NovelToon NovelToon
Pulang Untuk Membalas Dendam

Pulang Untuk Membalas Dendam

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Bullying dan Balas Dendam / Romansa / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: nita kinanti

Dira, gadis yang dulu menjadi korban bully dari teman sekolahnya akhirnya berubah menjadi sosok yang kuat dan berkuasa. Selama bertahun-tahun dia tinggal di luar kota. Dia berusaha mengubur dalam-dalam kenangan pahitnya sewaktu menjadi korban bully dan ingin melanjutkan hidupnya dengan tenang karena yakin karma akan bekerja dengan sendirinya.

Tetapi kemudian, Dira mendengar jika ternyata orang-orang yang dulu membullynya sekarang hidup bahagia, Dira merasa tidak terima. Kepulangannya ke kota kelahirannya yang tadinya hanya demi karier berubah menjadi keinginan untuk membalas dendam. Dira bertekad jika karma belum menghampiri mereka maka dia yang akan menghantarkannya.

Akankah Dira berhasil membalas dendamnya atau justru memaafkan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Batal

Di depan gadis yang sedang mengangkang itu, ada seorang remaja laki-laki berdiri membelakangi kamera sambil menggerakkan pinggulnya maju mundur. Sama halnya dengan si gadis di atas meja, remaja laki-laki itu juga hanya mengenakan seragam atasannya sementara celananya entah dimana.

Suara desahan dan lenguhan bersahutan dari bibir kedua remaja ini, terdengar begitu nyaring dari layar raksasa. Wajah remaja perempuan, pemeran utama di video itu terlihat dengan jelas karena dia menghadap ke kamera, sangat identik dengan Selvi ketika masih remaja. Sementara wajah laki-lakinya tidak terlihat karena membelakangi kamera.

Semua tamu terdiam. Mungkin mereka tidak menduga akan mendapatkan suguhan seperti ini di dalam sebuah pesta pernikahan, atau mungkin mereka hanyut dalam gairah sepasang remaja ini.

Beberapa kali gadis yang ada di video menoleh ke arah jendela memastikan tidak ada yang melihat perbuatan terlarang mereka.

"Tenang Selvi Sayang, tidak akan ada yang melihat kita. Semua orang sudah pulang," ucap remaja laki-laki itu dengan nafas ngos-ngosan. Laki-laki itu menyebut nama Selvi dengan jelas sehingga tidak dapat disangkal lagi jika gadis remaja di dalam video itu memang Selvi.

Selvi berdiri kaku melihat video yang sedang di putar di layar raksasa. Wajahnya terlihat pias. "Aku mohon hentikan," ucapnya tetapi tak seorangpun mendengar karena fokus menatap layar.

Selvi menoleh melihat ke arah Zaki yang juga sedang melihat ke arahnya. Wajah pria itu merah padam menahan entah malu atau marah, atau mungkin keduanya.

Selvi menggelengkan kepalanya, memohon kepada Zaki agar jangan melihat ke layar raksasa. Tetapi Zaki sudah terlanjur melihatnya.

Beberapa detik kemudian video selesai di putar. Suasana hening. Tidak ada seorangpun yang mengeluarkan suara. Mereka saling pandang satu sama lain dan berbicara lewat tatapan mata mereka, speechless tidak tahu harus berkata apa.

Selvi hampir menangis. Dia merasa sangat malu, tetapi dia tetap berdiri di sana. Ini adalah hari pernikahan yang sudah dia impi-impikan, rasa malunya tidak akan membuatnya meninggalkan pelaminannya dan membiarkan pernikahan yang tinggal beberapa langkah ini batal.

Selvi yakin jika Zaki sangat mencintainya dan akan menerimanya tidak peduli bagaimana masa lalunya.

Harsa kembali menghampiri MC dan memintanya untuk segera melanjutkan acara. Dia ingin akad segera dilaksanakan sebelum calon mempelai pria berubah pikiran. Mc pun menuruti perintah Harsa. Dia mempersilahkan Selvi melanjutkan langkahnya tanpa sedikitpun menyinggung video mesum yang baru saja diputar.

Tetapi Selvi tidak segera melangkah, dia melihat ibunya Zaki mendahului langkahnya menghampiri Zaki.

"Batalkan saja Zaki, belum terlambat," pinta sang ibu lirih agar tidak terdengar oleh para tamu, tetapi masih terdengar oleh Selvi yang hanya berjarak beberapa langkah.

Zaki tidak menjawab, dia menatap lurus Selvi yang mematung di tempatnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Dia memang kecewa pada Selvi, tetapi dia tidak bisa meninggalkannya begitu saja.

"Mama tidak rela kamu mendapatkan istri yang kelakuannya seperti itu. Kamu bisa mendapatkan yang lebih baik nak," ujar sang ibu lagi.

"Itu hanya masa lalu Ma, kita lanjutkan saja," balas Zaki berat. Ibunda Zaki meneteskan air mata mendengar jawaban anaknya. Meskipun tidak rela, dia tidak bisa apa-apa karena iru pilihan anaknya.

Selvi tersenyum puas mendengar jawaban Zaki. Dia yakin laki-laki itu akan tetap menerimanya. Selvi kembali mendapatkan kepercayaan dirinya lalu kembali melangkah.

Beberapa detik kemudian Selvi dan Zaki sudah duduk berdua di hadapan penghulu. Ini adalah pemandangan yang sangat menggelitik hati Dira. Bagaimana orang sejahat Selvi bisa mendapatkan laki-laki setulus ini menjadi pasangannya. Sesuatu yang tidak adil menurut Dira.

Zaki terlalu baik atau mungkin terlalu buta, bahkan setelah melihat semuanya dia masih bisa menerima Selvi menjadi istrinya. Tidak bisa dibiarkan.

