NovelToon NovelToon
Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Janda / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: Niskala NU Jiwa

Ditinggalkan ,dihina, dan dicap mandul, Azura kembali ke desa kerumah orang tuanya dengan hati hancur setelah 5 tahun pernikahan diceraikan suaminya . Namun saat hidupnya mulai bangkit, rahasia besar keluarga terungkap, ancaman, dan musuh berbahaya . Di tengah badai itu, Azura bertemu Rayyan ,duda kata dengan dua anak kembar dan luka masa lalu . Akankah Azura mempertahankan harga diri, keluarga, dan cintanya? Atau masa lalu kembali meruntuhkan segalanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niskala NU Jiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedamaian Desa dan Syarat Cinta yang Berat

Suara azan subuh berkumandang merdu dari mesjid desa. Subuh itu, Rayyan, Farhan, pak Hadi semua laki laki dewasa di rumah itu berangkat bersama untuk melaksanakan sholat subuh berjemaah. Mereka berjalan kaki menyusuri jalanan yang masih berkabut. Sepanjang jalan, Rayyan merasakan ketenangan luar biasa yang belum pernah ia rasakan selama hidup di hiruk-pikuk kota. Ketenangan itu meresap ke dalam hatinya, membawa kedamaian yang asing tetapi sangat ia butuhkan.

Suasana sarapan pagi di rumah berlangsung sangat ceria. Kekonyolan Angga yang selalu mencari-cari alasan untuk bisa berbicara dengan Alya menjadi bumbu tawa di meja makan. Pagi itu juga ada pemandangan istimewa, ibu Laras mulai belajar mengenakan kerudung. Suaminya menyambut perubahan itu dengan binar bahagia di matanya.

"Bu Laras tambah cantik,' puji Azura tulus, membuat Bu Laras tersenyum lalu.

Di sisi lain, si kembar benar-benar seperti "bayangan" Azura. ke mana pun Azura pergi di dalam rumah itu, arka dan Aidan selalu mengikuti di belakangnya dengan setia.

Tepat jam delapan pagi, mereka semua bersiap menuju wisata air. Perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki agar menikmati suasana desa. Sepanjang jalan, Rayyan tak henti-hentinya melihat aktivitas warga, ibu-ibu desa mulai berdatangan untuk bekerja menganyam di tempat produksi milik Azura.

Sejak pulang dari markas rahasia semalam, Rayyan memang diam-diam mencari tahu lebih dalam tentang Azura. Ada rasa kagum yang tumbuh, sekaligus tekat kuat di hatinya untuk berubah demi keluarganya. Ia berjanji dalam hati akan membuang sifat dinginnya dan ayah yang baik untuk si kembar.

Sayangnya, Alya dan Fikri tidak bisa ikut. Alya harus bekerja live jualan produk sampai jam sebelas siang, sedangkan Fikri harus menyiapkan kafenya karena stok bahan sedang habis untuk buka nanti siang. Akhirnya, rombongan yang berangkat hanya Angga, Rayyan, Farhan, ibu Laras ,suaminya, Bu Sulastri, pak Hadi, Azura dan anak-anak.

Keseruan pecah saat mereka sampai di wisata air dan bermain kapal air. Arka dan Aidan dengan manja meminta Rayyan dan Azura untuk satu kapal bersama mereka. Awalnya Azura menolak dengan halu, tetapi Rayyan memohon, "Tolong, Azura... Untuk si kembar."

Azura tertegun. Ia bingung melihat tingkah Rayyan yang sejak pagi ini sifatnya berubah drastis menjadi lebih lembut. Sedangkan Angga yang berada di kapal lain sangat antusias merekam dan memotret bosnya secara diam-diam.

Setelah selesai bermain air, pak Hadi mengajak mereka semua ke kebun. Kebetulan hari ini ada durian Musang King yang sudah masak. Di kebun, kedua orang tua mereka sangat akrab seperti saudara lama. Ayah Rayyan sangat antusias mendengarkan penjelasan Pak Hadi tentang kebun buah yang memiliki kualitas super itu. Sembari menikmati lezatnya durian, ayah Rayyan tiba-tiba berkata.

"Ma, Rasanya papa ingin pindah rumah ke Desa Kenanga saja... Di sini sangat damai dan tenang."

Ibu Laras langsung menyetujui dengan semangat.

