NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:254.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bodattt

Lin Feng, seorang Kaisar Abadi yang tak tertandingi di generasinya, yang dikenal sebagai "Penguasa Abadi," tewas dalam sebuah pengkhianatan keji. Murid terdekat dan wanita yang paling dicintainya bersekongkol untuk merebut Kitab Suci Kekacauan Abadi miliknya, sebuah teknik kultivasi tertinggi, tepat saat ia mencoba naik ke Alam Dewa. Meskipun raganya hancur, seutas jiwa ilahinya berhasil lolos dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati di dunia fana yang terpencil.

Tubuh baru ini, yang juga bernama Lin Feng, dianggap sebagai "sampah" dengan meridian yang hancur, dikucilkan oleh klannya sendiri, dan dihina oleh tunangannya. Berbekal ingatan dan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya yang gemilang, Lin Feng harus memulai segalanya dari nol. Dia akan menggunakan pemahamannya yang tak tertandingi tentang Dao agung untuk menempa kembali takdirnya, menantang langit, dan menapaki jalan menuju puncak kekuasaan sekali lagi, sambil merencanakan balas dendam yang akan m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Rahasia Sang Naga dan Tawaran Klan

Ruang belajar pribadi Kepala Klan adalah tempat yang tenang dan bermartabat, dipenuhi dengan aroma kayu cendana dan gulungan-gulungan kuno. Hanya ada tiga orang di dalam ruangan: Lin Zhennan, Tetua Ketiga Lin Bao, dan Lin Feng.

Setelah seorang pelayan menyajikan teh dan pergi, Lin Zhennan meletakkan penghalang suara di sekitar ruangan, memastikan percakapan mereka benar-benar rahasia.

"Lin Feng," Lin Zhennan memulai, nadanya jauh lebih pribadi dan hangat daripada di depan umum. "Pertama-tama, izinkan aku untuk sekali lagi mengucapkan selamat. Penampilanmu hari ini tidak hanya mengejutkan kami, tetapi juga membawa harapan baru bagi masa depan Klan Lin."

Tetua Lin Bao mengangguk setuju, matanya yang cerdas menatap Lin Feng dengan penuh kekaguman. "Anak baik, kau telah menyembunyikan dirimu dengan sangat dalam! Kekuatan dan ketenangan pikiranmu jauh melampaui usiamu. Klan Lin benar-benar telah menghasilkan seekor naga sejati."

Lin Feng hanya menyesap tehnya dengan tenang, menunggu mereka sampai pada inti permasalahan.

Melihat sikapnya yang tenang, Lin Zhennan tersenyum tipis dan memutuskan untuk tidak bertele-tele. "Lin Feng, kami memanggilmu ke sini bukan hanya untuk memujimu. Kami... kami ingin tahu apa yang terjadi. Meridianmu yang hancur, kebangkitanmu yang tiba-tiba... Kami tidak memiliki niat buruk. Kami hanya ingin memahami, agar kami bisa melindungimu dengan lebih baik dan memberimu dukungan yang kau butuhkan."

Ini adalah pertanyaan yang sudah diduga oleh Lin Feng. Dia sudah menyiapkan jawaban yang setengah benar dan setengah salah—cerita yang cukup fantastis untuk menjelaskan segalanya, namun cukup umum di dunia kultivasi untuk dapat dipercaya.

Dia meletakkan cangkir tehnya dan menatap kedua petinggi klan itu dengan ekspresi yang sedikit melankolis dan penuh kenangan.

"Setelah pertunanganku dibatalkan dan aku menjadi bahan tertawaan semua orang," Lin Feng memulai dengan suara pelan, "Aku merasa putus asa. Suatu malam, aku pergi ke pegunungan belakang, ke air terjun tempat aku biasa berlatih saat kecil, berniat untuk mengakhiri segalanya."

Lin Zhennan dan Lin Bao menahan napas, mendengarkan dengan penuh perhatian.

"Tetapi takdir berkata lain," lanjut Lin Feng, matanya menatap ke kejauhan seolah-olah melihat kembali ke masa itu. "Secara tidak sengaja, aku menemukan sebuah gua tersembunyi di balik air terjun. Di dalam gua itu, aku menemukan sisa-sisa dari seorang senior yang telah meninggal bertahun-tahun yang lalu."

"Sisa-sisa seorang senior?" Tetua Lin Bao mencondongkan tubuhnya ke depan, napasnya menjadi berat.

"Ya," Lin Feng mengangguk. "Tidak ada mayat, hanya seberkas wasiat spiritual yang hampir padam. Senior itu mengatakan bahwa dia adalah seorang kultivator pengembara yang terluka parah dalam pertempuran dan bersembunyi di sana untuk mati. Sebelum wasiatnya benar-benar lenyap, dia melihat keadaanku yang menyedihkan dan memutuskan untuk memberikan warisan terakhirnya kepadaku."

"Warisan terakhirnya..." bisik Lin Zhennan, matanya membelalak kaget. Dia tahu apa artinya itu. Itu adalah pertemuan kebetulan yang hanya ada dalam legenda!

"Wasiat spiritualnya menggunakan sisa kekuatan terakhirnya untuk tidak hanya memperbaiki meridianku, tetapi juga membentuknya kembali menggunakan metode kuno yang disebut 'Meridian Tulang Naga'. Dia juga meninggalkan sebuah kitab suci kultivasi dan beberapa pil penyembuhan di dalam cincin penyimpanannya." Lin Feng menyimpulkan ceritanya. Dia tidak menyebutkan tentang Kaisar Abadi, tetapi cerita tentang seorang ahli yang sekarat sudah lebih dari cukup.