Dira kembali memberikan kode kepada Delta. Dia akan memutar satu lagi video yang tadinya hanya menjadi cadangan. Dira tidak ingin terlalu jahat dengan membongkar semua skandal Selvi. Dia pikir dua video saja cukup, ternyata tidak.

Zaki menjabat tangan penghulu, bersiap mengucapkan janji suci pernikahan. Dan kembali layar raksasa menyala.

Video kali ini sepertinya berlokasi di sebuah kamar hotel. Ini bukan lagi Selvi remaja. Selvi terlihat sangat menikmati ketika seorang pria menindihnya dalam keadaan tanpa busana.

Ibunda Zaki menutup matanya, dia tidak kuasa melihat adegan ini.

"Mama nggak bisa melanjutkan ini Pa, kalau Zaki masih ingin melanjutkannya, biarkan saja. Tetapi mama tidak akan sudi menerimanya sebagai menantu Mama," ucapnya pada sang suami. Perempuan paruh baya yang sangat anggun itu menarik tangan suaminya, mengajaknya meninggalkan tempat ini.

"Ayo kita pergi, Pa." Sang suami pun menurut tanpa berkomentar apapun. Gelar sebagai keluarga terhormat telah tercoreng oleh ulah Selvi bahkan sebelum perempuan itu menjadi menantunya.

Zaki melihat nanar ke layar raksasa. Melihat dari penampilan Selvi, dia yakin video itu belum lama dibuat. Itu artinya Selvi telah mengkhianatinya. Detik itu juga Zaki berdiri, menatap Selvi dengan rasa kecewa yang sangat. "Pernikahan kita batal!" ucapnya.

*

Di sinilah Selvi. Di sebuah kamar yang sengaja di sewa dan sudah dihias sedemikian rupa, yang rencananya akan menjadi kamar pengantinnya nanti.

Selvi pingsan setelah Zaki meninggalkannya tepat sebelum mengucapkan ijab-kabul. Lalu tubuhnya digotong ke salah satu kamar di hotel tempat dilangsungkannya pesta.

Selvi membuka matanya. Dia melihat sang ibu duduk di sampingnya dengan wajah gelisah, sementara ayahnya berjalan mondar-mandir dengan wajah yang tampak murka. Entah marah karena Zaki meninggalkan putrinya atau marah karena dia baru mengetahui kelakuan Selvi yang sebenarnya.

Beberapa detik kemudian dia menjerit histeris, teringat kejadian sebelumnya. Masih dengan baju pengantin yang melekat di tubuhnya, Selvi berlari menuju ballroom, berharap ini cuma mimpi dan semua orang masih menunggunya.

Setibanya di ballroom Selvi kembali histeris, Dia melihat orang-orang sudah mulai membongkar dekorasi pelaminannya. "Tidak, tidak, jangan dibongkar! Aku dan Zaki Zaki akan tetap menikah. Dia hanya pergi sebentar untuk menenangkan pikirannya. Setelah itu dia akan kembali," ucap Selvi seperti orang linglung.

Tetapi orang-orang itu mengabaikan kata-kata Selvi.

Beberapa saat kemudian Harsa dan Linda menyusul Selvi ke ballroom.

Linda menghampiri Selvi lalu berusaha menenangkannya. "Sel, sabar Nak, mungkin Zaki memang bukan jodohmu," ucap Linda.

"Ma, tolong katakan pada mereka, jangan dulu membongkar semua ini. Zaki pasti akan kembali dan kami akan menikah," ucap Selvi dengan air mata yang mengalir deras. Melihat anaknya begitu hancur, Linda ikut meneteskan air mata.

Lalu Selvi beralih ke sang papa. "Pa, tolong susul Zaki, tolong bujuk dia Pa agar kembali ke sini," ucap Selvi mengiba.

"Plaakkk!!!" Bukan jawaban yang Selvi terima, melainkan sebuah tamparan keras di pipinya.

# Semoga suka ya 🙏 Jangan lupa like 👍

1
Isabela Devi
Silvi kamu yang mau tidur sama Alex sekarang salahin Dira, sadar diri dikit ke
Isabela Devi
semoga Zaki ga lulus sama si Selvi itu
Isabela Devi
thor salah sebut itu, bukan Dira tapi alex
Whatea Sala
Ayoo Dira kamu kan direktur,masak kalah sama mokondo uupsh maaf..
Whatea Sala
Dira minta tolong geh sama jeff,sebelum terlalu jauh..alex orang gila klu di turuti terus sulit lepasnya.
berharap bangetlah Dira pintar dan bisa menghancurkan alex.
Whatea Sala
Aneh banget si ibu...gak ada filing gitu,apa yang terjadi selama ini dengan Dira,polos si polos tapi naluri seorang ibu tidak bekerja,menyebalkan...klu marah entar dosa tapi kenapa Dira tidak pernah cerita.
Derma S
bagus
Madun Haikal
Luar biasa
Naomy
dira mau balas dendam tp bodoh tdk py kekuatan cm duit sj
Naomy
seharusny dira kasi tau jeff soal alex yg memperalat dira
Dwi Setyaningrum
trus nasibnya Zaki td gmn tuh ditinggal nikah sama Dira🤔
Siti solikah
kasihan sekali oliv
Siti solikah
karmamu banyak sekali
Siti solikah
lihatlah karmamu sudah datang
Siti solikah
cuih dasar orang tidak tahu diri
Siti solikah
manusia tidak bermoral
Siti solikah
rasain kau selvi
Siti solikah
mampus keluarga kalian
Siti solikah
jalang kok dipelihara
Siti solikah
yang ada di Alex uang ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!