"Lalu Rayyan bagaimana? Masa tinggal di kota sendiri?" tanya Rayyan bingung.

"Kan ada si Kembar Rayyan!" kata ibu Laras.

"Kami juga mau ikut Oma dan opa tinggal di desa, di sini kami punya banyak teman, bisa main ke sawah tangkap belut, dan juga dekat sama bunda!" seru arka dengan wajah bahagia luar biasa.

"Jadi terserah kamu saja Rayyan mau tinggal dimana!" kata ayah Rayyan.

Di tempat lain, Angga ternyata tidak ikut ke kebun. Ia malah menyelinap mencari Alya ke studio live jualan. Angga berdiri di ambang pintu, semakin terpesona melihat cara Alya bekerja. Tiba-tiba, pundaknya di tepuk keras oleh fikri

"Ayo ... Lagu lihat siapa, Mas?" tanya Fikri menggoda.

"Lagi lihat bidadari," jawab Angga spontan.

"Mas Angga, di sini tidak ada bidadari," sahut Fikri sambil tertawa.

"Itu ada.. " tunjuk Angga ke arah Alya.

Fikri tertawa terbahak-bahak. "Mas Angga hati-hati ya... Kalau mau sama Kak Alya, dia itu masih 18 tahun, tidak boleh pacaran sama bapak. Kalau mau langsung lamar saja, itu pun klo dapat restu.'

"Wah, masalah usia tidak ngaruh, Fikri. Yang penting cinta!" jawab Angga mantap.

"Memangnya kak Alya cinta mas Angga?" tanya Fikri polos.

"Gak tahu," jawab Angga lesu

Fikri menatap Angga dengan serius. "Mas Angga, kalau mau sama kak Alya, syaratnya berat."

"Kira-kira perlu berapa M buat maharnya, Fikri?" tanya Angga percaya diri.

"Bukan masalah uang mahar, Mas. tapi Mas harus melewati tiga syarat bapak. pertama, Agama ,sholat lima waktu dan bisa jadi imam. Kedua, sopan santun. Dan ketiga.. Mas Angga harus mengalahkan empat orang dalam bela diri: Bapak, mas Farhan, kak Azura, dan Aku, kalau bisa mengalahkan kami berarti bisa melindungi kak Alya."

"Apa?!" Angga terpekik. Ia langsung terbayang kondisi pada penculik semalam yang wajahnya bapak belur di tangan Azura. Itu baru Azura, bagaimana dengan bapak Azura. "Jadi... Apa ada cara lain supaya bisa lulus syarat ketiga?"

Fikri menjawab sambil menahan tawa, "Ada ding... Mas Angga harus latihan terus bela diri. Kalau tidak takutnya nanti misal sudah menikah sama kak Alya dan ada masalah, mas yang kena KDRT."

Angga membatin dalam hati, "Apa Alya juga jago bela diri? Keluarga Azura ini aneh, semuanya bisa bela diri!" tetapi, demi rasa cintanya, Angga tidak mau menyerah. "Sepertinya hanya bos yang bisa menolong aku. Demi cinta, akan aku lakukan!" tekat Angga dalam hati.

Malam harinya, Angga tidak bisa diam. Pikirannya terus terbayang wajah manis Alya, tapi seketika berubah menjadi bayangan ngeri saat mengingat syarat duel dari Fikri. Dengan langkah terburu-buru, ia mendatangi kamar Rayyan dan mengetuk pintu dengan heboh.

"Bos! Bos Rayyan! Buka pintu, Bos! Gawat darurat!" Seru Angga panik.

Rayyan membuka pintu dengan wajah datar, tampan baru saja ingin memejamkan mata, "Ada apa lagi, Angga? Jangan bilang kamu mau minta kenaikan gaji sekarang."

Angga langsung masuk ke kamar Rayyan.

"Bukan itu, Bis! Ini masalah masa depan! Saya mau melamar Alya, adiknya Azura!" ucap Angga berapi-api. "Atau setidaknya tunangan dulu sampai usianya cukup untuk menikah sesuai peraturan pemerintah. Pokoknya saya sudah jatuh cinta, Bos!"

Rayyan menaikkan sebelah alisnya, menatap asistennya dengan heran. "Baru dua hari kamu di desa ini, kok bisa-bisanya jatuh cinta sama cewek?" tanya Rayyan sangsi.

