NovelToon NovelToon
SANTET

SANTET

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor / Poligami / Thriller / Hantu / Iblis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: novita jungkook

"Dia milik ku...Kau membunuh ku."

Suara itu yang setiap saat, Ratna dengar setelah ia menikah dengan Bram.

Bram punya istri bernama Nilam, Namun Nilam hanya anak orang tidak punya. Atas perintah dari Ibu nya, Bram memulang kan Nilam kerumah orang tua nya. Padahal Nilam sedang hamil besar.

Seminggu setelah Nilam pindah, Bram menikah dengan Ratna. Nilam frustasi karena cinta nya yang amat besar pada suami nya.

Hingga kehebohan terjadi, Nilam di temukan mati di dalam kamar oleh orang tua nya. Perut nya memburai keluar, Bayi nya juga ikut meninggal. Seolah perut nya meledak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.31

Pintu kamar mayat seperti di gedor dari luar, Bu Rita sudah sangat panik karena tidak tau mau lari kemana. Mana di dalam kamar sangat dingin karena AC yang sangat banyak di pasang di sini.

Apa lagi melihat banyak nya mayat yang di tutup kain putih, Bu Rita merasa hidup nya akan berakhir sekarang. Tidak akan ada orang yang bisa menolong nya, Tadi saja tidak ada satu orang pun yang lewat di koridor.

Tentu saja Bu Rita tidak menemukan orang lain di dalam rumah sakit ini, Karena ia salah masuk rumah sakit. Bangunan yang sudah lama di tinggal kan ini yang Bu Rita masuki, Sarang nya para setan yang sedang nongkrong.

"Apa Ibu kedinginan?" Suara serak bercampur dengan sengau bertanya di belakang nya Bu Rita.

"Jauh kan tangan mu dariku!" Pekik Bu Rita ketakutan.

Para mayat bangun dari tidur nya dan mereka semua duduk menatap kepada Bu Rita, Wanita ini sampai terkencing kencing sangking takut nya.

"Jadi mau pakai kaki saja?" Nilam menginjak muka mertua nya.

"Aagghhk siapa pun tolong aku." Pekik Bu Rita ingin lari.

Nilam tertawa kencang karena menikmati ketakutan yang di alami oleh orang yang sudah membuat nya mati, Bu Rita menangis memohon maaf kepada menantu nya.

"Maafkan Ibu, Nilam. Ibu mohon, Ampuni lah." Hiba Bu Rita.

"Mulut mu begitu lancar ketika memfitnah ku, Kenapa kau sekarang takut." Ejek Nilam.

Bu Rita merasakan kaki Nilam yang mengendur dari wajah nya, Kesempatan ini ia gunakan untuk bangun dan mencoba mencari cara agar bisa melari kan diri.

"Aaaaa...

Teriakan kembali keluar dari mulut Bu Rita ketika Nilam menancap kan kuku nya yang runcing kedalam betis nya, Bagai kan di tusuk oleh besi dan rasa nya sangat lah menyakitkan.

"Ampun, Nilam! Ibu mohon kasihani lah Ibu." Rintih Bu Rita.

"Aku juga dulu meminta belas kasihan dari, Ibu! Perut ku sakit saat di bawa bekerja terus, Namun Ibu tidak peduli." Seringai Nilam.

Satu kali libasan tangan nya yang tertutup oleh lengan baju, Bu Rita terpelanting membentur ranjang tempat mayat berada. Para mayat itu berjalan terbalik mendatangi nya.

"Aaggh, Sakit sekali." Rintih nya megap megap.

Kini para mayat itu semua mendekati nya sambil menjulur kan lidah, Bu Rita baru kali ini merasakan takut yang sangat luar biasa dengan datang nya para setan ini.

"Aku mau mata nya...

"Aku mau lidah nya...

"Aku mau jantung nya...

Para mayat mengeluar kan suara mengingin kan semua bagian tubuh dari Bu Rita, Semakin terpojok dan tak bisa melari kan diri lagi wanita tua ini.

"Allahu Akbar!" Pekik Bu Rita mengucap nama tuhan nya.

Blaap.

Para setan yang tadi mendatangi nya menghilang seketika, Hanya Nilam yang masih bertahan dengan kemarahan terpancar dari mata nya.

"Habisi dia sekarang, Nak." Suara Pak Malik membisik di dalam hati Nilam.

Bu Rita yang merasa bisa aman hanya dengan kalimat yang jarang dia ucap kan, Ia malah tertawa menantang Nilam.

"Kau hanya mahluk yang di laknat Allah dan tidak di terima bumi, Derajat ku lebih tinggi dari mu." Bentak Bu Rita dengan berani nya.

Nilam menghilang dari pandangan nya, Wanita ini segera berusaha membuka pintu dan melari kan diri. Walau kaki nya masih terasa sangat sakit, Namun Bu Rita tetap berlari.

Di belakang nya ada rambut yang menjulur mengejar di setiap langkah nya, Hingga ia tidak punya lagi tempat untuk lari. Karena ini sudah di pinggiran bangunan.

"Hah? Kenapa ini malah jadi bangunan kosong." Batin Bu Rita.

Padahal tadi ia sudah yakin seratus persen bahwa ia masuk kedalam rumah sakit, Namun malah nyasar di bangunan kosong yang belum siap. Padahal banyak juga rumah warga di sebelah bangunan ini, Namun mereka seolah tidak mendengar teriakan nya Bu Rita.

"Eeghggh."

