NovelToon NovelToon
Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Setelah Janda Menjadi Ibu Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Janda / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:37.5k
Nilai: 5
Nama Author: Niskala NU Jiwa

Ditinggalkan ,dihina, dan dicap mandul, Azura kembali ke desa kerumah orang tuanya dengan hati hancur setelah 5 tahun pernikahan diceraikan suaminya . Namun saat hidupnya mulai bangkit, rahasia besar keluarga terungkap, ancaman, dan musuh berbahaya . Di tengah badai itu, Azura bertemu Rayyan ,duda kata dengan dua anak kembar dan luka masa lalu . Akankah Azura mempertahankan harga diri, keluarga, dan cintanya? Atau masa lalu kembali meruntuhkan segalanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niskala NU Jiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jejak yang Terputus dan Panggilan Baru

Malam itu, setelah memastikan ibu Laras dan si kembar tidur di kamar tamu, Azura menarik Farhan masuk ke ruang kerjanya.

Suasana tentang menyelimuti ruangan.

"Hasil interogasi?" tanya Azura to the point.

Farhan menggeleng frustasi. "Mereka tidak tahu siapa majikan sebenarnya. Mereka hanya disewa oleh seorang wanita dengan bayaran 100 juta rupiah. Nomor telpon yang di gunakan adalah nomor luar negeri yang terenkripsi dan tidak bisa dilacak."

Azura menyipitkan mata. "Wanita itu... Aku curiga pengasuh si kembar terlibat. Mas, jangan biarkan mereka lepas. Ini penculikan profesional."

"Besok pagi Mas akan menanyakan kontak keluarga mereka pada Bu Laras," kata Farhan.

Pagi harinya, suasana di rumah Azura berubah ceria. Rafa, anak Farhan, tampak sangat antusias melihat arka dan Aidan yang wajahnya sangat mirip. Meski Azura awalnya melarang karena kondisi si kembar yang belum pulih total, antusiasme mereka untuk melihat kebun belakang tak terbendung. Akhirnya, dengan pengawasan ketat Bu Hana, Bu Sulastri dan pak Hadi ,mereka di izinkan bermain di sana , Rafa bahagia sekali dengan berjalan mengandeng tangan Arka dan Aidan kanan dan kiri.

Di ruang kerja, ibu Laras akhirnya mengungkap indentitasnya. " Putra saya Rayyan, adalah pemilik Twins Group, perusahaan ritel terbesar di negara ini."

Farhan terkesiap. Twins group adalah mitra bisnis utama perusahaannya sebagai pemasukan sayur dan daging segar milik perkebunan Farhan.

"Apakah ibu punya atau mengingat no kontak yang bisa dihubungi?" tanya Farhan.

"Saya tidak ingat satupun no telpon anak dan suami saya. Dan juga sekarang Rayyan sedang di luar negeri bersama ayahnya. Jika dinas, mereka selalu menonaktifkan ponsel. Baru aktif saat sudah sampai di bandara atau jika mereka sendiri yang menelpon," jelas Bu Laras pasrah

Kegusaran nampak di wajah Azura justru meledak saat mendengar kebiasaan keluarga itu.

"Bodoh sekali!" potong Azura tajam. Wajahnya merah padam karena kesal. "Apa gunanya punya ponsel jika dimatikan saat kerja? Bagaimana kalau terjadi musibah seperti ini? Mereka tidak bertanggung jawab pada keselamatan keluarga sendiri!"

Farhan tersedak ludahnya sendiri, takut kerja samanya dengan Twins Group terancam putus jika ibu Laras tersinggung. Anehnya by Laras justru tertawa kecil melihat kekesalan Azura yang jujur apa adanya.

"Mas Farhan," suara Azura memecah keheningan ruang kerjanya. "Mas kan punya kerjasama bisnis dengan Twins Group. Hubungi bosnya sekarang juga."

Farhan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, wajahnya tampak cemas. "Mas tidak punya nomor pribadi bosnya, Azura. Mas cuma punya kontak Angga, asisten pribadinya ."

"Ya sudah, terserah Mas mau pakai jalur apa pun! Hubungi asisten itu sekarang, cari tahu di mana mereka berada!" Perintah Azura tegas.

Farhan meraih ponselnya , ia mengetik pesan ke nomor Angga, tetapi seperti dugaannya pesan itu hanya menunjukkan centang satu. Dan di telpon tidak aktif.

"Masih centang satu, Azura. Angga juga ikut ke luar negeri, jadi di juga tidak bisa dihubungi lapor Farhan lesu.

Azura menghela panjang, emosinya kembali meledak. Ia menatap ibu Laras dengan pandangan tajam, bukan karena marah pada wanita tua itu, tapi pada sikap keluarga Twins Group yang menurutnya sangat tidak masuk akal.

"Waduh, Ibu ... kenapa ibu punya anak seperti itu?" keluh Azura dengan nada geram namun peduli "Kalau nanti anak ibu datang dan menjemput, tolong kasih nasihat yang keras! Bilang padanya, kalau keluar negeri untuk dinas atau kemana pun, ponsel harus tetap aktif! Apa susahnya sih? Jika ada musibah pada keluarga sendiri, bagaimana mereka mau memberi kabar?"

