NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BB 28

“Dari keterangan salah seorang staf di kantor Putra, tidak pernah ada program kerja sama dengan Aura Bakery. Dari satu tahun yang lalu, minimarket milik Putra sudah memasok kue-kue serupa dari bakery lain dan beberapa perusahaan roti lainnya dan sampai saat ini belum ada rencana untuk menambah pasokan maupun mengganti rekanan mereka dengan bakery milik Karina. Itu artinya, ada indikasi Karina berbohong.” Ditemani dua anak buah Khale bernama Yogi dan Egas, Benny menganalisa apa yang sedang mereka selidiki.

“Ini benar seperti apa yang Khale duga, tak mungkin Putra sendiri yang turun tangan menemui Karina jika memang benar bisnis mereka akan bekerja sama,” lanjut Benny pada kedua pria di sampingnya.

Namun sayang, belum sempat ia menyampaikan pada Khale soal ini, musibah lain menimpa temannya itu.

“Biar aku saja yang nanti mengabarkan hal ini pada Khale, sekarang biarkan dia fokus pada kebakaran itu. Rencana kita tetap berjalan. Egas tetap menemaniku di sini melanjutkan misi kita, sedangkan Yogi, kamu bisa menyusul bosmu ke Jogja, menjalankan misi tambahan kita di sana. Kondisikan anak buah kalian masing-masing,” pinta Benny membagi tugas.

Mengangguk paham, kedua anak buah Khale pun siap memulai tugas mereka.

Sementara itu, tak lama setelah mendapat kabar tentang kebakaran kala itu, Khale langsung memutuskan terbang ke Jogja untuk mengurus masalah ini sekaligus melakukan tanggung jawab pada kliennya.

Sedangkan Syafira yang tak lupa dipamiti oleh Khale, tak henti mencemaskan hal ini. Pikirannya ke mana-mana. Bukan hanya soal kembar yang terus menanyakan Khale beberapa hari ini yang tak menemui mereka, tapi juga soal keuangan mantan suaminya itu.

“1Milyar sudah ia keluarkan untuk Putra, sekarang malah harus menanggung kerugian akibat kebakaran. Ya Tuhan, semoga asuransi tak menolak klaim ini,” ujarnya penuh harap.

***

Tetap ditemani oleh anak buah Khale yang menunggunya di dalam mobil, pagi ini Syafira sedang berada di sebuah minimarket terdekat apartemennya untuk membeli beberapa keperluan yang mendesak.

“Aku turut berduka cita atas musibah yang menimpa mantan suamimu, beritanya sudah tersebar di kalangan kami.” Tiba-tiba terdengar suara seorang pria tak asing di telinganya.

Benar saja, Syafira mendelik setelah berbalik badan.

“Jangan takut, aku tidak akan menyakitimu. Mari selesaikan semuanya dengan baik-baik.” Putra yang saat itu memakai topi, melepaskan kacamata bulatnya agar terlihat seperti pria culun, mendekati Syafira yang berjalan mundur perlahan.

Mengeluarkan cek dari Khale, Putra menyodorkannya pada Syafira. “Dari pada untuk membayarku, lebih baik uang ini untuk mengurus masalahnya bukan? Dia pasti harus banyak bekerja sama dengan pihak lain dan harus mengeluarkan uang yang tak sedikit. Meskipun aku tidak menyukainya, tapi aku masih memiliki nurani. Kebakaran adalah risiko fundamental bagi pengusaha seperti kami, aku berempati soal ini. Dan soal hutangmu, aku anggap lunas.”

Masih ternganga dengan kehadiran Putra, tubuh Syafira membeku.

Dengan pelan Putra melangkahkan kakinya maju agar lembaran cek itu dapat digapai oleh Syafira.

Dengan hati-hati dan tetap menjaga jarak, Syafira mengulurkan tanganya meraih cek itu.

“Asal kamu mau makan malam denganku malam ini,” lanjut Putra melepaskan lembaran cek itu.

Benar saja, apa yang Syafira duga pun terjadi. Putra adalah pria licik. Ia tak mungkin membebaskan hutangnya begitu saja tanpa syarat.

Mengontrol ekspresi wajahnya agar tak terlihat ketakutan, Syafira membenarkan cara berdirinya. Dengan tegas ia menolak penawaran Putra. Tak sudi baginya jika harus meladeni pria di hadapannya itu.

“Khale sudah menyiapkan uangnya untukmu. Tak akan membuatnya bangkrut jika pun dia harus mengganti rugi musibah ini. Lagi pula, penyebab kebakaran itu masih diselidiki. Dia tidak akan diwajibkan mengganti rugi jika ternyata penyebabnya bukan karena kesalahan dari timnya,” tutur Syafira percaya diri.

Tersenyum penuh arti, Putra berharap hal yang sama. “Aku yakin mantan suamimu itu punya tim yang becus. Aku juga yakin Khale tidak akan jatuh miskin kalaupun harus membayar semua ini. Tapi, apa kamu tidak malu merepotkan laki-laki yang kamu hindari sendiri? Apa kamu tidak berpikir dia bisa saja membawa kembar sebagai balas budi atas bantuannya menyelamatkanmu? Mana Syafira yang mandiri, yang aku kenal dulu? Yang selalu menolak bantuanku hanya karena ingin menghidupi kembar seorang diri. Kamu sungguh tidak konsisten.”

