NovelToon NovelToon
Tuan Impoten Untuk Janda Perawan

Tuan Impoten Untuk Janda Perawan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

WARNING🌶️🌶️‼️

"Kau tahu kelainan ku hanya bereaksi padamu, mana mungkin aku melepasmu Hazel. Seluruh tubuh dan semua yang ada pada dirimu, itu milikku."

"Aku sudah menikah dan aku juga adik tirimu, lepaskan aku. Mike!."

Bermula dari Mike yang harus menikah untuk melindungi menggunakan wajah palsu, hal tak terduga terjadi saat wanita yang dinikahinya Hazel mampu membuat impoten nya hilang, hanya kepada wanita itu seorang..

Tak lama pernikahan dan identitas palsu itu harus berakhir saat Mike harus pergi meninggalkan Hazel tanpa menceraikannya.

Hingga seiring berjalannya waktu, Mike kembali bertemu dengan Hazel dengan status tak terduga. Wanitanya, istri yang belum ia ceraikan, kini telah menjadi adik tiri dari keluarga baru ayahnya. Dan tanpa Hazel ketahui bahwa wajah itulah, merupakan sosok suami yang selama ini ia cari.

Bagaimana kah kelanjutan hubungan keduanya?
.
.

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Adanya telepon dari Arthur membuat Hazel merasa lega, seolah berhasil membantunya keluar dari lembah bahaya Mike yang memabukkan. Wanita cantik itu mengakui tak bisa bohong sama sekali bahwa ia memiliki sisi yang runtuh atas semua perlakuan Mike, tetapi disisi lain Hazel tetap berusaha menggenggam kewarasannya agar tidak melampaui batas.

Masalahnya hubungan mereka ini apa? Memang kakak adik, tapi jika sudah sejauh ini, keduanya sama-sama saling merasakan ikatan gila yang tak bisa dielakkan layaknya pasangan. 

Mulut Mike memang belum berucap apa-apa, Hazel sebisa mungkin jangan sampai lengah tergoda. Di samping ia ingin melupakan Leonard sialan itu, jangan sampai ia jatuh pada pesona kakak tirinya yang memiliki sikap abu-abu juga. Hazel harus mencari jawabannya lebih dulu disamping ia menyembuhkan diri.

"Hazel.. papa telah kembali, jika kau memiliki waktu luang siang ini, mari kita bicara." Ujar Arthur nampak serius dari seberang.

"Tentu, baiklah." Excited Hazel yang memang merindukan menghabiskan waktu dengan ayahnya itu. "Aku harus membersihkan diri dulu setelah itu mencari tempat yang pas untuk mengobrol.."

"Ya..."

Panggilan pun berakhir.

Sementara itu Mike yang sehabis nyungsep mencium kasur, wajah tampan itu begitu kusut menatap jengah pada Hazel. Sinis begitu jengkel, bisa-bisanya sosok seperti dirinya diperlukan seperti itu? Dan naasnya Mike tak berdaya membalas, karena itu perlakuan istrinya sendiri.

"Ya tuhan..." Hazel menelan saliva karena ia memang berlebihan, tapi masalahnya tadi Mike tak mau berhenti. Tak mungkin Hazel menerima telepon dalam keadaan mendesah.

"I-itu.. aku tak bermaksud menendang mu, kuharap kau tak marah. Apa sakit?.." Lanjut Hazel sambil memungut pakaiannya menutupi tubuh molek itu dan berpakaian.

"Ck!.." Mike memijit pusing kening, ia menatap lekat Hazel yang tampak bersiap-siap. "Benar-benar tak mau bertanggungjawab.." Sindirnya menusuk.

Mendengar hal itu Hazel terdiam. "Tak mau bertanggungjawab bagaimana? Aku tadi sudah membantumu mendapatkan pelepasan, kau juga sudah ada janji bukan? Ditambah aku harus pergi juga ada urusan." 

"Hei dengar!..." Mike berdiri mendekati Hazel.

