NovelToon NovelToon
He'S The KINGS

He'S The KINGS

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:759.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Cheche Indah

Tak ada yang tak mungkin, bagi seorang Jack Peterson. Jack Peterson adalah seorang pebisnis muda yang sukses di dunia saat ini. Dia mendapatkan julukan The Cold King, karna dia adalah lelaki yang terkenal sebagai pria yang sangat dingin, dan angkuh. Saat ini ia sedang di desak oleh sang ayah untuk masalah pernikahannya. Akankah Jack dapat bertemu dengan wanita yang dapat meluluhkan hati besinya?

Simak dan ikuti terus ceritanya😉



note: karya ini murni dan asli dari imajinasi penulis ya guys dan bukan karya yang update setiap hari. Di mohon jangan menjiplak atau mengcopy karya saya...
terimakasih atas perhatian nya... dan...


Selamat membaca☺☺

(DALAM TAHAP REVISI BESAR-BESARAN!)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cheche Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peringatan Dan Pengumuman

Sekertaris Jay telah selesai mengusir dokter Amanda dari rumah sakit milik tuan muda-nya. Dan sekertaris Jay bergegas kembali kepada tuan muda-nya yang masih menunggu kabar dari sekertaris andalannya. Sedangkan di dalam kamar rawat inap Joanna suasananya berubah menjadi sangat canggung.

Jack sadar bahwa calon istrinya dan calon adik iparnya masih ketakutan karna melihat amarah Jack yang luar biasa. Seakan-akan Jack berubah menjadi malaikat pencabut nyawa. Selama 15 menit Jack, Skye dan Casey berada di dalam suasana yang sangat canggung dan mereka bertiga sama-sama terdiam. Akhirnya sekertaris Jay datang ke ruangan rawat inap VVIP Joanna.

Tok... Tok... Tok...

Sekertaris Jay mengetuk pintu kamar rawat inap VVIP Joanna. Dan Jack segera bangkit dari tempat duduknya, lalu membuka pintu.

"Ahhh ternyata kamu Jay." Ucap Jack, dan berdiri tegak di tengah-tengah pintu kamar rawat inap VVIP Joanna.

"Iya tuan muda, ada apa dengan anda tuan???" Tanya sekertaris Jay dengan terheran-heran karena melihat tingkah laku tuan muda-nya. Karna tuan muda-nya yang membukakan pintu untuknya. Soalnya setahu sekertaris Jay biasanya Jack hanya menyahut dari dalam ruangan saja, dan tidak pernah sekalipun membukakan pintu untuk orang lain sedari tuan muda-nya bersekolah di sekolah yang sama dengannya.

"Emhhh aku tidak apa-apa Jay." Jawab Jack dengan grogi. "Bagaimana dengan wanita licik itu!!! Apa kau sudah mengurusnya???" Tanya Jack berusaha mencairkan suasana.

"Sudah tuan muda." Jawab sekertaris Jay cepat dan masih terheran-heran dengan perubahan perilaku tuan muda-nya.

"Baiklah kalau begitu, ayo temani aku ke ruang CCTV sekarang!!! Ada yang perlu ku lakukan." Pinta Jack.

"Baik tuan muda." Jawab sekertaris Jay.

"Skye, aku akan mengurus sesuatu dengan Jay. Kalian beristirahatlah malam ini, setelah urusan ku dan Jay selesai kami akan langsung kembali ke ruangan papahku." Ucap Jack ijin dengan Skye.

"Baiklah kalau begitu, jangan khawatirkan kami. Kami baik-baik saja, selamat malam Jack." Jawab Skye dengan tenang. Dan Jack langsung pergi dari pintu ruang rawat inap Joanna, setelah menutup pintu ruang rawat inap calon adik iparnya.

Sedangkan Jack langsung melangkahkan kakinya, menjauhi kamar rawat inap Joanna, dan menuju ke ruang CCTV. Lalu Sekertaris Jay hanya diam dan mengikuti langkah kaki tuan muda-nya. Sekertaris Jay menunjukkan jalan menuju ruang CCTV kepada Jack, dan tak sampai berjam-jam sekertaris Jay dan Jack berjalan, mereka sampai di ruang CCTV rumah sakit Peterson.

Di dalam ruangan rawat inap Joanna...

"Ehhh kak... Kakak gak salah tuh milih suami kayak gitu???" Tanya Casey kepada Skye.

"Apa maksudmu Casey???" Skye bertanya balik pada adiknya.

"Memangnya kakak gak liat apa??? Kalau kak Jack sudah marah itu ngeri banget, udah kayak malaikat maut aja." Jawab Casey.

"Dia marah sampai seperti itu pasti ada alasannya Casey. Gak mungkin kan dia marah-marah gak jelas kayak orang gila." Ucap Skye. "Lagian dia marah sampai seperti itu karna dia membela kita kan???" Sambung Skye.

"Iya sih kak, tapi tetep aja tau nyeremin." Ucap Casey.

