NovelToon NovelToon
Ajari Aku Mencintaimu (Help Me To Love You)

Ajari Aku Mencintaimu (Help Me To Love You)

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Romantis / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: annin

DISARANKAN SUDAH CUKUP UMUR UNTUK MEMBACA CERITA INI. HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN!!!

"Jangan terluka, karena aku bukan orang yang pantas untuk membuatmu terluka"

~ Shakti Ing Djagat

Shakti, dokter muda yang berniat menolong seorang gadis yang hendak dilecehkan oleh pacarnya, justru berakhir dengan menjadi tersangka pelecehan. Dan harus bertanggung jawab menikahi Zia, si gadis manja yang berstatus pelajar SMA.

Awalnya, Shakti menolak pernikahan itu. Karena merasa tidak bersalah. Dan yang lebih utama, karena dia memiliki janji terhadap kekasihnya. Namun, demi menyenangkan mamanya disetujuinya juga pernikahan tanpa cinta itu.

Apakah Zia mampu membantu Shakti untuk jatuh cinta padanya dalam ikatan pernikahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps.24 Cedera

Siang itu di rumah Papi Andra. Zia menghabiskan waktunya untuk bercengkerama dengan keluarganya. Dia, bahkan betah seharian mengobrol dengan maminya.

Enzo, yang dari pagi juga tak punya acara dengan teman-temannya, memilih mengajak Shakti bermain PS seharian. Begitupun papi Andra, mereka bermain bertiga bergantian.

"Hati-hati kak, Papi sering curang tuh," ucap Enzo mengingatkan Shakti, saat giliran Shakti main dengan papi Andra.

"Itu bukan curang, tapi strategi. Makanya, kamu jangan lengah, karena kesempatan itu bisa di curi lawan kapan saja," jawab Papi Andra membela diri.

Bukankah Papi Andra adalah seorang pebisnis, dan pebisnis yang hebat adalah yang mampu memanfaatkan peluang di kala pesaingnya lengah.

Mereka bermain dengan serunya, dan Shakti lah yang keluar sebagai juaranya. Mengalahkan adik ipar dan papi mertuanya.

Sore harinya, Enzo baru ingat kalau ia punya tugas sekolah yang belum ia kerjakan. Enzo langsung berlari ke kamarnya, untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang pelajar.

Zia sedang sibuk di dapur, membantu sekaligus belajar memasak dengan mami Laura.

Shakti diajak papi Andra ke taman belakang, untuk melihat koleksi burung-burung mahalnya. Papi Andra memang memiliki hobi burung kicauan.

Di gazebo, yang di bangun dari kayu jati yang penuh ukiran inilah, Shakti diajak duduk setelah memberi makan burung-burung peliharaan mertuanya itu.

"Bagaimana kerjaan kamu, lancar kan?" tanya Papi Andra.

"Baik kok, Pi," jawabnya singkat.

"Apa Zia merepotkan mu selama ini," tanya Papi Andra lagi.

"Tidak, Pi. Sudah menjadi tanggung jawab Shakti terhadap Zia."

"Kalau kamu belum bisa mencintainya, kamu bisa memberinya kesempatan untuk Zia mencintai kamu."

Papi Andra bukan tidak tahu soal hubungan putrinya dengan menantunya itu. Dia bisa melihat, bagaimana menantunya itu belum bisa menerima putrinya, meskipun semua tanggung jawab sebagai suami Shakti upayakan untuk Zia.

"Papi tahu, dan papi bisa lihat, bagaimana Zia mulai menyukaimu. Papi harap, kamu memberinya kesempatan. Biarkan dia memupuk rasanya, dia hanya sedang berusaha menjadi wanita dewasa."

Shakti diam tak menjawab perkataan mertuanya itu. Dia bahkan tahu, bagaimana istrinya selalu menunjukkan perasaan yang sampai sekarang belum mampu ia balas, atau lebih tepatnya takut untuk dia membalasnya.

Setelah makan malam mereka pulang ke apartemen sesuai permintaan mami Laura.

.

.

.

.

.

Di sekolah

Jam pertama hari ini adalah pelajaran olah raga. Semua siswa kelas XII IPA 2 yang merupakan kelas Zia, pergi ke kamar ganti untuk berganti seragam olah raga.

"Males banget tau nggak sih gue, kalau harus bermain voly," celoteh Farah teman sekelas Zia yang punya julukan ratu gosip.