Bu Rita menekap leher nya yang terbalut dengan rambut, Tubuh nya terseret jatuh. Namun masih tergantung dengan rambut yang menjerat di leher, Sama seperti orang yang sedang gantung diri.

Tawa Nilam menggema mengiringi nyawa mertua nya yang akan lepas dari raga, Bu Rita meninggal dengan lidah keluar dan mata mendelik.

...****************...

Hari ini Tisa dan Fikri resmi menjadi pasangan suami istri, Walau pun Fikri memberi uang lamaran sebesar sepuluh juta. Namun Tisa tidak mau membuat acar yang cukup besar, Setelah penghulu menikah kan mereka.

Hanya ada beberapa warga yang membaca doa agar mereka tetap harmonis hingga tua nanti, Yang penting sah secara agama dan negara.

Tisa juga langsung di boyong kerumah Fikri yang memang sudah di siap kan sejak lama, Sebelum nya rumah itu kosong. Baru lah sekarang mereka huni.

"Jika Bapak mendengar kau mengabai kan suami dan bersifat kurang ajar, Kau tahu sendiri akibat nya. Tisa!" Peringat Pak Malik.

"Iya, Aku akan patuh dan melayani dia dengan segenap jiwa raga." Tisa berkata malas.

Mak Lela melepas putri bungsu nya dengan air mata, Kini hanya tinggal Risa yang masih melajang. Pak Malik tidak seberapa risau bila memikir kan Risa, Tisa lah yang sangat keras bila di atur.

Berharap bahwa nanti Tisa bisa mematuhi suami nya, Dan cinta juga bisa tumbuh di hati gadis itu. Karena mereka menikah memang tanpa cinta.

"Jadi kapan kamu nyusul nih, Maul?" Makmur menggoda Maulana.

"Secepat nya." Jawab Maulana.

"Emang udah ada to pilihan nya, Nak Maul?" Tanya Mak Lela sambil tersenyum.

Para anak muda masih berkumpul di rumah nya Mak Lela untuk makan makan, Sekalian mereka membantu beberes rumah.

"Ada lah, Mak." Maulana menunjuk Risa yang sedang mengambil piring.

"Loh kalau itu ya ndak bisa secepat nya, Ndak boleh setahun mantu dua kali." Ujar Pak Malik.

"Kok gitu, Pak? Keburu berat di ujung tuh Maulana." Seru Makmur.

"Halah gaya mu! Kau saja udah berat di ujung." Sergah Maulana karena malu.

Mereka tertawa bersama, Hanya Azka yang masih menampak kan raut sedih. Hati nya masih belum bisa menerima bahwa Abang nya sudah tidak ada dengan cara yang amat tragis.

"Sabar ya, Nak! Allah akan membalas mereka suatu saat nanti." Hibur Mak Lela.

"Iya, Mak." Angguk Azka berat.

Nisa menggenggam tangan kekasih nya untuk menguat kan, Ia juga ikut berduka karena Arsa adalah orang yang baik. Tidak pernah bersifat kurang ajar.

"Mereka akan mendapat azab dari Allah, Kau tidak usah cemas begitu." Pak Malik menepuk pundak pemuda ini.

Azka berharap balasan yang akan sangat menyakit kan untuk mereka, Hati nya sangat sakit mengingat daging Abang nya di masak.

1
syska
ᴀᴋᴜ ʙʀ ʙᴀᴄᴀ ᴊᴜᴅᴜʟ ʏɢ ɪɴɪ ᴛʜᴏʀ...
ᴋᴇʀᴇɴ ᴄᴇʀɪᴛᴀñʏᴀ...
NoviTa jungkook: kisah Nilam yg ini
total 1 replies
Salsabila Jauzah
jurig siapa kira kira yang ngejar pak joko?
jeng jeng
Salsabila Jauzah
ya begitu kalau anak terlalu dimanja, jadinya ngelunjak itu si ratna
Salsabila Jauzah
si azka tau dari mana ya daging abangnya dimasak?
Salsabila Jauzah
walah,,, saratnya jadi cantik harus makan daging manusia. serem guis...
Salsabila Jauzah
kesel banget deh sama si rita, gemes bacanya
Salsabila Jauzah
pembaca baru nih...
seru juga ceritanya thor 👍
Yuri Saputri
wanita bodoh
Nanda Muhamad
makin kesini makin kesono ya critanya.. awalnya kan Nilam jadi hantu, trus baru lagi 2 orang jadi hantu, skarang merembet ke siluman ular👻.. tapi good .bagus²!
Nanda Muhamad
nilamnya pensiun.. ada 2 orang baru skarang mah🤣😄
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
kenapa yang di gangguin si sari🤔🤔
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
astagfirullah kejam banget si Ratna,, otaknya iblis banget🤬🤬
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
gatau kali dia akibat kebanyakan pelet,, pasti edan 👊👊
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
nanti juga bakalan kena karma🥺🥺
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
baru tau ada pelet Semar birahi..
setahu aku Semar mesem 🤔🤔
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
perang antara emak² komplek dan kampung
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
wah konyol si Aldi 👊👊
Cendra Nur
dulu waktu masih anak2..orang tua dan guru ngaji bilang kalo bulan puasa setan di ikat gak gentayangan....disini setannya jagoan semua..pada gentayangan😄🤣
Vandi CI (VandiLC)
iya iya iya🤣
Vandi CI (VandiLC)
gk kebayang jalan sembari megang burung ny takut jatuh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!