NovelToon NovelToon
Cerita Cinta Kita

Cerita Cinta Kita

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.4
Nama Author: aulina alfiana

Kehidupan baru Kenzo dan Delima berubah setelah hadirnya buah hati mereka, dan jangan lupakan jika Delima kini berubah menjadi Mahasisiwi cantik yang siap dilirik oleh kaum laki laki.


Selain Kenzo dan Delima, disini juga mengisahkan orang orang yang belum move on dari masa lalunya, kecuali satu orang sang Duteng alias Duda Ganteng.


"Satu ditambah satu dua, kamu tau kan yank kalau aku tak akan menduakan mu"


"Cintaku bukan seperti es teh plastikan, jika habis langsung dibuang"


Yuk, yang penasaran kisah Kenzo sang mantan Casanova, Mario yang katanya Mafia tapi juga gagal move on, dan si Tata Surya yang sudah beristri tapi juga belum move on, atau si Duteng pendatang baru yang akan meramaikan kisah mereka.



Mengandung adegan 18+ dan 21+ , dibawah umur jangan coba coba baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maafkan Aku Delima

"Aku juga serius"

Deg

Suara laki laki dari belakang mengagetkan lamunan Delima "Suara itu"....."

Vano duduk didepan Delima, menatap wajah Delima yang entah kebingungan atau terpana dengannya.

"Hai....aku serius" ucap Vano lagi dengan melambaikan tangannya, mencoba membuyarkan lamunan Delima.

Delima mengerjapkan matanya, memandang wajah Vano yang memang tampan, dan jelas tidak ada kebohongan dimatanya. Andai saja Delima belum menikah, mungkin Vano lah yang akan menjadi kandidat pengisi hatinya, laki laki yang sudah cukup matang, matang usia dan matang perjalanan hidupnya, walaupun seorang Duda, tetapi Duda ganteng dan Duda berkualitas.

"Aku permisi dulu" Delima memasukkan ponselnya ke dalam tas tanpa membalas ataupun menanggapi pernyataan Vano itu.

"Biar aku anter, tapi setelah kita selesaikan urusan kita"

"Urusan kita?" Baru saja Delima ingin berdiri, namun dia urungkan lagi setelah mendengar ucapan Vano.

"Iya aku dan kamu"

Delima memicingkan matanya "Maksudnya?"

Vano menghela nafas, sebenarnya dia tipe lelaki yang tidak suka main tebak tebakan "Aku cinta ma kamu dan aku serius"

"Jangan pernah menyukai atau mencintai aku, nanti kamu terluka" jawab Delima santai

"Terluka?"

"Iya, aku memang sudah terluka, terluka karena sudah mecintaimu terlalu dalam bahkan sangat dalam" lanjut Vano lagi

"Bukankah kamu baru kenal aku, kurasa kamu tidak mencintai ku tetapi hanya tertarik padaku"

Vano memegang tangan Delima, tetapi Delima segera menepisnya "Jangan coba sentuh"

Vano melepaskan tangannya, kemudian tangannya dibuat untuk menopang dagu Vano sambil menatap wajah Delima "Awalnya aku memang tertarik, dari sekian banyak wanita yang mendekatiku, hanya kamu yang bisa menarik hatiku"

"Oh ya" Delima membuang mukanya karena kedapatan sedang melirik wajah Vano

"Serius....setelah tertarik terus menjadi suka dan lama kelamaan berubah jadi cinta"

"Setelah cinta nanti bakalan benci" ucap Delima menambahi omongan Vano

Vano masih setia menatap wajah Delima " Mengapa Tuhan menciptakan wajah yang cantik itu, dan menenangkan, tapi belum bisa aku miliki" batin Vano

"Sudah....aku sudah membencimu, bahkan sebelum kamus cinta itu hadir"

"Kamus Cinta? ada ada aja" Delima menggeleng

"Kamus cintanya Vano, tertarik - suka - benci - lalu - cinta"

"Haahhhhaaaa...kebalik Mas, kamus cinta yang konyol"

Lagi lagi Vano menampilkan senyuman khas Dudanya yang baru saja diluncurkan "Sekonyol aku yang seorang Duda berani mencintai gadis berumur 19tahun, dan akan menikahinya"

Delima melotot, merasa akan ada perdebatan panjang atau mungkin rayuan mawut nya, akhirnya Delima memutuskan untuk meninggalkan si Duteng gila ini

"Maaf mas, aku harus segera pergi" Delima berdiri tetapi tangannya ditarik oleh Vano

"Lepaskan Mas, aku ada acara" kata Delima dengan mencoba melepaskan tangan Vano dari tangannya

"Duduk dulu sebentar, aku belum selesai bicara"

Delima mengangguk dan kemudian Vano melepaskan cekalan tangannya "Tadi Mamah udah bilang ke kamu, kalau aku ingin menikahimu?"

