NovelToon NovelToon
Genk Duda Meresahkan

Genk Duda Meresahkan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Duda / Selingkuh / Tamat
Popularitas:763k
Nilai: 4.9
Nama Author: ummi asya

David, Nathan, Yuda, Jhonatan dan Dion adalah sahabat sejak kuliah. Mereka sudah menikah, namun pernikahan mereka banyak yang kandas di tengah jalan karena dari dua istri mereka ada yang selingkuh dan juga meninggal. Ada pula yang sedang masa persidangan perceraian.
Jadi, mereka bersahabat dan membuat genk sendiri dari obrolan santai dan tak terduga. David menamai genk mereka duda keren, Jhonatan menamai genk mereka adalah duda tampan dan menarik.
Tapi, apa pun nama genk mereka itu. Membuat para wanita sekitar mereka sangat meresahkan. Karena ketampanan para duda keren itu tidak main-main, bahkan tubuh atletis kelima duda itu membuat adik dari salah satu duda itu semakin terpesona juga sahabatnya.
Bagaimanakah nasib para duda tersebut? Apakah akan mendapatkan jodoh yang mereka inginkan setelah perceraian dan di tinggal mati?
Yuk kepoin ceritanya, jangan lupa like, komen dan beri hadiah jika suka dengan novelnha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Menemui Seruni

Pukul sembilan Jho bangun dari tidurnya, dia bergegas bangun dan mandi. Malam ini dia aka ke kafe di mana Seruni bekerja, dan menunggunya pulang. Karena dia sudah beristirahat dan sekarang lebih segar.

Setelah selesai mandi, berpakaian dan memakai jaket juga. Tak lupa juga dengan merapikan rambutnya, terasa ketampanannya meningkat. Pikirnya.

"Apakah gadis itu akan terkejut dengan kedatanganku?" gumam Jho, tapi dia tadi mengirim pesan lewat layanan wathsap.

Dia melirik jam di tangannya, sudah jam setengah sepuluh. Jho bergegas keluar dari kamar hotel dan segera ke kafe tempat Seruni bekerja. Tidak jauh dari hotel tempatnya menginap, ini malam Sabtu. Banyak yang masih bersenang-senang di luar hotel, ada juga yang party di tempat vila yang mereka sewa. Ada juga yang pergi ke kelab malam.

Begitulah kehidupan di tempat yang mayoritas pengunjung turis asing, pengelola hotel, kelab malam dan juga vila menyediakan tempat party bagi mereka yang menyukai party.

"Kita kemana tuan?" tanya supir taksi.

"Ke kelab malam One Piece ya." kata Jho.

"Baik tuan."

Mobil melaju menuju kelab malam One Piece, Jho tidak sabar ingin bertemu dengan Seruni. Sedangkan Seruni sendiri di kelab malam jadi gelisah ketika mendapat pesan dari Jho bahwa dia sudah ada di Bali. Bekerja pun dia banyak melamun, dia tidak percaya bahwa pelanggan kafe tempat bekerjanya menyukainya.

"Seruni, kamu melamun saja. Ada apa?" tanya temannya.

"Aku ngga apa-apa kok." jawab Seruni menghela nafas panjang.

Sesekali dia dia melihat ke arah pintu masuk kafe. Apa benar Jho ada di Bali, jika benar ada di Bali seharusnya dia datang ke kafe menemuinya.

Eh?

"Haish, kenapa aku berharap dia akan datang sih." gumam Seruni.

"Seruni, ada pelanggan tuh. Cepat kamu dekati." kata temannya yang lewat di depannya membawa kertas pesanan pelanggan lain.

"Aah ya, baik." kata Seruni.

Dia lalu menuju pelanggan yang melambaikan tangannya, dia pikir itu Jho. Tapi dia tiba-tiba kecewa, ternyata bukan, Seruni menghela nafas panjang. Kemudian dia menghampiri pelanggan itu dan bertanya tentang menu yang mau di pesan.

"Yang cepat ya mbak." kata laki-laki itu.

"Baik tuan." ucap Seruni.

Dia pun kembali ke dapur, memberikan catatan makanan yang di pesan. Sembari menunggu, dia mengambil ponselnya dan melihat riwayat panggilan. Tak ada panggilan sama sekali dari Jho, dia pun membuka aplikasi watshap. Tetap tidak ada pesan yang masuk.

"Apa jangan-jangan dia bohong ya?" gumam Seruni menghela nafas panjang.

Di masukkannya lagi ponselnya, dan memandang kembali ke arah pintu. Meski dia berdiri di dapur, namun dia bisa melihat pintu depan. Dan mengetahui orang-orang yang masuk dan keluar kafe.

"Seruni, ini pesanannya. Sejak tadi sore kamu melamun saja, ada apa?" tanya chef yang membuat pesanan para pelanggan.

"Tidak apa-apa chef." kata Seruni membawa makanan yang sudah jadi.

Chef tersebut hanya menggelengkan kepalanya melihat Seruni sepertinya sedang sedih. Dia menuju meja yang memesan, dan menata piring-piring berisi makanan itu. Dengan senyum di paksakan dia mempersilakan pelanggan itu memakannya.

"Silakan tuan, saya permisi dulu." kata Seruni.

"Hemn."