Sebelum meninggalkannya, Putra mengulangi penawarannya sekali lagi. Bahwa ia ingin Syafira makan malam dengannya malam ini di restoran sebuah hotel berbintang. Ia juga berpesan pada mantan istri Khale itu untuk memakai gaun mewah yang sudah disiapkannya untuk dipakai saat makan malam dengannya.

“Pilihan ada padamu, aku tak memintamu bekerja tanpa dibayar. Hanya makan malam romantis. Tapi ingat, tidak boleh ada siapapun yang tahu termasuk Khale dan anak buahnya. Aku tidak ingin ada yang mengganggu makan malam kita. Bukan sesuatu yang berat bukan?” tuturnya berlalu pergi.

***

Masih dalam kebimbangan, Syafira tak bisa makan dan tidur siang dengan tenang. Penawaran Putra begitu berat baginya. Ia sungguh tak ingin lagi berurusan dengan pria licik itu. Tapi di satu sisi, ia juga tak ingin berhutang budi pada Khale, apalagi mantan suaminya itu sedang ditimpa musibah besar.

“Aku harus bagaimana?” ucapnya menggigit ibu jarinya.

"Apa aku datang saja malam ini, toh hanya makan malam sekali ini saja. Tapi bagaimana bila dia curang dan akan meminta syarat yang lain atau jika dia berani macam-macam?" Syafira semakin gelisah dan bimbang.

Di tengah kebimbangannya, sebuah kabar mengguncang batinnya begitu hebat.

Kabar dari anak buah Khale yang ia terima siang ini adalah perusahaan Khale dinyatakan bersalah atas musibah ini karena dianggap lalai hingga menyebabkan kebakaran yang merugikan klien mereka. Asuransi menolak klaim karena kebakaran ini murni terjadi karena kesalahan tim Khale. Tak hanya 1, tapi begitu banyak dugaan kelalaian yang fatal.

Mendengar informasi tersebut, Syafira jatuh pingsan.

...****************...

1
sunaryati jarum
Jangan luluh dulu,itu kesalahan terbesar Khale.Sudah istri kabur gara- gara dirinya nyamperin Karina,malah rajin mendatangkan bahkan membantunya.Jangan cepat luluh Syafira,biarkan dia benar - benar menyesal dan berjuang,selama perjuangan mendapatkan kamu mudah banget,bahkan masih bertemu dengan masih masih terus berhubungan dengan Karina,walau diakhir mencari bukti,Jangan terlalu mudah mendapatkan kamu walau akhirnya jika bersatu
sunaryati jarum
Semoga berhasil melawan Putra dan keluarganya serta dapat bukti pembakaran Gudang perusahaan Khale
cinta semu
,makin tegang dahhh...putra vs khale
JasmineA
kok udah end aja?
Happy Kids
ya benny ga salah. khale nya aja tuman. nyamperin tiap hari
Happy Kids
heleh tp uda ngapain aja sama karina 😅
Masitoh Masitoh
ya buka hatimu Syafira demi kembar
sunaryati jarum
Saatnya Putra dan keluarganya hancur , karena selama ini sudah menang dengan uang dan kekuasaan,tapi sekarang punya lawan yang tangguh, disertai fakta.Ayo Karina dan Helena keluarkan juga bukti kejahatan mereka.
sunaryati jarum
Jika kau menangani kasus Putra ,semakin hancur firma kamu Helena
sunaryati jarum
Berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Syafira jika ingin rujuk ,Khale.
sunaryati jarum
Nah kehancuran Putra dan Karina otw , kutunggu.Kamu juga bodoh Khale jika kamu tidak langsung menemui Karina.Syafira tidak akan pergi.Itu kesalahan terbesarmu bahkan kau selalu disampingnya dan membantu membuatkan toko untuknya.
Eridha Dewi
buat ada cowok yg lebih segalanya dari khale
sunaryati jarum
Walau apa yang dilakukan Khale akhir - akhir hanya untuk mengorek dan memberikan kepercayaan Karina,namun perkataan di awal dan perlakumu yang langsung menemui Karina serta selalu menjalin hubungan layaknya kekasah selama Syafira pergi itu masih sulit memaafkan mu
sunaryati jarum
Terserahlah emak sedikit tahu Khale melakukan itu untuk mengetahui kelemahan Putra, dari bukti yang dimiliki Karina
penyukapink
tenang pemirsa, pegangan yg kuat, tarik nafas dalam2, harap tenang dulu yaaa🤣
Dewi Natasha
khale ini Bodoh atau apa ya..... gue klu jadi syafira jgk bakal ga mau sama laki2 kayak khale, bilangnya cinta sm istri tapi Masih aja meladeni mantannya..... Kase aja syafira sm damar, khale nya Bodoh amat.
Eridha Dewi
terlalu bertele tele menurutkan lebih baik hadirkan cowok yg lebih segalanya dari khale yg mencintai Syafira tanpa syarat
Happy Kids
ewh. ngomong ga ada hubungan tp slalu interaksi. bahkan pernah intim skali 😅 standar temen versi khale ini kaya gimana 🙏
sutiasih kasih
khale... km itu nmpel" mm si kmbar mulu... pdahal dlu saat kalian cerai... km pun mnikmati prhatian karina... bhkn km sll ada untuk karina dan anknya.... bhkn km pun mnikmati setiap kali kalian brcumbu...
dasar laki" emang buaya🙄🙄
sunaryati jarum
Dengan menangani Kasus putra dan Syafira merupakan awal meredupnya karirmu Helena
sutiasih kasih: sepertinya iya....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!