Pahitnya kehidupan selalu dialami Kate apalagi saat dia dijebak oleh kakak tirinya sewaktu menjalankan misi di Las Vegas, Kate hanyalah anak haram dan dia adalah pencuri profesional.
"Aku akan menghancurkan hidupmu dan membuatmu menderita untuk seumur hidupmu, Kate."
Karena sebuah tragedi membuat kakak tirinya membenci Kate dan menyalahkannya telah membunuh tunangannya, hal itu membuat Casey sangat membencinya.
Malam yang kelam menghancurkan segalanya, harga diri dan bahkan merubah semuanya.
Dia memutuskan untuk pergi karena ayahnya benci padanya, saat dia pergi dia dibantu oleh sahabat baiknya dan demi membalas budi Kate rela mencuri di rumah Albert Smith, dia bahkan rela menyamar untuk mendekati Albert.
Hidupnya dan anaknya mulai terancam saat Casey mengetahui keberadaannya dan mengancam akan melenyapkan anaknya!
Mampukah Kate menyelamatkan anaknya dari Casey? Bisakah dia mencuri dari Albert Smith untuk membalas budi, sedangkan rencana demi rencana jahat Casey terus mengancamnya dan anaknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku tidak mau pergi lalu kau mau apa?
Beberapa waktu lalu Albert memanggil dokter pribadinya untuk datang kerumahnya, dia sudah meminta Charlos untuk mengabari Kate jika dia tidak perlu datang untuk bekerja.
Tentu dia juga memerintahkah Charlos untuk melihat alamat Kate dari surat lamaran miliknya, tidak terlalu sulit mencari rumah Kate, tidak lama kemudian dia sudah tiba disebuah rumah kecil dan terlihat sederhana.
Ternyata benar yang dikatakan oleh Kate, dia tinggal dirumah kontrakan kecil dan rumah itu sudah terlihat tua.
Untuk seorang ibu dua anak, dimana dia harus menanggung semuanya, hanya rumah tua itulah yang mampu dia bayar.
Tapi walau begitu rumah itu cukup nyaman untuknya dan kedua putranya dan dia suka tinggal ditempat itu.
Bersama dengan dokter pribadinya, Albert mendekati rumah itu sedangkan Charlos menunggu didalam mobil.
Albert juga mengetuk pintu rumah itu dengan hati-hati, dia khawatir pintu rumah yang sudah terlihat usang itu akan langsung rubuh saat diketuk.
Tidak lama kemudian Kate membuka pintu rumah itu dan tampak pucat saat melihat kedatangannya.
Albert sangat kesal saat Kate hendak menutup pintu rumahnya kembali dan dengan cepat pula dia menahan daun pintu itu.
"Kenapa kau mau menutup pintu ini kembali?"
Kate menggeleng dan melangkah mundur, kenapa Albert datang kerumahnya?mau apa Albert mendatanginya?
"Tuan Smith, kenapa anda datang?" tanyanya.
Jangan sampai Albert masuk kedalam rumahnya dan melihat foto kedua putranya yang dia simpan diatas meja.
"Aku membawa dokter untuk mengobati tanganmu dan apa ini sikapmu menyambut tamu? Tidak membiarkan aku masuk dan membiarkan aku berdiri disini sepanjang hari?"
"Tidak, bukan begitu."
"Aku sudah berbaik hati membawakan dokter pribadiku untukmu apa kau tidak mengijinkan aku masuk kedalam rumahmu?"
Kate jadi tidak enak hati dan mau tidak mau dia harus membiarkan Albert masuk kedalam.
"Hm..silahkan."
Kate membuka pintu rumahnya lebar-lebar dan setelah itu dia berlari kedalam,dia harus menyingkirkan foto kedua putranya supaya Albert tidak melihatnya.
Albert sangat heran, kenapa Kate ketakutan seperti itu seolah-olah dia sedang menyembunyikan sesuatu yang tidak boleh diketahui olehnya.
