NovelToon NovelToon
Kediaman Jenderal Jatuh Karena Berkhianat

Kediaman Jenderal Jatuh Karena Berkhianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Timur
Popularitas:42.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Di hari ulang tahun nyonya yang ke 35, kedatangan jenderal menjadi kabar yang sangat membahagiakan.

Siapa sangka, bukan hadiah yang dia dapatkan. Namun kedatangan seorang wanita muda seusia putra sulungnya. Dan bukan ucapan ulang tahun yang jenderal katakan pada nyonya, tapi keinginannya menjadikan wanita itu sebagai istri keduanya.

Tanpa jenderal sadari, nyonya yang selama ini menciptakan hal-hal luar biasa untuk membantunya naik pangkat dan disegani itu, sama sekali tidak berasal dari tempat ini. Dia datang dari masa depan, dan karena jenderal telah berkhianat, sesuai janji mereka ketika menikah dulu, nyonya akan pergi meninggalkan jenderal.

Nama besar yang diperoleh atas dukungan nyonya, tidak mungkin akan bertahan ketika sang nyonya meninggalkannya bukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3. Kekuasaan seorang Nyonya

Suara cicitan burung terdengar begitu merdu di luar jendela. Mei Huarin baru membuka matanya ketika kamar itu sudah terang. Semalam, dia tidak bisa tidur.

Meski berusaha untuk tegar, siapa juga istri yang bisa tegar kalau suaminya tahu-tahu pulang bawa wanita yang sudah hamil anak suaminya, dan suaminya bahkan mengatakan akan menikahi wanita itu. Apalagi menjadi istri setara. Di jaman ini, hal seperti itu sungguh mencoreng wajah istri pertama.

"Xueyao" panggil nyonya pada pelayan setianya.

Xueyao yang sejak tadi sebenarnya sudah mondar-mandir di luar bersama dengan Lu Yanzhi, tapi tidak berani membangunkan Mei Huarin. Segera membuka pintu.

"Nona, silahkan!"

"Ibu! Ibu!"

Mei Huarin baru turun dari tempat tidurnya, namun wajahnya langsung menegang ketika dia mendengar suara anaknya yang terdengar panik.

"Yan'er..."

"Ibu, mereka keterlaluan! pagi-pagi mereka sudah menyingkirkan bunga Crisant yang ibu tanam. Katanya wanita genit itu alergi mencium aromanya!" Yan'er mengadu dengan wajah kesal, matanya sudah berkaca-kaca.

Mei Huarin yakin sekali, kalau anaknya itu pasti sudah berdebat dengan selingkuhan jenderal itu.

Mei Huarin sebenarnya merasakan dadanya panas. Tapi dia tidak bisa menunjukkan amarahnya di depan sang anak. Anaknya sudah tertekan dengan kelakuan ayahnya, dia tidak boleh menambah rasa takut di dalam hati Lu Yanzhi yang setahunya berhati sangat lembut.

Mei Huarin mengusap lengan Lu Yanzhi perlahan.

"Tidak masalah, hanya bunga..."

Tapi mendengar ibunya berkata seperti itu, wajah Lu Yanzhi seperti tidak terima.

"Ibu, mana bisa begitu? sekarang memang hanya bunga, lama-lama wanita genit itu akan mengatur semua kediaman jenderal!"

Mei Huarin menghela nafas berat. Sangat berat, tapi dia berusaha untuk tidak sampai memperlihatkan hal itu pada putrinya.

"Xueyao, bantu aku ganti pakaian!" kata Mei Huarin dengan tegas.

Hanfu merah merah, yang merupakan warna favorit Mei Huarin. Lapisan luar hanfu-nya terbuat dari kain halus yang ringan, dengan lengan panjang yang mengalir lembut setiap kali ia bergerak. Pada bagian tepi kain, terdapat sulaman benang emas yang sederhana, tidak berlebihan, membentuk motif awan dan bunga plum, simbol keteguhan di tengah musim dingin. Sabuk pinggangnya ramping, dihiasi pengikat berbahan sutra dengan liontin giok kecil yang menggantung pelan, berayun mengikuti langkahnya.

Rambutnya disanggul rapi dalam gaya klasik, tinggi namun tidak berlebihan. Beberapa helai dibiarkan jatuh lembut di sisi wajah, memberi kesan anggun sekaligus manusiawi. Hiasan rambutnya hanya berupa jepit emas tipis dengan ukiran halus dan satu tusuk konde berujung mutiara, cukup untuk menunjukkan statusnya, tanpa perlu kemewahan yang mencolok.

Mei Huarin keluar dari kamarnya dan berjalan menuju halaman samping, dimana semua bunga Krisan dia tanam sendiri sejak 15 tahun yang lalu disana.