Keheningan menyelimuti ruangan saat Lin Zhennan dan Lin Bao mencerna informasi yang luar biasa ini.

Meridian Tulang Naga! Kitab suci kuno! Pertemuan kebetulan yang legendaris!

Semuanya masuk akal sekarang. Kebangkitannya yang tiba-tiba, kekuatan fisiknya yang mengerikan, ketenangannya yang melampaui usianya. Itu semua karena dia telah menerima warisan dari seorang ahli kuno!

Setelah beberapa saat, Lin Zhennan menghela napas panjang, dipenuhi dengan keterkejutan, kelegaan, dan kegembiraan yang luar biasa. "Jadi begitu... jadi begitu! Ini adalah berkah dari leluhur! Ini adalah takdir Klan Lin kita untuk bangkit!"

Dia berdiri dan membungkuk dalam-dalam kepada Lin Feng. "Lin Feng, aku minta maaf. Selama bertahun-tahun, kau telah menderita. Klan telah gagal melindungimu."

"Kepala Klan, tolong jangan begitu," kata Lin Feng, tetap duduk. Dia menerima permintaan maaf itu sebagai haknya.

Lin Zhennan menegakkan tubuh, matanya bersinar dengan tekad. "Mulai hari ini, statusmu di klan akan berada tepat di bawah para tetua! Kau akan menerima sumber daya seratus kali lipat dari murid inti! Kau akan memiliki akses tak terbatas ke semua area kultivasi dan perpustakaan teknik klan!"

Ini adalah tawaran yang sangat besar, yang secara efektif menempatkan Lin Feng sebagai pewaris klan berikutnya.

"Juga," lanjut Lin Zhennan, nadanya menjadi dingin. "Mengenai Lin Hu dan putranya... Klan tidak akan mentolerir pengkhianatan dari dalam. Aku akan segera memerintahkan mereka ditangkap. Kultivasi Lin Hu akan dilumpuhkan, dan mereka berdua akan diusir dari Klan Lin selamanya, untuk menghadapi dunia luar tanpa perlindungan apa pun."

Ini adalah hukuman yang lebih kejam daripada kematian. Bagi seorang kultivator, kehilangan kultivasi dan diusir dari klan adalah nasib yang paling mengerikan.

Lin Feng akhirnya menunjukkan senyum tipis. Dia tidak perlu mengotori tangannya sendiri. Klan akan melakukannya untuknya.

"Aku menerima pengaturan Klan," kata Lin Feng dengan tenang.

Melihat Lin Feng menerima tawaran mereka tanpa kesombongan, dan menyetujui hukuman untuk musuhnya tanpa kegembiraan yang berlebihan, Lin Zhennan dan Lin Bao menjadi semakin yakin. Pemuda ini bukan hanya kuat, tetapi juga memiliki watak seorang penguasa.

Masa depan Klan Lin... akan berada di tangannya.

1
Erni andi arifuddin
banyak amburadul
Erni andi arifuddin
kok ceritanya lari ke bab yg lain🤭
Alga Kabur
ngalur ngidul cerita nya....lompat bab terlalu jauh...antar bab ngak nyambung cerita nya
Erni andi arifuddin
kapan habis 49 harinya Thor jgnkan Lin Feng aku saja yg baca mulai jenuh menunggu 🤭🙏
Erni andi arifuddin
Thor perasaan yg jadi tunangan Lin Feng adalah Liu xio'er bukan xio mei kenapa jadi berubah lagi😇
Alga Kabur
lanjut thor
Alga Kabur
mantappp
Erni andi arifuddin
aku kira lagi Liu xia'er😂🤭
Erni andi arifuddin
ngak malu tuh mantan tunangannya mau berharap lagi atau apa outhornya lupa lagi bab awal yg kl tidak salah Lin Feng akan membalas semua yg menghianatinya termasuk mantan tunangannya 😂😂😂
Erni andi arifuddin
bagus sih cuma perlu lebih fokus lagi ke bab bab sebelumnya jgn di lupakan supaya tidak membangunkanbolak balik begitu pula dgn tokoh di dalamnya jadi pusing sendiri
Erni andi arifuddin
kok tiba tiba klan Lin di bangun kembali ada apakah dgn klan Lin setau yg saya baca klan Lin baik baik saja sebelum Lin Feng mengikuti turnamen 3 klan??????
Dao Biru: Mampir gan ke novelku "Penguasa Agung"
total 1 replies
Erni andi arifuddin
saran Thor pedang guntur saja kayaknya lebih bagus di banding pedang guntur berat😄
Erni andi arifuddin
lalu kemana klan Lin SDH tidak naik lagi namanya selama Ling Feng tinggal di klan mantan tunangannya atau klan Liu,dan pertamanya cuma ada 3 klan,Lin,Wang,shu kenapa sekarang klan Lin hilang justru yg muncul klan liu😇😇😇
Erni andi arifuddin
bagus sih cuma yg jadi pertanyaan masalah pedang hitam yang dari klan Lin dan masal mantan tunangannya kayaknya Thor lupa kl Ling Feng itu mau balas dendam dengan semua orang yg menghinanya termasuk mantan tunangannya tp kayaknya malah sebaliknya makin ke sini makin Ling Feng lupa akan dendamnya 😂🤭
Erni andi arifuddin
kayaknya Lin Feng punya pedang yg berat juga
Erni andi arifuddin
apakah itu Golem???
Alga Kabur
lanjut thor
Alga Kabur
pembantaian klan Lin... kelewat kayaknya
Alga Kabur
lumayan menarik ceritanya, tapi ada sedikit kekurangan, itu biasa
Alga Kabur
iya... bingung bacanya....ketua 3 klan lin...Lin Bao..hilang dr cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!