Dewa perdamaian yang membuat kesalahan karena mencintai sang anak kaisar langit di hukum bereinkarnasi ke bumi menjadi manusia. Dia harus melewati berbagi macam penderitaan yang ada di dunia. Dengan tanda dewa yang ada di keningnya memudahkan para dewa dan bangsa asyura untuk mencarinya. Dewa bumi yang mempunyai sikap welas asih menutupi tanda itu dengan kekuatannya. Sang dewa perdamaian pun bisa terlahir dengan selamat di alam manusia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aris pujiono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zhang Yutang Terluka parah.
Zhang Yutang turun dari arena menghampiri Astara, lalu menatap sinis.
"Kau tidak akan bisa mengalahkanku," ucap Yutang.
"Simpan saja ocehanmu!" timpal Bailin.
Yutang menoleh ke arah Bailin. "Heh, makhluk rendahan, kau lihat saja, aku akan menendang panta Tuanmu ini."
Bailin terlihat geram, namun Astara menahannya.
"Aku ingin lihat, apakah ucapan saudara Yutang bisa jadi kenyataan, atau sebaliknya," ucap Astara yang mulai kehilangan kesabarannya.
"Zhang Yutang, kamu ini apa-apaan sih, sana ke ruang pengobatan," ucap Jiarong
Zhang Yutang mengeraskan rahang. "Terus saja kau bela orang asing ini."
Pagi berubah menjadi siang hari, Pertandingan ketiga dan keempat sudah selesai. Kini mulai babak semi final. Pertandingan pertama antara Astara dan Zhang Yutang di mulai. Zhang Yutang terlihat percaya diri menatap Astara tajam. Sedangkan Astara bersikap rendah hati layaknya seorang pendekar pada umumnya.
Wasit bersiap ancang-ancang memulai pertandingan. Gongfu dan Hai Xuan tampak tidak sabar melihat pertarungan ini.
"Mulai!" seru wasit.
Zhang Yutang dengan nafsunya langsung menyerang menggunakan tinjunya. Namun, Astara bisa menangkisnya. Zhang Yutang lalu memutar tubuhnya ke udara, menyerang bertubi-tubi menggunakan kakinya. Astara terus menangkisnya, namun dia mulai terdesak dengan serangan yang dilancarkan Yutang.
Namun, dengan Ilmu peringan tubuh Astara mampu memutar badannya menghindari serangan Yutang. Astara berbalik untuk menyerang, dia mengubah tubuhnya menjadi tiga. Zhang Yutang pun kebingungan mencari tubuh asli Astara. Terpaksa dia bertahan untuk menerima serangan Astara sambil mencari titik lemahnya.
Astara menyerang dari berbagai sisi, Yutang terus menangkis pukulan dan tendangan dari Astara. Hingga Yutang tidak menyadarinya, dari dalam tanah tubuh Astara keluar dan meninju dagu Zhang Yutang hingga terpental jatuh ke arena.
Penonton riuh bersorak. Zhang Yutang terjatuh menahan sakit. Wasit mencoba memeriksa keadaan Yutang. Namun, sambil menahan sakitnya Yutang masih mampu berdiri. Dengan wajah emosi, dia berteriak menyerang Astara membabi buta.
Astara dengan mudah menghindari serangan Zhang Yutang. Dengan menggunakan tenaga dalam yang dipusatkan di telapak tangan, Astara melempar Zhang Yutang keluar dari arena. Bailin melompat kegirangan atas kemenangan Astara. Para penonton riuh mengelu-elukan nama Astara. Pendekar ikat kepala.
Gongfu sang ketua sekte berdiri bertepuk tangan atas pertandingan yang seru ini. Selama ini belum ada pendekar yang bisa mengalahkan sekte Lin'an. Astara orang pertama yang melakukan itu.
Dari kejauhan, Jiarong terlihat senang dengan kemenangan Astara. Entah kenapa dia lebih suka melihat Astara menang dari pada Yutang. Namun, Jiarong tidak berani mendekati Astara karena yang dikalahkan adalah pendekar dari sektenya.
Zhang Yutang masih tidak terima dengan kekalahannya. Dengan Amarah dia mengeluarkan tenaga yang tersisa untuk menyerang Astara. Namun, dengan sigap Astara segera menggunakan sihir pelindung. Zhang Yutang pun terpental ke tanah dan mengeluarkan darah di mulutnya.
Ketua sekte Gongfu pun berdiri dan memarahi Yutang. "Lancang kamu Zhang Yutang! Beraninya kamu menyerang pendekar astara dari belakang!"
Zhang Yutang dengan luka dalamnya hanya mendengar lirih ucapan dari gurunya. Dengan mata yang mulai mengawang dia pingsan karena terlalu banyak mengeluarkan tenaga dalam.
Para murid dari sekte Lin'an segera menandunya ke ruang pengobatan untuk segera di rawat.
Hai Xuan mendekati Jiarong. "Nona Jiarong, cepat obati Yutang. Dia terkena luka dalam. Hanya air penyembuhan dari Nona Jiarong yang mampu menyembuhkan secara cepat."
dua kristal
booom
booooom
booooom
boooom
booooom
semangat