Dengan cepat Kate meraih foto anak-anaknya dan segera menyembunyikannya didalam bajunya, Albert melihatnya dengan heran saat Kate kembali berlari masuk kedalam kamar kedua putranya untuk menyembunyikan foto itu.
Tidak lama kemudian dia kembali dan menghampiri Albert dan dokter pribadinya, mereka tampak duduk diruang tamu menunggunya.
"Maafkan aku telah membuat kalian menunggu." ujarnya basa basi.
"Duduk sini." perintah Albert.
Kate hanya mengangguk dan segera duduk didepan Albert sedangkan dokter pribadi yang dibawa oleh Albert langsung mendekati Kate.
"Tuan Smith, seharusnya anda tidak perlu repot membawa dokter pribadi anda kemari."
"Aku selalu melakukan apa yang aku suka dan biarkan dia mengobati luka ditanganmu atau kau ingin aku yang mengobatinya?"
"Tidak, terima kasih." tolak Kate dengan cepat.
Albert tersenyum sinis dan berkata dalam hati:
"Sialan, dia takut padaku tapi tidak takut dengan situa bangka ini!"
Kate membiarkan dokter pribadi Albert mengobati luka ditangannya sedangkan Albert melihatnya dengan seksama.
Mereka diam saja sampai dokter pribadi Albert selesai mengobati luka ditangan Kate.
"Nona sebaiknya jangan terkena air terlebih dahulu supaya cepat kering, aku akan memberikan obat yang bagus untuk luka anda nanti."
"Terima kasih dokter." jawab Kate sambil tersenyum dengan ramah.
"Jika begitu aku permisi dulu nona, tuan Smith." ujar dokter itu.
"Pergilah, Charlos akan mengantarmu."
"Baik tuan Smith."
Kate terbelalak kaget, apa maksud Albert? Apa dia tidak akan pergi bersama dengan dokter pribadinya?
"Tuan Smith, kenapa kau tidak pergi juga?"
"Wow, kau mengusirku?" Albert tampak tidak terima, baru kali ini ada seorang wanita yang begitu berani mengusirnya, awas saja!
"Ya, aku mengusir anda jadi silakan anda pergi dan terima kasih telah berbaik hati membawakan dokter pribadi anda untuk merawat lukaku." ujar Kate tanpa basa basi.
Jangan sampai kedua putranya pulang dan bertemu dengan Albert, jika itu terjadi maka rahasianya akan terbongkar dan dia yakin Albert akan mengambil kedua putranya darinya.
"Aku tidak mau pergi lalu kau mau apa?" Albert menyilangkan kakinya dan tersenyum pada Kate.
"Oh ayolah tuan Smith, aku banyak pekerjaan, aku belum mandi dan belum masak." ujar kate beralasan.
"Oh ya, kebetulan aku belum makan jadi sana mandi dan segera siapkan makanan untukku!" perintahnya.
"Tuan Smith!" Kate kehabisan kata-kata.
"Jangan perdulikan aku, aku akan menunggumu disini."
"Tuan Smith!"
"Kenapa? Jika kau bisa menggendongku keluar dari rumahmu maka aku akan pergi!"
"Sialan!" maki Kate kesal.
Dia segera berlalu pergi masuk kedalam kamarnya sedangkan Albert hanya terkekeh melihat kapergiannya.
Didalam kamar Kate ketakutan setengah mati, apapun caranya dia harus mengusir Albert pergi sebelum kedua putranya pulang sekolah.
Dia melihat jam didinding, masih ada beberapa jam lagi sebelum kedua anaknya pulang jadi sebaiknya dia mencari cara bagus untuk mengusir Albert, tidak mungkin bukan dia harus menggendong pria itu karena dia tidak akan kuat.
Kate segera mandi karena setelah ini dia mau membuat makanan dan siapa tahu saja setelah makan Albert akan pergi dari rumahnya.
Setelah selesai mandi dia keluar dari kamarnya dan berjalan kearah dapur,dia mengabaikan Albert begitu saja sedangkan Albert bangkit berdiri saat melihatnya dan mengikuti langkahnya.