Wanita cantik itu nampak terkejut dengan wajah merah, ia mundur beberapa langkah.. Masalahnya Mike belum mengenakan celananya kembali jadi sesuatu yang kokoh itu terlihat begitu gagah menggoda mengenai kulitnya. "Apa?.."

Mike menatap wajah cantiknya dengan rahang mengeras, rasanya ia ingin menahan dan menghabiskan waktu tiada henti, tapi saat ini tak mungkin, perasaannya saja kemungkinan besar masih bertepuk sebelah tangan. "Jika bisa aku bahkan rela membatalkan janjiku demi dirimu, tapi kau malah?...

Mike menunduk seolah berusaha meredam semuanya. Ia harus lebih bersabar dan tak mungkin memaksakan, itu bukan keinginannya walaupun ia kesulitan. "Yasudah, pergilah..."

Hazel menelan salivanya, jantungnya itu bak roller coaster jika berhadapan dengan Mike. Benar-benar tak bisa ditebak.

"Oke.. Sekali lagi terimakasih sudah membuatku merasa aman atas semua bantuan." Lanjut Hazel menunduk hormat. "Aku pergi, kak.." Lanjutnya seraya melangkah keluar dari kamar itu.

"Haa..." Mike menengadah dengan senyum getir yang sulit diartikan. "Jadi kapan malam pertama itu terjadi? Sudah karatan sekali."

.

.

Siang menuju sore hari.

Di sebuah pantai yang sejuk nan indah, Hazel melambaikan tangannya pada Sarah yang sudah menunggu di sebuah resort.

Resort itu berada di tempat sedikit masuk dataran tinggi, sementara di bawahnya hamparan pantai luas yang indah, tak sedikit pengunjung menghabiskan waktu di sana.

"Hazel.." To the point Sarah, ia menatap serius dan khawatir sahabatnya yang sedang meneguk minuman itu. "Kau baik-baik saja sekarang?."

Hazel mengangkat kedua bahunya. "Beberapa hari yang lalu, aku bertemu Leonard."

"What!?." Sarah terbelalak.

Hazel menghela nafas panjang sebelum akhirnya menceritakan semua. Sarah yang mendengarnya nampak speechless tak menyangka jika akan berakhir seperti itu. 

"Jadi kalian benar-benar selesai? Tapi Leonard belum menceraikan mu Zel, dia ini bagaimana sih? Sialan! malah menggantung seenaknya." Geram Sarah.

"Sudahlah.." Pasrah Hazel walaupun luka itu masih menganga. "Aku anggap kita sudah bercerai walaupun dia tak mengatakan apa-apa, toh kita juga tak akan bertemu lagi. Aku benar-benar akan mencoba berdamai, sejauh ini aku telah kacau kehilangan diri hanya karena seorang pria.."

Sarah menghela nafas panjang, ia meraih dan memeluk sahabatnya itu menepuk-nepuk punggungnya berusaha menenangkan. "Ya, lupakan.. Lanjutkan hidupmu dengan tenang dan damai seperti semula.."

"Tentu.."

Keduanya bersulang menatap indahnya pemandangan pantai.

"Sebentar, apa om Arthur sudah menghubungi?." Ujar Sarah memastikan.

Hazel menatap handphonenya kembali. "Belum, katanya masih ada urusan jadi aku harus menunggu.."

"Baiklah.."

"Oh iya Zel.. saat tidak pulang ke rumah kemarin, kau ini pulang kemana? Jangan bilang bersama pria lain, aku tak mau kasus Carlos terulang lagi ya.."

Seketika Hazel terdiam, ia segera menggelengkan kepala. "Aku pergi ke rumah Mike.."

"Ukhuk! Apa?." Sarah yang sedang minum terkejut. "Bukankah kau begitu membencinya dan kesal karena sikap Mike yang menyebalkan??."

"Hazel.." Lanjut Sarah pelan sambil melirik kesana kemari. "Tidak ada sesuatu yang terjadi kan?.."

Hazel seketika menelan saliva, sahabatnya yang satu ini memang peka tapi tak mungkin Hazel menceritakan keintiman yang terjadi pada Mike dan Hazel. Bisa gila nanti.

