NovelToon NovelToon
Istri Nakal Sang Presdir

Istri Nakal Sang Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Beda Dunia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: mul

Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .

Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .


" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .

" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .

" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .

" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .

Yuk baca cerita Lala😋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Kedatangan Ibu

Drettt

drettt

" Apa lagi ?" pertanyaan Alex pada sahabatnya itu.

" Alex , sialan berani sekali kau memblokir nomerku " omel Daniel ketika Alex menjawab telfon nya .

" Makanya jangan mengganggu aku " ketus Alex .

" Alex , aku udah pulang dari luar negeri ayo ke club' " ajaknya .

" Tidak bisa aku sangat lelah , ajak Rey saja " kata Alex langsung menutup telfon nya .

Alex langsung mengaktifkan mode silent di ponselnya karena tau kalau Daniel akan terus menelfon nya .

...........

Muachhh

Alex mematikan lampu utama kamar dan mengecupi pipi Lala beberapa kali.

" Cantik dan lucu " kata Alex menoel pipi Lala yang sudah tertidur nyenyak .

" Pipi nya boleh di gigit " gemas Alex yang sebenarnya setiap malam selalu memperhatikan wajah Lala yang sedang tidur .

" Buka bajunya ya , aku ingin menyicil praktek" kata Alex mengangkat baju Lala keatas .

Keesokan paginya.

Hoammm

Lala yang baru bangun itu menguap dan duduk mengucek matanya yang masih mengantuk .

" Mmmmh, males banget " kata Lala kembali merebahkan tubuhnya yang masih terasa mengantuk .

" Lala bangun , mau berangkat kerja jam berapa kamu " kata Alex yang baru keluar dari kamar mandi menatap Lala yang masih berbaring diatas ranjang.

" Hari ini boleh izin aja nggak Om, Lala capek mau bobok " kata Lala dengan suara kecil nya .

" Kamu pikir kerja boleh seenaknya libur kalau nggak sakit atau ada alasan mendesak nggak boleh " tegas Alex .

" Masa mau libur aja harus nunggu sakit dulu , kejam amat jadi atasan " kata Lala duduk dengan matanya yang masih mengantuk .

" Kerja memang ada aturan nya dan kalau mau sesuka hati tidak usah bekerja " kata Alex yang sebenarnya tidak ingin Lala bekerja .

" Pokoknya mau kerja , wekkkk" kata Lala mencibir dan berlari masuk kedalam kamar mandi .

" Lala berjalan pelan nanti kamu jatuh " tegur Alex melihat cepatnya Lala berlari .

Alex masuk keruang ganti untuk bersiap-siap karena akan menghadiri meeting pagi .

" Om" panggil Lala setelah beberapa saat.

" Ommm, sini " Lala terus memanggil sampai Alex keluar dari ruang ganti .

" Kenapa?" kata Alex yang berjalan menghampiri Lala sambil mengancingkan baju nya .

" Lala lupa bawa handuk , tolong ambilkan dong Om" pinta Lala yang sudah selesai mandi.

" Makanya jangan lari-lari kedalam kamar mandi itu , bawa yang perlu " kata Alex sementara Lala hanya melet-melet mendengar ceramah Alex .

" Malah melet-melet kalau dinasehati" geram Alex langsung menarik bibir Lala yang berdiri dibalik pintu kamar mandi hanya kepalanya saja yang keluar .

" Mmm, Om cepetan ambilkan handuk, Lala udah dingin nih " rengek Lala yang berdiri tanpa memakai apa-apa.

" Udah berjalan keluar aja , sama suami sendiri kok malu " kata Alex dengan santainya bersandar ke dinding menunggu Lala keluar tanpa busana .

" Mmmmh, Om , ambilkan handuk Lala" Lala bukan cuma merengek tapi sudah tantrum didalam kamar mandi karena Alex tidak mau membantunya .

" Iya-iya" gemas Alex melihat Lala yang sampai meronta-ronta segera masuk keruang ganti untuk mengambilkan Lala handuk .

" Terimakasih" senyum nya menerima handuk yang Alex berikan .

" Om lepasin " rengek Lala ketika Alex memberikan handuk namun tidak mau melepaskan nya .

" Ihhhhh, apa tengok-tengok " ketus Lala semakin bersembunyi dan menarik handuk itu cepat-cepat menutup pintu kamar mandi .

" Dia bersembunyi karena takut kelihatan padahal aku sudah melihatnya dari pantulan kaca wastafel" ucap Alex meneguk salivanya membayangkan bagian belakang tubuh Lala yang terlihat dari cermin .

............

Siang harinya kantor dihebohkan dengan kedatangan Ibu nya Alex yang membuat para wanita tebar pesona berharap akan terpilih jadi calon menantu .

" Selamat siang Nyonya , mari saya antar keruangan pak Alex " ucap sekretaris Alex yang menyambut di pintu masuk perusahaan.

" Apa kalian yakin Lala ada disini ?" tanya Ibu berbisik pada bodyguard nya.

" Iya " kata mereka berjalan mengawal Nyonya besar dengan penuh hormat .

" Apa Alex ada diruangan nya?" pertanyaan Ibu pada sekretaris Alex .

" Untuk sekarang belum Nyonya tapi 10 menit lagi pak Alex akan keluar dari ruang rapat " jawab sekretaris itu dengan sopan .