Kate membuka kulkas dan mengeluarkan isinya, dia akan membuatkan makan siang untuk kedua putranya tapi sekarang Albert malah mau makan dirumahnya.
Bukannya dia tidak mau memberikan makanan untuk Albert tapi terus terang saja dia tidak punya bahan makanan yang bagus untuk menjamu Albert.
"Tuan Smith, kenapa kau tidak makan dirumahmu saja?" tanyanya saat Albert menarik kursi dan duduk disana.
"Aku mau makan masakanmu memangnya tidak boleh!"
"Bukan begitu, aku tidak punya bahan makanan bagus yang bisa aku olah menjadi makanan enak untukmu."
"Apa maksud ucapanmu? Sekalipun kau menyajikan sebuah telur tapi jika itu diolah menjadi makanan enak maka akan terasa enak."
Kate diam saja, memang benar apa yang diucapkan oleh Albert, sekalipun itu telur jika diolah menjadi makanan maka akan terasa enak.
Kate mulai menyiapkan makanan sedangkan Albert hanya melihatnya saja sampai dia selesai membuat makanan dan berjalan menghampiri Albert dengan makanan yang telah dia buat.
"Maaf, hanya ada ini." Kate meletakkan sepiring spagety didepan Albert dan menunduk, dia sangat tidak enak hati kerena hanya itu saja yang bisa dia sajikan untuk bosnya.
"Tidak apa-apa, ini terlihat enak. Lagi pula aku suka masakanmu."
"Terima kasih."
"Kau tidak makan?"
"Tidak, aku sudah makan."
Albert mulai memakan spagety yang dibuatkan oleh Kate untuknya sedangan Kate berlalu pergi, dia mau mengambil air putih untuk bosnya.
"Tuan Smith, setelah ini bisakah kau pergi?" pintanya.
"Kenapa? Apa kau tidak suka aku disini?" Albert menatapnya dengan tajam.
"Tidak bukan begitu tuan Smith, aku mau pergi untuk membeli barang."dustanya.
"Jika begitu pergi denganku!"
"Tidak, aku tidak mau merepotkan anda jadi aku akan pergi sendiri."
Albert melihat jam dipergelangan tangannya, dia memang tidak bisa berlama-lama disana karena ada rapat penting.
Setelah menghabiskan makanannya Albert bangkit berdiri, dia sudah harus pergi.
"Baiklah, lain kali aku akan datang lagi.
"Jangan!" teriak Kate dengan cepat.
"Wow, kau menjawab begitu cepat dan kau tahu? Aku paling suka tantangan.semakin kau larang semakin aku ingin datang."
Kate tampak pucat, jangan sampai Albert datang lagi kerumahnya dan bertemu dengan kedua putranya.
Albert berjalan menghampiri Kate dan mengeluarkan uang dari dompetnya dan berkata:
"Ambil uang ini untukmu dan pergilah membeli makanan."
"Tidak perlu tuan Smith, aku tidak bisa menerimanya."
"Ambillah, aku tidak suka ada penolakan." dia segera meraih tangan Kate dan meletakkan beberapa lembar uang diatas telapak tangan Kate setelah itu Albert tersenyum dan mengusap puncak kepala Kate dengan lembut.
"Terima kasih makanannya, aku harus pergi." dia segera melangkah pergi sedangkan Kate mematung ditempatnya, tapi tidak lama kemudian Kate mengejar Albert dan berkata:
"Tuan Smith, terima kasih."
Albert hanya tersenyum dan segera melangkah pergi sedangkan Kate melihat kepergian Albert dan mengusap kepalanya. Dia jadi berpikir, bagaimana reaksi Albert saat melihat kedua putranya nanti? Apa dia masih mengingat kejadian lima tahun lalu?
Dia sangat ingin tahu tapi dia berharap, Albert tidak pernah bertemu dengan Matthew dan Michael.
emang org kyak casey jgm dikasih ampunn
oeeekkk 🤮🤮
duhh si.kembar nihh 😅😅🤣
sandra ini siapaa yaa lupita aku
ibunya pasti bahagia bs melihat pernikahan Kate