NovelToon NovelToon
BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA

BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur / Kultivasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mochamad Fachri

Seorang siswa culun yang hidupnya selalu di warnai luka dan derita, ternyata memiliki garis keturunan dewa kultivator. Ia belum menyadarinya hingga suatu hari, ia nyaris tewas karena di keroyok oleh siswa lainnya yang tak suka kepadanya.

Di saat ia sekarat, seorang gadis cantik membawanya masuk ke dalam sebuah dimensi yang jauh dari peradaban manusia.

Namun, tentu saja hal itu membuatnya menjadi bingung saat tersadar, ia menganggap dirinya sudah mati, lalu bagaimana cara ia memulai kembali kehidupannya di dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochamad Fachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Sebuah Jeep

“Kontribusi saya?” ulang Nova pelan. “Tentu saja akan membuat semuanya meningkat secara bertahap, mengurangi resiko bisnis dan yang paling utama, saya akan menjadi pemasok berlian untuk Pratama Group.”

Bryan langsung membeku di tempat, begitupun dengan yang lainnya, termasuk tuan Arga.

“Pemasok berlian?”

Nova mengangguk dengan percaya diri, ia menatap semua orang satu persatu tanpa ragu.

“Aku memiliki koneksi, dan tentu saja mari kita lihat saja hasilnya nanti, apakah menguntungkan untuk Pratama Group atau justru merugikan,” ucapnya dengan dagu yang sedikit terangkat menatap ke arah Bryan.

Bryan hanya terkekeh dengan senyum yang meremehkan.

“Baiklah, jika dalam waktu dekat penjualan di perusahaan memiliki kenaikan drastis kerena anda, maka saya akan mengundurkan diri dan menjual saham yang saya miliki kepada anda, bagaimana tuan Nova?” ucapnya menantang Nova dengan penuh kepercayaan diri.

Semua orang terkejut mendengar itu, termasuk tuan Arga. Bagaimana bisa Nova yang seorang pemula bisa melakukan itu, sementara Bryan adalah orang yang cukup berpengalaman di bidangnya.

Saat tuan Arga hendak membuka suara, Nova memberikan isyarat kepadanya untuk tetap menyimak.

“Tenang saja om, aku punya cara yang paling ampuh, dan tidak mungkin bisa di lakukan oleh orang itu,” bisiknya sambil mencondongkan sedikit badannya ke arah tuan Arga.

Mendengar itu tuan Arga sedikit ragu, namun karena ucapan Nova terdengar serius ia mencoba untuk mempercayainya.

“Baiklah, aku setuju,” ucap Nova menjawab tantangan dari Bryan.

Para pemilik saham lainnya mulai gentar, mereka sedikit panik jika anak muda di hadapan mereka itu turun tangan untuk menangani proyek penting mereka.

Sementara Bryan tersenyum puas, tanpa disadarinya ia memilih lawan yang salah, yang mungkin akan menenggelamkan karirnya dalam waktu sekejap mata.

Setelah rapat pertemuan itu selesai, Nova menyalami satu persatu pemilik saham di Pratama Group, tentu saja Nova harus bisa menarik perhatian mereka semua, jika tidak perusahaan milik tuan Arga itu akan hancur dibuatnya.

Nova keluar bersama tuan Arga, keduanya terlihat sangat akrab. Aruna yang sedari tadi menunggunya berdiri menyambut mereka dengan senyuman.

“Bagaimana, apa semuanya berjalan lancar?” tanya Aruna.

Nova mengangguk di iringi kedua sudut bibirnya yang terangkat.

“Tentu saja, semua lancar tanpa kendala apapun,” jawabnya.

Bryan yang baru saja keluar dari ruangan rapat, melihat keakraban itu. Ia kesal karena melihat kedekatan Aruna dan Nova.

“Lihat saja, akan ku buat kau menyesal bocah tengik!”

***

Nova berencana untuk mengunjungi showroom dan membiarkan Aruna untuk kembali ke rumahnya sendiri, setelah di rasa uangnya sudah cukup dari hasil penjualan lima puluh butir berlian yang ia bawa ke kantor tuan Arga Nova memutuskan untuk memiliki sebuah kendaraan yang sejak dulu di impikannya.

Ia menggunakan taxi online, di sepanjang perjalanan Nova masih tak menyangka jika dia bisa berbicara dengan lancar di hadapan orang-orang penting di Pratama Group, ini baru langkah awalnya karena tujuan dia adalah untuk menjadi kuat.

Setelah sampai di sebuah showroom ternama, Nova melangkah dengan percaya diri, dari dalam orang-orang memperhatikannya. Wajah Nova yang cukup tampan dan postur tubuhnya yang tinggi serta berisi membuatnya menarik perhatian para sales wanita yang ada di showroom itu.

Dan bahkan saat Nova masuk, mereka semua berebut untuk melayaninya.

