hay aku molly
aku di bilang janda tapi belum pernah menikah dan bercerai
di bilang lajang tapi sudah mempunyai anak
bagai mana kisah ku ?
ikuti cerita ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# 27
selamat membaca ....
.
.
.
.
enjoy
.
.
💕
pagi pagi sekali will sudah bersiap untuk pergi dan tak lupa menelfon seluruh anak buahnya untuk bersiap berada di sekitar molly dan belly
will berjalan menedekati ranjang melihat megan yang masih tertidur pulas
aku berjanji sayang aku akan menjaga molly dan belly dan aku tak akan lagi melepaskan orang itu
lirih will
will sudah meninggal kan rumah nya dan pergi menui seseorang
will: kau lupa atau pura pura lupa dengan kejadian dulu
pria yang di ajak bicara will hanya diam saja seperti sedang berfikir
will yang melihat itu geram sekali
will: jawab aku berengsek aku bertanya pada mu
pria itu masih setia dengan diam nya
dan membuat will benar benar marah
will hendak memekul pria itu saat will hendak memukul nyaa pria itu menjawab
maaf kan aku ... aku seakan lupa tentang hal itu
will: kau bilang lupa berengsek kau luke
ya pria itu luke ... will menelfon luke saat megan sudah tertidur untuk mengajak nya bertemu pagi ini
luke: aku tak tau mengapa aku memilih perempuan jalang itu (menunduk sedih) jadi kita harus apa
will: aku sudah mengaman kan molly dengan anak buah ku di sekitar nya dan memata matai sijalang berengsek itu
luke: aku akan memperketat pengamanan nya will aku tak mau molly dan belly tergores barang sedikit (menatap will tajam )
will: lalu kau akan apa ?
luke: aku akan menjauhi molly sementara waktu
will: tidak ... kau akan membuat jalang itu curiga luke
luke: lalu aku harus apa will , molly sudah mengusir ku
will: terus dekati molly dan hanya itu agar kita tetaap masti kan molly aman
luke: bagai mana bisa will dia mengusir ku tak mungkin aku bisa berada di dekat nya
will ingin sekali bertriak memberi tahu luke bahwa belly putra nya namun iya tak bisa melanggar janji nya karna itu bukan gaya nya
will: aku yakin molly akan menerima mu dan asal kau tau molly sangat mencintai mu dari sejak dulu
luke: bb... benar kah ? lalu mengapa iya menolak ku ?
will: bodoh kau hal seperti itu saja tak tau
dia mengira kau bersama jalang sialab itu
luke: ooo astaga aku lupa menjelaskan itu
will: bodoh ... aku harap kau bisa menjaga nya
jangan kau sia sia kan dia seperti nat
luke: ( menatap will sedih) tak akan ku biarkan itu terjadi lagi
will: aku pegang janji mu hoadsen
apa dad tau kelaluan bodoh putranya ?
luke: tak dad tak tahu sama sekali ... (mengacak rambut frustasi)
will: cepat lah pergi ke aparteman molly
aku dengar belly tadi malam demam dan memanggil nama mu
luke: apa anak itu sakit ... (panik) apa kah parah ?
will: berlebihan lau luke.. dia hanya demam dan lagi pula kau mantan dokter silahkan kau cek sendiri
luke:( diam sejanak ) baik lah aku akan pergi will
aku harap kau bisa memberikan apa pun info yang terjadi pada ku oke
will: baik lah ... cepat lah pergi
luke sudah pergi menuju ke aparteman molly dan tak lupa menelfon anak buah nya untuk melakukan penjagaan
ting tong ting tong
molly: (pasti dokter yanga will bilang, membuka pintu tanpa mengecek )
cklek
molly: silahkan ma..(molly terkejut ternya luke)
luke ada apa lagi kau kemari
luke: aku dengar belly sakit ... apa boleh aku melihat nya
molly: aku rasa belly butuh dokter bukan kau (sinis)
luke: kau lupa aku adalah dokter (menatap molly)
molly:( benar luke dokter) hem baik lah kau boleh melihat
luke: trimakasih (luke langsung masuk dan melihat belly yang terbaring di kasur ) sejak kapan dia demam
molly: kemarin sore saat bangun tidur siang
luke: ( luke mengecek ke adaan belly) apa saja yang di makan nya apa dia muntah
molly: kalau pagi aku tak tau sebab dia pergi dengan will kalau siang dia makan tumis daging brokoli dan belly muntah hanya sekali sekitar jam delapan malam
luke: hah syukur lah... aku rasa belly hanya krlelahan ... apa kau sudah memberi nya obat
molly: belum karna aku tak tau yang mana harus di berikan dan tak ada keterangan nya di sini
luke: baik lah akan ku lihat obatnya
molly memberi obat yang di belly kan will kemarin
luke: kenapa ini tak ada kotak nya mol ... pantas kau tak tau
molly: entah will memberinya seperti itu pada ku ... apa belly benar baik baik saja luke
luke berjalan mendekatj molly dan membalikan badan molly menghadap nya
luke: kau tak perlu cemas dia baik baim saja (menatap molly)
molly: kau yakin luke (mulai berkaca kaca )
luke: tentu mol
molly: (memeluk luke) terimakasih luke kau membantu ku , aku sangat takut kehilangan putra kita
luke: putra kita (mengerutkan dahi )
molly: ( melepas pelukan ) emm maksud ku ... belly memanggil mu daddy jadi ...
luke: sudah lah tak perlu kau jelaskan aku tua maksud mu
luke menarik molly
cup
luke mencium bibir molly sekilas dan berlalu menuju belly untuk memberi obat nya
molly diam mematung karna kaget
sampai suara luke mengaget kan nya
luke: molly kemari lah biar ku beri tahu
molly: ooo ii.iya (berlari menuju kamar)
lukr menjelaskan obat nya dan molly paham
waktu menunjukan saat nya makan siang
molly sedang memasak di dapur sedang kan luke sedang memeriksa belly ...
molly sedang asik memasak dia dikaget kan dengan tangan kekear yang memeluk perut nya dengan posesif
luke: sedang masak apa momy (di telinga molly )
molly: luke apa yang kau laku kan pergi lah (mencoba melepaskan diri)
luke: (makin mempererat pelukan ) tidak momy biar seperti ini sebentar saja aku merindukan mu
molly hanya diam merasakan hangat pelukan luke
luke: molly maaf kan aku
molly: untuk apa ?
luke: semua nya
molly: maksud mu (membalikan badan menghadap luke setelah mematikan kompor)
luke: iya semua, mengusir mu pada hari itu , membuat mu merasa tersiksa karna ku semua nya buat semua yang kau dapat karna ku
molly yang mendengar permimtaan maaf luke tak bisa berkata apa apa
luke: molly apa kau memaaf kan ku (mengangkat wajah molly )
molly: luke aa.. aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kau meminta maaf ...
luke: jadi kau mau menerima ku menjadi ayah belly
molly:( membuang muka) beri aku waktu untuk memikir kan itu
luke: ( mencium bibir molly sekilas) baik lah momy aku tunggu jawaban mu aku harap itu tidak mengecewakan
luke merasa senang namun merasa was was takut terjadi sesuatu pada orang prang yang iya cintai
seperti waktu itu
next ya semu
somoga kalian suka
jangan lupa tinggal kan jejak di bawah
like nya jangan ke tinggal lan ya 😁
💕💕💕💕💕💕💕