NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:49.2k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Malam akhirnya datang perlahan. Suasana pondok pesantren mulai ramai oleh suara para santri yang sibuk mempersiapkan acara shalawat. Lampu-lampu gantung dinyalakan, memantulkan cahaya kekuningan yang membuat halaman pondok terasa hangat.

Keira berjalan pelan di samping Gus Zayn. Gadis itu terlihat canggung sejak tadi. Jemarinya sibuk merapikan ujung kerudungnya sendiri, sedangkan matanya menatap ke bawah.

“Kenapa tegang sekali?” tanya Gus Zayn pelan.

“Saya takut diperhatikan.”

“Kamu memang sedang diperhatikan.”

Keira langsung menoleh panik. “Hah?”

Gus Zayn menahan senyum. “Karena kamu berjalan di samping saya.”

Pipi Keira kembali memerah.

Belum sempat ia membalas, langkahnya tiba-tiba terhenti saat salah satu sandal yang ia pakai mendadak lepas.

“Eh—”

Sandal itu bahkan terpental sedikit ke depan akibat langkahnya yang terlalu cepat tadi.

Keira langsung membeku.

Beberapa santri putra yang sedang membawa karpet di sekitar sana spontan menoleh. Salah satu dari mereka bahkan buru-buru mengambil sandal milik Keira yang terlepas.

“Ini, Ning...” ucap santri itu sopan sambil menundukkan kepala. Mereka sudah tau kalau gadis itu sepupu Gus Zayn, jadi mereka juga sama menghormati Keira seperti Gus Zayn dan keluarganya.

Keira panik setengah mati. “A-ah makasih...”

Namun belum sempat santri itu memberikan sandal tersebut, sebuah tangan lebih dulu mengambilnya dengan tenang.

Gus Zayn.

Suasana mendadak hening beberapa detik.

Para santri putra langsung menunduk lebih dalam, mendadak salah tingkah sendiri melihat pengasuh pondok mereka mengambil sandal istrinya.

Sedangkan Keira membelalak kaget. “Gus, biar saya aja—”

“Diam Keira.” potong Gus Zayn lembut.

Pria itu berjongkok begitu saja di hadapan Keira tanpa peduli beberapa pasang mata yang sedang melihat mereka.

“Angkat sedikit kakinya.”

Keira langsung gugup bukan main. “Gus!”

Nada suaranya nyaris seperti bisikan panik. Ia malu sekali, apalagi beberapa santri melihat ke arah mereka.

Namun Gus Zayn tetap tenang. Tatapannya fokus memasangkan sandal itu kembali ke kaki Keira dengan hati-hati.

Sedangkan para santri putra di sana saling melirik pelan.

Belum pernah mereka melihat Gus Zayn yang terkenal dingin dan berwibawa melakukan hal selembut itu pada seseorang.

Setelah sandal itu terpasang rapi, Gus Zayn akhirnya berdiri lagi.

“Bisa jalan?” tanyanya tenang.

Keira sudah tidak tahu harus menaruh wajahnya di mana. Pipinya merah total sampai ke telinga.

“I-iya...”

Salah satu santri putra diam-diam tersenyum kecil melihat Keira yang cantik.

Dan Gus Zayn menyadarinya.

Pria itu menoleh pelan ke arah para santri.

“Kenapa?”

“E-enggak Gus...” jawab mereka cepat sambil menahan gugup.

Gus Zayn mengangguk kecil, lalu tanpa rasa canggung sedikit pun ia berjalan lagi di samping Keira.

Sedangkan Keira...

Sejak tadi sibuk menenangkan jantungnya sendiri yang terus berdebar tidak karuan.

Sial sekali, Gus Zayn benar-benar membuatnya tak berkutik..

*

Keira berjalan dengan kepala menunduk sejak kejadian sandal tadi. Rasanya malu sekali sampai ia berharap tanah pesantren itu terbuka lalu menelannya hidup-hidup.

Sedangkan di sampingnya, Gus Zayn terlihat biasa saja. Terlalu biasa malah.

Seolah memasangkan sandal istrinya di depan para santri bukan hal yang memalukan sama sekali.

“Gus...” panggil Keira lirih.

“Ya?”

“Kenapa tadi begitu...”

“Begitu bagaimana?”

Keira melirik sebal ke arahnya. “Jangan pura-pura nggak tahu.”

Gus Zayn menahan senyum kecil. “Memakaikan sandal istriku?”

Keira langsung menahan napas.

Kalimat itu diucapkannya begitu tenang. Begitu ringan. Namun anehnya selalu berhasil membuat hati Keira kacau.

“Itu dilihat banyak orang...” gumamnya pelan.

“Lalu kenapa?”

“Saya malu.”

Gus Zayn menghentikan langkahnya sebentar, membuat Keira ikut berhenti dan menatap pria itu bingung.

Tatapan Gus Zayn turun menatap wajah gadis itu lembut sekali.