Sementara beberapa sales pria hanya diam, seperti enggan untuk melayani Nova karena gayanya yang cukup tengil, membuat mereka sedikit tak suka dengan pemuda yang masuk ke showroom itu.

“Gayanya so banget, emang dia mampu beli mobil disini? Penampilannya aja keren, tapi keliatannya dia kere sih,” ujar salah satu sales pria kepada temannya.

Temannya menoleh sambil berkata.

“Udah, kita perhatiin aja. Apa dia mau beli atau cuman numpang foto aja.”

Keduanya kembali terdiam, memperhatikan Nova yang di kerubungi sales wanita dan mereka semua menawarkan beberapa jenis mobil langsung.

“Tuan muda, mau cari mobil apa? Biar saya tunjukan mobil terbaru disini, sport? Jeep atau yang mana? tuan muda bisa pilih sendiri,” ucap salah satu sales wanita.

Yang lainnya melakukan hal yang sama, sehingga membuat Nova menjadi kebingungan sendiri haris bagaimana.

“Aduh... mereka ini bagaimana sih, malah bikin pusing,” gumamnya di dalam hati.

Mendengar keributan di luar ruangannya, manajer showroom itu keluar dan melihat apa yang terjadi di luar ruangannya.

Begitu melihat ke arah Nova, si Manajer langsung merapikan rambut dan penampilannya.

“Aduh mereka ini, malah bikin gaduh,” ucapnya nyaris tanpa suara. Ia berjalan ke arah Nova dengan santai.

Begitu mendengar suara langkah mendekat, tiga sales itu menoleh dan langsung mundur beberapa langkah lalu menunduk hormat.

“Bu manajer,” sapa mereka bersamaan

“Ada apa ini?” tanya si manajer.

Nova yang sedari tadi hanya diam langsung membuka suara. “Saya ingin membeli satu unit mobil, apa bisa?”

Si manajer langsung tersenyum.

“Tentu saja bisa, tuan. Mari silahkan ikuti saya,” ucapnya sambil menoleh ke arah para sales tadi. “Biar saya yang tangani ini.”

Mereka mengangguk bersamaan, lalu saling menyalahkan karena terlalu ribut.

“Perkenalkan tuan, nama saya Sherly. Saya manajer di showroom ini, apa ada pertanyaan tentang unit yang saya jelaskan ini?” ujarnya.

Nova menyambut uluran tangan Sherly, wanita berusia sekitar dua puluh enam tahun itu terlihat sangat menarik membuat Nova cukup terkesan dengan sosok wanita dewasa di hadapannya itu.

“Tidak ada, semua sudah cukup jelas. Saya ambil unit ini, dan apa bisa langsung saya bawa pulang?” tanya Nova.

Sherly menelan ludahnya, sambil mengerjapkan matanya beberapa kali. Lalu ia mengangguk dan tersenyum.

“T-tentu saja bisa tuan muda, apa mau melakukan pembayaran sekarang?” tanyanya.

Tanpa berbasa basi, Nova langsung memberikan kartu prioritas miliknya yang hanya di miliki oleh beberapa orang di kota Meikarta itu. Dan bahkan di seluruh negara.

Kartu prioritas?

Sherly meraih itu dengan tangan gemetar, dua sales pria dan tiga sales wanita itu di buat terkejut saat melihat kartu hitam yang dimiliki Nova itu. Mereka tidak menyangka, pemuda yang datang ke showroom mereka ternyata sangat kaya raya.

“B-baiklah, silahkan tunggu sebentar tuan, saya akan memproses dokumen serta pembayarannya,” ucapnya sambil membungkuk hormat.

Sherly menoleh ke arah salah satu sales wanita, dan memberikan perintah untuk segera mengurus dokumen mobil yang akan di beli oleh Nova, yaitu Custom Jeep Wrangler seharga nyaris enam belas miliar rupiah yang hanya ada beberapa di kota Meikarta.

Nova berpikir itu akan cocok untuknya, karena perjalanan menuju Clan barat memiliki kontur jalan yang cukup terjal dan memasuki area pegunungan.

Setelah semua selesai, Nova akhirnya bisa membawa pulang mobil impiannya itu, pemuda lain menginginkan sebuah mobil sport mewah, sementara dia membeli sebuah Jeep yang menurutnya sangar dan cocok di segala medan.

Mobil Nova keluar dari showroom dengan suara yang terdengar sedikit garang namun cukup halus untuk di dengar.

“Akhirnya, aku memiliki mobil sendiri,” gumam Nova sambil menyalakan mobilnya.

Ia sempat kebingungan, bagaimana cara mengendarai mobil itu, namun otaknya yang cerdas Nova dapat memahami segala fitur yang terdapat di dalam mobil. Dengan mudahnya ia mengendarai mobil itu dengan bantuan persepsi jiwa, untuk menajamkan instingnya saat mengemudi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!