"Mike tak seburuk itu ternyata, karena ia juga telah banyak membantu. Jadi aku mempercayakan tubuhku untuk menginap sementara di mansion nya waktu itu.."

Sarah tak langsung menjawab, tetapi saat ia hendak berucap lagi, dering ponsel Hazel bunyi.

Nampak nama Arthur terpampang.

Sarah pun mempersilahkan dan tak ingin Hazel terganggu.

"Papa?.." Ujar Hazel menerima panggilan.

"Kau baik-baik saja?." Tanya Arthur to the point, ia ingin memastikan.

Seolah naluri itu terikat kuat, Hazel sempat terdiam sebelum menjawab. Karena faktanya ia memang sedang tak baik-baik saja hanya mencoba damai, namun wajah cantik itu sontak tersenyum. "Aku baik-baik saja tentunya dan sangat merindukanmu.."

"Papa juga merindukanmu, setelah selesai kesibukan di sini papa akan berkunjung. Tetapi Hazel.. banyak hal yang ingin papa pastikan kepadamu, banyak yang ingin ditanyakan.."

Hazel mengerutkan kening, ia tahu sosok ayahnya bagaimana dan nada bicara itu pastinya obrolan ini penting. "Katakan pa, aku mendengarkan.."

"Bagaimana hubunganmu dengan Mike?."

Hazel seketika terdiam, kenapa tiba-tiba membicarakan kakak tirinya? Apa Arthur tahu bahwa Hazel akhir-akhir ini sering dibuat bertanya-tanya dengan sikap kakaknya itu? Rasanya tak mungkin, tapi kenapa perasaannya seketika tak tenang?

"Aku baik-baik saja pah. Kenapa? Apa ada sesuatu?."

Nampak Arthur diam tak melanjutkan ucapan, raut wajahnya resah penuh tanda tanya. Apa putrinya ini belum tahu? Atau ada hal yang tak ia ketahui dibaliknya?.

Saat telepon itu berlangsung, di pantai bawah sana sudut mata Hazel menemukan sosok Mike dan orang-orang terdekatnya yang kebetulan berkunjung mengenakan pakaian santai.

Para pria itu menjadi pusat perhatian apalagi Mike, sepertinya mereka sedang bersantai menghabiskan waktu juga, tanpa sadar ada sorot mata yang menatapnya dari atas resort.

Sarah menyenggol pelan Hazel. "Lihatlah, benar-benar kebetulan sekali, orang yang dibicarakan muncul.."

Hazel yang menyaksikan itu menggelengkan kepala, dan berusaha kembali fokus pada obrolan telepon sang ayah. Sementara matanya, diam-diam tetap tertuju pada Mike.

"Jadi bagaimana pah? Katakan lah.."

"Baiklah dengar Hazel.. Entah apa yang terjadi, tapi papa ingin memastikan sesuatu. Bagaimana pernikahan dan hubungan mu dengan suamimu, Mike??."

Seketika kening Hazel mengkerut, ia dan Sarah saling tatap. Perasaannya semakin tak karuan bergemuruh dan tak paham. "M-Mike? Bukankah suamiku Leonard pah???."

Arthur yang mendengar itu membeku, pikirannya seketika menerawang kemana-mana dan ngeh akan sesuatu yang tak beres. Nama Leonard tentu Arthur tahu bahwa itu nama samaran Mike untuk misi, jangan bilang?...

"Pah!??.." 

"Hazel!... Dengar, papa waktu itu menikahkan dirimu dengan Mike Scott putra Adam yang saat ini kakak tirimu sendiri. Jika kau mendapati sosok Leonard sebagai suami, sosok dibalik itu tetaplah Mike, ia hanya menggunakan identitas misinya yang papa sendiri tak mengerti!.."

Pupil mata Hazel membulat gemetar nyaris membeku, ia mencerna kalimat itu berkali-kali diatas guncangan yang amat menghantam.

Bukan hanya itu, sorot matanya yang masih tertuju pada Mike di bawah sana, Hazel memicingkan mata saat pria itu dengan perlahan membuka kaos yang dikenakan untuk berenang.