"Berhenti!"

Mei Huarin bicara dengan sangat tegas. Dagunya datar, tidak naik. Tapi cukup dengan seperti itu saja, beberapa pelayan langsung menghentikan pekerjaan mereka dan berlutut di depan Mei Huarin.

"Nyonya jenderal..."

Para pelayan dan penjaga saling pandang, mereka tampak takut. Tapi, mereka juga dipaksa melakukan semua itu oleh jenderal. Mereka juga hanya pelayan, mereka bingung dan di ancam. Orang-orang di jaman ini, benar-benar begitu naif.

"Kalian pelayan di kediaman Jinxi atau di kediaman jenderal?" tanya Mei Huarin.

Para pelayan itu saling pandang dan kebingungan.

"Sejak kapan ada kediaman Jinxi dan kediaman jenderal? Mei Huarin, aku rasa kamu lupa. Aku adalah kepala keluarga kediaman jenderal! semua yang ada, tinggal dan bernafas di kediaman ini. Aku yang mengaturnya!"

Mei Huarin tidak menoleh, suara itu berasal dari samping kirinya. Tapi dia tetap saja menatap kebun bunga Krisan-nya yang sudah rusak setengahnya.

"Jenderal, tunggu Meiren!" kata wanita genit dengan pakaian terbuka di belakang jenderal.

Bahkan jenderal itu langsung berbalik, membantu wanita itu,

"Hati-hati Meiren!"

Lu Yanzhi yang melihat itu mengepalkan tangannya. Alisnya menekuk sampai nyaris bertemu satu sama lain. Dia benar-benar kesal dengan wanita genit yang selalu menempel pada ayahnya itu.

"Lanjutkan cabut semua bunga itu dan buang..."

"Sejak kapan jenderal mengatur kediaman?"

Suasana mendadak menjadi sangat hening. Para pelayan menunduk tanpa berani bersuara atau menoleh ke arah majikan mereka yang seperti sedang perang dingin itu.

Sementara jenderal Lu yang mendengar ucapan Mei Huarin, tampak geram. Pria yang tak lagi menggunakan hanfu pria berwarna biru tua itu berjalan ke dekat Mei Huarin. Berdiri tepat di depannya dengan tatapan yang tak lagi sama seperti tiga tahun yang lalu.

"Kamu bilang apa? kamu bilang sejak kapan aku mengatur rumah jenderal? Mei Huarin, aku adalah suamimu, aku jenderal tingkat satu di kerajaan Jinhuan ini! kamu bilang seperti itu, sama saja merendahkan aku...!"

"Siapa yang memberimu hak memanggilku dengan nama saja jenderal! kamu lupa? aku putri Chenping!"

Brukk

Pelayan yang tadi masih berdiri langsung berlutut. Yang sudah berlutut langsung bersujud. Putri Chenping adalah gelar yang diberikan oleh kaisar sendiri pada Mei Huarin.

Shen Meiren yang melihat semua pelayan berlutut menjadi sangat kesal.

'Apa-apaan mereka?' batinnya tak senang.

"Jenderal! lupakan saja, semua ini salah Meiren. Jangan berdebat dengan nyonya!" kata wanita genit yang sepertinya akan kembali memainkan dramanya sebagai cahaya bulan putih di depan Jenderal.

Wanita itu bahkan tidak ragu melangkah maju di depan Mei Huarin.

Brukk

"Nyonya semua ini salah Meiren. Meiren yang tidak tahan dengan aroma bunga di taman samping ini. Hingga jenderal memerintahkan semua pelayan mencabutnya. Jangan berdebat dan merendahkan jenderal karena hal itu. Meiren tahu, nyonya adalah adik angkat kesayangan Kaisar. Meiren sungguh tidak ada apa-apanya. Tapi, Meiren juga tidak senang kalau nyonya bicara seperti itu pada jenderal. Bagaimana pun juga 20 tahun lebih jenderal telah mengabdikan dirinya untuk kerajaan Jinhuan. Maju ke Medan perang, mengorbankan dirinya, bertarung dengan darah dan nyawa. Kenapa nyonya bicara seolah jenderal sangat rendah di mata nyonya?"

Lu Yanzhi nyaris maju.

"Kau..."

Gerakan Lu Yanzhi terhenti. Karena Mei Huarin menghentikannya.

Sedangkan jenderal, pria yang dibutakan oleh wanita genit itu dengan cepat membantu Shen Meiren untuk bangun.

"Meiren, bangunlah. Jangan berlutut begini, kamu sedang hamil!"

"Jenderal, Meiren salah. Jika nyonya belum memaafkan Meiren, Meiren tidak akan bangun. Nanti nyonya merendahkan jenderal lagi!"