"Ahhh sudahlah, gak usah di bahas lagi. Toh udah lewat juga, tidur yuk!!! Kakak ngantuk bin capek berat nih. Angkat gih bokong mu, kakak mau buka sofanya!!!" Perintah Skye. Namun Casey masih tetap duduk di atas sofa.

"Kakak gak di ancam kan sama kak Jack???" Tanya Casey khawatir.

"Memangnya tujuan Jack apa buat ngancem kakak!!! Kan kamu tau kakak gak punya apa-apa." Jawab Skye berusaha menutupi kebenaran dari sang adik.

"Ya iya sih kak, tapi tetep aneh aja tau kak kalau di pikir-pikir." Ucap Casey. "Coba deh kakak pikirin, kenapa kak Jack tiba-tiba ngajakin kakak buat nikah!!! Padahal kan kalian belom pernah pacaran." Sambung Casey.

"Darimana coba kamu tau kalau kakak gak pacaran sama Jack!!!" Ucap Skye.

"Ya tahulah... Kan selama ini kakak sibuk cari uang terus buat hidup aku sama kak Joanna. Di tambah lagi kakak harus membiayai pendidikan ku sama kak Joanna." Kata Casey menjelaskan.

"Sudahlah gak usah mikir yang aneh-aneh. Ayo tidur yokkk!!! Pinggang kakak udah mau lepas nihhh. Tidur yukkk!!!" Rengek Skye kepada sang adik, karna Skye berusaha menutup pembicaraannya dengan adiknya.

"Yeeee kakak ihhh... Di ajak mikir malah ngajak tidur." Jawab Casey sambil memonyongkan bibirnya lalu bangkit dari sofa yang ia duduki.

Setelah sofa lipat itu telah menjadi kasur yang empuk dan hangat, Skye mengambil selimut dan dua bantal yang di sediakan oleh pihak rumah sakit. Lalu Skye langsung berbaring untuk meluruskan pinggangnya yang terasa sangat pegal, karna sudah seharian penuh Skye tidak ada beristirahat sama sekali.

Sebenarnya urusan apa sih yang mau di urus sama Jack malam-malam begini!!! Dan ngapain juga aku harus mikirin tentang urusan Jack, aku kan belum sah buat jadi istrinya dia. Fikir Skye sambil berbaring di samping Casey.

Tak sampai 15 menit Skye dan Casey berbaring di atas tempat tidur yang berwujud sofa lipat itu, adik kakak itu terbang memasuki dunia mimpi.

Di depan pintu ruangan CCTV...

Tok... Tok... Tok...

Sekertaris Jay mengetuk pintu ruangan CCTV. Dan petugas keamanan membukakan pintu untuk sekertaris Jay dan Jack.

"Ohhh tuan muda dan sekertaris Jay. Ada apa kok mengunjungi ruang CCTV." Ucap petugas keamanan.

"Maaf mengganggu pak..." Jawab sekertaris Jay, dan pertanyaannya menggantung karna sekertaris Jay tidak mengetahui nama petugas keamanan yang sedang berbicara dengannya.

"Ahhh... Maaf tuan, nama saya Rick Warren tuan." Jawab pak Rick.

"Baiklah pak Rick, tuan muda ingin melakukan sesuatu di dalam ruang CCTV. Apakah boleh???" Ucap sekertaris Jay.

"Ten... Tentu saja boleh, silahkan tuan muda." Jawab pak Rick dan langsung mempersilakan sekertaris Jay dan Jack untuk masuk ke dalam ruang CCTV.

Pak Rick terheran-heran dan menerka-nerka apa yang ingin di lakukan oleh tuan muda Jack dan sekertaris Jay. Setelah Jack dan sekertaris Jay berada di ruang CCTV, Jack langsung bertanya kepada pak Rick. Sedangkan sekertaris Jay hanya diam dan berdiri tegak di belakang tuan muda-nya.

"Pak Rick... Apakah mikrofon yang berada di atas meja itu tersambung dengan semua pengeras suara di rumah sakit ku??? Tanya Jack.

"I... Iya tuan. Mikrofon yang berada di atas meja kerja saya ini terhubung dengan semua pengeras suara yang berada di rumah sakit milik tuan muda." Jawab pak Rick.

"Baiklah kalau begitu pak, tolong di nyalakan. Karna saya ingin membuat peringatan dan pengumuman kepada seluruh manusia yang sedang berada di dalam rumah sakit milik saya pak." Ucap Jack.

"Ba... Baik tuan." Jawab pak Rick dan langsung menyetel mikrofon yang berada di atas meja kerjanya.

Setelah mikrofon siap dan sudah menyala, Jack mendekati mikrofon tersebut dan menghirup nafas panjang. Sekertaris Jay yang melihat Jack tetap saja berusaha diam, walaupun sebenarnya dia juga penasaran apa yang sebenarnya yang ingin di lakukan oleh tuan muda-nya.