"Sudah....tapi aku tolak"

"Why???"

"Sudah ada seseorang dihati aku dan aku sudah menikah"

Vano tertawa, "Gak usah bercanda, laki laki mana yang mau ngawinin kamu" Vano tersulut emosinya, gadis didepannya ini benar benar membuatnya geram, bahkan berani membohonginya

"Apa maksud kamu?" Delima sengaja meninggikan suaranya

Vano tertawa lagi "Wanita yang baik baik pasti akan mendapatkan laki laki yang baik, begitu juga sebaliknya dengan kamu, tetapi aku laki lak baik baik akan menerima kamu apa adanya"

"Maksudnya?"Delima lagi lagi tidak mengerti dengan ucapan Vano, dengan gaya bahasa tingkat tinggi

"Kamu.....aku tau kamu sering gonta ganti laki laki, dan apa itu namanya wanita baik baik?" ucap Vano dengan seringai muncul diwajahnya

Delima berdiri karena merasa geram "Jaga ucapan Anda" kemudian Delima meninggalkan Vano yang masih duduk menatap punggung Delima

Melihat Delima yang sudah agak menjauh, Vano langsung berdiri dan mengejar Delima "Tunggu"

Delima yang mendengar teriakan Vano kemudian menghentikan langkahnya, iya Delima tau laki laki itu memanggil dirinya, karena ternyata restoran ini sudah dikosongkan oleh pemiliknya, dan pemiliknya adalah Vano.

Vano mendekati Delima, namun masih ada jarak diantara mereka.

"Tinggalkan kebiasaanmu, menikahlah denganku"

Delima sebenarnya enggan berbalik untuk menghadap Vano, tetapi kata kata Vano barusan menyulutkan emosinya

"Maksud Anda bagaimana?" lagi lagi Delima bertanya, karena Vano mengatakan kata kata yang terlalu berbelit belit

"Aku tau kamu bukan wanita baik baik tapi aku menerima kamu apa adanya, asalkan kamu tinggalkan mereka"

"Mengapa Anda bisa menilai aku seperti itu?"

"Karena aku sering memergoki kamu bersama dengan laki laki yang berbeda beda, bahkan masuk kamar hotel juga" ucap Vano dengan mengingat ingat kejadian beberapa waktu lalu ketika melihat Delima sedang masuk kamar hotel dengan seorang laki laki

Delima tersenyum tetapi dalam hatinya begitu kesal, sama dengan Vano, Delima juga mengingat ingat dengan siapa dan kapan dia dihotel dengan laki laki "Oh aku inget, dengan Kak Dim, itu juga emak kamu yang nyuruh oneng" batin Delima

"Aku juga lihat kamu setiap hari jalan dengan laki laki berbeda" lanjut Vano lagi

Vano mulai mendekat lagi, bahkan jaraknya semakin dekat

"Stop, berhenti disitu, dan jangan mendekat" ucap Delima dengan sedikit mundur untuk menghindari Vano kalau kalau dia nekat.

"Bukankah laki laki yang baik akan bersama dengan wanita yang baik pula, lalu bagaimana dengan Anda yang malahan mengejar wanita tidak baik baik seperti ku"

Mendengar ucapan Delima, Vano menjadi semakin tertantang "Karena aku suka wanita seperti kamu, kamu cantik dan juga seksi" Vano menatap Deliam dari atas kebawah

"Ingin rasanya aku segera menikmati tubuhmu" bisik Vano

Delima kemudian mendorong tubuh Vano "Jangan kurang ajar, atau Anda akan menyesal"

Emosi Delima sudah mencapai puncaknya, tangannya sudah mengepal kuat siap untuk menampar bahkan membogem mulut Vano, tetapi Delima tetap menahannya.

"Permisi" Delima membalikkan badannya, lalu meninggalkan Vano

"Hai kamu, berterima kasihlah denganku karena aku sangat mencintaimu, tanpa memandang dan melihat dirimu yang sudah berkencan dengan laki laki lain, atau mungkin sudah pernah tidur dengan mereka"

Deg

Seketika Delima menghentikan langkahnya, ketika mendengar teriakan dari Vano. Dadanya sakit, seketika itu juga matanya berkaca kaca, baru kali ini dia dihina habis habisan oleh seorang Duda, laki laki yang baru beberapa kali dilihatnya itu.

