NovelToon NovelToon
Chef And The Doctor

Chef And The Doctor

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Enemy to Lovers
Popularitas:67k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Cerita Chef yang ogah nikah dan Dokter yang juga ogah menikah.

Arletta Peterson, cucu-cicit-buyut chef terkenal dari keluarga Reeves McCloud itu belum kepikiran menikah di usianya yang menginjak 26 tahun. Chef cantik itu sangat menikmati hidup lajangnya. Hingga di bulan Desember, dia melayani pesta natal di sebuah rumah sakit di London Inggris . Disana Arletta bertemu dengan Dokter Jeff Clarke yang 12 tahun lebih tua darinya. Gara-gara sebuah mistletoe dan kecerobohan Arletta, dokter Jeff mencuri dua kali ciuman dari chef cantik itu. Pertemuan kacau mereka, membuat dokter tampan itu jatuh cinta pada Arletta. Bagaimana cara Dokter Jeff bisa meyakinkan chef cantik itu kalau mereka memang berjodoh?

Generasi ke delapan klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jeff Mendapatkan Kiriman

Jeff dan Dokter Lucky meletakkan tubuhnya di ruang istirahat dokter setelah hampir tiga puluh enam jam berjibaku menyelamatkan banyak korban kecelakaan. Mereka tidak perduli terdengar mengorok karena memang selelah itu.

Bahkan para dokter yang masuk, tidak berani membangunkan mereka berdua karena sudah menyelamatkan banyak korban.

***

"Papa kok nggak pulang ya Mama?" tanya Kenzie.

"Coba lihat berita ... Bagaimana para korban tabrakan maut kemarin," jawab Daisy sambil menyalakan televisi.

Kenzie melihat ada wartawan yang sedang meliput dan dia kaget melihat ayahnya bersama Jeff sibuk menyelamatkan para korban. Bahkan Dokter Lucky sampai naik ke atas brankar untuk memberikan pompa jantung manual. Termasuk sampai masuk ke dalam ruang tindakan.

Pompa jantung manual, atau lebih dikenal sebagai Resusitasi Jantung Paru ( RJP ) atau CPR ( Cardiopulmonary Resuscitation ), adalah tindakan pertolongan pertama darurat dengan menekan dada secara cepat dan kuat (100–120 kali/menit) sedalam 5–6 cm. Tujuannya untuk memompa darah ke organ vital saat jantung berhenti berdetak.

"Kamu lihat, papamu sibuk menolong orang meskipun di negara orang lain. Kalau Kenzie besok mau jadi dokter, harus sesuai dengan sumpah dokter. Jangan pandang bulu siapa yang terluka karena nyawa adalah yang utama," ucap Daisy lagi.

"Kenzie mau jadi dokter tapi nggak mau macam papa dan mama ... Dokter yang beda," jawab Kenzie.

"Dokter apa?" tanya Daisy.

"Dokter Anak!" jawab Kenzie yakin.

"Eh?" Daisy terkejut mendengarnya.

***

Royal Hospital London

Dokter Lucky dan Jeff terbangun setelah ponselnya berbunyi alarmnya. Mereka memang sengaja memasang weker dua jam tidur demi bisa sedikit segar.

"Kita harus bangun dan pulang Jeff," gumam Dokter Lucky sambil memakai kacamatanya. "Istri dan anakku pasti bingung aku kok tidak pulang dua hari."

"Iya ... Aku sudah tidak sanggup menghadapi pasien lagi." Jeff menguap lebar. "Mari kita pulang Lucky."

"Aku juga ingin mandi!" balas Dokter Lucky. "Dan dipijit Jeng Daisy."

***

Kenzie berseru heboh saat Dokter Lucky pulang dengan wajah lelah. Ayahnya menolak dipeluk Kenzie karena dirinya bekas rumah sakit dan Dokter Lucky tidak mau putranya kena bakteri apapun.

"Tunggu Papa mandi dulu, Kenz. Baru nanti kita berpelukan. Oke?" senyum Dokter Lucky.

"Nanti papa ceritain ya apa yang sudah papa lakukan buat nolong orang-orang yang celaka kemarin," senyum Kenzie.