"Sama, gue juga. Males banget kalau harus keringet-keringetan," sambung Caca yang merupakan teman dekat Farah si ratu gosip.

Zia yang asik mengobrol dengan Dara sambil berjalan mundur, tidak melihat ada Farah di belakangnya, dan langsung menabraknya dengan punggungnya.

Seketika Farah jatuh tersungkur. Seluruh siswi yang ada di ruang ganti itu menertawakan jatuhnya Farah. Zia yang tidak sengaja menabraknya, langsung membantu Farah berdiri dan meminta maaf.

Farah berdiri dengan menahan nyeri di lututnya. Dia menatap Zia marah, tapi sedetik kemudian dia sembunyikan kemarahannya. Farah mengangguk dengan permintaan maaf Zia. Ada rasa marah yang ia sembunyikan. Farah bangkit, lalu menggandeng tangan caca pergi meninggalkan ruang ganti.

Semua siswa dan siswi sudah berkumpul di lapangan voly. Mereka berbaris melakukan pemanasan sebelum olah raga voly dimulai. Pak Rahmat, yang merupakan guru olah raga membagi siswi menjadi dua tim.

Zia yang satu tim dengan Farah, Caca, Dara, Nurul, dan Lisa, akan melawan Monic, Dita, Rina, Bianca, Siti dan Adel. Pertandingan kali ini hanya tim putri saja, sementara para siswa dan siswi yang tidak ikut bertanding disuruh duduk menjadi suporter.

Pertandingan voly dimulai. Banyak suara teriakan memberikan dukungan kepada kedua tim. Pertandingan berlangsung sengit, kedua tim seolah berkejar-kejaran meraih poin. Teriakan suporter pun menggema dari pinggir lapangan voly, dari dimulai pertandingan sampai turun minum.

Waktu set pertama sudah berakhir dan di menangkan oleh tim Zia.

Sepuluh menit waktu istirahat sudah berakhir. Pertandingan kembali di mulai. Suporter pun kembali meneriakkan dukungannya.

Pertandingan berjalan dengan alot, di mana kedua tim saling memperebutkan poin.

Saat Zia hendak memukul bola, mengembalikannya pada tim lawan, dengan sengaja Farah menjegal kaki Zia. Seketika Zia terjatuh dan langsung berteriak kesakitan.

"Rasain, tuh!" gumam Farah yang tersenyum licik menatap Caca, saat melihat Zia terjatuh.

Zia menggunakan telapak tangannya sebagai tumpuan untuk menahannya ketika terjatuh. Alhasil, pergelangan tangan kanannya hingga jari-jarinya menjadi cedera. Dia meringis kesakitan, memegangi pergelangan tangannya yang cedera, saat pak Rahmat datang melihat kondisinya.

Pertandingan pun dihentikan. Suara suporter yang tadi riuh menggema, berubah jadi sepi, terganti dengan suara-suara orang bergosip.

"Eh ... lo tadi lihat nggak, kalau Farah ngejegal Zia, makanya Zia jatuh."

"Iya tadi gue juga lihat, dendam kali gara-gara tadi di ruang ganti."

Begitulah kira-kira bunyi pergosipan mereka.

Zia langsung di antar ke ruang UKS oleh Dara dan Nurul atas perintah pak Rahmat. Sampai di sana, petugas UKS menyarankan agar Zia dibawa ke klinik yang terdekat dengan sekolah untuk mendapatkan perawatan.

Tangan Zia dibebat, mulai dari pergelangan tangan hingga telapak tangannya. Dokter pun memberikan obat untuk Zia dan memberikan surat keterangan untuk meninggalkan sekolah karena sakitnya.

"Lo yakin nggak mau gue antar pulang," tanya Dara.

"Nggak usah, lagian cuma tangan gue yang cedera. Gue masih bisa kok dengerin pelajaran."

"Entar gue pinjem catatan lo aja kalau sudah sembuh," lanjutnya.

"Lo nggak mau telfon kak Shakti, kasih kabar kalau lo cedera. Biar dijemput gitu."

"Enggak lah, entar malah gue bingung kalau di tanya siapa yang jemput gue."

Dara tertawa mengerti ke kekhawatiran temannya itu, jika harus ditanya sama guru siapa yang menjemput nya.

Setelah dari klinik, Zia dan Dara kembali ke kelas mengikuti pelajaran selanjutnya sampai selesai jam sekolah.

