"Menikah." Ucap Natasya dan Azka bersama.
Natasya gadis cantik yang baru berusia 18 tahun dan bekerja sebagai cleaning servis di salah satu perusahaan besar. ia harus rela mengubur mimpi nya dalam-dalam karena kehidupan nya yang sangat sulit. Di tambah masalah baru nya yaitu ia harus menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia kenal. Dan Natasya tidak bisa menolak permintaan dari ayah nya yang sedang sakit.
"Ayah, apa maksud nya, Azka tidak mau menikah yah." Ucap Azka.
"Jika tidak kau boleh pergi dari rumah ini dan jangan harap bisa mendapatkan kedudukan CEO lagi di kantor." Kata Winata ayah dari Azka.
Mau tidak mau Azka harus menerima permintaan ayah nya itu, Azka memiliki trauma pada seorang wanita. Bahkan selama beberapa tahun terakhir Azka tidak pernah dekat dengan seorang wanita pun. Olivia adalah mantan tunangan terakhir nya dan Azka sangat tidak suka dengan Olivia itu sebab nya ia memutuskan Olivia dengan alasan tertentu. Saat ini Ia sangat menjaga jarak pada seorang wanita sampai-sampai banyak rumor jika ia tidak normal lagi.
"Sah."
Air mata Natasya jatuh dari ujung mata nya, hidup nya benar-benar terasa sangat berat. Bahkan sampai sekarang ia tidak berani melihat wajah suaminya karena Azka benar-benar sangat menyeramkan.
Bagaimana kehidupan mereka berdua, apakah Natasya menemukan kebahagiaan. Dan Azka dapat menghilang trauma nya pada seorang wanita???
Jangan lupa like, komen dan Vote ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kepergian yang mendadak
Natasya dan Azka sedang dalam perjalanan ke rumah sakit karena mereka mendapat kan kabar jika kondisi papah Natasya sangat memperhatikan. Sebenarnya papah Natasya akan di bawa ke Tiongkok untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, tapi kondisi nya yang semakin memburuk membuat niat itu belum terlaksana juga.
Winarta masih mondar-mandir di depan ruangan Hendra, ia sangat khawatir dengan keadaan sahabat nya itu. Tak lama Natasya dan Azka datang wajah yang juga tidak kalah panik nya.
"Ayah bagaimana keadaan papah." Tanya Natasya.
"Papah kamu masih dalam penanganan dokter na." Jawab Winarta.
Dokter yang menangani Hendra keluar dari ruangan itu. "Maaf semua kami sudah berusaha dengan sebaik mungkin tapi pak Hendra tidak tertolong." Ucap dokter itu.
Kaki Natasya terasa sangat lemas, ia tidak sanggup berdiri lagi ketika mendengar penjelasan dari dokter. Azka langsung memeluk Natasya dengan sangat erat, ia mengerti jika ini sangat berat bagi istri nya.
"Sayang, ini yang terbaik. Papah kamu sudah tenang di sana dan dia sudah tidak merasakan sakit lagi." Ucap Azka.
Natasya menangis sambil memeluk Azka, orang terdekat nya sudah pergi menyusul mamah dan kakak nya. Natasya merasa sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini.
"Aku sendiri, aku sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi." Ucap Natasya.
"Sayang, masih ada aku. Aku suami mu dan akan tetap bersama mu. Jangan berbicara seperti itu." Azka berusaha menenangkan Natasya.
Mereka semua kembali ke rumah bersama jenazah Hendra, hari ini juga Hendra akan langsung di kuburkan di tpu terdekat. Air mata Natasya kembali menetes saat papah nya di turun kan ke liang lahat, ia merasa tidak sanggup melihat itu semua.
Azka memeluk Natasya dari samping, tak lupa pula tangan nya mengusap rambut Natasya untuk menenangkan istri nya. Ia juga merasa sedih, apalagi melihat istri nya yang hati nya sangat hancur.
"Pah, Nana yakin papah sudah tenang di sana bersama mamah dan kakak, maafkan Natasya yang tidak bisa menemani papah lagi, semoga papah tenang di sana dan tidak merasakan sakit lagi." Ucap Natasya sebelum meninggal kan makam papah nya.
Mereka semua kembali pulang ke rumah, Natasya menjadi lebih pemurung setelah kepergian papah nya. Tugas Azka saat ini adalah menghibur istri nya agar bisa tertawa bersama nya lagi.
"Sayang, jangan seperti ini. Hati ku sangat sakit saat melihat mu begini, kamu mau apa, kita beli sekarang ya." Ucap Azka.
Natasya tersenyum pada Azka. Ia sadar larut dalam kesedihan berlama-lama tidak baik.
"Aku ingin tidur sambil memeluk mu." Ucap Natasya.
"Dengan senang hati." Azka memeluk Natasya dengan sangat erat.
Natasya sangat nyaman berada di dalam pelukan Azka. Walaupun ia belum mengantuk ia berusaha untuk tidur.
"Ah kenapa aku tidak bisa tidur, Ingat Nana kamu lagi berduka kenapa kamu memikirkan hal yang tidak-tidak.
"Aku tau kamu belum bisa tidur, apa yang kamu pikirkan." Ucap Azka.
"Kamu tidak memejamkan mata mu, tapi kamu tidak gemetar saat memeluk ku, kamu sudah sembuh." Tanya Natasya.
Azka tersenyum sambil menganggukkan kepala nya, sebenarnya ia baru mengetahui diri nya sudah sembuh saat berada di kuburan tadi.
"Iya sayang aku sudah sembuh, aku sudah bisa memeluk mu tanpa memejamkan mata mu." Ucap Azka.
Natasya kembali memeluk Azka, ia mengendelamkan wajah nya di dada bidang Azka.
"Akhirnya kamu sembuh juga." Ucap Natasya.
"Aku juga baru menyadari nya tadi, terimakasih telah membantu ku."
"Apa kamu benar-benar sudah sembuh." Tanya Natasya.
"Iya sayang, tapi untuk membuktikan nya kamu tau kan kita harus apa." Jawab Azka.
"Iya aku paham, apa harus sekarang."
"Tidak harus sekarang sayang, perasaan kamu sedang sedih, kita bisa melakukan nya lain kali." Kata Azka.
"Aku siap sekarang." Ucap Natasya.
"Kamu yakin." Tanya Azka.
"Iya aku yakin, ini hak mu kamu berhak mendapatkan nya secepat mungkin." Jawab Natasya.
Perlahan Azka mendekati bibir Natasya dan mencium nya dengan lembut, tangan nya bergerak membuka pakaian Natasya.
Natasya juga tidak tinggal diam, tangan nya juga mulai membuka pakaian Azka. Sampai lah mereka berdua tinggal memakai pakaian dalam saja.
"Indah." Ucap Azka yang mengagumi bentuk tubuh Natasya.
"Akhirnya aku bisa melihat semua nya, aku bisa merasakan semua nya." Ucap Azka dan langsung melanjutkan Aksi nya.
Natasya menekan kepala Azka karena ia merasakan sesuatu yang sangat luar biasa. Azka benar-benar lihat bermain di squishy nya.
"Sayang, ini sangat luar bisa. Milik mu benar-benar luar biasa." Ucap Azka.
Squishy Natasya yang padat dan cukup besar membuat Azka betah lama-lama bermain di tempat itu.
Aziel jd malah kebalik jadi Zikri
Zikri JD malah kebalik jadi aziel pelan2 Thor dan hati2 menyebutkan nama tokohnya jangan kebolak kebalik Thor semangat thor