, jantungnya seakan berhenti. "Apa maksudmu?"

Sigap merebut ponsel dan melihat gambar yang menampilkan tentang kasus penggelapan dana yang dilakukan ayahnya, lengkap beserta foto kemarin saat polisi datang ke rumah mereka.

"Dari mana mereka dapat foto ini?" batin Ana tertekan,

Tak menyangka jika berita itu sudah tersebar ke seluruh kampus.

Tiba-tiba terdengar pecah tawa di belakang Ana.

"Hahaha, lihatlah. Putri seorang kriminal sudah datang!"

Ana menoleh, mendapati Mia dan gerombolannya berjalan mendekat.

"Pasti dia." benak Ana menggertak geram,

Dia tahu jika sepupunya itu sangat membencinya, jadi tak mungkin Mia menyia-nyiakan kesempatan ini.

"Aku tahu, kamu yang melakukannya. Sebenarnya apa maumu?!" sontak Ana menatap tajam,

Mia tersenyum licik. "Aku hanya mau, menunjukkan siapa kamu sebenarnya ke semua orang."

"Kamu ini tidak lebih dari anak seorang kriminal,"

Ana tersulut amarah, tapi mencoba agar tetap tenang. "Kali ini kamu keterlaluan, Mia."

Mia mendengus angkuh, merasa tak perduli. Dia sengaja menarik perhatian semua orang demi menyudutkan Ana.

"..." Ana mematung, dikelilingi tatapan yang membuat dadanya terasa sesak. Tak tahu harus bagaimana,

"Ana, ayo kita pergi saja." ajak Alfio menarik lengan temannya,

"Eits! Mau kemana?" lugas Mia menghadang,

Menyentil keras kacamata hitam milik Alfio. "Si culun ga usah ikut campur,"

"Lagian buat apa membela anak kriminal sepertinya?"

"Oh, ya---kalau tidak salah. Kemarin kalungmu hilang, kan?" Mia menoleh pada temannya,

Mendapat ide baru demi memperkeruh situasi.

"Jangan-jangan kalungmu dicuri---"

"Tidak mungkin! Ana sudah lama magang dan tidak pergi ke kampus. Mana mungkin dia mencurinya," sontak Alfio menyela, antusias membela.

"Ck! Sudah kubilang jangan ikut campur." ancam Mia sambil melotot,

"Cepat, bawa dia ke dalam!"

Perintahnya membuat 4 gadis bergerak, langsung menarik tubuh Alfio secara paksa. Mereka sengaja menguncinya di dalam kelas agar tak mengganggu aksi Mia,

"Mia, lepaskan Alfio."

"Mia, lipisken Alfio." lugas Mia sambil mengejek, mengulangi ucapan Ana.

"Ga usah sok baik, deh. Dasar pencuri!"

"Aku tidak mencuri apa pun." tegas Ana menepis kejahatan yang dituduhkan padanya,

"Heleh, maling mana mau ngaku. Bapaknya aja kriminal, pasti kelakuannya nurun ke anaknya."

"Cepat, periksa!"

Ana tersentak, sebelum sempat bereaksi tangannya sudah dipegangi oleh dua orang gadis.

"Lepaskan aku." ucapnya mencoba melepaskan diri,

Namun mereka terus memeganginya erat-erat. Tak menghiraukan Ana dan berani merebut tasnya,

Mia mulai menggeledah isi tas guna mencari sesuatu yang bahkan tak ada di sana. Satu persatu barang dikeluarkan,

Kertas, bolpoin, peralatan make up, bahkan buku catatan kerjanya dilempar keluar ke sembarang arah.

"Mia, hentikan! Aku tidak mencuri apa pun." pekiknya sambil meronta-ronta,

Keributan itu terus berlanjut, anehnya tak ada yang berani melerai.

Sebagian dari mereka pura-pura tak melihat dan berjalan lewat begitu saja, sedangkan sisanya malah khidmat seperti menonton pertunjukan.

"Kenapa tidak ada?" cicit Mia mengeluarkan benda terakhir,

Sebuah botol minum yang masih terisi penuh.

"Apa jangan-jangan kalungnya ada di sini?"

Mia tersenyum licik, mengambil satu langkah maju. Dibukanya tutup botol lalu diarahkan ke atas kepala Ana,

SRASH!!

Air itu habis membasahi badan, membuat kemeja Ana membentuk lekuk tubuhnya.