"Oke Boy."

Daisy yang sedang menggendong Elina. "Mandi dulu mas. Pasti segar nanti kalau mandi air panas."

"Siap Jeng Daisy sayangku."

***

Apartemen Jeff

Jeff merasakan nikmatnya berendam di bathtub miliknya sementara Snowy tiduran diatas keset di dalam kamar mandi. Tadi mereka mengambil Snowy saat Kenzie masih tidur dan Dokter Lucky mengantar hingga ke apartemen Jeff.

Jeff memejamkan matanya sembari relaksasi setelah adrenalin di rumah sakit. Dia tidak tahu sudah menyelamatkan berapa orang tapi juga kehilangan.

"Dua puluh orang terluka dan lima orang tewas di Royal Hospital," gumam Jeff sambil membaca berita di ponselnya. "Setidaknya kita berhasil menyelamatkan banyak nyawa."

Jeff menoleh ke arah Snowy yang tampak nyaman.

"Kamu sama Kenzie dimanja yaaaa?" kekeh Jeff sementara Snowy hanya menaikkan sebelah telinganya.

Jeff tertawa. "Lama-kelamaan kamu bisa minta ikut sama Kenzie."

***

Usai mandi, Jeff berjalan ke arah dapur dengan hanya memakai celana pendek tanpa baju dan membuka kulkasnya. Dia mengambil bir dingin dari dalam dan membukanya lalu menenggaknya langsung dari botolnya.

Tiba-tiba terdengar suara bel di pintu apartemennya dan Jeff berjalan ke arah intercom. Dilihatnya Paul, penjaga pintu apartemennya, berdiri di depan dan Jeff pun membukanya.

"Paul? Ada apa?" tanya Jeff bingung.

"Aku hanya mengantarkan ini, Dokter Clarke." Paul memberikan sebuah paper bag ke Jeff.

"Dari siapa?" Jeff melihat logo di tas itu. RR'S Meals. "Chef ... Arletta?"

"Tadi ada kurir datang sih dan sepertinya memang dari Chef Arletta," jawab Paul.

Jeff menerima tas itu dan tersenyum. "Terima kasih Paul."

"Sama-sama Dokter Clarke."

Jeff pun masuk ke dalam apartemennya dan berjalan menuju dapur usai menutup pintu. Dia pun merasa lapar karena mencium harum masakan dari dalam tas itu.

"Aku dikasih makan apaan ini?" gumam Jeff sambil membuka kotak-kotak dari aluminium foil itu. "Whoah ... Lasagna, salad, grilled salmon dan mashed potatoes."

Jeff tersenyum dan mengambil ponselnya lalu menghubungi Arletta.

"Halo?"

"Arletta ... Terima kasih sudah mengirimkan makanan untukku ... Ini sangat spesial!" ucap Jeff penuh semangat.

"Oh, aku juga mengirim untuk Mbak Daisy dan Oom Lucky. Jadi tidak usah geer. Aku tahu kamu belum makan kan?" jawab Arletta cuek.

Jeff melongo. "Apa kamu tidak bisa bicara lembut sedikit?"

"Terima kasih sudah menyelamatkan banyak nyawa kemarin," jawab Arletta pada akhirnya.

"Sama-sama Arletta. Kakak kamu juga seorang dokter bedah yang hebat. Dia tidak mau menyerah begitu saja. Aku akui, Dokter Lucky adalah dokter yang sangat berdedikasi," puji Jeff.

"Jangan sampai Oom Lucky dengar!" ucap Arletta.

"Kenapa?"

"Karena dia akan besar kepala dan jumawa menyebalkan!"