Jantungnya semakin berdetak kencang saat kaos mulai terangkat, semakin naik memperlihatkan perut sixpack nya yang kekar.. semakin naik lagi ke atas... Hazel semakin memicingkan mata seolah mencari keberadaan sesuatu, dan....

DEG!!!

Tato itu benar terpampang jelas pada salah satu dada bidangnya yang atletis, dan ini memang pertama kalinya Hazel melihat Mike telanjang dada. 

Jadi, apakah ini alasan Mike yang selalu tertutup saat berada di tempat yang sama dengan Hazel? yaitu untuk menutupi tato nya..

Fakta besar ini.. hantaman dari kebenaran yang datang beruntun.. Hazel tak berkedip sama sekali, kepalanya begitu pening mencocokkan semua. Ia membeku dengan guncangan yang luar biasa, handphone yang dipegangnya pun terjatuh ke lantai.

"Hallo?.."

"Hazel, nak?." Panggil Arthur lagi.

"M-Mike... j-jadi, selama ini aku dipermainkan oleh orang yang sama!!?."

1
Keysha Aurelie
Mike apa lagi tingkah mu kali ini , aku mau kamu jujur Mike jelaskan pada Hazel ,jika kamu ingin dianggap suami
sunshine wings
Love the story..
❤️❤️❤️❤️❤️
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr
Ita rahmawati
keliyengan kalo bahasaku pet petan,,
kancingnya jinjit kalo aku bilangnya sele genje 🤣l
🌹🌹WINA🌷🌷
hazel gak tahu mike adalah leonard, hazel ingin sekali bertemu sama leonard...

mike sih pake acara nyamar segal sebagai leonard...
🌹🌹WINA🌷🌷
adam sangat khawatir anak perempuannya belum2 pulang, hazel dan mike lagi berduaan dikamar...

awas jangan sampai kepergok daddy adam ya kalian berdua🤣🤭tapi sah-sah aja sih mereka berdoa pasutri....
🌹🌹WINA🌷🌷
mike kenapa gak jujur aja, daripada nanti kecewa hazel tahu kenyataannya, ternyata mike adalah Leonard suaminya berengsek itu....
🌹🌹WINA🌷🌷
Hazel nakal sekali tidak sengaja meraih handuk mike, buat pegangan agar tidak terjatuh...hazel melihat tongkat ajaib mike🤣🤭 hazel sangat malu sekali...
🌹🌹WINA🌷🌷
Mike gak anggap hazel adik tirinya, secara hazel istri sahnya...
Menyesalkan dulu meninggalkan hazel gak ada kabarnya mike, dapat kejutan mike hazel jadi adiknya tirinya🤣🤭

mending jujur dari sekarang ngaku adalah Leonard, kasian hazel kamu bohongnya...
pastinya hazel benci sama leonard, pria berengsek dan tidak bertanggungjawab pergi tanpa pamit..
deketin hazel mike buat jatuh cinta🤭
Keysha Aurelie
nah lho anak anak orang tua kalian masing masing sedang menghampiri kamar kalian 😂
Mike cepet jeladakan siapa kamu , makssa nih
Sastri Dalila
eng ing eeenggg🤣🤣🤣🤭
Ita rahmawati
GK ada sungkannya kmu Mike SM mertua tinggal bilang iya gtu ajaloh 😂
Ita rahmawati
makanya lah Mike Mike 🤦🙄
C bell
doble up thor
fafa
up lagi kak please🙏😍
fafa
up lagi kak
Sri Rahayu
mana Mike disuruh tahan tdk menyentuh Hazel....setiap melihat, berdekatan dgn Hazel senjatanya berdiri tegak 🤩🤩🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
C bell
ya jelas , oraang si Mike sudah tak tahan 🤭 kerisnya karatan sudah 🤣🤣
yumna
hamiln mike aq setju 🤣🤣
Keysha Aurelie
Mike aku mendukungmu , Hazel butuh pengakuan Mike
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!