Sequel Married with duda
Cerita tentang seorang Alexander Constanzo (26) yang cintanya di tolak hingga dipertemukan dengan Selena Alessandra (23) seorang wanita yang angkuh dan memiliki mulut tajam. Namun Alexander jatuh hati padanya hingga melakukan cara apa pun untuk mendapatkannya. Apa yang akan terjadi jika mereka dipersatukan dalam ikatan pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30 : Gagal
SELENA POV
Pagi ini Aku bangun lebih lama dari biasanya. Karena tadi malam Aku menonton hingga tengah malam. Aku beranjak dari tempat tidur lalu pergi ke dapur membuat sarapan untuk ku. Aku mengambil roti dan selai dari dalam kulkas. Dengan segera Aku menyalakan toaster dan masukkan roti ku kedalamnya. Wangi roti panggang tercium membuat ku semakin lapar. Saat mendengar suara toaster yang berbunyi pertanda roti ku sudah siap. Aku mengeluarkan roti panggang dari toaster dengan hati-hati dan menaruhnya di piring kemudian mengolesinya dengan selai.
"Ada yang kurang" gumam ku lalu membuat susu coklat hangat kemudian membawanya ke meja dan Aku pun mulai menikmati sarapan ku.
Setelah selesai sarapan dan membersihkan peralatan makan yang ku pakai Aku melangkahkan kaki ku menuju kamar mandi. Di sana setumpuk pakaian kotor telah menanti ku. Sekarang tanganku sepertinya sudah mulai terbiasa dengan detergen dan tidak lagi merasakan panas di tanganku setelah mencuci pakaian. Dua jam kemudian Aku sudah menyelesaikan semua pekerjaan rumah. Rasanya cukup melelahkan, tapi mau bagaimana lagi Alex pasti akan marah pada ku kalau tidak mengerjakan semuanya Siang ini Aku mau belajar membuat beberapa cake dan semoga saja kali ini berhasil. Dengan cepat Aku mengambil tas kecil ku dan pergi ke supermarket untuk membeli bahan-bahan yang ku butuhkan.
Saat Aku memilih bahan-bahan yang sudah ku list sebelumnya, ponsel ku berdering. Ku lihat ada panggilan masuk dari Emily.
"Ya Emily, ada apa" tanya ku padanya.
"Kenapa kamu tidak bekerja? apa kamu sedang sakit?" tanya Emily.
"Aku baik-baik saja Emily, sebenarnya Aku sudah di pecat semalam" jawab ku .
"Ja..jadi Pak Alex memecat mu? Aku kira Dia memaafkan mu dan tetap membiarkanmu bekerja" ujar Emily.
"Maafkan Aku tidak bisa membantu mu semalam. Aku akan mencoba bertanya pada teman-teman ku apakah ada lowongan pekerjaan ditempat mereka" pungkas Emily merasa bersalah karena tidak bisa membantu Selena.
"Tidak apa-apa Emily. Terima kasih sebelumnya" balas Ku.
"Baiklah Aku tutup dulu, Aku akan menghubungimu nanti setelah Aku pulang kerja" ujar Emily.
*******
"Kenapa tidak ada yang berhasil sih.." ucap ku kesal. Ya, Aku kesal karena dari ketiga macam cake yang ku buat tidak ada yang berhasil. Aku belajar membuat Lamington Cake, Cheese Cake dan Tiramisu. Ketiganya ada yang bantet dan keras dan tidak matang. Aku bahkan sudah dua jam lebih berada di dapur hanya untuk membuat cake nya. Mataku juga sudah sakit melihat dapur yang ditempatkan karena ulah ku .
"Aku harus menggunakannya dulu, mana tau rasanya pas. Setidaknya ada yang bisa dihasilkan" gumam ku lalu mencoba kue buatan ku satu per satu. Dan ternyata sama saja. Kuenya ada yang pahit dan ada yang terlalu manis.
"Arggghh..kenapa kamu muncul tiba-tiba" ucap ku kaget saat melihat Alex berdiri di samping meja makan. Jantungku hampir saja copot.
"Aku memanggil mu sedari tadi, kamu saja yang tuli" ledek Alex.
"Apa yang kamu lakukan pada dapur ku hingga hancur seperti ini" tanya Alex protes menyadari keadaan dapur yang sudah hancur.
"Kenapa kamu ada disini?" tanya Selena balik membuat Alex mengernyitkan alisnya.
"Ini rumah ku, memangnya siapa yang melarang ku datang ke rumah ku sendiri" jawab Alex menyentil dahi ku. Dalam hati Aku memakinya yang seenaknya menyentil dahi ku.
Alex ❤️ Selena...
ceritamu sangat menarik thor..
aku suka 🥰🥰🥰❤️❤️
selamat berkarya ❤️
sukses
semangat
mksh
mantap