NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31.

Adel yang tadinya masih setengah malu, langsung menyadari suasananya sudah berubah.

Namun dasarnya Adel ya tetap Adel, Ia menyilangkan tangannya di dada meski tubuhnya masih di bungkus selimut, menatap balik tanpa takut.

" Siapa tahu...!! " ucap Adel santai, meski sedikit ragu.

" kan kamu dingin begitu, dan tidak pernah tertarik dengan wanita..."

" cukup " potong Lucas, satu kata tegas, sampai Adel terdiam.

Lucas melangkah mendekat, tidak dekat, namun cukup membuat jarak di antara mereka menipis.

" jangan sembarangan bicara " ucap Lucas pelan, tatapannya tajam menekan.

Adel tanpa sadar menelan ludahnya sendiri.

" Habis gimana lagi!! "

" Aku bahkan tidak tahu apa yang kamu pikirkan? " gumam Adel pelan hampir tidak terdengar.

Lucas menatap Adel beberapa detik lebih lama, lalu tiba-tiba Ia membungkuk sedikit, mendekat, wajah mereka sangat dekat hingga nafas Lucas terasa hangat ndi kulit wajah Adel.

Adel terkejut, Ia langsung menahan nafasnya.

" apa kau ingin tahu? " tanya Lucas yang hampir seperti bisikan.

jantung Adel berdegup kencang, ada sesuatu yang menggelitik di hatinya.

" tidak...tidak juga " jawab Adel cepat.

" aku tidak tertarik pada wanita sembarangan " ucap Lucas, lalu Ia kembali berdiri tegap.

" maksudmu aku wanita sembarangan? " tanya Adel.

" aku tidak mengatakan itu " ucap Lucas.

" tapi terdengar seperti itu!! "

Lucas menghela nafas tipis, seolah mulai lelah.

" aku tidak punya ketertarikan seperti yang kau pikirkan " ucap Lucas datar.

" jadi kamu normal? " tanya Adel dengan wajah penasaran.

Lucas hanya menatapnya datar tanpa ekspresi.

" pertanyaan mu tidak penting " ucap Lucas" itu

" sangat penting!! " jawab Adel cepat dengan suara berat dan sedikit meninggi.

" bagaimana kalau ternyata aku menikah dan tinggal bersama orang aneh " gumam Adel pelan.

Lucas terdiam, untuk sesaat, dan pertama kalinya, sangat tipis hampir tidak terlihat, bibirnya begerak tipis.

" kau lebih aneh "

" kenapa aku? " tanya Adel.

" wanita, yang mabuk memanggil nama pria lain, lalu pagi-pagi menuduh suaminya macam-macam " ungkap Lucas.

Adel tersentak halus.

" It... itu tidak mungkin, aku bahkan tidak ingat apa yang terjadi tadi malam " bantahan Adel.

" karena alkohol mempengaruhi mu " ucap Lucas, Ia berbalik menuju pintu, sebelum dia keluar Lucas menghentikan langkahnya.

" aku tidak tertarik pada pria "

" jadi hentikan Imajinasimu yang aneh itu "

" dan.... "

" rena, dia yang melakukannya " ucap Lucas, lalu keluar menutup pintu kamar pelan.

Del membeku di atas ranjang, wajahnya berubah menjadi merah jambu, seperti kepiting rebus.

" rena? " gumam Adel pelan.

***

Setelah mandi Adel keluar dari kamar, Ia melihat Lucas duduk di sofa dengan laptop di meja, Adel tidak terbiasa melihat Lucas memakai pakaian rumah.

Adel melangkah pelan menuju dapur, di sana rena sedang menyiapkan sarapan untuk Adel dan Lucas.

Adel mendekat ke arah rena, tatapan matanya tidak lepas dari Lucas yang ada di sofa.

lalu pandangannya beralih ke arah rena.

" Ren, " panggil Adel.

rena menoleh pelan.

" iya nona? "

" Semalam apa kamu yang membantuku? " tanya Adel pelan.

Rena terdiam sejenak, lalu tersenyum hangat.

" iya nona " jawabnya cepat.

" Tuan memanggil saya tadi malam " lanjut rena.

" Oh.... makasih " ucap Adel datar.

" sama -sama nona "

Rena menyajikan sarapan di atas meja, Adel duduk di kursi utama, pandangannya tertuju pada Lucas yang masih sibuk dengan laptop nya.

" apa kau tidak akan sarapan? " tanya Adel ketus.