"Ya bisalah! Namanya juga cinta pandangan pertama, Bos!" jawab Angga dengan nada bangga, meski wajahnya memerah. Ini memang pertama kalinya Angga merasakan debaran seperti ini seumur hidupnya.

Rayyan hanya bisa menggelengkan kepala. Ia bingung melihat sifat Angga yang berubah 180 derajat di desa ini. Biasanya, Angga itu cerminannya dingin, kaku dan hanya bicara urusan kerja. tapi sekarang, sekretarisnya itu malah bertingkah seperti remaja puber.

Sebenarnya, hubungan mereka lebih dari sekedar atasan dan bawahan. Angga anak yatim piatu yang besar di panti asuhan. Begitu lulus kuliah, ia langsung diterima di perusahaan Rayyan dan menjadi orang kepercayaan paling utama. Bahkan, ke dua orang tua Rayyan sudah menganggap Angga seperti anak sendiri. Jika sedang berada di rumah keluarga, Angga pun memanggil orang tua Rayyan dengan sebutan "Papa dan Mama" sama seperti Rayyan.

"Ya sudah, kalau mau melamar, langsung saja bilang sama bapaknya. Kenapa lapor ke sya? Kalau masalah uang mahar kamu kurang, nanti saya bantu tambahkan," ucap Rayyan datar.

"Bukan begitu, Bos! Ini bukan masalah uang mahar!" keluh Angga sambil memegangi kepalanya. "Ini tentang syarat duel dari Fikri siang tadi. Saya harus bisa mengalahkan empat orang dalam bela diri: Pak Hadi, mas Farhan, Azura dan Fikri! Bos kan tahu yang kurang ahli dalam bela diri. Bisa-bisa saya jadi rempeyek sebelum ijab kabul!"

Angga menatap Rayyan dengan tatapan memohon yang paling menyedihkan. "Bos, tolong hanya bos satu-satunya harapan saya!"

Rayyan mendengus pelan, menepuk pundak Angga. " Setelah urusan penculikan dan dalangnya tertangkap, baru kita urus masalah cinta kamu itu."

"Oke, siap Bos!" Jawab Angga langsung tegak lurus.

"Oya, satu lagi Bos," Angga mengingatkan dengan nada yang kembali serius. "Nanti jam 10 malam kita akan rapat di markas, itu pesan dari mas Farhan."

Rayyan mengangguk pelan. Tatapannya menerawang ke arah jendela basah karena sisa hujan. "Jam 10 malam ya... baiklah. persiapkan dirimu, Angga. Malam ini akan menyusun strategi untuk menghancurkan mereka semua.

1
Dila Dilabeladila
syafakilah thor.
biar banyak up lagi🤭🤭
Nifatul Masruro Hikari Masaru
akhirnya up juga
Gadis Pekan baru
semangat kk💪👍
Gadis Pekan baru
semangat kk/Ok/
Nifatul Masruro Hikari Masaru
up lagi dong
Nifatul Masruro Hikari Masaru
kalian salah lawan kawan
Junita Lempoi
cerita wanita tangguh aku banget,jadi suka sekali😄
Nifatul Masruro Hikari Masaru
wah. lumayan si angga dapat rejeki nomplok
Nifatul Masruro Hikari Masaru
laki2 gak tau diri. cuma bisa memanfaatkan orang saja
Darlysese
Aamiin ya Allah...
mohon maaf lahir dan batin juga 🙏
Elia Rossa
Aamiin yra...selamat lebaran juga kak mohon maaf lahir dan batin 🙏
Roos Penerut's
cerita bagia
Evi Lusiana
terharu thor,walopun slm 5 thn azzura bgi burung d dlm sangkar bgtu kluar dia ttp bs jd penerang bgi kluargany yg sdg kesusahan
Evi Lusiana
ayo zura bangkit dn lawan musuh²mu dg elegan,kau org cerdas
bilik166
💪💪💪💪💪💪
Niskala NU Jiwa: terimakasih
total 1 replies
Elia Rossa
aku suka cerita kalo wanitanya tangguh gini...👍
Niskala NU Jiwa: terimakasih kak. 😍
total 1 replies
naya siswanto
keren
Darlysese
di tunggu lanjutannya
Darlysese
semangat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!