NovelToon NovelToon
Diceraikan Di Malam Pertama

Diceraikan Di Malam Pertama

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:11.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayangsu

Sekuel After Marriage.

"Anha nggak mau menikah lagi, Ma."
Karena masa lalunya yang kelam, Anha di ceraikan di malam pertamanya.

Satu kali diceraikan, satu kali gagal menikah, itu semua membuat Anha trauma akan yang namanya pernikahan. Anha tidak mau menikah lagi dan memilih untuk sendiri saja.

Hamkan, anak dari teman Mamanya diam-diam memiliki rasa kepada Anha. Akankah Anha mau membuka hati untuk Hamkan?

***

Instagram: Mayangsu_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayangsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertamu

Tanpa terasa badai itu sudah berhasil Anha lewati kurang lebih sebulan ini. Kini kondisi Anha sudah mulai membaik. Dia sudah tidak menangisi kepergian Hasan lagi.

Tetapi, Anha tidak dapat menampik jika terkadang ia masih menangis ketika hendak tidur saat teringat kembali dengan Hasan.

Kadang bulir bening itu menetes sendiri tanpa permisi.

Tapi bagaimanapun juga, seterpuruk apapun keadaannya, hidup masih terus berlanjut, bukan?

Meskipun sudah belajar untuk melupakan dan mengiklaskan. Anha masih menutup rapat-rapat hatinya untuk orang lain. Dia masih trauma dan saat ini... dia hanya ingin sendiri dulu.

***

Suara ketukan dari pintu depan terdengar, membuat Anha dan Mamanya menoleh ke arah pintu utama tersebut secara bersamaan.

"Bukain, gih, An, sana," kata mama sambil masih menikmati sinetron ikan terbang kesukaannya di televisi dimana dua wanita sedang berebut satu suami.

Apalagi soundtrack kondang kumenangis itu terkadang membuat Anha merasa sebal sendiri dan menggerutu tidak jelas dari dalam kamarnya sendiri.

Anha menggelengkan kepalanya, mamanya ini memang pecinta sinetron garis keras.

Anha yang baru saja mendaratkan bokongnya di sofa dan hendak membicarakan suatu hal yang penting dengan mamanya pun urung karena ketukan pintu tersebut.

"Males, ah, Ma," kata Anha dengan wajah ditekuk-tekuk.

Mama melotot galak. "Buruan dibukain sana. Cepet."

Akhirnya Anha mengalah dan berjalan gontai ke arah pintu utama untuk membukakan pintu tersebut daripada ia menjadi anak durhaka.

"Eh, Tante," kata Anha ketika ia sudah membukakan pintu dan mendapati Tante Asih dan Hamkan yang berdiri di luar sana untuk bertamu.

"Si-silakan masuk, Tante.”

Anha mempersilakan keduanya untuk masuk.

Jeng Asih tersenyum melihat anak temannya yang sangat cantik itu, Jeng mengekori Anha dari dari belakang, Hamkan pun juga mengikuti.

Mama tersenyum bahagia sekali melihat kedatangan sahabatnya itu. Sinetronnya bahkan sudah tidak digubrisnya sama sekali.

Mereka saling berpelukan antar satu sama lain, dan tentunya bercipika-cipiki seperti sahabat yang sudah lama sekali tidak bertemu.

"Tumben, Jeng, main. Kangen banget, lho, saya."

"Iya, Jeng. Sama. Saya juga kangen banget."

Jeng Asih sengaja duduk di sebelah Anha, sedangkan Hamkan sendiri duduk di kursi dan berhadap-hadapan dengan Anha.

Anha hanya diam saja karena tidak tau harus berubuat apa. Ketika Hamkan menatap lurus ke depan, dia melihat Anha dalam diam. Anha saat ini terlihat begitu cantik—ralat, wanita itu memang dari dulu sangat cantik. Tapi kini dia terlihat berbeda, kali ini tidak ada raut bahagia di wajah cantiknya itu. Dan sejujurnya, Hamkan sedikit merindukan senyuman Anha yang dulu pernah dilihatnya di rumah sakit ketika Anha menemani mamanya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Hamkan mengembuskan napas. Sejenak mengingat kembali kejadian ketika Anha dipermalukan di depan umum waktu itu, maka sangat wajar jika itu semua membuat Anha kini tak bisa tersenyum lagi.