“Keira.”

“Hmm?”

“Kamu istriku.”

Deg.

“Tidak ada yang memalukan saat suami memperlakukan istrinya dengan baik.”

Keira langsung kehilangan kata-kata.

Sementara itu dari arah pendopo sudah terdengar lantunan shalawat menggema pelan. Para santri mulai memenuhi tempat acara dengan pakaian rapi bernuansa putih.

Lampu-lampu gantung berayun pelan tertiup angin malam.

Dan di tengah suasana yang syahdu itu, Gus Zayn tiba-tiba mengangkat tangan lalu membetulkan letak kerudung Keira yang sedikit bergeser.

Gerakannya pelan. Hati-hati.

“Gus...” Keira refleks mundur kecil karena gugup.

“Kerudungmu miring.”

Jari Gus Zayn merapikan bagian sisi kerudungnya sebentar, lalu turun begitu saja.

Namun sentuhan singkat itu sudah cukup membuat wajah Keira kembali panas.

“Ayo.” ujar Gus Zayn pelan.

Kali ini pria itu berjalan lebih lambat, seolah benar-benar menyesuaikan langkahnya dengan Keira.

Saat mereka memasuki area pendopo, beberapa santri putri langsung tersenyum kecil melihat keduanya.

Sedangkan santri putra buru-buru menundukkan pandangan hormat pada Gus Zayn.

“MasyaAllah... itu sepupunya Gus Zayn kan? Cantik banget...” bisik salah satu santri putri pelan.

Keira yang mendengarnya langsung tersenyum miris, ya ia hanya di kenal sebagai sepupu pria itu, bukan istrinya.

Namun sebelum ia sempat menunduk lebih dalam lagi, Gus Zayn justru menarik kursi di sampingnya untuk Keira.

“Duduk sini.”

Keira menatap pria itu beberapa detik. Ia hanya menganggukkan kepalanya. "Baik Gus."

Sedangkan Gus Zayn, ia memang mendengar semuanya, dan itu cukup membuat Gus Zayn resah gelisah. Ia takut Keira berpikiran yang bukan-bukan, ia juga bingung harus menjelaskan darimana.

Ia menghela nafasnya kasar, matanya melirik ke arah Keira yang tampak sibuk mendengar lantunan shalawat. Dan entah kenapa jantungnya tiba-tiba berdebar sangat kencang, terlebih saat melihat gadis itu tersenyum tipis.

1
Retno ataramel
betul azizah
𝐈𝐬𝐭𝐲
innalilahi wainnailaihi Raji'un semoga ibunya Husnul khatimah, diampuni segala dosa²nya dan keluarga yg di tinggalkan di beri ketabahan dan kesabaran.. Aamiin
Julia and'Marian: amin terimakasih 🥹
total 1 replies
Tarwiyah Nasa
innalillahi wa innailaihi roji'un
turut berduka Thor 🙏 semoga Almarhumah husnul khotimah...
Julia and'Marian: amin terimakasih 🥹
total 1 replies
Cah Dangsambuh
innalilahi wainnailaihi roji'un semoga ibunya husnul khotimah di ampuni semua dosa di lapangkan tempatnya di terangkan kuburnya dan di tempatkan tempat yang mulia bersama orang orang yang solih amiin
Julia and'Marian: amin terimakasih kak🙏🥹
total 1 replies
Zuhra Izzati
bagus
Yasinta Niken
Aduhhh keyra sebenarnya agamamu apa
Yasinta Niken
nah lhoo
Yasinta Niken
ya Gus dengar kt ummi supaya hatimu damai
Yasinta Niken
lho kok sudah didalem Alhamdulillah semoga jodoh ya Gus
Yasinta Niken
Aduhhh belum lanjut baca tiba2 hi hi hi hi takut
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga mereka segera dikasih momongan ya thor😂
𝐈𝐬𝐭𝐲
Keira memiliki hati yg tulus jadi banyak yg menyukai...
Cah Dangsambuh
masya allah ya allah ya karim aku ngeteh ga butuh gula ga buruh cemilan juga karna gula dan cemilanya cukup gus zayn dan keyra haduuuuuuh ini kak othornya pinternya kelewatan mereka ga butuh drama ga butuh banyak kata tapi ya salaaaaaaam manisnya nembus ke langit tuju makasik kak othor udah bikin kita baper tingkat dewa
Fitra Sari
lanjut KK doubel up donkk
Della Nuri delima
up nya jangan lama nian thorrr😭😭😭
Della Nuri delima
thorrr double upppp
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
𝐈𝐬𝐭𝐲
lucu ya mereka sudah jadi suami istri tapi ttp saja mereka gugup😂
Cah Dangsambuh
rasa rasanya aku ikut ndengerin obrolan mereka berdua biarpun aku ngga di anggap tapi tetep nguping hehehe🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
Gus udah jadi bucin😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!