NovelToon NovelToon
Pria Idaman Lain

Pria Idaman Lain

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:167.7k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

mohon bijak 21+

cerita sederhana, tentang cinta yang butuh perjuangan, tentang wanita yang harus memilih antara cinta dan suaminya.

apa dia akan memilih cinta yang dia idamkan atau memilih cinta suaminya yang sudah bnyak memberinya luka, atau dia memilih jalan lain dari keduanya?

ini akan ada dua versi cerita, yang pertama Dila dan Andri, dan cerita kedua ada Diana dan Rusdy...

jadi simak ya gaes... karena ini tentang PIL yang di miliki oleh para wanita, meski tidak semua🤫🤫🤫

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

hasil mengejutkan 2

sore harinya, Dila benar-benar sudah menyelesaikan semua pekerjaannya, bahkan itu sudah membuat Vivi tak menyangka jika etos kerja Dila begitu besar.

sore itu, Dila bergegas pulang untuk menyiapkan semua yang di perlukan untuk mudik pertama kali.

saat sampai di rumah, ternyata Hendra juga sudah datang. bahkan saat Dila baru memarkirkan motornya dia sudah di sambut dengan bunga mawar oleh Hendra.

"ada apa ini mas?" bingung Dila melihat Hendra.

"terima kasih sudah hadir di hidupku, kamu kebahagiaan dan pembawa rezeki ku," kata Hendra yang langsung mengangkat Dila cukup tinggi.

Dila pun memegang pundak Hendra, "aku baik jabatan, dan sekarang kita harus mulai segalanya dari awal ya,"

Dila pun mengangguk dan mencium kening Hendra, bahkan keduanya berpelukan di depan semua orang.

lagi-lagi ada seorang pria yang tak suka melihat adegan sok mesra itu, "brengsek, tak akan ku biarkan kamu bisa memilikinya, karena apapun yang aku inginkan harus jadi milikku,"

Hendra dan Dila memutuskan untuk makan di luar setelah semua siap, bahkan Dila memastikan kamar kosnya aman di tinggalkan.

kini mereka menuju ke rumah sakit terlebih dahulu, baru kemudian mereka menuju ke desa.

mereka berdua berpegangan tangan saat nama keduanya di panggil masuk, Dila melihat dokter yang sebelumnya penuh senyum.

kini hanya menghela nafas di depan keduanya, Dila sadar pasti ada yang tak beres.

"bagaimana hasil pemeriksaan kami dokter?" tanya Hendra.

"maaf tuan, sepertinya anda mengalami gangguan terhadap kesuburan, tapi ini masih bisa di atasi dengan pengobatan, dan tolong jaga gaya hidup anda agar tetap sehat,"

Dila mengenggam tangan Hendra, "baik dokter kami mengerti, jika perlu tolong berikan obat atau vitamin apapun untuk membuat kondisi suami saya membaik," mohon Dila.

"baik nyonya," jawab dokter yang langsung menuliskan resep obat.

Hendra tak mengira jika dirinya mengalami hal buruk, padahal biasanya yang tak subur itu perempuan.

tapi kini dia sendiri yang mengalami hal itu, dia merasa dunianya begitu hancur dan berat untuk di jalani.

Dila berjongkok di depan Hendra, dia menyentuh wajah Hendra dan tersenyum, "ini bukan akhir dunia, kira bisa melalui ini semua, jadi mas harus kuat ya,"

Hendra pun mengangguk, tapi yang dia sedikit lega adalah dirinya tak memiliki penyakit menular meski memiliki pekerjaan sampingan.

"sekarang aku akan fokus untuk membahagiakan dirimu tanpa melakukan pekerjaan buruk itu lagi," batin Hendra.

keduanya kini berkendara menuju ke desa, Dila pun melihat Hendra yang sudah sedikit ceria, dia bisa bernafas lega.

Dila pun mengecek ponselnya dan ternyata begitu banyak pesan masuk di grup, dan tiga pesan dari Andri.

'*jika kamu tak keberatan, kita bisa pulang berdua besok pagi,'

'tolong balas pesan ku, jangan membuatku khawatir Dila, apa suamimu melakukan hal buruk,'

'dila jika kamu tak membalas pesan ku, aku akan datang dan mentahkan leher pria brengsek itu*,'

Dila pun hanya menghela nafas dalam, dia tak mengira jika Andri begitu khawatir.

"kenapa dek, apa ada pesan penting," tanya Hendra.

"tidak ada, hanya pesan dari mas ku, dia bertanya apa aku jadi pulang," bohong Dila.

Hendra hanya sekedar mengangguk saja, kemudian Dila pun bergegas membalas pesan dari Andri.

'tenang mas, aku sudah berada dalam perjalanan bersama suamiku, kita bertemu besok dan jangan terlalu khawatir, karena sekarang dia sudah berubah, dia bahkan sudah berjanji, dan aku akan memegang janji itu,' balas Dila.

Andri yang membaca balasan pesan itu marah, pasalnya dia masih tak bisa menerima segalanya.

apalagi setelah semua kebusukan Hendra terungkap dengan penyelidikan dari Farid.

"seharusnya kamu menyerah dan mulai memikirkan dirimu sendiri, atau perlu aku kenalkan gadis cantik, baik, latar belakang keluarga sempurna untuk mu, kebetulan aku punya stok banyak," goda Farid.

"diamlah, atau aku akan membungkam mu selamanya, sudahlah bayaran mu sudah ku transfer, dan aku pamit pulang dulu, karena aku sudah ada acara keluarga," kata Andri.