Jenderal Lu segera mendengus pelan menoleh ke arah Mei Huarin.

"Nyonya! apa kamu belum puas membuat keributan? seandainya sedikit saja kamu punya sikap perhatian Meiren..."

Mei Huarin menoleh tajam. Berani-beraninya suaminya membandingkan dirinya dengan wanita perusak rumah tangga orang lain.

"Hanya bunga Krisan, aku akan tanam bunga lain di sini. Berhenti bersikap arogan!" lanjut jenderal Lu dengan santai.

"Kalau wanita simpanan mu ini tidak suka bunga Krisan. Maka tidak seharusnya bungaku yang di cabut, tapi kalian berdua yang tidak usah datang ke halaman ku! Pelayan! mulai sekarang tutup akses pintu samping, jangan biarkan orang dari halaman samping masuk!"

"Baik nyonya!"

"Nyonya!" teriak jenderal Lu.

Sayangnya Mei Huarin sudah berlalu dengan cepat dari tempat itu.

'Wilayahku, lebih baik aku berikan pada anak yatim di pinggir jalan, daripada untuk kalian para pengkhianat!'

***

Bersambung...

1
yula
💪💪💪💪💪 thor
Sekar
ye diusir
Liflow White
padan muka mu
Ria Adek
Beuuhhh.. Mantul, Kaisar keren abis.. 👏🏻👏🏻👏🏻
Lalat² seperti Perdana Menteri Xie emang harus di bersihkan dari istana..
Dan Lu Yansheng.. Jadi mantan perwira, itulah yg pantas untuk mu.. 😏
Noer: mungkin
total 3 replies
Ria Adek
Lu Chengyan baru tau jika ayah nya sungguh memalukan.. 🤭
Noer: terlaaaaluhh
total 1 replies
Ria Adek
Perdana Menteri kira mentang² Lu Yanzi perempuan, bisa di intimadasi dan di goblok²n seperti ayah nya si Lu Yansheng. 🤭
Noer: tidak bisa lah yaooo
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
maaf jenderal aku tersenyum bahagia melihat mu menderita seperti itu... laki-laki tidak tahu diri ya gini, merasa aku paling mampu... eh malah terlihat bodoh kan ujung2 nya
Noer: betul sekali
total 1 replies
awesome moment
tunggu bntar, jendral. acrylic hias sdg otw ke rumah. selamat dan sukses. telah mjd...kere tercepat dlm sejarah. dri jendral tingkat 1 melorot jd tongkat dlu auto terjun jd mantan perwira. sangat nyata hasil penyuka hal tdk sah, ingkar janji dan pembohong. kaisar sungguh bijaksana. melindungi yg benar dgn penuh tgg jwb.
Noer: makanya dia jadi kaisar ya
total 1 replies
Kholifah Tiara
rasain,,,,rasain,,,,🤣🤣
ttp semangat kak,,,💪
Noer: semangat semangat
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sama kayak kamu🤭
Noer: ehekk
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudah jatuh dimaki maki anak sulungnya lagi🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: + cor²an 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mau nangis darah pun dah tak berguna mantan jenderal 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya, sekarang jadi rakyat jelata 🤭
total 2 replies
Lee Mba Young
🤣🤣🤣 selamat selamat pensiun masih punya gaji lah ini di pecat.
Noer: gak dapat pesangon pula
total 1 replies
sasa adzka
luar biasa jatuh nya sang jenderal.. sudah diturunkan ke tingkat 2 ehhhh malah jadi pengangguran.. wahhh selamat ya jenderal jadi miskin tanpa ibu nya lu yanzi
Noer: ho'oh
total 1 replies
Sekar
yah kasihan deh loh🤭🤭
Sekar: betul betul betul
total 2 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ luarrrr biasa raja sangat baik hati membuat jendral gak pusing lagi
Noer: iya kan ya
total 1 replies
vj'z tri
lu baru sadar bro bapak Lo iq nya jongkok tiarap 🤣🤣🤣
Noer: ngesottt
total 1 replies
awesome moment
wkkwkwk...bkn.nya dri dlu tu jendral mmg mokondo😄😄😄
Noer: iya juga lagi
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Lu chengyang jangan ngatain bapakmu, kamu sebelas dua belas sama dia🤭
Noer: eaaaaa
total 1 replies
sasa adzka
kak berarti ne cerita utk lu yanzi ya bukan ibu nya yg balik k zaman modern.. bagus kak .. semangat up trus ya... 😍😍😍
aku kira cerita ibu nya yanzi... tapi gak PP bagus ko ini.. asalkan tegas aja si lu yanzi nya kak😍😍😍😍
Noer: ho'oh ceritanya ya gitu 👉🏻👈🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!