NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak diakui

Suasana di rumah sakit begitu mencekam. Giyandra terbaring di brankar, tubuhnya gemetar hebat menahan kontraksi yang seolah ingin memecah tulang rusuknya. Keringat dingin bercucuran membasahi seprai, namun rasa sakit fisik itu tak sebanding dengan luka di hatinya yang menganga lebar.

"Bu... Tolong... Aku mohon..." rintih Giyandra putus asa, tangannya mencengkeram lengan sang ibu begitu kuat. "Aku tidak sanggup melahirkan sendirian! Apa kata orang nanti? Suamiku di mana?! Panggil Dion! Panggil suamiku sekarang juga sebelum aku masuk ruang operasi!"

Sang Ibu menunduk, air mata tak kuasa dibendung. "Ibu sudah meneleponnya berkali-kali, sayang... Teleponnya terus menyambung tapi tidak pernah diangkat. Ibu bahkan kirim pesan, tapi tak ada balasan sama sekali."

Mendengar itu, wajah Giyandra berubah pucat pasi, lalu memerah padam menahan amarah yang meledak-ledak.

"Brengsek! Pria tidak tahu diri!" teriak Giyandra di tengah rasa sakit yang menyiksa. "Pasti dia sedang asyik bercumbu dengan wanita jalang itu! Tamara! Dasar perebut suami orang! Kau memang murahan!"

Suaran Giyandra melengking memecah keheningan koridor rumah sakit, tepat sebelum brankar itu didorong cepat masuk ke ruang operasi.

"Nak, tenang... Fokus pada napasmu. Ibu ada di sini, Ibu tidak akan pergi kemana-mana," Ibu Giyandra berusaha menenangkan, meski hatinya hancur melihat penderitaan putri semata wayangnya.

***

Satu jam berlalu bagai satu abad penuh siksaan. Hingga akhirnya, tangisan keras seorang bayi memecah ketegangan. Seorang bayi laki-laki yang sehat dan gagah telah lahir ke dunia.

Namun, tidak ada senyum bahagia di wajah Giyandra. Tatapannya kosong, hampa, dan penuh kebencian. Ia tidak merasa menjadi wanita paling bahagia saat menjadi ibu, melainkan merasa menjadi wanita paling malang karena ditinggalkan tepat di saat paling rentan.

"Selamat, Nyonya..." suara perawat terdengar lembut seraya mendekatkan bayi yang baru lahir itu. "Putra Ibu sangat tampan dan sehat. Apakah Ibu ingin menggendong dan menyusuinya?"

Seketika, seolah tersentak dari mimpi buruk, Giyandra menepis tangan perawat itu dengan kasar hingga bayi itu hampir terjatuh.

"JANGAN! Jangan dekatkan dia padaku!" pekik Giyandra histeris, air mata mengalir deras membanjiri pipinya. "Bawa pergi! Singkirkan anak itu dari hadapanku! Aku tidak mau melihatnya!"

"Tapi Nyonya, ini bayi anda..."

"Dia bukan anakku! Dia adalah pembawa sial! Gara-gara bayi ini, Dion menjauh! Gara-gara dia, semuanya hancur!" teriak Giyandra dengan napas memburu, tubuhnya gemetar hebat.

Hati siapa yang tidak remuk mendengarnya? Giyandra membenci buah hatinya sendiri, karena ia tahu persis rahasia kelam di balik kehamilan ini.

Sudah satu tahun lebih ia mengikat janji suci dengan Dion, namun rahimnya tak kunjung memberi kabar. Tekanan keluarga, rasa malu, dan ketakutan kehilangan kasih sayang suami membuatnya bertindak gila. Demi terlihat sempurna, demi membuat Dion bahagia, ia rela menginjak harga dirinya sendiri. Ia rela tidur dengan siapa saja, dengan banyak pria, asal ia bisa cepat hamil dan dianggap sebagai istri yang "berkualitas".

Ia pikir kebohongan ini akan tertutup rapat. Ia pikir Dion akan menerima bayi ini sebagai anaknya. Tapi ia salah besar. Kebenaran terbongkar, dan kini Dion menolak mentah-mentah untuk mengakui bayi ini. Bagi Giyandra, anak itu adalah aib yang harus dihapus.

Giyandra menatap langit-langit ruangan, matanya memancarkan aura yang mengerikan. Tangannya terkepal sangat kuat hingga kuku-kukunya menancap dalam ke daging telapak tangan, meneteskan darah tipis.

"Tamara..." panggilnya pelan, namun suaranya terdengar begitu seram, seperti bisikan iblis. "Kau pikir kau sudah menang? Kau pikir dengan merebut Dion, kau bisa hidup bahagia selamanya?"

Giyandra menarik napas panjang, menyalurkan seluruh rasa sakit, malu, dan amarahnya menjadi satu tekad yang bulat.

"Aku bersumpah demi nyawaku sendiri... Kau akan menyesal karena tidak ikut mati dengan keluargamu saat kecelakaan waktu itu, Tamara. Aku tidak akan membiarkanmu tertawa bahagia. Aku akan hancurkan hidupmu perlahan-lahan. Kau akan menangis memohon ampun padaku, Tamara.

Bersambung...

1
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
Dew666
💎💎
Dew666
💐💐
Dew666
💐💐💐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!