" Lah terus dimana Lala?" suara kecil Ibu , karena tidak mungkin Lala ikut Alex keruang rapat .

" kenapa Nyonya , apa ada yang bisa saya bantu?" pertanyaan sekretaris itu dengan sopan karena tidak begitu mendengar perkataan Nyonya besar .

" Tidak ada" kata Ibu mengedarkan pandangannya ke sepanjang jalan yang mereka lewati .

............

" Apa Kak Anna tau kenapa kantor ramai sekali hari ini?" tanya Lala begitu datang pada teman-teman nya karena mereka akan pergi makan siang .

" Selain ada event tahunan akan berlangsung dua hari lagi jadi banyak pihak yang akan berpartisipasi didalam nya nanti , mereka datang mungkin untuk survei lokasi atau sedang melihat situasi " jawaban Anna.

" Katanya ini bukan sekedar event saja tapi juga peresmian gedung cabang perusahaan baru jadi Presdir juga akan mengundang beberapa artis terkenal untuk mengisi acara " kata Bara .

" Wahhhh, aku akan ikut bernyanyi dan bergoyang nanti " kata Lala dengan semangat langsung geol-geol hingga mereka semua tertawa .

" Jika kamu bergoyang seperti itu , Presdir akan memberikan surat peringatan" tawa mereka karena Lala bergoyang heboh sekali padahal baru simulasi apa lagi nanti .

" Ayo kita ma, " Lala langsung bersembunyi di balik punggung Anna begitu melihat Ibu lewat bersama beberapa bodyguard nya .

" Lala , kok tiba-tiba kamu sembunyi " heran Anna melihat Lala yang tiba-tiba takut , namun terlambat Ibu sudah menuju kearah kemari sepertinya dia terlanjur melihat Lala .

" Lala " Panggil Ibu memutar langkahnya dan menghampiri Lala sementara semua karyawan terdiam bahkan beberapa manajer yang lewat juga menghentikan langkah nya .

" Selamat siang Nyonya " kata semua karyawan menunduk hormat begitu Ibu berdiri di hadapan mereka.

Ekspresi Ibu benar-benar langsung berubah melihat Lala yang memakai pakaian karyawan biasa dan semakin terkejut melihat name tag dibaju Lala yang bekerja sebagai seorang teknisi .

" Lala, Nyonya memanggilmu " ucap mereka karena Lala hanya berdiri menunduk bahkan tidak menyapa Nyonya besar .

" Ikut Ibu sekarang" ucap Ibu memegang tangan Lala dan membawanya .

Ibu berjalan menggenggam tangan Lala yang membuat seisi perusahaan penasaran dengan siapa Lala sebenarnya.

Diruangan nya Alex yang baru duduk itu sudah keringat dingin melihat Ibu yang datang membawa Lala .

" Duduk " kata Ibu sementara Lala tidak sanggup menatap siapapun.

" Alex kamu mempekerjakan istri kamu sendiri ?" tanya Ibu dengan nada penuh intimidasi .

" Ibu , Lala yang ingin bekerja bukan Om Alex yang menyuruh " kata Lala tidak ingin Alex di salahkan.

" Lala diam , Ibu bicara dengan Alex " kata Ibu dengan tegas.

" Alex apa yang akan orang pikirkan jika seorang Nyonya keluarga Alexander Graham bekerja sebagai karyawan biasa di perusahaan nya sendiri , dan menjadi teknisi apakah kamu ingin membunuh istrimu , menyuruh dia mengerjakan pekerjaan seberat itu " kata Ibu lagi .

1
Linda Ayu Tong-Tong
astaaga La..aq ikutan ya🤣🤣🤣
E F
😄😄🙏😍 lanjuttt thorrr dobleeeeee💪😄
partini
😂😂😂😂 aduh la la ,,lihat punya orang asik punya sendiri ga boleh kelihatan,itu baru lihat kn belum merasakan nya 🤭
Yel
double up thor 😍
E F
tq thor🙏😍
dobleeee donk thor😄💪
E F
lanjuttt doble doble thor🤭💪😄😍
partini
bisa karate wah keren ini,,ada yg menggatal langsung smackdown
E F
lanjuttt thir💪😍😄
partini
sehhh si Alex macam cowok cupu baru jln ma cewek lah bukan nya dulu suka ini itu Thor,bisa" nya lagi berdua angkat tlfn 🤦🤦
Linda Ayu Tong-Tong
wakaakka bisa gak PD jg kamu ya lex🤣🤣🤣🤣
partini
hayo loh percakapan apa mencurigakan
Linda Ayu Tong-Tong
berasa diatas angin tuh om alex..🤣 wakakkaka tunggu tanggal mainnya ya lex..pasti Lala balas🤣
partini
dihhh si om tukang ngadu
partini
uhhh ternyata bibit pembinor ya Thor kalau yg ini kau suka 😂
E F
😄😄🙏😍
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
Cristella Tella
ibu negara udh trun tangan.... tambah heboh ni🤣🤣🤣... tenang bu.. lala yg mau kerja
Linda Ayu Tong-Tong
waaah klo ibunda ratu sudah turun tangan pasti hebooh🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjutttttt💪😄
partini
siapa itu yg mengganggu semoga bukan bibit yah,, rada" ilfil Thor buanyak bnggt sih perbibitan
Linda Ayu Tong-Tong
iya klo da pelakor aq males thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!