Nifa(19 tahun) adalah seorang gadis yang kelahiranya dianggap sial oleh keluarganya. Nifa memiliki postur tubuh yang pendek dan gemuk. Serta penampilan Nifa dengan kaca mata tebalnya membuatnya juga sering di bully oleh teman temanya.
Saat duduk di bangku kuliah, Nifa masih saja mendapatkan bully dari temanya karena fisik dan penampilanya. Hingga puncaknya, Nifa dijadikan taruhan oleh Ardian(22 tahun) dan teman temanya yang populer di kampus.
Ardian(22 tahun) adalah seorang laki laki tampan yang terkenal playboy dan sering berganti pasangan. Ardian yang kalah dalam taruhan terpaksa harus menjalankan tantanganya memacari Nifa selama satu bulan.
Bagaimana kisah kehidupan Nifa dan Ardian kedepanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfian Rosyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31 - PUTUS
1 jam kemudian, Ardian sudah kembali di rumahnya. Saat masuk dalam rumahnya Ardian melihat Elsa yang duduk bersama ayah dan ibunya di ruang tamu.
"El, kamu disini?" tanya Ardian
"Iya Ar, aku disini mau minta penjelasan sama kamu," jawab Elsa
"Ardian, ayah dan ibu tahu dari Elsa kalau kamu dan gadis tadi sedang menjalani pacar kontrak karena kalah taruhan. apa itu benar?" tanya Pak Fathur
"Jika benar, apa urusan ayah? bukanya ayah sudah memberiku pilihan? aku sudah menentukan pilihan hidupku," jawab Ardian
"Ardian, kamu dan Elsa sudah berteman dan pacaran sejak lama. apa kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya Pak Fathur
"Aku sangat yakin," jawab Ardian
Elsa yang melihat raut wajah Ardiah bingung apakah Ardian berpura pura atau serius. Tanpa berpikir panjang, Elsa izin pada Bu Reni dan Pak Fathur untuk bicara empat mata dengan Ardian.
"Paman, Tante, aku izin bicara empat mata dulu sama Ardian di taman. kami akan membicarakan masalah ini baik baik," ucap Elsa
"Iya El, jika kalian ada masalah segera selesaikan," jawab Pak Fathur
"Iya Paman," saut Elsa
Elsa langsung berjalan kearah taman diikuti oleh Ardian dibelakangnya. Sesampainya di taman, Elsa langsung bertanya pada Ardian.
"Kamu pasti juga akan menikah kontrak dengannya, kan? apa kamu ada masalah?" tanya Elsa
"Itu bukan urusanmu. maaf alasan mengapa aku menikahinya itu privasiku. dan sekarang hubungan kita berakhir," saut Ardian
"Apa? kamu mau putus dariku? apa salahku?" tanya Elsa
"Aku sudah terlajur kecewa. ternyata kamu adalah rubah betina yang licik. aku tidak menyangka kamu membongkar rahasiaku. dan juga kamu sudah kelewatan. saat sore itu kamu menjual Nifa pada mantanmu Ziko. Apa Nifa melakukan kesalahan terhadapmu?" jawab Ardian
"Ar, itu artinya aku mencintaimu. untuk masalah itu aku lakukan itu karena merasa dia telah merebutmu dariku. aku cemburu dan tidak suka saat dia dekat denganmu. bahkan kamu memanjakanya," saut Elsa
Ardian kemudian tersenyum sinis mendengar ucapan Elsa yang menurutnya munafik.
"Mencintaiku atau mencintai hartaku?" tanya Ardian
"Tentu saja mencintaimu Ar," jawab Elsa
"Baiklah aku bisa saja membatalkan pernikahanku padanya dan menikahimu," saut Ardian
"Ardian, aku sangat bersedia jika itu keputusan akhirmu ingin menikahiku," jawab Elsa senang
Elsa memeluk erat Ardian tapi sayangnya Ardian langsung melepaskanya.
"Ar, ada apa? bukanya kamu bisa membatalkan pernikahanmu denganya dan menikah denganku?" tanya Elsa
"Iya benar, aku belum selesai bicara. kita memang menikah tapi dengan syarat kamu sanggup ketika kita menikah aku akan melepas semua fasilitasku dan kita akan tinggal di kontrakan kecil. tidak ada pembantu, tidak ada satpam, tidak ada tukang kebun, dan tidak ada uang belanja barang mewah," saut Ardian
Elsa sontak langsung menggelengkan kepalanya karena menurutnya syarat Ardian itu konyol.
"Ardian, kamu sudah punya semuanya. mengapa kamu harus hidup susah? jangan mempersulit hidupmu," ucap Elsa
"Jawabanmu mengartikan kalau dirimu lebih mencintai hartaku. aku yakin suatu hari nanti jika aku terpuruk kamu pasti bosan lalu pergi meninggalkanku," jawab Ardian
Elsa langsung menggelengkan kepalanya dam membantah ucapan Ardian.
"Tidak Ar, aku akan setia sama kamu. aku yakin kamu juga pasti tidak akan bangkrut. jadi aku mohon kita jangan putus," ucap Elsa
"Orang kaya kamu itu tidak bisa memegang omonganya. selain sama keluargaku aku yakin kalau kamu menceritakan masalah pacar kontraku pada Della. sialnya Della juga menceritakan itu pada keluarganya, " jawab Ardian
"Ar, aku..." ucap Elsa terpotong
"Sudahlah El, semua sudah terlanjur. aku bosan mendengar alasanmu melakukan ini itu karena kamu mencintaiku. padahal aku melakukan pacar kontrak denganya juga kamu menyetujuinya dan menertawakanku. bahkan karena dirimu yang menjual Nifa pada Ziko aku mengakui kalau Nifa adalau calon istriku demi keselamatanya. bukanya kamu sendiri yang menciptakan keadaan ini?" saut Ardian.
Elsa saat itu hanya bisa menangis karena tidak ingin hubunganya berakhir.
"Kamu salah dan aku juga salah. tidak ada yang benar. apa yang aku dan kamu lakukan terhadap Nifa sama sama salah. jadi aku putuskan hubungan kita berakhir sampai sini," ucap Ardian
"Ar, semudah itu kamu memutuskanku? kita sudah 3 tahun bersama," tanya Elsa menangis
"Memang berat, jujur aku masih mencintaimu. tapi keadaan yang kamu ciptakan membuatku harus berpisah denganmu. silahkan saja kalau kamu membuat kehebohan aku memutuskanmu demi Nifa. aku pasrah saja dengan apa yang orang katakan. aku tak peduli," jawab Ardian
Ardian lalu langsung meninggalkan Elsa di taman. Elsa sangat kesal Ardian telah memutuskanya. Elsa bersumpah dirnya tak akan membiarkan Nifa merebut Ardian darinya.
"Semua ini karena gadis cebol itu, Ardian memutuskanku. aku tak akan membiarkan gadis cebol itu merebut Ardian dariku," batin Elsa
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
terimakasih ya tor 🙏🙏🙏