NovelToon NovelToon
Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Batu Ajaib Menjadikanku Tabib Terhebat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Abram adalah pemuda yang baik hati dan suka membantu, tapi sejak ia mengalami penyakit kulit, semua masyarakat menjauh. Hingga akhirnya ia di usir dari tempat tersebut dan pingsan di pinggir jalan setelah kesandung sebuah batu krikil aneh.

Tapi hari itu, ada seseorang menemukannya dan ia di bawa ke rumah sakit, sayangnya nyawanya tak tergolong lagi.

Tapi batu kerikil itu terkena darah Abram dan menjadikan Abra sehat kembali dan menjadi dia tabib dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Maaf ya baru up date.

Minal Aidin wal faidzin ya gaess

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Akhirnya Abram tersadar dari kesadaran yang kabur, dan mata Dokter Rahmat segera tertuju padanya. Pipi dokter itu tegang, penuh perhatian tanpa rasa tergesa-gesa, seperti seorang penjaga yang telah menunggu lama.

"Eh, kamu sudah sadar?" tanya Dokter Rahmat dengan suara lembut, sambil menyesuaikan kacamata biru yang selalu dia pakai. Mata coklatnya memeriksa kondisi Abram dengan seksama.

Abram bangkit dari bangku brankar yang empuk dan duduk di sisi ranjang rumah sakit sambil memegang kepalanya yang sedikit berputar dan berat.

Rasa lelah masih terasa setiap sarafnya, seolah dia baru saja berlari maraton perjalanan yang jauh.

"Ah iya dokter, maaf merepotkan. Saya kehabisan energi, makanya langsung pingsan," kata Abram, suara nya serak akibat tidak banyak minum selama dia tidak sadar.

"Tidak apa-apa, saya tidak merasa merepotkan kok. Lagian kamu juga kehabisan energi itu karena menyelamatkan nyawa seseorang, dan seseorang itu sudah sembuh seketika dari sakitnya. Dia ingin berterima kasih padamu. Apa boleh dia masuk?" tanya Dokter Rahmat sambil melihat ke jam dinding. Penunjukannya menunjukkan pukul 11.30, pasien itu sudah menunggu setengah jam.

Abram merasa cemas. Dia tidak pernah meminta balas jasa untuk tindakannya. Hanya ingin kembali dan membersihkan diri, dan mencari pekerjaan sebagai tukang ledeng.

"Baiklah," angguk Abram dengan suara terbata-bata.

Pintu ruangan pun terbuka dengan pelan. Abram terkejut melihat Sinta dan ibunya, ibu Maya, masuk bersama.

Tapi yang lebih mengejutkan, ayah Sinta, Bapak Hidayat, seorang pengusaha properti yang selalu tampil dengan jas rapi, dan dua kakak laki-lakinya, Rian dan Reza, juga ikut datang. Keluarga besar Maya tampak bergegas, baju mereka masih kusam dan rambut acak-acakan, seolah mereka baru saja tiba dari perjalanan jauh.

Sinta berjalan mendekat ke arah Abram yang sedang duduk di pinggir ranjang. Matanya masih terlihat lemah tapi penuh rasa terima kasih. Dia mengenakan baju rumah sakit yang longgar, tapi langkahnya sudah mulai stabil.

"Tuan Abram," kata ibu Maya dengan suara haru, mata nya berkaca-kaca.

 "Kami sekeluarga ingin berterima kasih kepada Anda karena telah membuat Sinta, anak kami, siuman. Sudah lama kami keliling rumah sakit mencari dokter terbaik, dari Jakarta sampai Pekanbaru, tapi tidak ada yang bisa menyatakan anak kami sadar. Kami tidak tahu bagaimana harus membalas kebaikan Anda," kata Buk Maya.

Wajah Bapak Hidayat, seorang pria tampan berambut abu-abu dengan tatapan tajam, juga menunjukkan rasa terima kasih yang dalam.

 Dia berdiri di samping istri nya, tangan terlipat rapi, osisi yang selalu dia ambil saat ingin menunjukkan keseriusan.

"Saya hanya ingin membantu saja, jadi jangan terlalu dipikirkan," kata Abram sambil gugup menggaruk kepala.

Dia merasa tidak pantas mendapatkan perhatian sebesar itu. Hanya semalam, dia harus menyelamatkan Sinta, tindakan instingtif yang dia lakukan jika ada orang yang membutuhkan.

"Tapi tetap saja, Anda adalah penyelamat anak saya," tegas ibu Maya sambil mengeluarkan amplop warna coklat yang terlihat tebal.

"Jadi kami sekeluarga sepakat untuk memberikan sedikit uang kepada Anda untuk kebutuhan hidup Anda, meskipun tak banyak," kata Bu Maya penuh harapan.

Abram melihat amplop itu. Dia sangat membutuhkan uang. Rumahnya yang kecil di telah terbakar habis oleh orang kampung yang membencinya.

Dia sekarang ia tidak punya tempat tinggal lagi.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
arsil
klw d lht dr krktr ny..kyk ny ga da hrpn bwt bls dndam ni..mc ny kyk ny ada tnda 2 naif
Dewiendahsetiowati
dasar orang sombong sudah salah gak mau akui kesalahan,mati ajalah kamu Adi bikin rusuh
less22: siksa dulu🤣🤣
total 1 replies
Orimura Ichika
bagus Thor 👍
di tunggu kelanjutannya
less22: wahhhh Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
Bu Ida kok tidak kena wabah penyakit Thor katanya menular.apa cuma yang tidak suka sama Abram aja yang kena kutukan
less22: yap betul, yang membajar rumah Abram aja yang kena
total 1 replies
Yuliana Tunru
pak aris sembuh pasti orang2 zolim.itu marah krn abram tak mau ngobati mrk ..
less22: hehehhe tau aja mama🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat semangat
less22: Terima kasih
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz pooolll Abram lanjut terus
Aman Wijaya
termasuk penyakit kutukan ya Thor
less22: iya, 🤣🤣 biar nggi jahat lagi
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
untung Aris masih sadar dan minta maaf mau mengakui kesalahannya dan kayak Adi durhakim
less22: ya betul tuh, mereka pingsan🤣
total 3 replies
Yuliana Tunru
sdh sakit tak tau diri pula fitnah2 abram lupa kebaikan dan gmn mrk ngusir serta bakar rmh abram ..biarin z jgn dibantu biar nyesal dulu😡
Dewiendahsetiowati
bagus Abram jangan bantu orang gak tahu diri
Blue Izoel
bagus thor, jangan di sembuhin thor biar tau rasa👍
FLuhukay
lanjut thor....2 bab langsung.🤭
less22: hahah nanti lagi
total 1 replies
Blue Izoel
jangan di sembuhkan thor
less22: oke siap
total 1 replies
Aman Wijaya
tambah lagi updatenya Thor 💪💪💪 terus
less22: haha iya🤣
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Andira Rahmawati
lanjutt
Aman Wijaya
tambah semangat lagi Abram dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh kakek Seno pergunakan untuk menolong orang-orang yang membutuhkan
less22: asiappp bossss
total 1 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz jooooz kotos kotos pooolll Thor lanjut terus
Yuliana Tunru
ttp fokus dokter ,abram cm mau bantu agar ttg kuat dan biar joko jg semangat agar perjuabgan kalian tak sia2 💪💪
less22: siappp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!