Lucas berdiri, Ia menutup laptopnya lalu berjalan santai menuju meja makan.

Untuk pertama kalinya, setelah hampir satu bulan pernikahan akhirnya mereka duduk di meja yang sama dan sarapan bersama, seperti layaknya pasangan normal.

Lucas sarapan tanpa terganggu oleh tatapan Adel, yang terus mengamatinya.

" ku kira dia tidak mengisi batrai, ternyata bisa sarapan juga untuk seseorang yang selalu pergi pagi-pagi " gumam Adel.

Lucas mengabaikan gumaman Adel, ia hanya melanjutkan sarapannya.

Setelah beberapa saat, Adel sudah menghabiskan sarapannya Ia meletakkan garpu dan sendok di piring dengan rapi.

Lalu sekilas dia melirik Lucas yang tampak sudah selesai dengan sarapannya.

" Ada apa? " tanya Lucas tiba-tiba.

" tidak ada " jawab Adel cepat, Ia mengalihkan pandangannya ke arah lain.

Lucas hendak berdiri, tapi tiba-tiba Adel memanggilnya.

" Hey... " panggil Adel pelan.

" saat pergi dari sini, kamu tidur di mana? " tanya Adel tiba-tiba.

" bukan urusanmu " jawab Lucas cepat.

" HAH....!!! "

" serius, aku bertanya dengan sopan, tapi... tapi jawabannya begitu " gerutu Adel kesal.

Lucas tidak mendengarkan gerutuan Adel, jika di menanggapinya mungkin tidak akan berakhir dan itu akan membuang waktunya.

Lucas Kembali duduk di sofa untuk menyelesaikan pekerjaannya, mengabaikan Adel yang masih membeku di meja makan.

* Satu jam berlalu, Adel tiba-tiba menjatuhkan dirinya di sofa samping Lucas, tidak dekat tapi cukup ada jarak di antara mereka.

Lucas hanya diam, Ia bahkan tidak menoleh sedikitpun seolah tidak bada siapapun di sampingnya.

Adel melirik Lucas sekilas.

" hey... " panggil Adel pelan.

Tidak ada reaksi dari Lucas, pria itu seolah tidak mendengarnya.

" hey... " panggil Adel sekali lagi.

Tapi kali ini pun Lucas tetap diam.

" Namaku bukan 'hey' aku punya nama " ucap Lucas datar, Ia melanjutkan pekerjaannya lagi.

Adel terdiam sejenak, lalu menarik nafas panjang, melihat. Lucas yang masih sibuk dengan laptopnya, seakan duanya hanya di layar laptop.

" Lucas Arthur mahendra " panggil Adel pelan, dengan nama lengkap Lucas.

" apa yang kau inginkan? " tanya Lucas datar, tanpa menoleh.

" kau tidak pergi bekerja? " tanya Adel.

" bukan urusanmu " jawab Lucas singkat dan datar seperti biasa.

" ayo makan siang di luar " ajak Adel.

Lucas berhenti mengetik untuk beberapa detik, tawaran itu menggantung di udara, terasa aneh, terlalu santai untuk seseorang seperti Adel, yang selalu menatapnya dengan dingin dan cara Adel berbicara dengan ketus.

Perlahan Lucas mengangkat pandangannya dari layar laptop, menoleh ke arah Adel, tatapannya datar seperti biasa, tapi kali ini ada sesuatu yang berbeda, seperti menilai.

Adel merasa canggung di perhatikan seperti itu, Ia lalu membuang wajahnya ke samping.

" Aku bosan " celetuk Adel, ada rasa malu sekaligus canggung untuk mengatakannya.

Lucas masih diam.

" Tidak ada seseorang yang ku kenal di sini, yang bisa ku ajak makan di luar " gumam Adel, malu wajahnya merona.

" kau ingin makan apa? " tanya Lucas, kali ini nada suaranya rendah tidak datar dan tidak dingin, ada sedikit kehangatan di dalamnya.

Adel segera menoleh, Ia sebenarnya tidak terlalu berharap, tapi ternyata Lucas menyetujui nya dengan mudah.

" Sushi " jawab Adel cepat.

Lucas terdiam sepersekian detik, Ia mengangkat satu alisnya.

" Sushi " ulang Lucas, seolah memastikan.

Adel mengangguk cepat tanpa ragu.

" iya, aku sudah lama tidak makan sushi " jawab Adel, nada suaranya terdengar lebih ringan dari biasanya.

Lucas menatapnya beberapa saat lalu menutup laptopnya.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!