NovelToon NovelToon
Rinduku Pada Sang Elang

Rinduku Pada Sang Elang

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Renita Wei

Nilam memilih menandatangani kontrak kerjanya sebagai perawat di luar negeri. Hingga hampir enam tahun berlalu. Selama itu pula dia menerima hukuman atas kesalahannya. Rindunya pada negeri seribu pulau, dan hangatnya udara khatulistiwa tak terperi lagi. Tapi dia hanya menyesap perasaan itu dengan perih, lalu membungkusnya dengan rapi dan kemudian disimpannya dengan rapat di lubuk hatinya terdalam. Tapi dia sangat rindu.... sangat rindu. Beruntung ada bocah tampan berusia lima tahun yang mampu mengalihkan rindunya. Anak semata wayangnya, Syailendra Thoriq Z.
Hidupnya yang tenang namun penuh rahasia itupun terusik. Manakala hadir sosok pria dari masa lalunya. Pria yang telah membuatnya tercerai-berai dengan keluarga, sahabat-sahabatnya & seluruh kehidupannya dulu. Pria yang tak pernah berhenti menatapnya dengan kilatan bak mata elang. Pria yang telah membuatnya tak bisa berhenti menghukum diri sendiri. Rayhan Ananta Zachary yang masih dicintainya.Dan sebuah kisah dua anak manusia berlanjut kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renita Wei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Restu .... 1

Waktu istirahat makan siang dilalui Nilam dengan perasaan gusar. Bagaimana tidak, seluruh aturan dan persyaratan yang semula disetujui oleh Rayhan .... diabaikan. Saat ini Syailendra diajak ke London, padahal bocah itu baru saja sembuh dari demam. Dan nyonya Sonya sang pengasuh tidak diajak ikut serta. Walaupun dalam panggilan video yang baru saja selesai dilakukannnya dengan Rayhan, nampak semuanya baik-baik saja.

" Aku ambil cutiku dua hari besok . Ku susul kalian ke London, jemput aku di stasiun ", putus Nilam cepat sebelum mengakhiri panggilannya.

" Wow..... kenapa tidak dari tadi pagi kau katakan. Kita bisa berangkat sama-sama sore sepulang kau kerja ", Rayhan terlihat bersemangat.

" Rey .... aku ambil cuti karena nggak mau ambil resiko dengan kesehatan Alend. Kau pikir.... membawanya ulang-alik dalam sehari dengan kondisi dia baru sembuh dari sakit, tidak beresiko?. Aahh.... kau ini ". Nilam terlihat sangat sewot

" Maaf ..... aku hanya sangat bersemangat. Ini pelajaran berharga bagi ayah yg telat start nya..... Maafkan aku sayang ".

Hingga akhirnya Nilam berusaha memaklumi. Berusaha memahami perasaan Rayhan. Pasti tidak jauh berbeda dengan perasaannya dulu saat pertama kali merasakan luapan semangat, bahagia dan cinta sebagai seorang ibu. Pasti Rayhan juga sama, apa itu tadi seorang ayah yang telat start nya. Nilam tersenyum kecil sambil menyimpan ponselnya dan melanjutkan menikmati makanan siang yang tadi sedikit tertunda.

" Wah.... sepertinya ayah Alend benar-benar memanjakannya ", Debby berkomentar selepas Nilam mengakhiri panggilan videonya.

" Yaa.... tapi.... "

" Berikan ruang untuk keduanya ", sergah Debby cepat. " Biarkan mereka saling mengenal, saling mengerti dan memahami ..... Kau sangat beruntung memiliki keduanya ".

Nilam tersenyum membenarkan perkataan kawan seprofesinya. Keduanya berteman semenjak sama-sama menjadi karyawan baru di rumah sakit ini. Bagaimana Nilam yang ramah namun sangat tertutup dengan kehidupan pribadinya, Debby sangat memahami. Siapa-siapa saja pria yang berusaha mendekati dan menarik hati Nilam, diapun tidak melewatkannya satupun. Dan pada akhirnya para pria itu mundur teratur tanpa balasan dan tanggapan apapun.