Insiden itu disimpan Hamkan rapat-rapat. Dia tidak menceritakan kepada siapapun—termasuk ke mamanya sekalipun.

"Kamu gimana kabarnya, Nak?" kata Jeng Asih sambil mengusap lengan Anha. Senyum Jeng Asih selalu merekah ketika melihat anak dari sahabatnya tersebut.

"Kabar Anha baik, Tante. Tante sendiri gimana kabarnya?" tanya Anha mencoba ramah kepada Jeng Asih.

Lihatlah, bahkan dilihat sekilas saja sudah ketara jika senyuman Anha barusan itu dipaksakan sekali agar membentuk lengkungan bulan sabit pada bibir merahnya.

"Tante baik. Tante kangen banget sama kamu. Akhirnya Tante tadi maksain Hamkan juga buat nganter Tante ke sini. Oh, iya. Ini buat kamu."

Jeng Asih bergerak memberikan bingkisan berupa tote bag berwarna cokelat kepada Anha. Isinya adalah tas mahal yang waktu itu dibelikan oleh Hamkan namun belum sempat ia berikan kepada Anha.

Hamkan hanya tersenyum melihat keduanya. Mama terlihat sangat sayang sekali dengan Anha padahal Anha bukan darah dagingnya. Entah apalah yang mendasarinya.

Bahkan mama sampai merecoki dirinya yang sedang berkutat dengan laptop hanya demi bertemu dengan Anha.

***

1
Rahma Yanti
Luar biasa
✨Susanti✨
bagus... sampe gabosen balk lagi kesini
✨Susanti✨
hai . hai .. Thor kesini lagi aku
makasih udah bikin karya sebagus ini
banyak pembelajaran yang bisa diambil
🔵MommY nya Ahell (biarmetir)
pengin nya yg kaya kamu ,,
Nayla Regina: uu
uu
total 2 replies
🔵MommY nya Ahell (biarmetir)
pengecutt bgt ikhram
🔵MommY nya Ahell (biarmetir)
ayok ma marai aja Ikhram gemes
Dewi Nurani
udh sampe disini aja ah , gak suka sama si anha yg sombong gak tau terima kasih , udh kotor tapi gak tau diri pula
si hamkan pula juga msh banyak perempuan suci msh ngejar² bekas orang
RithaMartinE
luar biasa
RithaMartinE
akhirnya Bahagaia juga 🤗🤗
RithaMartinE
jadi ikutt /Sob//Sob/
RithaMartinE
😢😢😢
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Endah Dwika
yaaah thoor kok cuma sedikit sih kisah hidup pernikaha Anha bersama hamkan
Endah Dwika
ujung2nya di Hasan menyesal seperti si ikram
Endah Dwika
picik kali pikiran hasan
Endah Dwika
ini lah salah anha tidak belajar dari pengalaman sebelumnya
Auristela Allisya
benar2 novel yg berbeda. sangat banyak manfaatnya
Auristela Allisya
serius nanya gimana cara aku mau tau kisah si Sean. dh ngetik "dinikhi brondong kaya" tp g' muncul2
Mayangsu: hai ka, udh ganti judul jadi Di Bawah Atap yang sama
Hueee maaf ya lupa kasih info ulang. silakan cek di profilku ya kak
total 1 replies
Auristela Allisya
permisi numpang tanya kok aku nyari novelnya Sean gk bs2 y. padahal dh nyari yang judunya DINIKAHI BERONGDONG KAYA
Mayangsu: hai ka, udh ganti judul jadi Di Bawah Atap yang sama
Hueee maaf ya lupa kasih info ulang. silakan cek di profilku ya kak
total 1 replies
Dewi Febria Sylvita
sangat suka dg ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!