Seruni pun berbalik, tapi dia terkejut tangannya di tarik oleh laki-laki di depannya dan menatapnya dengan tatapan penuh kerinduan. Sejenak Seruni pun terdiam dan terpaku pada laki-laki yang saat ini membuatnya gelisah.

"Tuan Jho?" ucap Seruni lirih.

Jho tersenyum, dia menarik Seruni di meja kosong yang kebetulan agak memojok. Seruni menurut, dia mengikuti kemana Jho membawanya dengan Jho tidak melepaskan pegangan tangannya pada lengan Seruni.

"Kamu menungguku?" tanya Jho ketika dia duduk.

Seruni di dudukkan di sampingnya dan Jho menatap dalam pada Seruni. Tangannya membelai pipi Seruni, entah apa yang di pikirkan Jho. Tapi dia menghela nafas panjang dan berat.

"Buatkan aku menu makanqn yang seperti biasa." kata Jho.

Seruni mengerjapkan matanya, dia tidak percaya Jho ada di depannya. Meski dia senang, lalu bibirnya menipis dan hatinya lega.

"Seruni?"

"Ya, apa yang anda pesan?"

"Seperti biasanya, kamu ingatkan?"

"Aah ya, baiklah tuan Jho. Saya akan kembali ke belakang." kata Seruni bangkit dari duduknya, namun tangannya kembali di tahan.

"Pulang dari kerjamu aku menunggumu, Seruni." kata Jho dengan senyum mengembang..

Seruni pun tersenyum, dia lalu meninggalkan Jho di meja paling pojok. Dia sangat senang Jho datang sesuai janjinya, meski memang sore tadi Jho mengabarkan dia sudah ada di Bali. Sepuluh menit pesanan Jho datang, Seruni membawanya ke meja Jho dengan wajah ceria.

Teman Seruni yang tahu beberapa jam lalu seperti muring, kini berubah ceria menjadi aneh. Tapi itu bagus, karena jika Seruni banyak melamun akan sangat aneh dan kesalahan dalam bekerja.

"Ini tuan pesanan anda." kata Seruni meletakkan semua piring di meja, tak lupa salad buah yang selalu menemani Jho ketika memesan makanan.

"Kamu sepertinya senang aku datang?" tanya Jho menatap Seruni.

"Emm, aku ngga tahu." ucap Seruni masih dengan senyum mengembang.

"Hahah! Aku juga senang bertemu denganmu, aku rindu sama kamu Seruni." ucap Jho masih menatap jenaka pada Seruni, membuat Seruni semakin malu.

"Berapa jam lagi kafe tutup?" tanya Jho.

"Satu jam lebih aja. Kenapa?" tanya Seruni.

"Aku menunggumu pulang, aku antar kamu pulang." kata Jho mengambil steaknya dan memakannya.

Seruni belum beranjak dari berdiri di dekat Jho, membuat Jho menatapnya.

"Hei, kamu mau duduk atau berdiri saja?" tanya Jho.

"Ooh, aah. Aku kembali saja ke belakang." ucap Seruni gugup.

Dia lalu berbalik dan kembali ke belakang, wajahnya memerah karena malu telah menunggu Jho makan tadi dan tidak juga pergi. Membuat Jho tertawa kecil, merasa lucu. Kemudian Jho kembali makan karena memang dia sangat lapar dan ingin makan di kafe itu sambil bertemu Seruni dan mengantarnya pulang nantinya.

_

_

♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧

1
Dari
hahahha.. david ngepot
Dari
/Facepalm//Slight//Slight//Facepalm//Facepalm/ duda normal mah gitu
Dari
tinggal dion niy
Dari
otw jodoh yudha
Dari
repot banget duda /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ bagus lah emg kudu dicepetin niat baik
Dari
wkwkkw cie dpt daun muda nih om David
Dari
hilih mengerling /Facepalm//Facepalm/
EembuL
😃😃😃😃😃😃😅😅😅😆 sdh berharap jauh2 hari. eh eehh sdh dpt harix malah tdk jdi masuk. apa tdk tambah puyeng itu atas bawah 😆😆😆😆
Muna Junaidi
Hadirrr thor❤️❤️❤️
Muna Junaidi
Seru thor
bibuk Hannan & Afnan
hahaha Genk semut kecil 😁😁
bibuk Hannan & Afnan
madalah alias masalah, dan suadana alias suasana ya thor, typo nih
bibuk Hannan & Afnan
hahaha 😅😅😅😅
Nur Syamsi
Alhamdulillah, pesan moralnya bagus para duda dapat pelajaran dr istri pertama dan mrk mengangkat derajat para wanita yg sederhana untuk dijadikan istri
Nur Syamsi
senang dengarnya Nasehat David, biar siMilanya jadi pelajaran bagi dirinya spya kedepan dia lebih menghargai yg nmanya suami ...🙏
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 jagalah amanah ibumu Dion 😭😭😭
Nur Syamsi
heu deg degan bacanya thor
Nur Syamsi
pasti suruhan Simodel Natalie ....
Nur Syamsi
minta jga nota Kania, nti bos tanya ongkos servisnya jga
Nur Syamsi
oo dendam kayaknya SMA ayah Kania, dasar manusia sombong, ya dijelasin it semu sna pengacara Yuda Kania
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!