Dara mengantar Zia sampai depan gerbang sekolah, sebelum dirinya kembali ke parkiran untuk mengambil mobilnya. Zia yang melihat Shakti sudah menunggunya di tempat biasa, langsung menghampiri suaminya itu.

"Kenapa tangan kamu?" tanya Shakti yang melihat tangan kanan Zia dibebat.

"Tadi jatuh waktu main voly," jawabnya sambil menunjukkan tangannya yang terbebat.

Shakti yang hendak mengulurkan helm ke Zia ia urungkan, lalu meminta Zia mendekat dan memakaikan pelindung kepala itu pada istrinya.

"Bisa pegangan, kan?" tanyanya saat Zia naik ke atas motor.

Zia mengangguk sebagai jawaban.

"Aku akan bawa motornya pelan, biar kamu nggak kesulitan pegangannya."

Shakti menarik lengan kiri Zia yang melingkar di pinggangnya agar lebih erat. "pegangan yang bener!"

Shakti memacu motornya tidak secepat biasanya, kali ini dia membawanya dengan hati-hati. Mengingat tangan kanan Zia yang tidak bisa digunakan untuk berpegangan padanya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

tengkyu❤❤❤sayang hee

1
Rya Haryati
wah...parah si mamah nih
pasti ad sesuatunya tuh di susunya🙈
Rya Haryati
visualnya aku suka Thor
apalagi Zia
pass banget
keren Thor 👍👍
annin: Makasih, Kak Rya. Abis ini baca novelku yang lain ya.🤭
Mau komedi romantis ada AKU BUKAN CINDERELLA
mau poligami ada JADI YANG KE-2
Kalau mau tema nikah muda kek kisah Zia ini ada DINIKAHI BERANDAL KAMPUS.
total 1 replies
Rya Haryati
Baju anak SD...
jadi mau ngakak....boleh doong Thor...?
annin: Boleh banget, Kak. Di sini mah bebas. 😄
total 1 replies
Kutekddh Fehsh
unlike jadi perempuan bloon ny gak ketulungan bulol
annin: Kak, biar gak emosi pindah ke novelku yang lain aja. Kalau suka cerita remaja bisa pindah ke DINIKAHI BERANDAL KAMPUS. Kalau suka drama rumah tangga bisa yang lainnya. Ada 8 novel tamat lainnya kak. 😄
total 1 replies
Kutekddh Fehsh
jangan terlalu bodoh lah ziii gemes akutuh
Kutekddh Fehsh
dasar semua laki sama aja
mawar0509
Luar biasa
yuiwnye
hmmm,,,, beneran tuh Andien msh stress 🤔🤔
LENY
KEBANGETAN NGIDAMNYA ZIA LAGIAN DENIS KAYAK NGEJEK GITU DUATAS ANGIN HADEH🙈
LENY
SRLALU LIKE DAN VOTE HARI SENIN THOR
LENY
DASAR IBLIS RAJA
LENY
Gsnteng dan cantik
LENY
SEMUA SDH DIATUR RAJA JGN2 KECELAKAAN ITU MODEL JG ULAH RAJA SI JAHAT CULAS. HATI2 ZIA DIA MAU BALAS DENDAM.
LENY
GILA KELUARGA ANDIN DUH PAPANYA CUMA MIKIR KARIR POLITIK AJA GAK MIKIR ANAK KANDUNG. TAMBAH IBU TIRI JAHAT PULA. MALANG SE KALI NASIB ANDIN😭
LENY
KASIHAN ZIA
LENY
JGN SAMPE ZIA DIPERKOSA PULA SAMA RAJA. SHAKTI AJA BLM SENTUH ISTRINYA
LENY
JADI PENASARAN MASA LALU SHAKTI
LENY
LAGIAN SEKOLAH PAKE BAJU KETAT2 GITU DILECEHKAN BARU TAHU RASA. PAKE BAJU TUH YG SOPAN JGN MENUNJUKKAN LEKUK TUBUH. BENAR SHAKTI👍
LENY
DUH PAPINYA ZIA INI KERAS KEPALA GAK MAU DENGER OMONGAN ORANG SHAKTI KAN DOKTER
LENY
DASAR MARTIN PECUNDANG HRSNYA DI GAMPAR SAMPE BABAK BELUR SDH GITU MEMFITNAH LAGI. LIHAT CCTV DONG
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!