" Sebenarnya aku sempat menyerah... tidak berharap dia akan menemukan kami di sini. Bertahun-tahun aku menata hati, menciptakan benteng yang kuat namun fleksibel .... agar bisa menerima hantaman sakit dan kecewa, jika suatu saat Rey datang padaku dengan sebuah keluarga barunya ", Nilam bertutur panjang sambil membuang pandangannya lepas pada hamparan rumput hijau melalui jendela.

" Kau sama sekali tidak berharap dia tetap setia padamu ? ".

" Aku terlalu takut untuk berharap kebahagiaan..... Aku hanya selalu berdoa, bahagiakan lah elang ku ..... "

" Elang ??", Debby menyergah bingung

" Ehm... maksudku ayahnya Alend. Aku menyebutnya demikian.... "

" Romantis " . Debby menyentil hidung mungil menjulang Nilam. Lalu keduanya tertawa kecil bersama.

 

🍀🍀🍀🍀

 

Suasana subway yang cukup ramai, bertepatan dengan jam pulang kerja para pegawai. Sementara di luar sana hujan baru saja berhenti dengan masih menyisakan rinai-rinai basahnya. Entah ini sudah yang keberapa belas kalinya Rayhan menjawab pertanyaan Syailendra ... " masih lama?".

" Nah.. itu kereta mommy. Kita tunggu di sini saja. Alend.... jangan jauh-jauh dari Daddy ya "

Bocah itu mengangguk riang, seraya memeluk pinggang sang ayah. Sesaat kemudian nampak serombongan orang-orang yang keluar dari dua lorong pintu keluar. Melihat keramaian itu, Rayhan memutuskan untuk menggendong sang bocah.

" Coba cari mommy... lambaikan tanganmu padanya "

Sementara itu dengan tubuhnya mungilnya, Nilam merasa sedikit kesulitan untuk melihat keluar kerumunan. Meskipun rombongan ini tertib berjalan ke luar lorong, namun sensasinya serasa sesak. Hingga akhirnya didapatilah dua sosok pria yang menantinya sambil melambaikan tangan. Tidak terasa Nilampun mengulas sesungging senyum... lega.

" Mommy .... ", Alend menyeru sambil memeluk ibunya tanpa turun dari gendongan ayahnya. Wajah bocah menggemaskan itu terlihat' sangat bahagia. Rayhan mendekap mesra dua orang yang paling dirindukannya. Suasana hati mereka begitu hangat oleh cinta dan kasih sayang

" Bisa kita mampir ke toko pakaian dulu ? ", pinta Nilam kemudian saat ketiganya mulai menyusuri jalan yang masih basah oleh rinai-rinai hujan yang baru saja berhenti.

" Emh... sudah ku belikan tadi. Pilihan Alend dan aku ... semoga sesuai seleramu "

" Ya... tadi kita beli family t-shirt.... warnanya biru ", Alend menyergah penuh semangat.

" Oh ya ... waaah pasti bagus ". Nilam menanggapi dengan diiringi ciuman kecil dipipi anaknya

" Rey.... tapi, pakaian dalamnya ? ", Nilam berbisik.

" Sudah ku belikan ", jawab Rayhan mantap dan penuh percaya diri.

Sebenarnya perjalanan dari subway menuju apartemen Rayhan hanya membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit. Namun ternyata sudah mampu melelapkan Syailendra dalam tidurnya. Bocah itu tetap tertidur pulas dalam gendongan ayahnya, sepanjang berjalan memasuki lobby dan naik lift hingga akhirnya sampai di dalam kamar.

Nilam memperhatikan semua yang dilakukan Rayhan. Terlihat pria itu begitu menikmati perannya sebagai seorang ayah.

Apartemen itu memiliki duapuluh empat lantai, dan Rayhan menempati lantai ke delapan belas. Nilam tidak heran sama sekali dengan tempat tinggal suaminya itu. Rayhan memang berasal dari keluarga berada, tidak heran jika segala fasilitas hidupnya selalu serba mewah.

" Ini ku beli dengan gajiku sendiri ". Seolah Rayhan mengerti apa yang dipikirkan Nilam, ia berkata dengan nada bangga yang kentara.

" Ehm... ", Nilam berdehem canggung.