"kamu ini lucu ya, susah tau tak mungkin bisa bersama, tapi kenapa kamu terus memaksakan diri," kata Farid yang menghentikan langkah Andri.

"karena aku mencintainya, dan dia adalah wanita pertama dan satu-satunya di hidupku, bahkan karena pria busuk itu aku kehilangan anakku," jawab Andri marah sebelum pergi.

Farid terdiam, dia tak mengira jika hubungan dari Andri dan Dila sejauh itu.

"ya... pria buruk, mendapatkan gadis buruk, tapi Dila malah dapat nasib buruk dengan menikahi pria yang begitu murahan," gumam Farid tertawa.

Andri mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, dia pun merasa marah, kesal, sedih dan kecewa saat ini.

dia pun beberapa kali hampir menabrak mobil atau truk di depannya, rapi sepertinya tuhan masih sayang pada dirinya.

saat ini Dila sedang berada di pusat oleh-oleh di daerah Mojokerto untuk membeli beberapa kue.

Dila bahkan membeli dua kotak buah pir dan jeruk, karena besok ada acara yasinan di rumah orang tua Dila.

Hendra pun masih merangkul pundak istrinya itu saat ini, "jadi nyonya Hendra yang cantik, kamu masih membutuhkan apa lagi, tinggal bilang pada suamimu ini," kata Hendra gemas.

"sudah tidak ada, lebih baik sekarang kita lanjutkan perjalanan, jika tidak kita akan sampai sangat malam nanti," kata Dila yang berhasil membuat Hendra tertawa

"ya sudah, jika itu permintaan nyonya," jawab Hendra yang membukakan pintu untuk Dila.

tapi saat Hendra berputar untuk masuk ke kursi pengemudi, Dila sempat melihat sosok dari Andri yang berdiri di depan toko sambil menenteng belanjaan.

Dila hanya bisa melihat, tanpa sadar air matanya jatuh melihat pria itu. "maaf ...."

Hendra pun masuk kedalam mobil, Dila bergegas mengusap air matanya, dan mobil pun meninggalkan area itu.

pukul sebelas malam, mobil baru sampai di rumah Dila, tapi rumah itu nampak ramai.

Zainal bingung karena ada mobil sedan Vios yang berhenti di depan rumah mereka.

saat Zainal keluar rumah, dia pun langsung menghampiri dan memeluk Hendra, dia tak mengira jika Hendra dan Dila bisa pulang.

"Alhamdulillah kalian bisa pulang, pak lihat siapa yang datang!" kata Zainal dengan sedikit berteriak.

"apa sih le, kok malam-malam teriak-teriak," kata pak Yono yang langsung menghampiri putri dan menantunya itu.

"ya Allah, akhirnya kalian pulang, bapak rindu sekali, Dila kok makin kurus, apa suamimu tak memberikan makan?," kata pak Yono yang memeluk Dila.

"bapak ih, mas Hendra mencukupi semua kebutuhan Dila, bahkan Dila sering jajan habisin uang mas Hendra," kata Dila tersenyum.

"sudah-sudah bapak percaya, terima kasih sudah bisa menjaga putri bapak ya le, sekarang ayo masuk ibumu dan kakak ipar mu di belakang sedang masak," kata pak Yono dengan antusias.

hendra dan Zainal mengeluarkan buah tangan yang tadi di beli, pak Yono makin menyukai menantunya itu pasalnya dia begitu baik dan pengertian.

Dila mendengar ada notifikasi masuk ke ponselnya, 'aku senang bisa melihatmu bahagia, maaf jika pernah membuat mu sedih, teruslah tersenyum ya dek'

Dila pun gemetar, Arif langsung memeluk tubuh adiknya itu, Dila pun terisak di pelukan sang kakak

"eh... sejak kapan Arif begitu dekat dengan adiknya?" heran pak Yono.

"sebelum adikku di rebut oleh pria itu, dan jika kamu berani melukainya, maka aku tak segan mematahkan lehermu, meski itu hanya sebuah luka sayatan kecil," ketus Arif.

1
Sunarti
Luar biasa
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Ai Ai
nikah sepupu an boleh kok, mungkin sebagian daerah beranggapan tabu.
Nur Evida
komen pertama, Dila pasti hamil sebab di kawin terus sama Andri
Nur Evida
jangan2 Dila kerja di pabriknya Andri dan Bayu tangan kanannya
Nuriyah
terimakasih othor ku cerita selalu best 😍😍😍😍😍😍😍😍
Apriyanti
makasih ya thor,,klo bisa bikin cerita husna dan dokter rizal thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Heny Hennay🌻
mksih thor up nya
Heny Hennay🌻
husna kok gitu si
Apriyanti
lanjut thor
Piet Mayong
untung gak aja kejadian poligami lagiii...
udah tahan nafas nih bacanya dr tadiiii
Heny Hennay🌻
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Nuriyah
lanjuttttt tambah penasaran....ktm in lagi lah thor 😍😍😍😍😍😍
Piet Mayong
kasusnya husna gimana nih????
hamil gak yaa dia???
Heny Hennay🌻
kasian fatin nya...

tp klo fatin uda lupa ingat.an bkalan susah.
mending mahi sam husna ajj.
kasian husna nya sdah tdak perawan di tnggl calon nya meninggal
Heny Hennay🌻
itu pasti fatin .mukanya di ganti ma orang tua bagka itu.
Nuriyah
ketemu lagi kah fatin am mahi...jawaban nya ada di tangan mu othor ku 😍😍😍😍😍
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!