Serempak mereka merogoh ponsel hendak mengabadikan momen tersebut, namun kemunculan seseorang membuat mereka ketakutan.

"Apa yang terjadi di sini?" celetuk Max, datang dengan wajah garang. Suara itu terdengar rendah dan berwibawa,

Dua gadis tadi reflek melepaskan Ana, tak kuasa mendapat tatapan sinis dari pria tinggi di belakangnya.

"...?" Ana menoleh, raut tidak berdayanya berhasil menyayat hati.

"Eh itu kan, direktur perusahaan yang mau seminar nanti." bisik salah satu gadis, mengenali kehadiran Max.

"Ayo cepat pergi. Bisa gawat kalau wajah kita ketahuan! Yang ada nanti kita diblacklist dari perusahaannya karena dicap sebagai tukang bully,"

Gerombolan penonton mulai lari terbirit-birit,

"Mia, ayo kita pergi juga." tegurnya menarik lengan Mia,

"Kalian mau kemana?" lugas Max menghentikan langkah mereka,

Mia menelan saliva, merasakan aura gelap yang membuatnya tak berani menolak.

"Ambil semua barang yang sudah kalian buang. Tata ke dalam tas dan kembalikan pada pemiliknya,"

"Baik!" jawab mereka secara serentak.

Bergerak cepat mengutip barang di atas lantai, dan menata rapi ke dalam tas.

Segera Mia sodorkan ke hadapan Ana,

"Tidak kusangka, keluarga Pratama memelihara putri kasar sepertimu." ketus Max menatap Mia dengan raut jijik,

Mia tak berkutik, bahkan tak mampu membela diri. Kakinya gemetar ketakutan, di matanya Max seperti serigala buas yang siap membunuh kapan saja.

"Kalau kalian berani mengganggunya lagi, akan kupastikan gelar sarjana kalian tidak diterima di perusahaan manapun."

Mereka bergidik ngeri, berlari tanpa menyahuti apa pun. Sigap menarik paksa tubuh Mia yang mematung,

Max menatap punggung mereka dengan tajam, lalu kembali menatap Ana. "Kamu baik-baik saja?"

Ana mengangguk tak berani bertatap muka, masih tertekan. "Saya...saya baik-baik saja."

Segera Max lepas jas tebalnya guna menutupi tubuh basah Ana.

"Segera siapkan baju ganti untuknya," kata Max melirik Fero, sekretarisnya yang baru sampai.

Perlahan Ana mendongak, tak tahu harus bilang apa. "Apa...apa yang Bapak lakukan di sini?"

"Kenapa saya tidak tahu kalau Bapak ada acara di kampus saya?"

"Acaranya memang mendadak. Mungkin Fero lupa mengabarimu," Max menjawab singkat.

Terdengar aneh, tapi kehadirannya membuat Ana merasa lega. "Terima kasih, karena sudah menyelamatkan saya."

1
gulali
cerita bagus, genre pindah tubuh yang kusukai, MC wanitanya top ga menye-menye/Drool/
mila
duh dijabanin nih sama om max😍
mila
apakah max memendam rasa ke ponakan tirinya?/Shy/
Limun
suka, cerita si mc berpindah tubuh untuk membalas dendam sama suami dan sahabtnya. Tapi ada kisah romantisnya dengan om max/Drool//Drool/
Limun
/Sob//Sob/
galksi
Bagus ceritanya, Ana pintar beraksi buat ngebalas lawannya/Drool/
biru
Kukira ulah syla ternyata si kadut ryan/Angry/
biru
andai punya keluarga sesuport ini/Sob/
biru
mankanya ada yang bilang jngan temenan bertiga, kebanyakan 1nya jd ular berbisa kyk Syla/Scream/
Giska
Mantap thor, alurnya tak terduga. Penuh plotwist, kukira mantan suaminya selingkuh sm sahabatnya sendiri, ternyata masalahnya tidak sesederhana itu/Drool//Drool/
sutimh
Ana ga suka Max kelihatan lemah dan Max gasuka Ana kesusahan👍😍
sutimh
Cerita yang ini ga kalah menarik. Good job thor/Angry//Drool/
mfi Pebrian
saya udah mampir yah....novel nya seru......
jangan lupa mampir juga di novel saya judul nya"Dialah sang pewaris" di tunggu yah kaka semua
Ruby
Cerita berpindah tubuh /Drool//Angry/
Lili
Untung cuma om tiri naa😍🤣
Ruby
Tuan Maxime😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!