***

Yuhuuuu up malam Yaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
shinta
memang keputusan yang sangat berat, dengan profesimu apa yang diinginkan Arletta seperti egois, tapi kamu memang tidak harus jadi dokter yang sempurna, karena kami juga butuh pegangan, butuh cinta dan dicintai. Ayok Jeff berjuanglah untuk Arletta 😍😍
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Aku itu macam Letta, egois.. Karena dari usia 2 tahun, aku sudah di pesantren sampai masuk SD. Jadi sekarang setelah menikah aku gak mau jauh² dari suami, karena sudah sering merasa kesepian dari kecil🤧
Septi Lahat
nah jeff tinggal dirimu yg berpikir n mengambil keputusan yg sesuai dg pemikiran mu,, Letta egois krn ada sebabnya,, mnurut aq ya wajar Letta minta dinomor satukan,, semua wanita juga demikian kan😁😁😁
shinta
aku paham dengan perasaan mereka...
awesome moment
jeff mungkin akan menjauh dr letta. umroh. menenangkan hati. menyerahkan keputusan kepada pemilih hidup. jg utk menguji hatinya dalam memilih, memantabkan hati, menyiapkan hati utk keputusan terburuk dan memberi ruang utk letta memutuskan.
awesome moment
nha kn...bnr. letta memilih tdk married krm dia liat mamanya. sepanjang p pun jeff ngomong, g mempan. cm elfesya ato daisy yg bisa. letta lupa bhw jeff bisa tersiksa klo spt tu. egois boleh. btooll malah. tp...jk passionnya adalah negara ato masy...mjd yg kedua adalah kebijakan yg tulus. letta punya contoh yg buanyak. elfesya jg sdh beri clue. nilai dan tgg jwb yg akhirnya utk kelg jg. smg letta ingat bgmn dok luck meninggalkan ken dan dash utk tandem dgn jeff menyelamatkan ibu dan anak. smg pengertian sgra menyusup ke hati letta. krn cinta bukan menyakiti, mengekang, tp memahami. kt...org pintar lho😄😄😄
Meeta Baggio
Mungkin apa yg Letta utarakan tentang keluarga adalah Egois,tp apa yg Letta katakan aq sangT setujuu, keluarga yg paling urama, Letta ga mau klo apa yv d alami orang tua nya terulang di kembali di kehudupan nya, mungkin ini semacam trauma buat Letta
Sayem Sayem
yupiii setuju sama letta KLO udh nikah prioritas utama adalah keluarga g peduli serempong apa seribet apa keluarga - istri itu no 1..tp jarang ada org yg bisa melakukan itu ..
~AruN~
ternyata ada semacam..entah trauma ato apalah namanya yaa 🤔 jd ada ketakutan tersendiri yg melatarbelakangi alasan g pengen punya pasangan apalg nikah
Sayem Sayem
yakin lh klo udh jodoh pasti akan bersama & cinta akan pulang kerumahnya 🖤🖤
awesome moment
letta mmg butuh memantapkan hati utk menerima jeff. mungkin salah 1 penyebab letta milih tdk menikah dlu krn liat org2 terdekatnya LDM. restu ibu mmg tiada 2nya. tpt slese bicara, jeff dtf👍😄👍
shinta
bakal dipeluk apa dicemberutin tuh jefnya 🤭🤭🤭
amilia amel
semoga Letta bisa memahami profesi Jeff yang memang mengutamakan kemanusiaan
Meeta Baggio
Semoga Letta mau mengerti dan menerima Jeff dengan segala resiko nyaa, meski pun rasa tertarik ke Jeff masih sedikit lahh
Elsa Fanie
wah arletta benar an udah tertarik m Jeff ini,dan benar kata mommy mu letta 🤗,,
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Setidaknya, momen bersejarah itu kelak akan menjadi cerita yg seru untuk anak cucu kalian, nantinya😉
awesome moment
jgn smp luka jeff membuat dia hrs 'libur' dlu jd dokter. q wor2 n..tp...alhmdulillah. letta mulai goyah. bnr2 ditelateni. modelan steven dlu sm shea. telaten. sabar. jd jodoh bnr.an. mmg tdk d yg mengalahkan do'a ibu, letta. restu ibi manjur utk smuanya. terutama...melembutkan hati. dan...jeff. sdh mengantongi tu.
Lusy Aristiani
Mulai goyah kaaaannn 🤭🤭🤭🤭🤭❤️❤️❤️❤️❤️
Septi Lahat
kayaknya nggk ada tempat yg beneran aman buat kencan selama insting jeff sbgai dokter tetap berjalan😅😅😅
shinta
sederhana banget romantisnya mereka, aku suka... aku suka ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!