"Test... Test... 1 2 3... Selamat malam semua, saya adalah Jack Peterson, pemilik tunggal dari rumah sakit Peterson ini. Pertama-tama, saya meminta maaf jika ada beberapa orang di rumah sakit ini melihat pertunjukan yang kurang menyenangkan malam ini. Di sini saya ingin memberikan peringatan, kepada seluruh staf yang masih ingin bekerja di rumah sakit Peterson. Agar bisa menjaga etikanya dan perilaku, juga tata bahasanya kepada keluarga pasien dan pasien itu sendiri. Jika kalian tidak bisa melakukan itu, maka bersiap-siaplah untuk menjadi dokter Amanda yang selanjutnya. Lalu di sini saya juga ingin mengumumkan bahwa Skye Mikaelson yang sedang berada di ruang VVIP lantai 6 adalah, calon istri saya. Saya harap kalian semua tanpa terkecuali menghormati dan menghargai Skye Mikaelson beserta adik-adiknya seperti kalian menghormati dan menghargai saya. Terimakasih untuk mendengarkan peringatan dan pengumuman dari saya, saya ucapkan selamat malam semua, dan selamat beristirahat. Ingat peringatan saya tadi untuk seluruh staf yang masih ingin bekerja di rumah sakit Peterson." Ucap Jack dan mematikan mikrofon yang telah ia pakai.

"Jay... Aku sudah selesai, mari kita kembali ke kamar papah. Pak Rick, saya permisi." Sambung Jack.

"I... Iya tuan muda, silahkan." Jawab pak Rick ketakutan lalu dengan cepat dan sigap membukakan pintu untuk Jack dan sekertaris Jay.

Ternyata menyampaikan peringatan dan pengumuman, urusan yang di maksud oleh tuan muda tadi. Batin sekertaris Jay sambil terus mengikuti langkah kaki Jack, dan menutup mulutnya rapat-rapat.

1
Dian Fitha Sari
👍👍
Tari Octora
ceritanya bagus
Renesme Kiky
coba dulu
Renesme Kiky
coba
fujianu20
bagus..
Li5naJait
Jack nya cocok sich dgn gambaran karakternya. justru Jay yg kurang cocok mengingat dia lbh kejam dr Jack, tp visualnya koq unyu2. Harusnya tampang yg lebih greget lg,
Sena Pudak
kak, outhor. kenapa sih kk itu bikin ceritanya kerren banget. tulisannya, semuanya poko e kerren lah poko e
Arik Kristinawati
salahmu sdiri jack....kmu yg mnwarkn u kja d prshaanmu....jgn asal prcya ae walo pnah jdi tman kuliah tlbih bisakn lihat cara brpkaiannya
Arik Kristinawati
mkanya skye jgn hy tdur...mkan sj kmu kjaannya....pintar dkit dong kn kmu bkas ank org kaya...tau jga prgaulan org2 borjuis....hajar tmpar tu plakor
Arik Kristinawati
jack ni bodoh....blo'on ato gmna sih...dah tau ada prmpuan yg tdk sng dg istrinya kok bisa2nya mau aja d bjkinkn minuman kok g crga....lgian bukn sanak famili babi kmu jack
Arik Kristinawati
jack2 banci loe....tgas dikit napa sdh tau ada mksud soph2an kok g dsruh tggal dg ka2nya...ini erick jga sma sja....dasar bjingan yg g tau malu g da hub.apa2 hy skdar tman aja sok2an akrab...jack ni yg hancukan
Arik Kristinawati
bilang jack tdk bisa brsntuhan dg wnita lain....lo kok ini bisa dtmpeli dpluk dcium ma plakor kecil....yg be sa kmu thorr...hrusnya jack py pyakit tdk bisa sntuh smbrangan
Arik Kristinawati
apapun yg tjdi jack hrus lawan soph2an itu jgn buat skye kcwa....mdah2an ma2 jack bisa btndak lwan pelakor itu
Arik Kristinawati
skye ni mkan ae hrus bgunkan jack...kn bisa msak sdiri...awalnyakn dia wnta mndiri....hidup keras sdh terbiasa jgn tllu mnja napa....biar jack jga tau kmu py prinsip
Arik Kristinawati
mles ee klo jack bilang terus2an lo nti dia nikah dg wnita lain walo dah cerai....mndingan jgn cium2 sdh...biar g da hrapan u love
Arta Boru Siregar
Bayi nya kwtukar kali thor!
Arik Kristinawati
knpa kok jay smpe buka sepatu kaos kaki pkekn sandal sgla....cukup jdi skrettris yg setia n bsa d andalkn thir....ksannya kyak jongos ae jay
Arta Boru Siregar
perasaan kontrak Uda di batalain, katanya akan menua bersama, pengen punya anak 10,,,gman sch?
Arta Boru Siregar
semoga Joanna berjodoh dngan sekretaris Jay, klo GK Dr daniels
Tri Adha Diyati
di amerika ada juga ya nasi goreng dan es teh manis.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!