"Aku tidak perduli, sudah berapa banyak laki laki yang tidur denganmu, asalkan kamu mau menjadi milikku"

"Aku juga akan berikan apapun yang kamu mau, lebih banyak dari yang diberikan oleh mereka"

"Bahkan aku bersedia menikahimu, walaupun kamu sudah tidak pera*wan lagi, walaupun tubuhmu sudah banyak dijajah oleh laki laki lain, aku gak masalah, aku akan menghapus masa lalu kamu dengan cinta ku"

Delima masih diam, perlahan lahan menghapus air mata yang sudah mengalir dipipinya "Penghinaan macam apa ini?"

"Delima......kenapa kamu masih menolakku WANITA MURAHAN" Vano menekankan kalimat terakhirnya dan mengucapkannya dengan suara lantang

Mendengar kalimat terakhir yang baru saja dilontarkan Vano, Delima berbalik dan mengepalkan tangannya, kemudian mendekati Vano, tentunya dengan senyuman manisnya, senyuman yang bisa memabukkan setiap laki laki yang melihatnya.

PLAKK

PLAKK

PLAKK

Delima menampar kedua pipi Vano dan juga bibirnya secara bergantian, hingga sudut bibir Vano berdarah dan pipinya yang memerah

"ANDA" Tunjuk Delima tepat di muka Vano

"Hanya laki laki Breng*sek yang berbicara seperti itu kepada seorang wanita"

"Dan ANDA....kelamaan jadi Duda membuat otak Anda tidak bisa berpikir jernih, karena Anda haus kasih sayang dan belaian dari seorang wanita, dan sayangnya yang Anda inginkan adalah Wanita Murahan ini"

"Dan satu lagi....jangan pernah menyesal atas apa yang Anda katakan tadi"

"Camkan itu!"

Kemudian Delima berbalik dan meninggalkan Vano yang masih mematung

"Argggghhh....." Vano mengacak rambutnya

"Delima....aku mencintaimu, maafkan aku, aku khilap"

Vano berteriak dengan mengucapan kalimat terakhir tadi, dan kini Vano terduduk lemas dengan lututnya sebagai penopang tubunnya

"Maafkan aku Delima.....maafkan aku Delimaa"

1
Elly Carlana
Luar biasa
Diva Diva
benar benar ibliss surya
Diva Diva
aneh.. katanya ada pengawal...gada tuh yg nolongin 😭😭
Tuayu Padmawati
jelek ceritanya.
wilda♡♡: klo jelek ya gausah diliat lah! gitu aja ribet. kek sendiri nya pinter buat novel aja
total 1 replies
Sri Rahayu
sedihhh 😪😪😪😪😪.....kasihan Mario cinta nya pada Delima bertepuk sebelah tangan 😍😍😍
nuraeinieni
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
wilda♡♡: gausah dibaca. banting aja hp nya. minimal hargai karya orang lain mbak e
total 2 replies
Yati Yati
klo di dunia nyata kya gitu apa gak ribut ya tpi enang cinta gak bsa di atur kemana akan berlabuh pengalaman pribadi
Yati Yati
udh tau kezo gitu mau ja delima kya gak laku sebel bgt deh
Yati Yati
cuma pgn tau makam ja pe ninggain istri kan bisa lain wkt babang kenzo bego uuj pgn gw bejek2 deh tuh org
Yati Yati
semoga pas Delima sadar pergi ninggalin kenzo
Lha-Lha Dwi
Luar biasa
Sri Rahayu
Surya sampe mati pun cinta nya hanya untuk Delima....tdk bisa tergantikan oleh wanita manapun 😇😇😇🤣🤣🤣
Atika Adiba
maaf thor g jadi baca...baru baca brpa episode tp kok baca komen delima di perkosa surya dan hamil anknya....jadi illfeel...sorry🙏🙏
Dina Ayu Putri
kk kpn lnjutan bukan pengganti🥰🥰🥰🥰
fatma susanti
..
eris setiawati
bagus
Nurhaedah Syarif
Ng seru ceritay penjahaty slalu yg menang
Citradwianti
saya tetap suka kok thor, semangaaaaaaat 💪
Sri Sebayang
biarlah waktu yv akan menyembuhkan surya,,,,,
Sri Sebayang
ksihhhh dulu plajaran br tidak mengulang kesalahanya pndai berbohong suatu saat akan dlakuin lg klu mudah dimaafkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!