" Setidaknya aku selalu berusaha menjadi seperti yang kau inginkan.... Pria mandiri ". Kemudian dengan rasa percaya diri yang tinggi, Rayhan mendekati Nilam dan memposisikan wanita itu tepat dalam jangkauan segala indra yang dimilikinya.

" Aku begitu yakin... kita akan bersama lagi. Dan itu terbukti bukan ?".

Nilam tersenyum lembut membalas perkataan suaminya. Ia pun bergerak begitu percaya diri memeluk dada bidang Rayhan. Menenggelamkan dirinya dalam kehangatan beraroma maskulin yang selalu dirindukannya. Pun kemudian Rayhan membalas dengan mesra, mengetatkan pelukan pada tubuh mungil wanitanya. Menghirup penuh hasrat wangi bunga apel di helain rambut Nilam.

" Tapi aku masih takut.... ", bisik Nilam lirih

" Kenapa ? ", tanya Rayhan sambil menatap dalam kelam sepasang mata milik Nilam.

" Aku takut..... kita terpisah lagi ". Nada khawatir itu begitu kentara terucap dari bibir tipis sempurna milik Nilam. " Bagaimana dengan mu? bagaimana dengan keluarga mu? ".

" Ini hidupku.... aku yang berhak menentukannya sendiri. Keluargaku adalah kalian.... keluarga ku kini yang sesungguhnya. Kau mengkhawatirkan kedua orang tuaku ..... mereka sudah cukup mendapat pelajaran hidup .... tentang cinta yang sesungguhnya. Tugas kita sekarang untuk meyakinkan mereka.... cinta kita, cinta dari yang maha cinta ".

" Tapi.... aku hanya istri sirimu ".

Rayhan termenung sesaat. Teringat dengan percakapannya dengan Aldo siang tadi. Wanita memang sangat membutuhkan perlindungan dari aspek apapun. Dan dia sudah terlalu lama membiarkannya .... wanitanya berdiri diatas kakinya sendiri dengan segala beban yang menghimpit, tanpa perlindungan sedikit pun darinya. Tiba-tiba saja ada yang terasa perih menghunjam hatinya.

" Sudah kupikirkan..... segera kita akan mengesahkan pernikahan ini secara hukum. Aku sudah menghubungi pengacara ku dan memintanya untuk mengurus ke kantor catatan sipil ".

" Tapi.... restu dari Ayah - Ibu ? ".

" Kita akan mendapatkannya ....... segera ", begitu mantap terucap oleh Rayhan.

1
Tismar Khadijah
Jadi mellow, bagus x
Tismar Khadijah
Jadi mellow, bagus x
Sundari Siti sundari
entahlah ini sudah baca ke berapa novelnya cukup THE BEST SELLER 👍👍👍👍👍👍👍👍👍
bunga citra
fahaamm Han aku faham😍😍
bunga citra
bagus lho
titik pandit
lebih dari 5× saya membaca ulang cerita ini dan tak pernah bosan dengan rangkaian kata yg puitis dan imajinatif prosa yg sangat manis....
titik pandit
kangen Tulisanmu Kak Rei.... kangennnn banget kelanjutan Cerita Si Alend Ama Kirana anaknya dr.orlin & Bos Mandala.... Ditunggu yaa Kak Rei😍😍😍
Edelweiss
bagus
Edelweiss
wah krlahiran 80 an ya
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
modus mu tepat waktu dan tepat sasaran, Rey...
Humaira izzatunisa
luar biasa
Trituwani
keromantisan dan keharmonisan rumah tangga bang rey sama nilam bikin ngiri keluarga lainya 😊
semoga keluargaku pun jg begitu til jannah
Trituwani
mengena hati bgt mb ren 😢😢
Trituwani
ngumpet dulu lah q..
mau nangis lg biar g nyesek bgt nih dada 😢
Trituwani
nahh nangis lg kan q disini 😔
Trituwani
selalu bikin mewek part ini /Cry/
Trituwani
g bisa move on dr nilam n mr zachary
Trituwani
q lg kangen sama reyhan sama nilam....terlebih kangen sama ka renitanya 😭3pilar blm up lg ka
Lia Kiftia Usman
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!