Farhan yang duduk di samping sudah berkeringat dingin. Ia nyaris ingin membekap mulut adiknya itu 'Gila, Azura! Itu bos besar! Kalau dia tersinggung, bisa tamat kontrak kerjasama kita!' batin Farhan ngeri

Tetapi, reaksi yang terjadi justru di luar dugaan. Ibu Laras tidak terlihat marah. Sebaliknya, wanita itu tersenyum manis, menatap Azura dengan tatapan penuh kekaguman dan kasih sayang. Ia melihat kejujuran, ketegasan, dan perhatian yang tulus dari seorang gadis muda yang baru ia kenalan

'Anak ini berani sekali bicara jujur tentang Rayyan,' batin ibu Laras. Azura dia benar benar cocok jadi calon mantuku.

"Iya, Nak Azura," jawab Bu Laras lembut sambil memegang tangan Azura. "Nanti kalau mereka datang ibu akan sampaikan nasihatmu."

Farhan hanya bisa melongo. Ketakutannya hilang digantikan kebingungan.

Pada malam harinya setelah makan malam, mereka berkumpul semua di ruang keluarga.

Arka dan Aidan memberanikan diri mendekat ke pada Azura.

"Bunda.." panggil Arka pelan.

Azura tertegun, lalu menatap ibu Laras. Laras mengangguk dengan mata berkaca-kaca.

"Mereka tidak memiliki ibu, Nak Azura. Mereka tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu."

Hati Azura luluh. Ia memeluk si kembar dengan erat. "Tentu, kalian boleh memanggil Bunda."

Si kembar lalu menatap Bu Lastri dan pak Hadi dengan senyum manis. "Kakek.. Nenek.." ucap mereka mengikuti panggilan Rafa.

Alya yang melihat itu berseru jahil, "Wah,asik! Aku punya keponakan kembar ganteng! Arka, Aidan, panggil Tante Alya dengan sebutan cantik, ya!"

"Idih, maunya! Cantik sih cantik, tapi cerewet!" sahut Fikri yang disambut tawa semua orang.

Di sudut hati Azura merasa ada tanggung jawab baru. Ia melihat si kembar yang kini tersenyum lepas, berbeda dengan tatapan kosong yang mereka miliki saat pertama kali diselamatkan. Azura bersumpah, siapapun yang berani menyakiti mereka, termasuk ayah mereka sendiri akan berhadapan dengannya.

1
Nifatul Masruro Hikari Masaru
jadi lebih baik lagi anita
Nifatul Masruro Hikari Masaru
up lagi dong
Chauli Maulidiah
gak ush manggil mas sama laki2 setan kyk gitu. GG pantas dihormati
Harniati Rifqy
Lanjut kakak up nya semangat kakak
sunaryati jarum
Kok habis lanjuut
Niskala NU Jiwa: sabar. lagi nunggu nyonya Monalisa datang. baru lanjut ceritanya💪👍
total 1 replies
sunaryati jarum
🤣🤣🤣🤣🤭 orang - orang munafik yang bersandar pada Bramasta bingung dan kawatir dan kebusukan Monalisa akan dibeberkan di depan Bramasta,makin seru.
sunaryati jarum
Kau sungguh jenius Azura,mungkin Bramasta bukan anak kandung kakek Rayyan,maka diusir
sunaryati jarum
Serasa menonton film aktion
sunaryati jarum
Jika bersatu bisa mematahkan semua tindak kejahatan
sunaryati jarum
Dendamllah pada Azura, padahal Azura sudah tidak Sudi melihat wajah Dimas apalagi kembali padanya
sunaryati jarum
Menghina, menindas, menyia-nyiakan istri yang dikira mandul ternyata dirinya sendiri yang mandul.Mimpilah bisa meraih Azura jika tidak Sampai jatuhnya remuk
sunaryati jarum
Nah entar Azura yang punya anak 🤣🤣🤣🤭 rasain awal kehancuran kamu Dimas
sunaryati jarum
Berapa lama puasanya Bos Ray? setelah buka ganas
sunaryati jarum
Kekejaman kamu akan segera dibalas Dimas, silakan menantikan penyesalan kamu
Niskala NU Jiwa: tentu akan menyesal ketitik paling rendah dimas
total 1 replies
sunaryati jarum
Nikmati kehancuran kamu karena kesombongan dan kebodohan,serta tidak menghargai mantan istrimu Azura, apakah setelah menang tender 40 t,kau punya proposal lagi dan apakah kamu punya modal agar tendermu tidak gagal Dimas? Sedangkan kau Clarrissa ibu yang buruk, biarkan suamimu punya istri lagi agar dia punya anak kandung,juga kamu bagaimana rasanya dikhianati
Mcellopcello
setelah ceray baru sukses..knp klo masih bersuami ko bodoh
Niskala NU Jiwa: bodoh karena cinta.
total 1 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
tinggal nunggu monalisa
Harniati Rifqy
bagus banget
Niskala NU Jiwa: terimakasih
total 1 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
up lagi dong
Niskala NU Jiwa: siap💪
total 1 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
💪💪💪💪semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!