NovelToon NovelToon
TERIKAT TALI PERNIKAHAN

TERIKAT TALI PERNIKAHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Selingkuh / Cerai / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anak Kost

Yona sudah mempertahankan pernikahan nya selama tiga tahun, akan tetapi suaminya masih saja bermain wanita dan tak sudi menyentuh dirinya, mungkin memang sudah saatnya Yona menyerah dan memutuskan untuk berpisah.

Yona ingin bercerai, walau dia sangat mencintai suaminya akan tetapi sudah cukup baginya merasa sakit melihat suaminya bersama selingkuhannya.

Akan tetapi siapa yang menduga jika saat perceraian itu hendak terjadi ada fakta mengejutkan yang terungkap.

Rahasia yang selama ini terkubur, yang menjadikan rasa sakit dan penyesalan menjadi satu.

Akankah Yona dan Daniel akan bercerai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anak Kost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Urusanmu

***

Daniel melihat Yona sedang tertawa lepas, mereka berdua terlihat serasi di mata Daniel. Hal itu membuat Daniel sangat kesal. Dia merasa jika Yona sekalipun tidak pernah tertawa seperti itu dihadapannya.

“Sayang,” sahut Melly sesaat setelah dirinya menemukan tempat duduk Daniel. Namun, sahutannya tidak digubris sama sekali oleh Daniel, entah mengapa ekspresinya pun terlihat seperti sedang menahan emosi.

“Sayang,” sahut Melly lagi, dan benar saja Daniel langsung tersadar dan menoleh kearahnya.

“Oh iya Melly, kau sudah sampai?" sahut Daniel mengumpulkan kesadarannya. Karena sedari tadi dirinya sedang tenggelam dalam gumaman nya.

Saat Daniel menyahuti Melly, Yona seperti mendengar suara suaminya. Dan saat dirinya menoleh ke samping, dilihatnyalah jika Daniel sedang makan siang bersama kekasihnya.

Saat melihatnya tiba-tiba membuat Yona terdiam. Hatinya seolah bergemuruh dan terasa sesak, bagaimana tidak, selama ini Yona sangat menghindari jika melihat Daniel Bersama wanita yang lain. Hal itu sungguh menyakitkan bagi Yona.

“Ah sudahlah Yona, bukankah sebentar lagi kalian akan bercerai. Akan lebih baik jika kau bisa membiasakan dirimu dimulai dari sekarang,” gumam Yona tiba-tiba terdiam dan menampilkan wajah yang sedih.

“Yona, ada apa? apakah kau sedang tidak enak badan?” Chiko menanyai Yona yang sedang terdiam dan terlihat sedih sembari mendekat dan menyentuh dahi Yona dengan sangat lembut.

“Eh, iya Pak? sa … saya baik-baik saja Pak, maafkan saya Pak tiba-tiba tadi kepikiran sesuatu hal,” Yona menjawab pertanyaan Chiko sembari tersenyum dan meyadarkan dirinya dari lamunan nya tadi.

“Hemm, panggil saya Chiko, Yona, apakah kamu harus diingatkan setiap saat?” ketus Chiko pura-pura merasa kesal saat Yona lupa harus memanggilnya dengan sebutan nama jika berada di luar.

“Eh, ma .. maaf Chiko, mari kita lanjutkan makan,” balas Luna sembari kembali melanjutkan makannya.

“Haha, kamu lucu sekali, semoga kamu belum ada yang punya ya Yona,” balas Chiko sembari tersenyum memandangi Yona dengan sangat lekat.

“Duh Chiko jangan melihatiku seperti itu, jika kamu tetap melihatiku terus, aku akan sangat malu dan tidak bisa melanjutkan makan,” Yona menunduk sangat malu, karena memang Chiko sama sekali tidak menutupi ketertarikannya pada Yona.

“Hehe, karena kamu terlalu manis aku jadi tidak konsen. Maafkan aku, silahkan lanjutkan makannya, akan kucoba untuk tidak memandangmu terus,” jawab Chiko sembari tersenyum dengan sangat ramah ke Yona dan langsung melanjutkan makannya.

Tentu saja semua perkataan mereka bisa di dengarkan oleh Daniel, tanpa disengaja tangan Daniel gemetaran dan wajahnya memerah.

Entah mengapa Daniel merasakan amarah yang begitu memburu saat tadi melihat kedekatan pria yang tidak ia kenali dan Yona yang masih menjadi istri sah nya, Daniel juga sedang menatap intens ke arah mereka.

Karena mereka sesama pria, tentu saja Daniel tahu jika pria yang tidak ia kenal yang sedang bersama Yona tertarik dengan Yona.

“Ada apa sayang? Kenapa wajahmu memerah?” tanya Melly kebingungan saat melihat Daniel sama sekali tidak menyentuh makanannya, dan malah menunjukkan wajah yang sangat marah.

