NovelToon NovelToon
Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Antagonis / Perjodohan
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Seorang mahasiswi yang marah dengan akhir cerita novel yang baru dibelinya. Dalam novel diceritakan tokoh antagonis di novel, disalahpahami tunangan dan keluarganya sendiri gara-gara hasutan dan trik licik tokoh utama wanita, Audrey Hepburn.
Tapi sungguh sial saat sedang menancapkan charger laptop ke stop kontak, dirinya malah tersetrum dan bertransmigrasi menjadi Eleanor Sinclair. Dengan tekad bulat, ia memilih menjadi antagonis yang sesungguhnya, ia memilih target meningkatkan rasa kebencian semua tokoh hingga 100%. Hadiah dari pencapaian target misi dari sistem ini adalah uang senilai 100 juta dollar dan izin kembali ke dunia nyata. Namun, semuanya malah jadi kacau, tingkat kebencian tokoh utama pria dan keluarganya justru berkurang. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ia bisa menyelesaikan misi, mendapatkan hadiah, dan kembali ke dunia nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Enyahlah Teman Toxic

Udara di dalam kelas terasa semakin berat bagi Poppy Sovien. Ia berdiri mematung dengan mulut sedikit terbuka. Permintaan Eleanor agar dirinya mengeluarkan uang untuk mentraktir makan siang dan membelikan sebuah tas bermerek sebagai tanda maaf terasa seperti lelucon yang sangat buruk bagi Poppy.

Eleanor menatap Poppy dengan pandangan menyelidik yang sangat tajam. Ia bisa melihat kegelisahan yang mulai merayap di wajah "sahabat" lamanya itu. "Kenapa, Poppy? Kau tampak sangat terkejut," ucap Eleanor dengan nada suara yang tenang. "Wajahmu terlihat sangat keberatan. Sepertinya semua pernyataanmu tentang persahabatan yang tulus tadi hanyalah rangkaian kata-kata manis yang kosong. Kau sama sekali tidak serius ingin berteman denganku. Ucapanmu tentang kamu yang tidak peduli status finansialku itu cuma bohong, kan?"

Poppy segera tersadar dari keterpakuannya. Ia mencoba mengatur kembali ekspresi wajahnya agar terlihat menyedihkan. Ia memaksakan sebuah tawa kecil yang terdengar sangat kaku. "T-tidak begitu, El... kamu salah paham. Aku sama sekali tidak keberatan," jawab Poppy dengan suara yang sedikit bergetar. "Sebenarnya aku sangat ingin mentraktirmu hari ini, tapi... yah, jujur saja aku juga sedang tidak punya uang berlebih di dompetku sekarang. Kamu tahu kan, uang saku dari orang tuaku sebanyak kamu. Jangan khawatir, El, awal bulan nanti setelah aku menerima uang sakuku, aku berjanji akan mentraktirmu makan di mana pun yang kamu mau. Kalau soal tas bermerek..."

Eleanor mendengus pelan, sebuah suara yang sarat akan penghinaan. Ia menyampirkan tas sekolahnya ke bahu dengan gerakan elegan. "Sudahlah. Tidak perlu memaksakan diri. Lagipula, jika aku memang ingin mencari teman, itu adalah hal yang sangat mudah. Aku tinggal mengeluarkan setumpuk uang, sering mentraktir orang lain, dan memberikan mereka hadiah-hadiah mewah secara cuma-cuma. Aku yakin, akan banyak sekali orang yang rela mengantre panjang hanya untuk menjadi temanku."

Mendengar hal itu, Poppy langsung memasang wajah sok bijak, seolah ia adalah satu-satunya orang yang paling mengerti Eleanor di dunia ini. "Tapi El, orang-orang macam itu bukan benar-benar mau berteman denganmu. Mereka hanya mencintai uangmu. Nanti, jika kau sudah tidak bisa memberikan semua kemewahan itu lagi, mereka pasti akan meninggalkanmu tanpa sedikit pun rasa bersalah."

Eleanor menghentikan langkahnya tepat di ambang pintu kelas. Ia memutar tubuhnya perlahan, menatap Poppy dengan senyum miring. "Oh... begitu ya?" gumam Eleanor pelan. "Kenapa deskripsimu tentang orang-orang itu terasa sangat tidak asing di telingaku? Sepertinya aku pernah memiliki teman yang persis seperti itu di masa lalu. Teman yang kerjanya hanya bisa meminta, tapi tidak pernah memberikan apa pun sebagai timbal balik. Sangat mirip dengan pengemis, bukan begitu?"

Wajah Poppy seketika berubah menjadi merah padam. Ia tahu benar bahwa dirinyalah yang sedang digambarkan sebagai "pengemis" oleh Eleanor. Rasa marah yang meluap-luap mulai memenuhi dadanya, dan ia ingin sekali memaki Eleanor di depan semua orang. Namun, sisa-sisa kewarasannya menahan lidahnya. Ia teringat bagaimana Alistair Sinclair membuat keluarga Kelidon kalang kabut karena kehilangan proyek besar gara-gara menyinggung Eleanor. Ia tidak berani mengambil risiko untuk bersikap kasar pada Eleanor sekarang.

Akhirnya, Poppy hanya bisa menunduk, mencoba menyembunyikan kilat amarah di matanya. Ia meremas tali tasnya dengan kuat. "Aku... aku sepertinya harus pergi sekarang. Ada urusan mendadak di perpustakaan yang hampir aku lupakan," ucap Poppy dengan nada yang dipaksakan tetap tenang.

Tanpa menunggu jawaban dari Eleanor, Poppy segera berbalik dan berjalan cepat meninggalkan kelas tersebut. Ia tidak ingin Eleanor melihat wajahnya yang sudah dipenuhi oleh perasaan dongkol dan malu. Langkah kakinya yang terburu-buru bergema di koridor sekolah yang mulai ramai oleh siswa yang menuju kantin.

Di dalam hatinya, Poppy merutuk habis-habisan. Ia menyadari bahwa Eleanor yang sekarang benar-benar berbeda dengan Eleanor yang dulu. Eleanor yang sekarang seolah bisa melihat menembus kebohongannya, belum lagi lidahnya yang sangat tajam. Poppy tahu bahwa ia tidak bisa lagi membodohi gadis itu dengan taktik lama. Sambil berjalan menuju area taman yang sepi, Poppy mulai memutar otaknya lebih keras lagi. Ia tidak akan menyerah begitu saja. Ia harus memikirkan cara lain untuk kembali masuk ke lingkaran kehidupan Eleanor dan memanfaatkannya lagi. Poppy sudah lama tidak punya pakaian, tas, dan sepatu bermerk yang baru. Bahkan barang-barang yang dulu dibelikan Eleanor sekarang sudah banyak yang dijual untuk memenuhi gaya hidupnya.

Sementara itu, Eleanor hanya menatap punggung Poppy yang menghilang di belokan koridor. Ia tertawa kecil, merasakan kepuasan kecil karena telah mengusir parasit yang mencoba mendekatinya. Tapi Eleanor yakin kalau Poppy tidak akan menyerah semudah ini.

1
Yuyun Suprapti
kapan up nya lg thor
est
lanjut thor suka 👍
Yuyun Suprapti
crazy up kk💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!