“Tidak apa-apa lanjutkanlah makanmu,” balas Daniel ketus, yang ada di pikirannya sekarang adalah bagaimana caranya memisahkan Yona dengan pria yang ada di hadapan istrinya.

Dan saat Daniel melihat Yona sedang menuju kamar kecil segera Daniel mengikuti yona.

“Ahh, kenapa kepalaku pusing? sepertinya aku kurang istirahat,” ucap Yona sembari mencuci tangannya di wastafel.

“Kau sangat kompak dengan lelaki itu!” ketus Daniel masuk ke kamar mandi wanita dan langsung mengunci pintu kamar mandi.

“Kenapa kau masuk kesini? ini adalah toilet wanita!” Yona merasa panik saat melihat Daniel masuk kedalam kamar mandi wanita dengan wajah yang terlihat sangat marah.

“Ho? punya hubungan apa kau dengan dia? Apakah dia targetmu selanjutnya?” tanya Daniel tidak menghiraukan peringatan Yona.

Daniel sama sekali tidak memeperdulikan jika dirinya sekarang berada di toilet wanita sekarang, dan dengan begitu arogan nya langsung mengunci pintu kamar mandi dari dalam, agar tidak seorang pun bisa masuk.

“Apa maksudmu Daniel? dan lagian, dia siapaku juga sebentar lagi bukanlah urusanmu! bukankah kau sudah melihat pesanku yang di atas meja? Sebentar lagi kita tidak akan ada hubungan sama sekali, jadi sebaiknya mulai sekarang kita jangan mengurusi urusan pribadi kita masing-masing!” ketus Yona kearah Daniel.

Baru kali ini Yona memiliki keberanian untuk mengungkapkan isi hatinya, selama ini dia hanya diam saja dan tidak pernah sama sekali membantah apapun yang di ucapkan oleh suaminya Daniel.

Tapi karena sebentar lagi mereka akan bercerai, maka tidaklah salah jika Yona sedikit mengeluarkan isi hatinya.

“Ho? jangan lupa Yona, kita masih belum bercerai! Kau masih menjadi istri sahku sampai sekarang! Jadi sebaiknya kau kurangi sifat jalangmu itu dan menjaga sikapmu, aku tidak ingin di gosipi oleh orang lain!” bisik Daniel dengan perkataan kasar, dia mengucapkan semua perkataan dengan begitu tidak berperasaan pada Yona.

“Plak!” dengan sangat keras Yona menampar Daniel, karena Daniel sungguhlah sudah kelewatan. Bagaimana mungkin Daniel mengatai Yona jalang hanya karena sedang makan siang biasa dengan atasannya saja.

“Jangan kurang ajar Daniel! jalang? apa maksudmu mengataiku jalang? Jika kau tidak ingin di gosipi oleh orang lain, maka bukankah kau yang seharusnya menjaga jarak dengan kekasihmu? jadi siapa disini yang jalang?” ketus Yona dengan wajah yang sudah memerah dan hampir menangis. Dia sungguh terluka oleh perkataan Daniel barusan.

1
Khanza Safira
wakakak kena prank, udh keluar keluar ni air mata Alhamdulillah Happy ending
Leo girl
beberapa saat dari 1 negara ke 1 negara,tranportasi kah? 60saat = 1minit🤣
Rita Ningsih
Luar biasa
Siti Nurbaidah
👍👍👌🏽💖
Heriyani Lawi
katanya guru tp TDK pintar. knp perlakuan dan kata2 kasar Daniel TDK direkam utk dijadikan bukti ke ortunya, bodoh
Yusria Mumba
yola tinggalin aja suami kya gitu amiitt,
Yusria Mumba
kasiang yona,
Rismawati Damhoeri
kok nggak kabur aja kayak yg lain?
Choiriyah Iyah
capek hidup dgn org yg tak menghargai kita
Yuliati Soemarlina
ya bener Yona..mending minta pisah dg suami yg tak peduli dg kita...
Rumiyati 6790
lemah
Nurjana Bakir
Luar biasa
Erna M Jen
mungkin kau berjalan sambil tutup mata waktu dirumah sehingga kau tidak menyadari bahwa istrimu sangat cantik..dasar suami egois
Erna M Jen
ada ya suami seperti itu
wine wins
jadi melow...
termewek-mewek kebanyakan bawang
Annie Soe..
Karya yg mrnghibur, tengkyu thor..
Hera Imoet
wahhh kena prank akoh... kirain Yona ga selamat... ternyata happy ending.... maacii suguhan karyanya yang bagusss bingitttt... love sekebon author 😘😘🥰
Hera Imoet
hiks hiks hiks hiks 😭
Hera Imoet
syukaaaaa 🥰
Hera Imoet
😭😭😭😭😭😭😭syedih bingitttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!